Hepatitis Virus merupakan penyakit menular yang menjadi
masalah kesehatan masyarakat dan memerlukan upaya
penanggulangan melalui pencegahan, pengendalian dan
pemberantasan agar kesakitan, kematian, dan dampak sosial
ekonomi yang ditimbulkan dapat ditekan serendah-rendahnya;
PENYAKITHEPATITIS
DANJENISNYA
3
Hepatitis Virus merupakan penyakit
menular yang menjadi masalah
kesehatan masyarakat dan
memerlukan upaya penanggulangan
melalui pencegahan, pengendalian
dan pemberantasan agar kesakitan,
kematian, dan dampak sosial
ekonomi yang ditimbulkan dapat
ditekan serendah-rendahnya;
Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.com LESTARI MOERDIJAT
4
Hepatitis Virus adalah
penyakit menular dalam
bentuk peradangan hati
yang disebabkan oleh
virus.
Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.com LESTARI MOERDIJAT
5
Penanggulangan Hepatitis Virus adalah upaya
kesehatan yang mengutamakan aspek
promotif dan preventif yang ditujukan untuk
menurunkan dan menghilangkan angka
kesakitan, kecacatan, dan kematian,
membatasi penularan, serta penyebarannya
tidak meluas antar daerah maupun
antarnegara yang dapat berpotensi
menimbulkan kejadian luar biasa
(KLB)/wabah serta menimbulkan dampak
sosial, ekonomi, produktivitas dan angka
harapan hidup.
Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.com LESTARI MOERDIJAT
6
Surveilans Hepatitis Virus adalah kegiatan
pengamatan yang dilakukan secara
sistematis dan terus menerus terhadap
data dan informasi tentang kejadian
Hepatitis virus serta kondisi yang
mempengaruhi terjadinya peningkatan
dan penularan Hepatitis Virus untuk
memperoleh dan memberikan informasi
guna mengarahkan tindakan
penanggulangan secara efektif dan
efisien.
Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.com LESTARI MOERDIJAT
7
Penyakit Hepatitis adalah penyakit yang
disebabkan oleh beberapa jenis virus yang
menyerang dan menyebabkan
peradangan serta merusak sel-sel organ
hati manusia. Hepatitis dikategorikan
dalam beberapa golongan, yaitu hepatitis
A,B,C,D,E,F dan G. Di Indonesia penderita
penyakit Hepatitis umumnya cenderung
lebih banyak mengalami golongan
hepatitis B dan hepatitis C.
Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.com LESTARI MOERDIJAT
8
Penyakit Hepatitis A. Hepatitis A adalah golongan
penyakit Hepatitis yang ringan dan jarang sekali
menyebabkan kematian. Penyebaran virus
hepatitis A (VHA) melalui kotoran/tinja penderita
yang dapat menular melalui makanan dan
minuman yang terkontaminasi, bukan melalui
aktivitas seksual atau melalui darah, seperti ikan
atau kerang yang berasal dari kawasan air
tercemar oleh kotoran manusia penderita.
Penyakit Hepatitis A memiliki masa inkubasi 2
sampai 6 minggu sejak penularan terjadi, barulah
kemudian penderita menunjukkan beberapa tanda
dan gejala terserang penyakit Hepatitis A.
Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.com LESTARI MOERDIJAT
9
Gejala Hepatitis A. Pada minggu
pertama, individu yang dijangkiti akan
mengalami sakit seperti kuning,
keletihan, demam, hilang selera
makan, muntah-muntah, pusing dan
kencing yang berwarna hitam pekat.
Demam yang terjadi adalah demam
yang terus-menerus, tidak seperti
demam yang lainnya pada demam
berdarah, TBC, Typus, dll.
Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.com LESTARI MOERDIJAT
10
Penanganan dan Pengobatan Hepatitis A. Pada minggu
pertama, Penderita yang menunjukkan gejala hepatitis
A akan mengalami penyakit kuning, letih dan
sebagainya diatas. Penderita diharapkan untuk tidak
banyak beraktivitas serta segera mengunjungi fasilitas
pelayan kesehatan terdekat untuk mendapatkan
pengobatan dari gejala yang timbul seperti paracetamol
sebagai penurun demam dan pusing, vitamin untuk
meningkatkan daya tahan tubuh dan nafsu makan serta
obat-obatan yang mengurangi rasa mual dan muntah.
Langkah-langkah lain yang dapat diambil sebagai usaha
pencegahan adalah dengan mencuci tangan dengan
teliti, dan suntikan imunisasi dianjurkan bagi seseorang
yang berada disekitar penderita.
Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.com LESTARI MOERDIJAT
11
Penyakit Hepatitis B. Hepatitis B merupakan
salah satu penyakit menular yang tergolong
berbahaya di dunia, Penyakit ini disebabkan
oleh Virus Hepatitis B (VHB) yang menyerang
hati dan menyebabkan peradangan hati akut
atau menahun. Seperti hal Hepatitis C, kedua
penyakit ini dapat menjadi kronis dan
akhirnya menjadi kanker hati. Proses
penularan Hepatitis B yaitu melalui
pertukaran cairan tubuh atau kontak dengan
darah dari orang yang terinfeksi Hepatitis B.
Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.com LESTARI MOERDIJAT
12
Adapun beberapa hal yang menjadi pola
penularan antara lain penularan dari ibu
ke bayi saat melahirkan, hubungan
seksual, transfusi darah, jarum suntik,
maupun penggunaan alat kebersihan diri
(sikat gigi atau handuk) secara bersama-
sama. Hepatitis B dapat menyerang
siapa saja, akan tetapi umumnya bagi
mereka yang berusia produktif akan
lebih beresiko terkena penyakit ini.
Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.com LESTARI MOERDIJAT
13
Gejala Hepatitis B. Secara khusus
tanda dan gejala terserangnya
hepatitis B yang akut adalah demam,
sakit perut dan kuning (terutama pada
area mata yang putih/sklera). Namun
bagi penderita hepatitis B kronik akan
cenderung tidak tampak tanda-tanda
tersebut, sehingga penularan kepada
orang lain menjadi lebih beresiko.
Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.com LESTARI MOERDIJAT
14
Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.com LESTARI MOERDIJAT
Penanganan dan Pengobatan Hepatitis B.
Penderita yang diduga Hepatitis B, untuk
kepastian diagnosa yang ditegakkan maka
akan dilakukan periksaan darah. Untuk
langkah preventif, seseorang yang berada
di lingkungan sekitar penderita penyakit
dianjurkan melindungi diri dengan
imunisasi vaksin Hepatitis B. Jika telah
terdiagnosa Hepatitis B, maka ada cara
pengobatan untuk hepatitis B, yaitu
pengobatan telan (oral) dan secara injeksi.
15
Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.com LESTARI MOERDIJAT
Pengobatan oral: (1) Pemberian obat Lamivudine dari
kelompok nukleosida analog, yang dikenal dengan nama
3TC. Obat ini digunakan bagi dewasa maupun anak-anak,
Pemakaian obat ini cenderung meningkatkan enzyme
hati (ALT) untuk itu penderita akan mendapat monitor
bersinambungan dari dokter; (2) Pemberian obat
Adefovir dipivoxil (Hepsera). Pemberian secara oral akan
lebih efektif, tetapi pemberian dengan dosis yang tinggi
akan berpengaruh buruk terhadap fungsi ginjal; (3)
Pemberian obat Baraclude (Entecavir). Obat ini diberikan
pada penderita Hepatitis B kronik, efek samping dari
pemakaian obat ini adalah sakit kepala, pusing, letih,
mual dan terjadi peningkatan enzyme hati. Tingkat
keoptimalan dan kestabilan pemberian obat ini belum
dikatakan stabil.
16
Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.com LESTARI MOERDIJAT
Pengobatan dengan suntikan. Pemberian suntikan
Microsphere yang mengandung partikel radioaktif
pemancar sinar ß yang akan menghancurkan sel
kanker hati tanpa merusak jaringan sehat di
sekitarnya. Injeksi Alfa Interferon (dengan nama
cabang INTRON A, INFERGEN, ROFERON) diberikan
secara subcutan dengan skala pemberian 3 kali
dalam seminggu selama 12-16 minggu atau lebih.
Efek samping pemberian obat ini adalah depresi,
terutama pada penderita yang memilki riwayat
depresi sebelumnya. Efek lainnya adalah terasa sakit
pada otot-otot, cepat letih dan sedikit menimbulkan
demam yang hal ini dapat dihilangkan dengan
pemberian paracetamol.
17
Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.com LESTARI MOERDIJAT
Langkah-langkah pencegahan agar
terhindar dari penyakit Hepatitis B
adalah pemberian vaksin terutama
pada orang-orang yang beresiko tinggi
terkena virus ini, seperti mereka yang
berprilaku sex kurang baik (ganti-ganti
pasangan/homosexual), pekerja
kesehatan (perawat dan dokter) dan
mereka yang berada didaerah rentan
banyak kasus Hepatitis B.
18
Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.com LESTARI MOERDIJAT
Penyakit Hepatitis C. Penyakit Hepatitis C adalah
penyakit hati yang disebabkan oleh virus
Hepatitis C (VHC). Proses penularannya melalui
kontak darah {transfusi, jarum suntik
(terkontaminasi), serangga yang menggiti
penderita lalu mengigit orang lain disekitarnya}.
Penderita Hepatitis C kadang tidak
menampakkan gejala yang jelas, akan tetapi pada
penderita Hepatitis C kronik menyebabkan
kerusakan/kematian sel-sel hati dan terdeteksi
sebagai kanker (cancer) hati. Sejumlah 85% dari
kasus, infeksi Hepatitis C menjadi kronis dan
secara perlahan merusak hati bertahun-tahun.
19
Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.com LESTARI MOERDIJAT
Gejala Hepatitis C. Penderita Hepatitis C sering
kali orang yang menderita Hepatitis C tidak
menunjukkan gejala, walaupun infeksi telah
terjadi bertahun-tahun lamanya. Namun beberapa
gejala yang samar diantaranya adalah lelah,
hilang selera makan, sakit perut, urin menjadi
gelap dan kulit atau mata menjadi kuning yang
disebut jaundice (jarang terjadi). Pada beberapa
kasus dapat ditemukan peningkatan enzim hati
pada pemeriksaan urine, namun demikian pada
penderita Hepatitis C justru terkadang enzim hati
fluktuasi bahkan normal.
20
Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.com LESTARI MOERDIJAT
Penanganan dan Pengobatan Hepatitis C. Saat ini
pengobatan Hepatitis C dilakukan dengan
pemberian obat seperti Interferon alfa, Pegylated
interferon alfa dan Ribavirin. Adapun tujuan
pengobatan dari Hepatitis C adalah
menghilangkan virus dari tubuh anda sedini
mungkin untuk mencegah perkembangan yang
memburuk dan stadium akhir penyakit hati.
Pengobatan pada penderita Hepatitis C
memerlukan waktu yang cukup lama bahkan
pada penderita tertentu hal ini tidak dapat
menolong, untuk itu perlu penanganan pada
stadium awalnya.
21
Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.com LESTARI MOERDIJAT
Ada juga jenis hepatitis virus D, E,
dan G. Yang paling penting saat
ini adalah virus hepatitis D (HDV),
yang juga dikenal sebagai virus
delta atau agen.
22
Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.com LESTARI MOERDIJAT
Penularan hepatitis D ditularkan
penggunaan jarum bersama di
antara pengguna narkoba, darah
yang terkontaminasi, dan kontak
seksual. Individu yang sudah
terinfeksi hepatitis B kronis dapat
terkena infeksi hepatitis D pada
saat yang sama.
23
Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.com LESTARI MOERDIJAT
Jika seseorang terinfeksi
virus hepatitis D dan
hepatitis B secara
bersamaan sangat sulit
diobati. Gejala hepatitis D
berupa sakit perut, mual,
dan kelelahan.
24
Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.com LESTARI MOERDIJAT
Virus hepatitis E (HEV) mirip
dengan hepatitis A. Ini terjadi
terutama di Asia, yang mana
ditularkan air yang terkontaminasi.
Beberapa gejala berupa sakit
kuning, kurang nafsu makan, dan
mual. Dalam kasus yang jarang
terjadi, mungkin berkembang
menjadi gagal hati akut.
25
Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.com LESTARI MOERDIJAT
Virus Hepatitis G (HGV, yang
juga disebut GBV-C) baru-baru
ini ditemukan dan menyerupai
hepatitis C. Namun, virus
hepatitis G berupa flaviviruses
(jenis virus). Saat ini, virus
hepatitis G dan dampaknya
sedang diselidiki lebih lanjut.

Penyakit Hepatitis dan Jenisnya

  • 1.
    Hepatitis Virus merupakanpenyakit menular yang menjadi masalah kesehatan masyarakat dan memerlukan upaya penanggulangan melalui pencegahan, pengendalian dan pemberantasan agar kesakitan, kematian, dan dampak sosial ekonomi yang ditimbulkan dapat ditekan serendah-rendahnya; PENYAKITHEPATITIS DANJENISNYA
  • 2.
    3 Hepatitis Virus merupakanpenyakit menular yang menjadi masalah kesehatan masyarakat dan memerlukan upaya penanggulangan melalui pencegahan, pengendalian dan pemberantasan agar kesakitan, kematian, dan dampak sosial ekonomi yang ditimbulkan dapat ditekan serendah-rendahnya; Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.com LESTARI MOERDIJAT
  • 3.
    4 Hepatitis Virus adalah penyakitmenular dalam bentuk peradangan hati yang disebabkan oleh virus. Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.com LESTARI MOERDIJAT
  • 4.
    5 Penanggulangan Hepatitis Virusadalah upaya kesehatan yang mengutamakan aspek promotif dan preventif yang ditujukan untuk menurunkan dan menghilangkan angka kesakitan, kecacatan, dan kematian, membatasi penularan, serta penyebarannya tidak meluas antar daerah maupun antarnegara yang dapat berpotensi menimbulkan kejadian luar biasa (KLB)/wabah serta menimbulkan dampak sosial, ekonomi, produktivitas dan angka harapan hidup. Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.com LESTARI MOERDIJAT
  • 5.
    6 Surveilans Hepatitis Virusadalah kegiatan pengamatan yang dilakukan secara sistematis dan terus menerus terhadap data dan informasi tentang kejadian Hepatitis virus serta kondisi yang mempengaruhi terjadinya peningkatan dan penularan Hepatitis Virus untuk memperoleh dan memberikan informasi guna mengarahkan tindakan penanggulangan secara efektif dan efisien. Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.com LESTARI MOERDIJAT
  • 6.
    7 Penyakit Hepatitis adalahpenyakit yang disebabkan oleh beberapa jenis virus yang menyerang dan menyebabkan peradangan serta merusak sel-sel organ hati manusia. Hepatitis dikategorikan dalam beberapa golongan, yaitu hepatitis A,B,C,D,E,F dan G. Di Indonesia penderita penyakit Hepatitis umumnya cenderung lebih banyak mengalami golongan hepatitis B dan hepatitis C. Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.com LESTARI MOERDIJAT
  • 7.
    8 Penyakit Hepatitis A.Hepatitis A adalah golongan penyakit Hepatitis yang ringan dan jarang sekali menyebabkan kematian. Penyebaran virus hepatitis A (VHA) melalui kotoran/tinja penderita yang dapat menular melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi, bukan melalui aktivitas seksual atau melalui darah, seperti ikan atau kerang yang berasal dari kawasan air tercemar oleh kotoran manusia penderita. Penyakit Hepatitis A memiliki masa inkubasi 2 sampai 6 minggu sejak penularan terjadi, barulah kemudian penderita menunjukkan beberapa tanda dan gejala terserang penyakit Hepatitis A. Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.com LESTARI MOERDIJAT
  • 8.
    9 Gejala Hepatitis A.Pada minggu pertama, individu yang dijangkiti akan mengalami sakit seperti kuning, keletihan, demam, hilang selera makan, muntah-muntah, pusing dan kencing yang berwarna hitam pekat. Demam yang terjadi adalah demam yang terus-menerus, tidak seperti demam yang lainnya pada demam berdarah, TBC, Typus, dll. Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.com LESTARI MOERDIJAT
  • 9.
    10 Penanganan dan PengobatanHepatitis A. Pada minggu pertama, Penderita yang menunjukkan gejala hepatitis A akan mengalami penyakit kuning, letih dan sebagainya diatas. Penderita diharapkan untuk tidak banyak beraktivitas serta segera mengunjungi fasilitas pelayan kesehatan terdekat untuk mendapatkan pengobatan dari gejala yang timbul seperti paracetamol sebagai penurun demam dan pusing, vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan nafsu makan serta obat-obatan yang mengurangi rasa mual dan muntah. Langkah-langkah lain yang dapat diambil sebagai usaha pencegahan adalah dengan mencuci tangan dengan teliti, dan suntikan imunisasi dianjurkan bagi seseorang yang berada disekitar penderita. Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.com LESTARI MOERDIJAT
  • 10.
    11 Penyakit Hepatitis B.Hepatitis B merupakan salah satu penyakit menular yang tergolong berbahaya di dunia, Penyakit ini disebabkan oleh Virus Hepatitis B (VHB) yang menyerang hati dan menyebabkan peradangan hati akut atau menahun. Seperti hal Hepatitis C, kedua penyakit ini dapat menjadi kronis dan akhirnya menjadi kanker hati. Proses penularan Hepatitis B yaitu melalui pertukaran cairan tubuh atau kontak dengan darah dari orang yang terinfeksi Hepatitis B. Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.com LESTARI MOERDIJAT
  • 11.
    12 Adapun beberapa halyang menjadi pola penularan antara lain penularan dari ibu ke bayi saat melahirkan, hubungan seksual, transfusi darah, jarum suntik, maupun penggunaan alat kebersihan diri (sikat gigi atau handuk) secara bersama- sama. Hepatitis B dapat menyerang siapa saja, akan tetapi umumnya bagi mereka yang berusia produktif akan lebih beresiko terkena penyakit ini. Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.com LESTARI MOERDIJAT
  • 12.
    13 Gejala Hepatitis B.Secara khusus tanda dan gejala terserangnya hepatitis B yang akut adalah demam, sakit perut dan kuning (terutama pada area mata yang putih/sklera). Namun bagi penderita hepatitis B kronik akan cenderung tidak tampak tanda-tanda tersebut, sehingga penularan kepada orang lain menjadi lebih beresiko. Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.com LESTARI MOERDIJAT
  • 13.
    14 Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.comLESTARI MOERDIJAT Penanganan dan Pengobatan Hepatitis B. Penderita yang diduga Hepatitis B, untuk kepastian diagnosa yang ditegakkan maka akan dilakukan periksaan darah. Untuk langkah preventif, seseorang yang berada di lingkungan sekitar penderita penyakit dianjurkan melindungi diri dengan imunisasi vaksin Hepatitis B. Jika telah terdiagnosa Hepatitis B, maka ada cara pengobatan untuk hepatitis B, yaitu pengobatan telan (oral) dan secara injeksi.
  • 14.
    15 Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.comLESTARI MOERDIJAT Pengobatan oral: (1) Pemberian obat Lamivudine dari kelompok nukleosida analog, yang dikenal dengan nama 3TC. Obat ini digunakan bagi dewasa maupun anak-anak, Pemakaian obat ini cenderung meningkatkan enzyme hati (ALT) untuk itu penderita akan mendapat monitor bersinambungan dari dokter; (2) Pemberian obat Adefovir dipivoxil (Hepsera). Pemberian secara oral akan lebih efektif, tetapi pemberian dengan dosis yang tinggi akan berpengaruh buruk terhadap fungsi ginjal; (3) Pemberian obat Baraclude (Entecavir). Obat ini diberikan pada penderita Hepatitis B kronik, efek samping dari pemakaian obat ini adalah sakit kepala, pusing, letih, mual dan terjadi peningkatan enzyme hati. Tingkat keoptimalan dan kestabilan pemberian obat ini belum dikatakan stabil.
  • 15.
    16 Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.comLESTARI MOERDIJAT Pengobatan dengan suntikan. Pemberian suntikan Microsphere yang mengandung partikel radioaktif pemancar sinar ß yang akan menghancurkan sel kanker hati tanpa merusak jaringan sehat di sekitarnya. Injeksi Alfa Interferon (dengan nama cabang INTRON A, INFERGEN, ROFERON) diberikan secara subcutan dengan skala pemberian 3 kali dalam seminggu selama 12-16 minggu atau lebih. Efek samping pemberian obat ini adalah depresi, terutama pada penderita yang memilki riwayat depresi sebelumnya. Efek lainnya adalah terasa sakit pada otot-otot, cepat letih dan sedikit menimbulkan demam yang hal ini dapat dihilangkan dengan pemberian paracetamol.
  • 16.
    17 Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.comLESTARI MOERDIJAT Langkah-langkah pencegahan agar terhindar dari penyakit Hepatitis B adalah pemberian vaksin terutama pada orang-orang yang beresiko tinggi terkena virus ini, seperti mereka yang berprilaku sex kurang baik (ganti-ganti pasangan/homosexual), pekerja kesehatan (perawat dan dokter) dan mereka yang berada didaerah rentan banyak kasus Hepatitis B.
  • 17.
    18 Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.comLESTARI MOERDIJAT Penyakit Hepatitis C. Penyakit Hepatitis C adalah penyakit hati yang disebabkan oleh virus Hepatitis C (VHC). Proses penularannya melalui kontak darah {transfusi, jarum suntik (terkontaminasi), serangga yang menggiti penderita lalu mengigit orang lain disekitarnya}. Penderita Hepatitis C kadang tidak menampakkan gejala yang jelas, akan tetapi pada penderita Hepatitis C kronik menyebabkan kerusakan/kematian sel-sel hati dan terdeteksi sebagai kanker (cancer) hati. Sejumlah 85% dari kasus, infeksi Hepatitis C menjadi kronis dan secara perlahan merusak hati bertahun-tahun.
  • 18.
    19 Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.comLESTARI MOERDIJAT Gejala Hepatitis C. Penderita Hepatitis C sering kali orang yang menderita Hepatitis C tidak menunjukkan gejala, walaupun infeksi telah terjadi bertahun-tahun lamanya. Namun beberapa gejala yang samar diantaranya adalah lelah, hilang selera makan, sakit perut, urin menjadi gelap dan kulit atau mata menjadi kuning yang disebut jaundice (jarang terjadi). Pada beberapa kasus dapat ditemukan peningkatan enzim hati pada pemeriksaan urine, namun demikian pada penderita Hepatitis C justru terkadang enzim hati fluktuasi bahkan normal.
  • 19.
    20 Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.comLESTARI MOERDIJAT Penanganan dan Pengobatan Hepatitis C. Saat ini pengobatan Hepatitis C dilakukan dengan pemberian obat seperti Interferon alfa, Pegylated interferon alfa dan Ribavirin. Adapun tujuan pengobatan dari Hepatitis C adalah menghilangkan virus dari tubuh anda sedini mungkin untuk mencegah perkembangan yang memburuk dan stadium akhir penyakit hati. Pengobatan pada penderita Hepatitis C memerlukan waktu yang cukup lama bahkan pada penderita tertentu hal ini tidak dapat menolong, untuk itu perlu penanganan pada stadium awalnya.
  • 20.
    21 Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.comLESTARI MOERDIJAT Ada juga jenis hepatitis virus D, E, dan G. Yang paling penting saat ini adalah virus hepatitis D (HDV), yang juga dikenal sebagai virus delta atau agen.
  • 21.
    22 Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.comLESTARI MOERDIJAT Penularan hepatitis D ditularkan penggunaan jarum bersama di antara pengguna narkoba, darah yang terkontaminasi, dan kontak seksual. Individu yang sudah terinfeksi hepatitis B kronis dapat terkena infeksi hepatitis D pada saat yang sama.
  • 22.
    23 Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.comLESTARI MOERDIJAT Jika seseorang terinfeksi virus hepatitis D dan hepatitis B secara bersamaan sangat sulit diobati. Gejala hepatitis D berupa sakit perut, mual, dan kelelahan.
  • 23.
    24 Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.comLESTARI MOERDIJAT Virus hepatitis E (HEV) mirip dengan hepatitis A. Ini terjadi terutama di Asia, yang mana ditularkan air yang terkontaminasi. Beberapa gejala berupa sakit kuning, kurang nafsu makan, dan mual. Dalam kasus yang jarang terjadi, mungkin berkembang menjadi gagal hati akut.
  • 24.
    25 Rerielestarimoerdijatlestarimoerdijat rerieLmoerdijat www.lestarimoerdijat.comLESTARI MOERDIJAT Virus Hepatitis G (HGV, yang juga disebut GBV-C) baru-baru ini ditemukan dan menyerupai hepatitis C. Namun, virus hepatitis G berupa flaviviruses (jenis virus). Saat ini, virus hepatitis G dan dampaknya sedang diselidiki lebih lanjut.