Hama adalah organisme yang merusak tanaman, dengan berbagai jenis seperti tikus, walang sangit, wereng, tungau, dan ulat. Pengendalian hama dapat dilakukan secara proaktif atau reaktif melalui metode bercocok tanam, varietas tahan, pengendalian fisik, mekanik, biologi, serta kimiawi, dengan pendekatan pengendalian hama terpadu (PHT) untuk efisiensi ekonomi dan keberlanjutan lingkungan. Masing-masing jenis hama memiliki gejala serangan dan metode pengendalian spesifik yang harus diterapkan untuk mengurangi kerugian pada tanaman.