PENGENDALIAN GULMA
PERKEMBANGBIAKAN GULMA
1. Berdasarkan siklus hidupnya
2. Berdasarkan habitatnya
3. Berdasarkan tempat tumbuhnya
4. Berdasarkan sistematikanya
5. Berdasarkan morfologinya
6. Berdasarkan asalnya
7. Berdasarkan parasit atau tidaknya
Berdasarkan siklus hidupnya
 Gulma setahun (gulma semusim, annual weeds)
 Gulma dua tahun (biennial weeds),
 Gulma tahunan (perennial weeds),
Gulma setahun (gulma semusim,annual
weeds)
 gulma yang menyelesaikan siklus hidupnya dalam
waktu kurang dari satu tahun atau paling lama satu
tahun
contohnya Echinochloa crusgalli, Echinochloa
colonum, Monochoria vaginalis, Limnocharis
flava, Fimbristylis littoralis dan lain sebagainya
CONTOH
Limnocharis flava
Echinochloa crusgalli
Fimbristylis littoralis
Monochoria vaginalis
Fimbristylis littoralis
Gulma dua tahun (biennial weeds),
 yaitu gulma yang menyelesaikan siklus hidupnya lebih
dari satu tahun, tetapi tidak lebih dari dua tahun
Dipsacus sylvestris, Echium vulgare, Circium
vulgare, Circium altissimum dan Artemisia
biennis.
Dipsacus sylvestris
Echium vulgare
 Circium vulgare
 Artemisia biennis
Gulma tahunan (perennial weeds),
 gulma yang dapat hidup lebih dari dua tahun atau
mungkin hampir tidak terbatas (bertahun-tahun)
Cyperus rotundus
Gulma tahunan
cara berkembang biaknya
1. Simple perennial
gulma yang sebenarnya hanya berkembang biak
dengan biji, akan tetapi apabila bagian tubuhnya
terpotong maka potongannya akan dapat tumbuh
menjadi individu baru
2. Creeping perennial
yaitu gulma yang dapat berkembang biak dengan
 akar yang menjalar (root creeping)
 batang yang menjalar di dalam tanah (rhizioma),
 berkembang biak dengan umbi (tuber
batang yang menjalar di dalam tanah (rhizioma),
 Cynodon dactylon, Sorgum helepense, Agropyron
repens, Circium vulgare
 Cynodon dactylon alang-alang (Imperata
cylindrica)
Berdasarkan habitatnya
 Gulma darat (terrestial weeds),
 Gulma air (aquatic weeds),
 Gulma air tawar (fresh water weeds),
Gulma darat (terrestial weeds),
 Contoh Cyperus rotundus, Imperata cylindrica,
Cynodon dactylon, Amaranthus spinosus, Mimosa sp
Gulma air (aquatic weeds),
 yaitu gulma yang tumbuh di habitat air terbagi dua :
1. Gulma air garam (saltwater atau marine weeds),
yaitu gulma yang hidup pada kondisi air seperti air
laut, misal di hutan-hutan bakau. Sebagai contoh
Enchalus acoroides dan Acrosticum aureum.
2. Gulma air tawar (fresh water weeds), yaitu gulma
yang tumbuh di habitat air tawar. Dikelompokkan lagi
ke dalam:
3. Berdasarkan tempat tumbuhnya
 tanah sawah
contohnya Echinochola crusgalli, Echinochola colonum,
Monochoria vaginalis, Limnocharis flava, Marsilea
crenata
 tanah kering atau tegalan
Amaranthus spinosus, Cyperus rotundus,
 tanah perkebunan besar
contohnya Imperata cylindrica,
Praktikum
PERKEMBANGBIAKAN GULMA
Gulma merupakan tumbuhan yang sangat mudah
tumbuh pada bermaca-macam areal dan lokasi tanaman
budidaya, hal itu yang menyebabkan gulma lebih unggul
bersaing dengan tanaman budidaya
macam-macam perkembangbiakan
(reproduksi) gulma
 Biji
 Rhizome (akar rimpang)
 Tuber (umbi)
 Bulbus (umbi lapis)
 Dengan daun
 Runner (Sulur)
 Spora.
Dengan biji
 Sebagian besar gulma berkembangbiak dengan biji
dan menghasilkan jumlah biji yang sangat banyak
seperti biji pada Amaranthus spinosus, Cynodon
dactylon, Eragrostis amabilis.
 Biji-biji gulma dapat tersebar jauh karena ukurannya
kecil sehingga dapat terbawa angin, air, hewan dan
sebagainya dengan demikian penyebarannya juga
lebih luas.
 Adapula terdapat bulu-bulu (rambut halus) yang
menempel pada biji, sehingga biji ini mudah
diterbangkan oleh angina, seperti pada biji Emilia
sonchifolia, Vernonia sp, dll.

Pengendalian Gulma

  • 1.
  • 2.
    PERKEMBANGBIAKAN GULMA 1. Berdasarkansiklus hidupnya 2. Berdasarkan habitatnya 3. Berdasarkan tempat tumbuhnya 4. Berdasarkan sistematikanya 5. Berdasarkan morfologinya 6. Berdasarkan asalnya 7. Berdasarkan parasit atau tidaknya
  • 3.
    Berdasarkan siklus hidupnya Gulma setahun (gulma semusim, annual weeds)  Gulma dua tahun (biennial weeds),  Gulma tahunan (perennial weeds),
  • 4.
    Gulma setahun (gulmasemusim,annual weeds)  gulma yang menyelesaikan siklus hidupnya dalam waktu kurang dari satu tahun atau paling lama satu tahun contohnya Echinochloa crusgalli, Echinochloa colonum, Monochoria vaginalis, Limnocharis flava, Fimbristylis littoralis dan lain sebagainya
  • 5.
  • 6.
  • 7.
    Gulma dua tahun(biennial weeds),  yaitu gulma yang menyelesaikan siklus hidupnya lebih dari satu tahun, tetapi tidak lebih dari dua tahun Dipsacus sylvestris, Echium vulgare, Circium vulgare, Circium altissimum dan Artemisia biennis.
  • 8.
  • 9.
     Circium vulgare Artemisia biennis
  • 10.
    Gulma tahunan (perennialweeds),  gulma yang dapat hidup lebih dari dua tahun atau mungkin hampir tidak terbatas (bertahun-tahun) Cyperus rotundus
  • 11.
    Gulma tahunan cara berkembangbiaknya 1. Simple perennial gulma yang sebenarnya hanya berkembang biak dengan biji, akan tetapi apabila bagian tubuhnya terpotong maka potongannya akan dapat tumbuh menjadi individu baru
  • 12.
    2. Creeping perennial yaitugulma yang dapat berkembang biak dengan  akar yang menjalar (root creeping)  batang yang menjalar di dalam tanah (rhizioma),  berkembang biak dengan umbi (tuber
  • 13.
    batang yang menjalardi dalam tanah (rhizioma),  Cynodon dactylon, Sorgum helepense, Agropyron repens, Circium vulgare  Cynodon dactylon alang-alang (Imperata cylindrica)
  • 14.
    Berdasarkan habitatnya  Gulmadarat (terrestial weeds),  Gulma air (aquatic weeds),  Gulma air tawar (fresh water weeds),
  • 15.
    Gulma darat (terrestialweeds),  Contoh Cyperus rotundus, Imperata cylindrica, Cynodon dactylon, Amaranthus spinosus, Mimosa sp
  • 16.
    Gulma air (aquaticweeds),  yaitu gulma yang tumbuh di habitat air terbagi dua : 1. Gulma air garam (saltwater atau marine weeds), yaitu gulma yang hidup pada kondisi air seperti air laut, misal di hutan-hutan bakau. Sebagai contoh Enchalus acoroides dan Acrosticum aureum.
  • 17.
    2. Gulma airtawar (fresh water weeds), yaitu gulma yang tumbuh di habitat air tawar. Dikelompokkan lagi ke dalam:
  • 18.
    3. Berdasarkan tempattumbuhnya  tanah sawah contohnya Echinochola crusgalli, Echinochola colonum, Monochoria vaginalis, Limnocharis flava, Marsilea crenata
  • 19.
     tanah keringatau tegalan Amaranthus spinosus, Cyperus rotundus,
  • 20.
     tanah perkebunanbesar contohnya Imperata cylindrica,
  • 21.
  • 22.
    PERKEMBANGBIAKAN GULMA Gulma merupakantumbuhan yang sangat mudah tumbuh pada bermaca-macam areal dan lokasi tanaman budidaya, hal itu yang menyebabkan gulma lebih unggul bersaing dengan tanaman budidaya
  • 23.
    macam-macam perkembangbiakan (reproduksi) gulma Biji  Rhizome (akar rimpang)  Tuber (umbi)  Bulbus (umbi lapis)  Dengan daun  Runner (Sulur)  Spora.
  • 24.
    Dengan biji  Sebagianbesar gulma berkembangbiak dengan biji dan menghasilkan jumlah biji yang sangat banyak seperti biji pada Amaranthus spinosus, Cynodon dactylon, Eragrostis amabilis.
  • 25.
     Biji-biji gulmadapat tersebar jauh karena ukurannya kecil sehingga dapat terbawa angin, air, hewan dan sebagainya dengan demikian penyebarannya juga lebih luas.
  • 26.
     Adapula terdapatbulu-bulu (rambut halus) yang menempel pada biji, sehingga biji ini mudah diterbangkan oleh angina, seperti pada biji Emilia sonchifolia, Vernonia sp, dll.