menurut definisi PUIL, adalah
suatu perlengkapan
untuk mengendalikan dan
membagi tenaga listrik dan atau
mengendalikan dan melindungi
sirkit dan pemanfaat tenaga
listrik.
Adapun bentuknya berupa box,
maupun lemari.
Data From Costumer
Pra Design
Agreement
Design & Approval
Material Requirement
Fabrication
Routine Test
Acceptance
Proses
Pengadaan
Panel
Listrik
Back
Single Line Diagram
Bill of Material
Spesifikasi Teknis
1
2
3
Data from Costumer
Back
Pra Design
Back
Penawaran
Negosiasi
Purchase
Order
Agreement
Shop
Drawing
Approval
Drawing
Planning/
Scheduling
Back
Design & Approval
Back
PPIC
Daftar
Kebutuhan
Material
Procurement
Pengadaan
Material
Logistik
Distribusi
Material
Material Requirement
Back
Proses Manufaktur/Pabrikasi
Back
Factory Routine Test
Back
Acceptance
2
1
5
43
Free Standing
Wall Mounting
Indoor
Outdoor
Form 1, Secara umum berlaku
sebagai berikut :
Form 2, Secara Umum
berlaku sebagai berikut :
Form 3, Secara Umum
berlaku sebagai
berikut :
Form 4, Secara Umum
berlaku sebagai berikut :
Panel ini berfungsi sebagai
pemutus, pemisah dan
menyalurkan tenaga
listrik/tegangan lebih dari 1kv
(10.000 volt) dari panel/gardu
PLN, kemudian
didistribusikan ke Step Down
Transformer untuk diturunkan
tegangan menengah menjadi
tegangan rendah sebelum di
diteruskan ke panel LVMDP.
Komponen utama yang perlu
diperhatikan pada MVMDB antara
lain :
a. Main CB, terdiri dari :
VCB, GCB, SF6, DS, LBS
b. CT & PT/VT
c. Peralatan proteksi/safety
devices
1. MVMDP/PUTM
2. LVMDP/PUTR
Adalah panel yang berfungsi
sebagai pemutus, pengaman bagi
feeder dan menerima daya listrik
dari Trafo dan atau Genset untuk
selanjutnya didistribusikan ke
panel-panel distribusi tegangan
rendah. Didalamnya berisi
peralatan pengaman, distribusi dan
alat-alat ukur.
Komponen utamanya
antara lain :
1.ACB
2.MCCB
3.Lampu Indikator
4.Metering
5.CT
Adalah panel-panel yang
berfungsi mendistribusikan
tenaga listrik dari Panel LVMDP
menuju panel lokal atau ke
beban listrik/peralatan
elektrikal seperti lampu, stop
kontak, AC, Motor Listrik dan
lain-lain.
Komponen utamanya
antara lain :
1.Breaker
2.Kontaktor
3.Lampu Indikator
4.Metering
5.CT
3. SDP, DP, LP, PP dan
sejenisnya
A. Panel Kontrol Genset
 Panel ATS { Automatic Transfer
Swicth } berfungsi untuk
memindahkan koneksi antara sumber
tegangan listrik satu dengan sumber
tegangan listrik lainnya secara
automatis. Atau bisa juga disebut
Automatic COS (Change Over Switch)
 Panel AMF { Automatic Main
Failure }. adalah rangkaian yang
digunakan untuk menghidupkan
genset secara otomatis dan
mematikannya kembali secara
otomatis dengan adanya gaya yang
menentukannnya
 Panel ATS – AMF Panel yang
Fungsinya mengoperasikan atau
menyalakan Genset secara otomatis
ketika sumber energi listrik utama
{PLN} mati/gagal dan secara otomatis
menghubungkan atau memasukan
energi listrik yang bersumber dari
Genset atau sumber backup lainnya
untuk menggantikan energi listrik
utama dari PLN yang mati/gagal.
 Panel Singkronisasi
Panel yang berfungsi
untuk mengoperasikan/
penggabungan 2 sumber
listrik atau lebih yang
bekerja secara pararel
untuk memperoleh suatu
sumber listrik yang lebih
besar yang dapat diatur
sesuai dengan kebutuhan
beban listrik. Panel ini
men-sinkronkan fasa,
tegangan dan frekuensi.
B. Panel Kontrol Motor
 Panel Motor DOL. Panel yang
fungsinya sebagai panel control
penghasutan motor-motor listrik
dengan langsung menghubungkan
dan memutuskan motor dengan
sumber tenaga listrik melalui
peralatan listrik MCB dan Kontraktor
Listrik.
 Panel Motor Star Delta. Panel yang
fungsinya sebagai soft stater
pada starting beban motor-motor
listrik, dengan cara menghubungkan
star/delta lonjakan arus listrik yang
terlalu tingggi bias dihindari.
 Panel MCC. Panel yang fungsinya untuk aplikasi pusat
pengontrolan beberapa kumpulan motor-motor listrik
pada industri dalam satu panel secara manual maupun
otomatis. Secara otomatis adalah pengendalian jarak
jauh menggunakan PLC atau DCS pada ruang kontrol
sedangkan manual adalah pengaktifan motor
dilakukan langsung dari breaker yang ada di MCC.
 PanelVSD, Panel yang fungsinya
untuk mengoperasikan Motor Induksi
dengan inverter yang menggunakan
frekuensi tegangan masuk untuk
mengatur speed motor sehingga
efisiensi lebih tinggi dan losses dapat
ditekan.
C. Panel Kontrol Daya
Panel yang fungsinya untuk
mengoptimalkan tenaga listrik
dengan cara memperbaiki faktor
daya { cos phi } atau KVAR
menjadi lebih baik mendekati
0,99 – 1 atau nilai yang
diinginkan. Sehingga dapat
menghemat tagihan listrik dan
terhindar dari denda PLN.
Pengenalan dasar panel listrik

Pengenalan dasar panel listrik

  • 2.
    menurut definisi PUIL,adalah suatu perlengkapan untuk mengendalikan dan membagi tenaga listrik dan atau mengendalikan dan melindungi sirkit dan pemanfaat tenaga listrik. Adapun bentuknya berupa box, maupun lemari.
  • 3.
    Data From Costumer PraDesign Agreement Design & Approval Material Requirement Fabrication Routine Test Acceptance Proses Pengadaan Panel Listrik
  • 4.
    Back Single Line Diagram Billof Material Spesifikasi Teknis 1 2 3 Data from Costumer
  • 5.
  • 6.
  • 7.
  • 8.
  • 9.
  • 10.
  • 11.
  • 13.
  • 15.
    Form 1, Secaraumum berlaku sebagai berikut :
  • 16.
    Form 2, SecaraUmum berlaku sebagai berikut :
  • 17.
    Form 3, SecaraUmum berlaku sebagai berikut :
  • 18.
    Form 4, SecaraUmum berlaku sebagai berikut :
  • 19.
    Panel ini berfungsisebagai pemutus, pemisah dan menyalurkan tenaga listrik/tegangan lebih dari 1kv (10.000 volt) dari panel/gardu PLN, kemudian didistribusikan ke Step Down Transformer untuk diturunkan tegangan menengah menjadi tegangan rendah sebelum di diteruskan ke panel LVMDP. Komponen utama yang perlu diperhatikan pada MVMDB antara lain : a. Main CB, terdiri dari : VCB, GCB, SF6, DS, LBS b. CT & PT/VT c. Peralatan proteksi/safety devices 1. MVMDP/PUTM
  • 20.
    2. LVMDP/PUTR Adalah panelyang berfungsi sebagai pemutus, pengaman bagi feeder dan menerima daya listrik dari Trafo dan atau Genset untuk selanjutnya didistribusikan ke panel-panel distribusi tegangan rendah. Didalamnya berisi peralatan pengaman, distribusi dan alat-alat ukur. Komponen utamanya antara lain : 1.ACB 2.MCCB 3.Lampu Indikator 4.Metering 5.CT
  • 21.
    Adalah panel-panel yang berfungsimendistribusikan tenaga listrik dari Panel LVMDP menuju panel lokal atau ke beban listrik/peralatan elektrikal seperti lampu, stop kontak, AC, Motor Listrik dan lain-lain. Komponen utamanya antara lain : 1.Breaker 2.Kontaktor 3.Lampu Indikator 4.Metering 5.CT 3. SDP, DP, LP, PP dan sejenisnya
  • 22.
    A. Panel KontrolGenset  Panel ATS { Automatic Transfer Swicth } berfungsi untuk memindahkan koneksi antara sumber tegangan listrik satu dengan sumber tegangan listrik lainnya secara automatis. Atau bisa juga disebut Automatic COS (Change Over Switch)  Panel AMF { Automatic Main Failure }. adalah rangkaian yang digunakan untuk menghidupkan genset secara otomatis dan mematikannya kembali secara otomatis dengan adanya gaya yang menentukannnya  Panel ATS – AMF Panel yang Fungsinya mengoperasikan atau menyalakan Genset secara otomatis ketika sumber energi listrik utama {PLN} mati/gagal dan secara otomatis menghubungkan atau memasukan energi listrik yang bersumber dari Genset atau sumber backup lainnya untuk menggantikan energi listrik utama dari PLN yang mati/gagal.  Panel Singkronisasi Panel yang berfungsi untuk mengoperasikan/ penggabungan 2 sumber listrik atau lebih yang bekerja secara pararel untuk memperoleh suatu sumber listrik yang lebih besar yang dapat diatur sesuai dengan kebutuhan beban listrik. Panel ini men-sinkronkan fasa, tegangan dan frekuensi.
  • 23.
    B. Panel KontrolMotor  Panel Motor DOL. Panel yang fungsinya sebagai panel control penghasutan motor-motor listrik dengan langsung menghubungkan dan memutuskan motor dengan sumber tenaga listrik melalui peralatan listrik MCB dan Kontraktor Listrik.  Panel Motor Star Delta. Panel yang fungsinya sebagai soft stater pada starting beban motor-motor listrik, dengan cara menghubungkan star/delta lonjakan arus listrik yang terlalu tingggi bias dihindari.  Panel MCC. Panel yang fungsinya untuk aplikasi pusat pengontrolan beberapa kumpulan motor-motor listrik pada industri dalam satu panel secara manual maupun otomatis. Secara otomatis adalah pengendalian jarak jauh menggunakan PLC atau DCS pada ruang kontrol sedangkan manual adalah pengaktifan motor dilakukan langsung dari breaker yang ada di MCC.  PanelVSD, Panel yang fungsinya untuk mengoperasikan Motor Induksi dengan inverter yang menggunakan frekuensi tegangan masuk untuk mengatur speed motor sehingga efisiensi lebih tinggi dan losses dapat ditekan.
  • 24.
    C. Panel KontrolDaya Panel yang fungsinya untuk mengoptimalkan tenaga listrik dengan cara memperbaiki faktor daya { cos phi } atau KVAR menjadi lebih baik mendekati 0,99 – 1 atau nilai yang diinginkan. Sehingga dapat menghemat tagihan listrik dan terhindar dari denda PLN.