Materi | Pembelajaran Orang Dewasa
Malang, 01 Maret 2019
Priyo Raharjo | +6281555715596
Widyaiswara | Trainer | Fasilitator Diklat
3 March 2019 Priyo Raharjo 1
Diklat Tenaga Pelatih
Program Kesehatan
RSUD Kabupaten Nganjuk
2Priyo Raharjo
Apa
Kabar?
3 March 2019
3-Mar-19 Priyo Raharjo 4
Pastikankita sudah
bersedekah hari ini baik
materi, ilmu, tenaga,
ataupun minimal
dengan senyuman
yang tulus
!
Langkah 1000meter diawali dengan langkah 1meter
Agenda
 Menjelaskan dengan benar
pendekatan pembelajaran
orang dewasa
 Menjelaskan asumsi dasar
dan implikasi pembelajaran
orang dewasa
 Menjelaskan ciri-ciri dan
suasana belajar orang
dewasa
Apa yang perlu Anda
lakukan sehingga tujuan
pembelajaran ini bisa
tercapai ?
Just
Share
Pergi Sekolah
Oh ibu dan ayah selamat pagi
Kupergi sekolah sampai kan nanti
Selamat belajar nak penuh semangat
Rajinlah selalu tentu kau dapat
Hormati gurumu sayangi teman
Itulah tandanya kau murid budiman
pb#01
Pendekatan
Pembelajaran
Orang Dewasa
Priyo Raharjo 113-Mar-19
semuanya tidak ada yang cocok untuk
keadaan diriku!
bagus sekali, bermanfaat sekali untuk
kita!
PEMBELAJARAN
PAEDAGOGY
(Paid – Anak, Agogos – membimbing)
Suatu ilmu dan seni mengajar anak-anak
ANDRAGOGY
(Aner – dewasa, agogos – membimbing)
Suatu ilmu dan seni mengajar orang dewasa
• Pada diri orang dewasa-  keinginan menambah
pengetahuan utk meningkatkan kinerja 
meningkatkan kesejahteraan
• Motivasi belajar timbul bila menyadari adanya
kebutuhan (felt need) utk penyelesaian masalah
• Sharing pengalaman
• Mempelajari hal-hal praktis
• Learning by doing
andragogy
GAYA
BELAJAR
ORANG
DEWASA
MEMERLUKAN
KONDISI
BEBAS
TIDAK
MENYUKAI
HAFALAN
MENGUTAMAKAN
PEMECAHAN
MASALAH
HAL YANG
PRAKTIS
BUKAN TEORITIS
Diskusi kelompok
Latihan Pemecahan
Masalah
Simulasi
Studi kasus
Observasi
Penggunaan
Multi media
pb#02
asumsi dasar dan
implikasi
pembelajaran orang dewasa
Konsep diri Pengalaman Kesiapan belajar Orientasi waktu
dan arah belajar
asumsi dasar
konsep diri
 Keyakinan diri atau anutan diri
 Cirinya:
 dpt membuat keputusan u/ dirinya
 mandiri (tingkat kematangan psikologis)
 mampu mengarahkan dirinya
 memiliki tanggung jawab
pengalaman
 Pengalaman dapat menjadi sumber belajar 
peserta merasa senang a/ dibutuhkan bila:
 dilibatkan dlm menentukan kebutuhan belajar;
 diberi peran dlm proses pembelajaran.
kesiapan belajar
 Berorientasi pada pekerjaan & tugas sehari-hari
atau krn ingin menambah P – K – S,
 penge lompokan peserta:
 disesuaikan dng tujuan pembelajaran;
 kurikulum disusun sesuai dng kebutuhan.
 Proses pemecahan masalah
 Arah pencapaiannya adalah penemuan:
 suatu situasi yg lebih baik
 pengalaman kolektif
 pengembangan berdasar kenyataan saat ini.
 Peran pengajar hanya sbg fasilitator.
orientasi waktu & arah belajar
Implikasi proses pembelajaran
Implikasi proses pembelajaran
 Dilibatkan sepenuhnya dalam proses
pembelajaran
 Dapat memberi kontribusi dalam proses
pembelajaran
 Materi Sesuai dengan tuntutan tugas
 Dapat mengaplikasikan hasil belajar
pb#03
ciri, suasana &
proses belajar
Orang Dewasa
ciri pembelajaran orang dewasa
6 faktor penghambat belajar orang dewasa:
 Tidak dpt melihat jelas dlm jarak dekat;
 Titik jauh penglihatan semakin berkurang;
 Memerlukan jumlah penerangan makin banyak;
 Persepsi kontras warna cenderung ke merah dari
pada spectrum;
 Pendengaran a/ kemampuan menerima suara
berkurang
 Kemampuan membedakan bunyi berkurang.
suasana belajar
 Kumpulan manusia aktif
 Akan belajar aktif bila dpt menemukan
jawaban & pemecahan masalah;
 OD hrs terlibat dlm proses pembeljr
suasana belajar
 Suasana hormat menghormati
Orang Dewasa akan belajar lebih baik, bila:
 pendapatnya dihormati;
 diajak untuk berfikir;
 tidak senang bila disalahkan.
suasana belajar
 Suasana harga menghargai
 belajarnya Orang Dewasa subyektif dan
unik;
 pendapat, perasaan, sistem nilai perlu
dihargai.
hambatan pembelajar
prinsip
belajar orang dewasa
• Metode dan teknik pembelajaran
bervariasi
• Mempraktekan keterampilan
• Situasi pembelajaran lebih realistik
• Pemberian umpan balik positif dan
segera
• Kondisi lingkungan mendukung
kebutuhan pembelajar
prinsip belajar orang dewasa
peran sebagai Fasilitator
• Hindari menggurui
• Hindari memaksakan kehendak
• Jangan memaksakan hanya saya yang
tahu
• Hindari menyalahkan pembelajar
secara langsung
peran sebagai Fasilitator
• Hindari menyalahkan pelatih lain didepan
pembelajar
• Jangan langsung menjawab pertanyaan,
beri kesempatan pada pembelajar yang lain
• Hindari menguraikan sesuatu secara
berbelit
• Hindari memberi contoh dengan
menguraikan pengalaman pribadi secara
panjang lebar
rangkuman
• Keberhasilan suatu pelatihan sangat dipengaruhi
oleh peserta latih
• Peserta latih telah memiliki konsep diri,
pengalaman, kesiapan belajar, serta kondisi fisik
yang berbeda
• Pelaksanaan pelatihan harus memperhatikan
asumsi dasar orang dewasa
• Orang dewasa telah mengalami pengalaman-
penga-laman dalam hidupnya, oleh karena itu
dalam pro-ses pembelajaran perlu diusahakan
metode pembe-lajaran partisipatif yang melibatkan
peserta diklat dalam proses pembelajaran
“knowing
we
willing
is not enough
must apply
is not enough
we must do”
—Bruce Lee
3-Mar-19 Priyo Raharjo 36

Pembelajaran Orang Dewasa

  • 1.
    Materi | PembelajaranOrang Dewasa Malang, 01 Maret 2019 Priyo Raharjo | +6281555715596 Widyaiswara | Trainer | Fasilitator Diklat 3 March 2019 Priyo Raharjo 1 Diklat Tenaga Pelatih Program Kesehatan RSUD Kabupaten Nganjuk
  • 2.
  • 4.
    3-Mar-19 Priyo Raharjo4 Pastikankita sudah bersedekah hari ini baik materi, ilmu, tenaga, ataupun minimal dengan senyuman yang tulus !
  • 5.
    Langkah 1000meter diawalidengan langkah 1meter
  • 6.
    Agenda  Menjelaskan denganbenar pendekatan pembelajaran orang dewasa  Menjelaskan asumsi dasar dan implikasi pembelajaran orang dewasa  Menjelaskan ciri-ciri dan suasana belajar orang dewasa
  • 7.
    Apa yang perluAnda lakukan sehingga tujuan pembelajaran ini bisa tercapai ?
  • 8.
  • 9.
    Pergi Sekolah Oh ibudan ayah selamat pagi Kupergi sekolah sampai kan nanti Selamat belajar nak penuh semangat Rajinlah selalu tentu kau dapat Hormati gurumu sayangi teman Itulah tandanya kau murid budiman
  • 10.
  • 11.
  • 12.
    semuanya tidak adayang cocok untuk keadaan diriku! bagus sekali, bermanfaat sekali untuk kita!
  • 13.
    PEMBELAJARAN PAEDAGOGY (Paid – Anak,Agogos – membimbing) Suatu ilmu dan seni mengajar anak-anak ANDRAGOGY (Aner – dewasa, agogos – membimbing) Suatu ilmu dan seni mengajar orang dewasa
  • 14.
    • Pada diriorang dewasa-  keinginan menambah pengetahuan utk meningkatkan kinerja  meningkatkan kesejahteraan • Motivasi belajar timbul bila menyadari adanya kebutuhan (felt need) utk penyelesaian masalah • Sharing pengalaman • Mempelajari hal-hal praktis • Learning by doing andragogy
  • 15.
  • 16.
  • 17.
    Konsep diri PengalamanKesiapan belajar Orientasi waktu dan arah belajar asumsi dasar
  • 18.
    konsep diri  Keyakinandiri atau anutan diri  Cirinya:  dpt membuat keputusan u/ dirinya  mandiri (tingkat kematangan psikologis)  mampu mengarahkan dirinya  memiliki tanggung jawab
  • 19.
    pengalaman  Pengalaman dapatmenjadi sumber belajar  peserta merasa senang a/ dibutuhkan bila:  dilibatkan dlm menentukan kebutuhan belajar;  diberi peran dlm proses pembelajaran.
  • 20.
    kesiapan belajar  Berorientasipada pekerjaan & tugas sehari-hari atau krn ingin menambah P – K – S,  penge lompokan peserta:  disesuaikan dng tujuan pembelajaran;  kurikulum disusun sesuai dng kebutuhan.
  • 21.
     Proses pemecahanmasalah  Arah pencapaiannya adalah penemuan:  suatu situasi yg lebih baik  pengalaman kolektif  pengembangan berdasar kenyataan saat ini.  Peran pengajar hanya sbg fasilitator. orientasi waktu & arah belajar
  • 22.
  • 23.
    Implikasi proses pembelajaran Dilibatkan sepenuhnya dalam proses pembelajaran  Dapat memberi kontribusi dalam proses pembelajaran  Materi Sesuai dengan tuntutan tugas  Dapat mengaplikasikan hasil belajar
  • 24.
    pb#03 ciri, suasana & prosesbelajar Orang Dewasa
  • 25.
    ciri pembelajaran orangdewasa 6 faktor penghambat belajar orang dewasa:  Tidak dpt melihat jelas dlm jarak dekat;  Titik jauh penglihatan semakin berkurang;  Memerlukan jumlah penerangan makin banyak;  Persepsi kontras warna cenderung ke merah dari pada spectrum;  Pendengaran a/ kemampuan menerima suara berkurang  Kemampuan membedakan bunyi berkurang.
  • 26.
    suasana belajar  Kumpulanmanusia aktif  Akan belajar aktif bila dpt menemukan jawaban & pemecahan masalah;  OD hrs terlibat dlm proses pembeljr
  • 27.
    suasana belajar  Suasanahormat menghormati Orang Dewasa akan belajar lebih baik, bila:  pendapatnya dihormati;  diajak untuk berfikir;  tidak senang bila disalahkan.
  • 28.
    suasana belajar  Suasanaharga menghargai  belajarnya Orang Dewasa subyektif dan unik;  pendapat, perasaan, sistem nilai perlu dihargai.
  • 29.
  • 30.
  • 31.
    • Metode danteknik pembelajaran bervariasi • Mempraktekan keterampilan • Situasi pembelajaran lebih realistik • Pemberian umpan balik positif dan segera • Kondisi lingkungan mendukung kebutuhan pembelajar prinsip belajar orang dewasa
  • 32.
    peran sebagai Fasilitator •Hindari menggurui • Hindari memaksakan kehendak • Jangan memaksakan hanya saya yang tahu • Hindari menyalahkan pembelajar secara langsung
  • 33.
    peran sebagai Fasilitator •Hindari menyalahkan pelatih lain didepan pembelajar • Jangan langsung menjawab pertanyaan, beri kesempatan pada pembelajar yang lain • Hindari menguraikan sesuatu secara berbelit • Hindari memberi contoh dengan menguraikan pengalaman pribadi secara panjang lebar
  • 34.
    rangkuman • Keberhasilan suatupelatihan sangat dipengaruhi oleh peserta latih • Peserta latih telah memiliki konsep diri, pengalaman, kesiapan belajar, serta kondisi fisik yang berbeda • Pelaksanaan pelatihan harus memperhatikan asumsi dasar orang dewasa • Orang dewasa telah mengalami pengalaman- penga-laman dalam hidupnya, oleh karena itu dalam pro-ses pembelajaran perlu diusahakan metode pembe-lajaran partisipatif yang melibatkan peserta diklat dalam proses pembelajaran
  • 35.
    “knowing we willing is not enough mustapply is not enough we must do” —Bruce Lee
  • 36.