PEMBELAJARAN ORANG
DEWASA (POD)
PELATIHAN TENAGA PELATIH PROGRAM
KESEHATAN
BPSDM Kementerian Dalam Negeri RI
Tak Kenal maka … Tak Sayang…
Tak Sayang maka … Tak Cinta…
Tak Cinta maka …
Tak Muncul Rasa Tuk Berbagi…
Drg. Rieka Siti Kadaria, M.Kes
Pangkat / Gol Ruang Pembina Tingkat 1 /
IV B
Jabatan Widyaiswara Madya
Tempat dan tanggal
Lahir
Garut 26 Maret 1963
Pendidikan Terakhir S2 Magister Kesehatan
Masyarakat
Unit Kerja Balai Besar Pelatihan
Kesejhatan Ciloto
Carrier
history
1990-
1994
1994 -
1996
1996 -
2010
2010 -
2012
2012 -
sekarang
Dokter gigi
Puskesmas
Banding Agung
OKU Sumsel
Dokter gigi
Puskesmas
Mande dan
Kademangan
Cianjur
Kepala
Puskesmas
Puskesmas
Kademangan
Cianjur
Kepala
Puskesmas
Puskesmas
Cipendawa
Cianjur
Widyaiswara
Madya
BBPK Ciloto
Kemenkes RI
Setelah mengikuti mata ajaran ini peserta
dapat,
menjelaskan tentang model
pendekatan pembelajaran
orang dewasa
Setelah mengikuti materi ini, peserta
diharapkan mampu:
1) Menjelaskan tentang perubahan paradigma
pendidikan
2) Membedakan pedagogi dan andragogi
3) Menjelaskan prinsip-prinsip POD
4) Menjelaskan ruang lingkup pendekatan dan
tujuan POD
5) Menjelaskan strategi POD
LEARNING TO KNOW
LEARNING TO DO
LEARNING TO BE MY SELF
LEARNING TO LIFE TOGETHER
Paradigma pendidikan saat ini lebih menekankan pada
bagaimana mendorong peran aktifnya peserta didik dalam
proses belajar dan adanya kebebasan dari peserta dalam
mengemukakan pendapat
Orang dewasa sebagai siswa dalam kegiatan belajar tidak
dapat diperlakukan seperti anak anak
Orang dewasa sebagai pribadi yang memiliki kematangan
konsep,mandiri, pengarahan diri sendiri
Proses pendidikan sepanjang hayat (long life education)
Pelatih lebih berperan sebagai narasumber atau fasilitator
Apa yang saya dengar, saya lupa
Apa yang saya lihat, saya ingat
Apa yang saya kerjakan, saya paham
Kel 1 : Pedagogi
dan Andragogi
Kel 2 :
Prinsip-prinsip
POD
Kel 3 :
Ruang lingkup
pendekatan &
tujuan POD
Kel 4 :
Strategi POD
Diskusikan perbedaan suasana belajar
di kelas anak-anak dan orang dewasa
BACKGROUND LEARNING
Perbedaan antara
anak-anak (pedagogi)
dan orang dewasa
(andragogi) sebagai
kerangka model
pendekatan
pendidikan,
perbedaan antara
kedua pendekatan ini
bukan hanya sebatas
objek pesertanya
tetapi juga dalam hal
seni bagaimana
mendidik. Malcolm Knowles (1970)
Perbedaan Pedagogi & Andragogi
Oleh dorongan dari
dalam diri sendiri
Semakin mengarahkan
diri (self-directing)
Pribadi yang bergantung
kepada gurunya
Sumber yang kaya utk
belajar bagi diri & org lain
Masih harus dibentuk drpd
sbg sumber belajar
Berkembang dari tugas
hidup & masalah
Orientasi tugas & masalah
(task or problem centered)
Orientasi bahan ajar
(subject-centered) Oriensi dalam
belajar
Kesiapan
belajar
Pengalaman
peserta didik
Konsep diri
peserta didik
ANDRAGOGI
PEDAGOGI
Motivasi
belajar
Seragam sesuai tingkat
usia & kurikulum
Dengan pujian, hadiah
& hukuman
GAYA
BELAJAR
ORANG
DEWASA
MEMERLUKAN
KONDISI
BEBAS
TIDAK
MENYUKAI
HAFALAN
MENGUTAMAKAN
PEMECAHAN
MASALAH
HAL YANG
PRAKTIS
BUKAN TEORITIS
DISKUSI KELOMPOK
LATIHAN
PEMECAHAN
MASALAH
SIMULASI
STUDI KASUS
OBSERVASI
PENGGUNAAN
MULTI MEDIA
PROSES
BELAJAR
ORANG
DEWASA
(tahapan)
KESADARAN
AWARANESS
PENGETAHUAN
PEMAHAMAN
KETERAMPILAN
PENERAPAN
KETERAMPILAN
SIKAP
PENDIDIKAN
PAEDAGOGY
ANDRAGOGY
SUBJECT
MATTER CENTERED
ORIENTATION
PROBLEM
CENTERED
OREINTATION
ORIENTASI WAKTU
DAN ARAH BELAJAR
Arah pencapaiannya, penemuan suatu situasi yang lebih baik,
Suatu pengalaman kolektif atau suatu kemungkinan pengembangan
berdasarkan kenyataan yang ada saat ini
1. Relevan dengan kebutuhan dan
kepentingan peserta, sehingga memberikan
kepuasan
2. Terpusat pada kehidupannya
3. Metode pembelajarannya “analisis
pengalaman”
4. Mampu mengatur dirinya sendiri, peranan
pengajar lebih sebagai fasilitator
5. Adanya perbedaan kepribadian
1. Kebutuhan untuk mengetahui
2. Konsep diri peserta belajar
(pembelajar)
3. Peranan pengalaman peserta belajar
4. Kesiapan belajar
5. Orientasi belajar
6. Motivasi
• Non – otoriter
• Persuasif
• Informal
• Memberi rasa aman
• Fleksibel
• Tidak mengancam
• Pembelajaran selaras dengan permasalahan
kehidupan
Pencarian terbaru tentang
makna kehidupan,
dimulai dari memberikan perhatian
pada masalah-masalah yang terjadi/ditemukan
dalam kehidupannya
Tujuan Pembelajaran Orang Dewasa
Peningkatan
Intelektual
Aktualisasidiri Transformasi sosial
1. Membangkitkan semangat percaya diri dan
optimisme
2. Memberikan kemampuan dan ketrampilan untuk
berbuat sesuatu
3. Memberikan kemampuan untuk dapat menerima
atau menolak sesuatu atas dasar standar
peraturan atau nilai-nilai atau etika masyarakat
yang dianutnya
Urutan
kegiatan
pembela
jaran
Metode
pembela
jaran
Media
pembela
jaran
Waktu
pembela
jaran
1. Bagaimana perubahan paradigma pendidikan sekarang ?
2. Apa perbedaan antara andragogi dan pedagogi ?
3. Sebutkan prinsip-prinsip POD !
4. Apa tujuan POD ?
5. Sebutkan strategi POD !
 Andragogi lebih menekankan kepada pengelolaan
karakter dan kondisi orang “dewasa” dalam
proses belajar.
 Beberapa penerapan asumsi dan prinsip-prinsip
andragogi, tentunya mempunyai segi positif atau
negatif, dan disesuaikan dengan tingkat
kedewasaan dari pembelajar.
QUOTES
Pengajar biasa memberitahu,
Pengajar yang baik menjelaskan,
Pengajar yang lebih baik
mendemonstrasikan,
Pengajar terbaik memberikan inspirasi.
Pembelajaran Orang Dewasa (POD)

Pembelajaran Orang Dewasa (POD)

  • 1.
    PEMBELAJARAN ORANG DEWASA (POD) PELATIHANTENAGA PELATIH PROGRAM KESEHATAN
  • 2.
    BPSDM Kementerian DalamNegeri RI Tak Kenal maka … Tak Sayang… Tak Sayang maka … Tak Cinta… Tak Cinta maka … Tak Muncul Rasa Tuk Berbagi…
  • 3.
    Drg. Rieka SitiKadaria, M.Kes Pangkat / Gol Ruang Pembina Tingkat 1 / IV B Jabatan Widyaiswara Madya Tempat dan tanggal Lahir Garut 26 Maret 1963 Pendidikan Terakhir S2 Magister Kesehatan Masyarakat Unit Kerja Balai Besar Pelatihan Kesejhatan Ciloto
  • 4.
    Carrier history 1990- 1994 1994 - 1996 1996 - 2010 2010- 2012 2012 - sekarang Dokter gigi Puskesmas Banding Agung OKU Sumsel Dokter gigi Puskesmas Mande dan Kademangan Cianjur Kepala Puskesmas Puskesmas Kademangan Cianjur Kepala Puskesmas Puskesmas Cipendawa Cianjur Widyaiswara Madya BBPK Ciloto Kemenkes RI
  • 5.
    Setelah mengikuti mataajaran ini peserta dapat, menjelaskan tentang model pendekatan pembelajaran orang dewasa
  • 6.
    Setelah mengikuti materiini, peserta diharapkan mampu: 1) Menjelaskan tentang perubahan paradigma pendidikan 2) Membedakan pedagogi dan andragogi 3) Menjelaskan prinsip-prinsip POD 4) Menjelaskan ruang lingkup pendekatan dan tujuan POD 5) Menjelaskan strategi POD
  • 8.
    LEARNING TO KNOW LEARNINGTO DO LEARNING TO BE MY SELF LEARNING TO LIFE TOGETHER
  • 9.
    Paradigma pendidikan saatini lebih menekankan pada bagaimana mendorong peran aktifnya peserta didik dalam proses belajar dan adanya kebebasan dari peserta dalam mengemukakan pendapat Orang dewasa sebagai siswa dalam kegiatan belajar tidak dapat diperlakukan seperti anak anak Orang dewasa sebagai pribadi yang memiliki kematangan konsep,mandiri, pengarahan diri sendiri Proses pendidikan sepanjang hayat (long life education) Pelatih lebih berperan sebagai narasumber atau fasilitator
  • 10.
    Apa yang sayadengar, saya lupa Apa yang saya lihat, saya ingat Apa yang saya kerjakan, saya paham
  • 11.
    Kel 1 :Pedagogi dan Andragogi Kel 2 : Prinsip-prinsip POD Kel 3 : Ruang lingkup pendekatan & tujuan POD Kel 4 : Strategi POD
  • 13.
    Diskusikan perbedaan suasanabelajar di kelas anak-anak dan orang dewasa BACKGROUND LEARNING
  • 14.
    Perbedaan antara anak-anak (pedagogi) danorang dewasa (andragogi) sebagai kerangka model pendekatan pendidikan, perbedaan antara kedua pendekatan ini bukan hanya sebatas objek pesertanya tetapi juga dalam hal seni bagaimana mendidik. Malcolm Knowles (1970)
  • 15.
    Perbedaan Pedagogi &Andragogi Oleh dorongan dari dalam diri sendiri Semakin mengarahkan diri (self-directing) Pribadi yang bergantung kepada gurunya Sumber yang kaya utk belajar bagi diri & org lain Masih harus dibentuk drpd sbg sumber belajar Berkembang dari tugas hidup & masalah Orientasi tugas & masalah (task or problem centered) Orientasi bahan ajar (subject-centered) Oriensi dalam belajar Kesiapan belajar Pengalaman peserta didik Konsep diri peserta didik ANDRAGOGI PEDAGOGI Motivasi belajar Seragam sesuai tingkat usia & kurikulum Dengan pujian, hadiah & hukuman
  • 16.
  • 17.
  • 18.
    PENDIDIKAN PAEDAGOGY ANDRAGOGY SUBJECT MATTER CENTERED ORIENTATION PROBLEM CENTERED OREINTATION ORIENTASI WAKTU DANARAH BELAJAR Arah pencapaiannya, penemuan suatu situasi yang lebih baik, Suatu pengalaman kolektif atau suatu kemungkinan pengembangan berdasarkan kenyataan yang ada saat ini
  • 20.
    1. Relevan dengankebutuhan dan kepentingan peserta, sehingga memberikan kepuasan 2. Terpusat pada kehidupannya 3. Metode pembelajarannya “analisis pengalaman” 4. Mampu mengatur dirinya sendiri, peranan pengajar lebih sebagai fasilitator 5. Adanya perbedaan kepribadian
  • 21.
    1. Kebutuhan untukmengetahui 2. Konsep diri peserta belajar (pembelajar) 3. Peranan pengalaman peserta belajar 4. Kesiapan belajar 5. Orientasi belajar 6. Motivasi
  • 23.
    • Non –otoriter • Persuasif • Informal • Memberi rasa aman • Fleksibel • Tidak mengancam • Pembelajaran selaras dengan permasalahan kehidupan
  • 24.
    Pencarian terbaru tentang maknakehidupan, dimulai dari memberikan perhatian pada masalah-masalah yang terjadi/ditemukan dalam kehidupannya
  • 25.
    Tujuan Pembelajaran OrangDewasa Peningkatan Intelektual Aktualisasidiri Transformasi sosial
  • 26.
    1. Membangkitkan semangatpercaya diri dan optimisme 2. Memberikan kemampuan dan ketrampilan untuk berbuat sesuatu 3. Memberikan kemampuan untuk dapat menerima atau menolak sesuatu atas dasar standar peraturan atau nilai-nilai atau etika masyarakat yang dianutnya
  • 28.
  • 29.
    1. Bagaimana perubahanparadigma pendidikan sekarang ? 2. Apa perbedaan antara andragogi dan pedagogi ? 3. Sebutkan prinsip-prinsip POD ! 4. Apa tujuan POD ? 5. Sebutkan strategi POD !
  • 30.
     Andragogi lebihmenekankan kepada pengelolaan karakter dan kondisi orang “dewasa” dalam proses belajar.  Beberapa penerapan asumsi dan prinsip-prinsip andragogi, tentunya mempunyai segi positif atau negatif, dan disesuaikan dengan tingkat kedewasaan dari pembelajar.
  • 31.
    QUOTES Pengajar biasa memberitahu, Pengajaryang baik menjelaskan, Pengajar yang lebih baik mendemonstrasikan, Pengajar terbaik memberikan inspirasi.