Makalah ini membahas perbandingan kandungan senyawa tannin pada tanaman putri malu dan daun alpukat sebagai pewarna alami menggunakan metode soxhletasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun alpukat memiliki kandungan total tannin yang lebih tinggi sebesar 22,07% dibandingkan dengan tanaman putri malu yang hanya 3,65%. Oleh karena itu, daun alpukat lebih efektif digunakan sebagai sumber pewarna alami dibandingkan dengan tanaman putri malu.