Kulit pohon mahoni, yang banyak tumbuh di daerah tropis seperti Indonesia, mengandung tanin dan flavonoid yang dapat digunakan sebagai pewarna alami untuk tekstil. Proses ekstraksi dilakukan dengan air, menghasilkan pewarna dalam bentuk serbuk untuk pencelupan kain, meskipun hasil pengujian menunjukkan ketahanan yang kurang baik terhadap gosokan dan pencucian. Meskipun demikian, pewarna mahoni menunjukkan sifat yang baik dan ramah lingkungan untuk digunakan dalam industri tekstil.