Semester Ganjil
TA 2022/2023
Jl. Raya Siliwangi No. 6 Rawa
Pengantar ICT
Pertem
uan
KEMAMPUAN AKHIR
CAPAIAN PEMBELAJARAN
RPS 2019
Mahasiswa mampu menjelaskan & memahami
Etika dan Kode Etik dunia TIK
Kajian/ Materi
Menjelaskan tentang :
-Etika
-Etika Profesi
-Kode Etik
-Sudut pandang Etika dunia TIK
Apa yang dimaksud
dengan Etika?
Secara terminologi etika bisa disebut sebagai ilmu tentang baik dan buruk
atau kata lainnya ialah teori tentang nilai.
Konsep Dasar
Etika disebut juga ilmu normatif, karena didalamnya mengandung norma
dan nilai nilai yang dapat digunakan dalam kehidupan.
Pandangan baik dan buruk, dan hakikat nilai dalam kehidupan
manusia sangat tergantung pada tiga hal mendasar yaitu:
1. Cara berpikir yang melandasi manusia dalam berprilaku
2. Cara berbudaya yang menjadi sendi berlakunya norma social
3. Cara merujuk kepada sumber-sumber nilai yang menjadi tujuan
pokok dalam bertindak.
Perspektif Masyarakat
Etika merupakan sebuah refleksi kritis dan rasional mengenai
nilai dan norma moral yang menentukan dan terwujud dalam
sikap serta pola perilaku hidup manusia baik sebagai pribadi
maupun sebagai kelompok.
Definisi
1. Etika Deskriptif (bersifat kesusilaan)
2. Etika Normatif (bersifat riil)
3. Etika Deontologi (bersifat tindakan personal)
4. Etika Teleologi (bersifat tindakan berdasarkan tujuan)
5. Etika Keutamaan (pengembangan karakter moral)
Klasifikasi Etika
1. Etika Umum (sudut pandang)
2. Etika Khusus (norma)
Klasifikasi Etika
Menurut Sonny Keraf
Faktor Pelanggaran
Faktor yang mempengaruhi pelanggaran etika, antara lain:
1) Kebutuhan individu (KKN)
2) Tidak ada pedoman
3) Perilaku dan kebiasaan
4) Lingkungan tidak etis
5) Perilaku orang yang ditiru (primordialisme)
Sanksi yang timbul atas pelanggaran Etika
1. Sanksi Sosial yaitu sanki yang berupa teguran dari
masyarakat, pengucilan dari masyarakat.
2. Sanksi Hukum yaitu sanki berupa hukum pidana dan hukum
perdata.
Sanksi
Norma adalah petunjuk tingkah laku yang harus dilakukan dan tidak
boleh dilakukan dalam hidup sehari-hari, berdasarkan suatu alasan
(motivasi) tertentu dengan disertai sanksi
Norma
Norma Agama
merupakan aturan-aturan hidup yang berupa perintah-perintah dan laranganlarangan,
yang oleh pemeluknya diyakini bersumber dari Tuhan Yang Maha Esa.
Norma Kesusilaan
Norma kesusilaan adalah aturan-aturan hidup tentang tingkah laku yang baik dan buruk,
yang berupa “bisikan-bisikan” atau suara batin yang berasal dari hati nurani manusia.
Norma Kesopanan
Norma kesopanan adalah aturan hidup bermasyarakat tentang tingkah laku yang baik
dan tidak baik baik, patut dan tidak patut dilakukan, yang berlaku dalam suatu
lingkungan masyarakat atau komunitas tertentu
Norma Hukum
Norma hukum adalah aturan-aturan yang dibuat oleh lembaga negara yang
berwenang, yang mengikat dan bersifat memaksa, demi terwujudnya ketertiban
masyarakat.
UU ITE No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik
(ITE), Undang-Undang No.40 Tahun 2008 tentang Penghapusan
Diskriminasi Ras dan Etnis, serta tindakan ketika ujaran kebencian
telah menyebabkan terjadinya konflik sosial.
Hukum
Pasal 40 ayat (2b) Undang-Undang No.19 Tahun 2016 Tentang
Perubahan Atas Undang-Undang No.11 Tahun 2008 tentang Informasi
dan Transaksi Elektronik, sampai Peraturan Menteri Komunikasi dan
Informatika No.19 Tahun 2014 tentang Penanganan Situs Bermuatan
Negatif.
Perspektif Teknologi
Memahami dan menggunakan ilmu pengetahuan dan
teknologi maka setiap insan manusia yang menggunakan
ilmu pengetahuan dan teknologi harus memahami dan
mendalami aturan-aturan atau etika yang terkait dengan
ilmu pengetahuan dan teknologi
Etika Profesi?
Selayang Pandang
Profesi dibedakan dengan pekerjaan oleh karena
persyaratan keahlian yang khusus, namun tidak dapat
disangkal bahwa sangat sulit untuk membedakan atau
memisahkan kedua istilah tersebut
Selayang Pandang 1/3
Etika berasal dari kata Yunani ethos, yang berarti
timbul dari kebiasaan. perspektif adalah tindakan,
sikap, atau perilaku seseorang.
https://stekom.ac.id/artikel/etika-sebagai-landasan-perilaku-sehari-hari
Selayang Pandang 2/3
Menurut Kansil dan Kansil (1997), Profesi dapat
dikategorikan kedalam 2 bagian yaitu, profesi pada
umumnya dan profesi yang luhur.
Profesi yang luhur adalah profesi yang pada hakikatnya
merupakan suatu pelayanan pada manusia atau masyarakat
Selayang Pandang 3/3
Seseorang yang melaksanakan profesinya harus
memiliki sifat-sifat, antara lain:
1) Harus menguasai ilmu pengetahuan yang terkait dengan
tugas dan tanggung jawabnya atau hard skills
2) Harus mampu menerapkan prinsip-prinsip etika atau soft
skills
3) Harus memiliki integritas yang tinggi
4) Harus mampu bekerja secara profesional.
Beberapa manfaat dari etika
Bila seseorang memiliki Etika terutama dalam suatu profesi
atau pekerjaan, maka akan memberikan manfaat:
1) Memiliki rasa tanggung jawab
2) Digunakan sebagai panduan.
3) Meningkatkan kredibilitas perusahaan atau organisasi Anda.
4) Pemeliharaan ketertiban dan keteraturan dalam suatu organisasi atau bisnis.
5) Menjadi kontrol sosial.
6) Dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
7) Melindungi hak-hak anggota yang bekerja.
8) Digunakan sebagai acuan pemecahan masalah internal dan eksternal.
Definisi
22
Secara spesifik pengertian etika adalah ilmu tentang sikap dan
kesusilaan individu dalam suatu lingkungan sosial, yang penuh
dengan aturan dan prinsip tentang apa yang dianggap sebagai
perilaku yang benar.
Etika adalah cabang dari aksiologi yaitu ilmu tentang nilai yang
menitikberatkan pencarian salah dan benar yang berhubungan
dengan moral dan immoral.
Definisi
Profesi adalah suatu pekerjaan yang mengharuskan
pelakunya memiliki pengetahuan tertentu yang
diperoleh melalui pendidikan formal dan ketrampilan
tertentu (berpengalaman)
Profesi adalah bidang usaha manusia berdasarkan
pengetahuan, dimana keahlian dan pengalaman
pelakunya diperlukan oleh masyarakat, menurut
Bulle
Etika Profesi?
Pengertian
Etika Profesi adalah bagian dari etika sosial yaitu
filsafat atau pemikiran rasional tentang kewajiban dan
tanggung jawab manusia sebagai anggota masyarakat
lebih khusus dalam profesi, menurut Susi, dkk
Prinsip
1) Bertanggung jawab,
2) Komitmen,
3) Kejujuran, dan
4) Hormat terhadap hak-hak orang lain (pekerja)
1. Etika Profesi Umum
2. Etika Profesi Khusus
Bagaimana dengan Etika Profesi Khusus?
Prinsip
2. Etika Profesi Khusus
a. Prinsip Standar Teknis
Setiap anggota profesi harus melaksanakan jasa profesionalnya yang relevan dengan bidang profesinya.
b. Prinsip Kompetensi
Setiap anggota profesi harus melaksanakan pekerjaan sesuai jasa profesionalnya dengan kehati-hatian,
kompetensi dan ketekunan.
c. Prinsip Tanggung Jawab Profesi
Dalam melaksanakan tanggungjawabnya, setiap anggota harus menggunakan pertimbangan moral dan
profesional.
d. Prinsip Kepentingan Publik
Setiap anggota berkewajiban senantiasa bertindak dalam kerangka pelayanan kepada publik, menghormati
kepercayaan publik.
e. Prinsip Integritas
Harus menjungjung tinggi nilai tanggung jawab profesional dengan integritas setinggi mungkin.
f. Prinsip Obyektifitas
Harus menjaga obyektifitas dan bebas dari benturan kepentingan dalam pemenuhan kewajibannya.
Kode Etik?
Menurut Bartens (1985), Kode etik profesi adalah norma yang
ditetapkan dan diterima oleh kelompok profesi yang
mengarahkan pada anggotanya dan sekaligus menjamin mutu
moral profesi itu dimata masyarakat
Definisi
Beberapa penyebab pelanggaran kode etik profesi di suatu
organisasi, menurut Yoel Hulu (2015)
1. Pengaruh Jabatan
2. Pengaruh masih lemahnya penegakan hukum
3. Tidak berjalannya kontrol dan pengawasan
4. Tidak lengkapnya sarana dan mekanisme (keluhan)
5. Rendahnya pengetahuan masyarakat
6. Kultur dan Kesadaran
7. Pengaruh sifat kekeluargaan (nepotisme)
Penyebab Pelanggaran
▪ Seorang sistem analis tidak boleh membuat sistem yang sulit dengan sengaja untuk
membingungkan atau tidak akurat.
▪ Seorang sistem analis tidak boleh menggunakan sistem yang telah ada sebelumnya dengan
hak cipta kecuali telah membeli atau telah meminta izin.
▪ Tidak boleh mencari keuntungan tambahan dari proyek yang didanai oleh pihak kedua tanpa
izin.
▪ Tidak boleh mencuri software khususnya development tools.
▪ Tidak boleh menerima dana tambahan dari berbagai pihak eksternal dalam suatu proyek
secara bersamaan kecuali mendapatkan izin.
▪ Tidak boleh membuat sistem yang dengan sengaja menjatuhkan sistem lain untuk
mengambil keuntungan dalam menaikkan status.
▪ Tidak boleh membeberkan data-data penting karyawan dalam perusahaan.
▪ Tidak pernah mengambil keuntungan dari pekerjaan orang lain.
▪ Tidak boleh mempermalukan profesinya
Kode etik seorang analis sistem
Kode Etik Seorang Developer
Berkontribusi untuk kehidupan masyarakat yang baik.
Menghindari hal-hal yang dapat membahayakan orang lain
Jujur dan dapat dipercaya
Memberikan penghargaan terhadap asset intelektual
Menghormati privasi orang lain
Menghormati kerahasiaan
Kode Etik Developer
Berkontribusi untuk kehidupan masyarakat yang baik.
Menghindari hal-hal yang dapat membahayakan orang lain
Jujur dan dapat dipercaya
Memberikan penghargaan terhadap asset intelektual
Menghormati privasi orang lain
Menghormati kerahasiaan
Etika profesi seorang web programmer
Berkewajiban untuk memastikan bahwa proyek yang dikerjakan
bisa selesai dan bisa digunakan oleh klien
Berkewajiban menjaga kerahasiaan data yang dibocorkan klien
selama pengembangan proyek web
Memandu dan melatih klien untuk dapat menggunakan web yang
telah selesai dikerjakan
Memastikan bahwa web yang telah tayang akan tetap dapat
digunakan seterusnya
Etika profesi seorang network engineer
Tidak boleh mengubah konfigurasi di dalam jaringan tanpa
sepengetahuan perusahaan.
Harus dapat mengamankan jaringan yang telah dibentuk untuk
melayani pengguna
Menambahkan software dan hardware yang dibutuhkan
Mencatat dan melaporkan permasalahan dalam komputer user di
dalam jaringan
Tidak membiarkan data-data perusahaan disabotase
Memiliki sikap disiplin dan tetap pada tugas yang telah dibuat
Etika profesi seorang technical engineer
Menerima tanggung jawab dalam pengambilan keputusan engineering yang taat asas pada
keamanan, kesehatan, dan kesejahteraan publik, dan segera menyatakan secara terbuka faktor-faktor
yang dapat membahayakan publik atau lingkungan.
Menghindari konflik interes nyata atau yang terperkirakan sedapat mungkin, dan membukakannya
pada para pihak yang terpengaruh ketika muncul.
Akan jujur dan realistis dalam menyatakan klaim atau perkiraan menurut data yang tersedia.
Menolak sogokan dalam segala bentuknya.
Mengembangkan pemahaman teknologi, aplikasi yang sesuai, dan kemungkinan konsekuensinya.
Menjaga dan mengembangkan kompetensi teknis dan mengambil tugas teknologi yang lain hanya bila
memiliki kualifikasi melalui pelatihan atau pengalaman, atau setelah menyatakan secara terbuka
keterbatasan relevansi kami
Mencari, menerima, dan menawarkan kritik perkerjaan teknis, mengakui dan memperbaiki kesalahan,
dan menghargai selayaknya kontribusi orang lain
Memperlakukan dengan adil semua orang tanpa bergantung pada faktor-faktor seperti ras, agama,
jenis kelamin, keterbatasan fisik, umur dan asal kebangsaan
Berupaya menghindari kecelakaan pada orang lain, milik, reputasi, atau pekerjaan dengan tindakan
salah atau maksud jahat
Membantu rekan sejawat dan rekan sekerja dalam pengembangan profesi
Kesimpulan
Kode Etik Profesi di bidang ICT dapat bervariasi tergantung pada organisasi atau
asosiasi profesi tertentu. Selain itu, perkembangan teknologi juga dapat
memengaruhi evolusi kode etik ini seiring waktu. Penting bagi profesional ICT
untuk selalu memahami dan mematuhi kode etik yang berlaku dalam konteks.
TUGAS INDIVIDU
1. Seorang Peneliti dalam melakukan/ melaksanakan penelitiannya
biasanya memiliki profesionalisme seorang peneliti. coba uraikan dan
jelaskan mengenai etika dan kode etik dalam melaksanakan penelitian?
2. Coba buatlah kode etik/ etika bila ingin melakukan komunikasi
dengan seorang dosen di tempat kuliah Anda, menurut pemikiran Anda
3. Seorang profesional IT bekerja di sebuah perusahaan teknologi besar
yang mengelola platform media sosial. Perusahaan ini memiliki akses
ke berbagai macam data pribadi pengguna, termasuk informasi pribadi,
aktivitas online, dan preferensi pengguna. Perusahaan tersebut
merencanakan untuk menggunakan data ini untuk meningkatkan
efektivitas iklan dan menargetkan pengguna dengan lebih tepat.
Analisalah dengan mempertimbangkan etika!
Referensi
Susi S., dkk. 2020. Etika Profesi Teknologi Informasi dan Komunikasi. Teknosain
https://stekom.ac.id/artikel/etika-sebagai-landasan-perilaku-sehari-hari
https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5878461/apa-itu-etika-ini-pengertian-fungsi-dan-
jenisnya
Unggul dan
Terpercaya
Jl. Raya Siliwangi No. 6 Rawa

Pembahasan Etika dan Kode Etik

  • 1.
    Semester Ganjil TA 2022/2023 Jl.Raya Siliwangi No. 6 Rawa Pengantar ICT Pertem uan
  • 2.
    KEMAMPUAN AKHIR CAPAIAN PEMBELAJARAN RPS2019 Mahasiswa mampu menjelaskan & memahami Etika dan Kode Etik dunia TIK
  • 3.
    Kajian/ Materi Menjelaskan tentang: -Etika -Etika Profesi -Kode Etik -Sudut pandang Etika dunia TIK
  • 4.
  • 5.
    Secara terminologi etikabisa disebut sebagai ilmu tentang baik dan buruk atau kata lainnya ialah teori tentang nilai. Konsep Dasar Etika disebut juga ilmu normatif, karena didalamnya mengandung norma dan nilai nilai yang dapat digunakan dalam kehidupan.
  • 6.
    Pandangan baik danburuk, dan hakikat nilai dalam kehidupan manusia sangat tergantung pada tiga hal mendasar yaitu: 1. Cara berpikir yang melandasi manusia dalam berprilaku 2. Cara berbudaya yang menjadi sendi berlakunya norma social 3. Cara merujuk kepada sumber-sumber nilai yang menjadi tujuan pokok dalam bertindak. Perspektif Masyarakat
  • 7.
    Etika merupakan sebuahrefleksi kritis dan rasional mengenai nilai dan norma moral yang menentukan dan terwujud dalam sikap serta pola perilaku hidup manusia baik sebagai pribadi maupun sebagai kelompok. Definisi
  • 8.
    1. Etika Deskriptif(bersifat kesusilaan) 2. Etika Normatif (bersifat riil) 3. Etika Deontologi (bersifat tindakan personal) 4. Etika Teleologi (bersifat tindakan berdasarkan tujuan) 5. Etika Keutamaan (pengembangan karakter moral) Klasifikasi Etika
  • 9.
    1. Etika Umum(sudut pandang) 2. Etika Khusus (norma) Klasifikasi Etika Menurut Sonny Keraf
  • 10.
    Faktor Pelanggaran Faktor yangmempengaruhi pelanggaran etika, antara lain: 1) Kebutuhan individu (KKN) 2) Tidak ada pedoman 3) Perilaku dan kebiasaan 4) Lingkungan tidak etis 5) Perilaku orang yang ditiru (primordialisme)
  • 11.
    Sanksi yang timbulatas pelanggaran Etika 1. Sanksi Sosial yaitu sanki yang berupa teguran dari masyarakat, pengucilan dari masyarakat. 2. Sanksi Hukum yaitu sanki berupa hukum pidana dan hukum perdata. Sanksi
  • 12.
    Norma adalah petunjuktingkah laku yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan dalam hidup sehari-hari, berdasarkan suatu alasan (motivasi) tertentu dengan disertai sanksi Norma Norma Agama merupakan aturan-aturan hidup yang berupa perintah-perintah dan laranganlarangan, yang oleh pemeluknya diyakini bersumber dari Tuhan Yang Maha Esa. Norma Kesusilaan Norma kesusilaan adalah aturan-aturan hidup tentang tingkah laku yang baik dan buruk, yang berupa “bisikan-bisikan” atau suara batin yang berasal dari hati nurani manusia.
  • 13.
    Norma Kesopanan Norma kesopananadalah aturan hidup bermasyarakat tentang tingkah laku yang baik dan tidak baik baik, patut dan tidak patut dilakukan, yang berlaku dalam suatu lingkungan masyarakat atau komunitas tertentu Norma Hukum Norma hukum adalah aturan-aturan yang dibuat oleh lembaga negara yang berwenang, yang mengikat dan bersifat memaksa, demi terwujudnya ketertiban masyarakat.
  • 14.
    UU ITE No.11Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Undang-Undang No.40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, serta tindakan ketika ujaran kebencian telah menyebabkan terjadinya konflik sosial. Hukum Pasal 40 ayat (2b) Undang-Undang No.19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, sampai Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No.19 Tahun 2014 tentang Penanganan Situs Bermuatan Negatif.
  • 15.
    Perspektif Teknologi Memahami danmenggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi maka setiap insan manusia yang menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi harus memahami dan mendalami aturan-aturan atau etika yang terkait dengan ilmu pengetahuan dan teknologi
  • 16.
  • 17.
    Selayang Pandang Profesi dibedakandengan pekerjaan oleh karena persyaratan keahlian yang khusus, namun tidak dapat disangkal bahwa sangat sulit untuk membedakan atau memisahkan kedua istilah tersebut
  • 18.
    Selayang Pandang 1/3 Etikaberasal dari kata Yunani ethos, yang berarti timbul dari kebiasaan. perspektif adalah tindakan, sikap, atau perilaku seseorang. https://stekom.ac.id/artikel/etika-sebagai-landasan-perilaku-sehari-hari
  • 19.
    Selayang Pandang 2/3 MenurutKansil dan Kansil (1997), Profesi dapat dikategorikan kedalam 2 bagian yaitu, profesi pada umumnya dan profesi yang luhur. Profesi yang luhur adalah profesi yang pada hakikatnya merupakan suatu pelayanan pada manusia atau masyarakat
  • 20.
    Selayang Pandang 3/3 Seseorangyang melaksanakan profesinya harus memiliki sifat-sifat, antara lain: 1) Harus menguasai ilmu pengetahuan yang terkait dengan tugas dan tanggung jawabnya atau hard skills 2) Harus mampu menerapkan prinsip-prinsip etika atau soft skills 3) Harus memiliki integritas yang tinggi 4) Harus mampu bekerja secara profesional.
  • 21.
    Beberapa manfaat darietika Bila seseorang memiliki Etika terutama dalam suatu profesi atau pekerjaan, maka akan memberikan manfaat: 1) Memiliki rasa tanggung jawab 2) Digunakan sebagai panduan. 3) Meningkatkan kredibilitas perusahaan atau organisasi Anda. 4) Pemeliharaan ketertiban dan keteraturan dalam suatu organisasi atau bisnis. 5) Menjadi kontrol sosial. 6) Dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 7) Melindungi hak-hak anggota yang bekerja. 8) Digunakan sebagai acuan pemecahan masalah internal dan eksternal.
  • 22.
    Definisi 22 Secara spesifik pengertianetika adalah ilmu tentang sikap dan kesusilaan individu dalam suatu lingkungan sosial, yang penuh dengan aturan dan prinsip tentang apa yang dianggap sebagai perilaku yang benar. Etika adalah cabang dari aksiologi yaitu ilmu tentang nilai yang menitikberatkan pencarian salah dan benar yang berhubungan dengan moral dan immoral.
  • 23.
    Definisi Profesi adalah suatupekerjaan yang mengharuskan pelakunya memiliki pengetahuan tertentu yang diperoleh melalui pendidikan formal dan ketrampilan tertentu (berpengalaman) Profesi adalah bidang usaha manusia berdasarkan pengetahuan, dimana keahlian dan pengalaman pelakunya diperlukan oleh masyarakat, menurut Bulle
  • 24.
  • 25.
    Pengertian Etika Profesi adalahbagian dari etika sosial yaitu filsafat atau pemikiran rasional tentang kewajiban dan tanggung jawab manusia sebagai anggota masyarakat lebih khusus dalam profesi, menurut Susi, dkk
  • 26.
    Prinsip 1) Bertanggung jawab, 2)Komitmen, 3) Kejujuran, dan 4) Hormat terhadap hak-hak orang lain (pekerja) 1. Etika Profesi Umum 2. Etika Profesi Khusus Bagaimana dengan Etika Profesi Khusus?
  • 27.
    Prinsip 2. Etika ProfesiKhusus a. Prinsip Standar Teknis Setiap anggota profesi harus melaksanakan jasa profesionalnya yang relevan dengan bidang profesinya. b. Prinsip Kompetensi Setiap anggota profesi harus melaksanakan pekerjaan sesuai jasa profesionalnya dengan kehati-hatian, kompetensi dan ketekunan. c. Prinsip Tanggung Jawab Profesi Dalam melaksanakan tanggungjawabnya, setiap anggota harus menggunakan pertimbangan moral dan profesional. d. Prinsip Kepentingan Publik Setiap anggota berkewajiban senantiasa bertindak dalam kerangka pelayanan kepada publik, menghormati kepercayaan publik. e. Prinsip Integritas Harus menjungjung tinggi nilai tanggung jawab profesional dengan integritas setinggi mungkin. f. Prinsip Obyektifitas Harus menjaga obyektifitas dan bebas dari benturan kepentingan dalam pemenuhan kewajibannya.
  • 28.
  • 29.
    Menurut Bartens (1985),Kode etik profesi adalah norma yang ditetapkan dan diterima oleh kelompok profesi yang mengarahkan pada anggotanya dan sekaligus menjamin mutu moral profesi itu dimata masyarakat Definisi
  • 30.
    Beberapa penyebab pelanggarankode etik profesi di suatu organisasi, menurut Yoel Hulu (2015) 1. Pengaruh Jabatan 2. Pengaruh masih lemahnya penegakan hukum 3. Tidak berjalannya kontrol dan pengawasan 4. Tidak lengkapnya sarana dan mekanisme (keluhan) 5. Rendahnya pengetahuan masyarakat 6. Kultur dan Kesadaran 7. Pengaruh sifat kekeluargaan (nepotisme) Penyebab Pelanggaran
  • 31.
    ▪ Seorang sistemanalis tidak boleh membuat sistem yang sulit dengan sengaja untuk membingungkan atau tidak akurat. ▪ Seorang sistem analis tidak boleh menggunakan sistem yang telah ada sebelumnya dengan hak cipta kecuali telah membeli atau telah meminta izin. ▪ Tidak boleh mencari keuntungan tambahan dari proyek yang didanai oleh pihak kedua tanpa izin. ▪ Tidak boleh mencuri software khususnya development tools. ▪ Tidak boleh menerima dana tambahan dari berbagai pihak eksternal dalam suatu proyek secara bersamaan kecuali mendapatkan izin. ▪ Tidak boleh membuat sistem yang dengan sengaja menjatuhkan sistem lain untuk mengambil keuntungan dalam menaikkan status. ▪ Tidak boleh membeberkan data-data penting karyawan dalam perusahaan. ▪ Tidak pernah mengambil keuntungan dari pekerjaan orang lain. ▪ Tidak boleh mempermalukan profesinya Kode etik seorang analis sistem
  • 32.
    Kode Etik SeorangDeveloper Berkontribusi untuk kehidupan masyarakat yang baik. Menghindari hal-hal yang dapat membahayakan orang lain Jujur dan dapat dipercaya Memberikan penghargaan terhadap asset intelektual Menghormati privasi orang lain Menghormati kerahasiaan
  • 33.
    Kode Etik Developer Berkontribusiuntuk kehidupan masyarakat yang baik. Menghindari hal-hal yang dapat membahayakan orang lain Jujur dan dapat dipercaya Memberikan penghargaan terhadap asset intelektual Menghormati privasi orang lain Menghormati kerahasiaan
  • 34.
    Etika profesi seorangweb programmer Berkewajiban untuk memastikan bahwa proyek yang dikerjakan bisa selesai dan bisa digunakan oleh klien Berkewajiban menjaga kerahasiaan data yang dibocorkan klien selama pengembangan proyek web Memandu dan melatih klien untuk dapat menggunakan web yang telah selesai dikerjakan Memastikan bahwa web yang telah tayang akan tetap dapat digunakan seterusnya
  • 35.
    Etika profesi seorangnetwork engineer Tidak boleh mengubah konfigurasi di dalam jaringan tanpa sepengetahuan perusahaan. Harus dapat mengamankan jaringan yang telah dibentuk untuk melayani pengguna Menambahkan software dan hardware yang dibutuhkan Mencatat dan melaporkan permasalahan dalam komputer user di dalam jaringan Tidak membiarkan data-data perusahaan disabotase Memiliki sikap disiplin dan tetap pada tugas yang telah dibuat
  • 36.
    Etika profesi seorangtechnical engineer Menerima tanggung jawab dalam pengambilan keputusan engineering yang taat asas pada keamanan, kesehatan, dan kesejahteraan publik, dan segera menyatakan secara terbuka faktor-faktor yang dapat membahayakan publik atau lingkungan. Menghindari konflik interes nyata atau yang terperkirakan sedapat mungkin, dan membukakannya pada para pihak yang terpengaruh ketika muncul. Akan jujur dan realistis dalam menyatakan klaim atau perkiraan menurut data yang tersedia. Menolak sogokan dalam segala bentuknya. Mengembangkan pemahaman teknologi, aplikasi yang sesuai, dan kemungkinan konsekuensinya. Menjaga dan mengembangkan kompetensi teknis dan mengambil tugas teknologi yang lain hanya bila memiliki kualifikasi melalui pelatihan atau pengalaman, atau setelah menyatakan secara terbuka keterbatasan relevansi kami Mencari, menerima, dan menawarkan kritik perkerjaan teknis, mengakui dan memperbaiki kesalahan, dan menghargai selayaknya kontribusi orang lain Memperlakukan dengan adil semua orang tanpa bergantung pada faktor-faktor seperti ras, agama, jenis kelamin, keterbatasan fisik, umur dan asal kebangsaan Berupaya menghindari kecelakaan pada orang lain, milik, reputasi, atau pekerjaan dengan tindakan salah atau maksud jahat Membantu rekan sejawat dan rekan sekerja dalam pengembangan profesi
  • 37.
    Kesimpulan Kode Etik Profesidi bidang ICT dapat bervariasi tergantung pada organisasi atau asosiasi profesi tertentu. Selain itu, perkembangan teknologi juga dapat memengaruhi evolusi kode etik ini seiring waktu. Penting bagi profesional ICT untuk selalu memahami dan mematuhi kode etik yang berlaku dalam konteks.
  • 38.
    TUGAS INDIVIDU 1. SeorangPeneliti dalam melakukan/ melaksanakan penelitiannya biasanya memiliki profesionalisme seorang peneliti. coba uraikan dan jelaskan mengenai etika dan kode etik dalam melaksanakan penelitian? 2. Coba buatlah kode etik/ etika bila ingin melakukan komunikasi dengan seorang dosen di tempat kuliah Anda, menurut pemikiran Anda 3. Seorang profesional IT bekerja di sebuah perusahaan teknologi besar yang mengelola platform media sosial. Perusahaan ini memiliki akses ke berbagai macam data pribadi pengguna, termasuk informasi pribadi, aktivitas online, dan preferensi pengguna. Perusahaan tersebut merencanakan untuk menggunakan data ini untuk meningkatkan efektivitas iklan dan menargetkan pengguna dengan lebih tepat. Analisalah dengan mempertimbangkan etika!
  • 39.
    Referensi Susi S., dkk.2020. Etika Profesi Teknologi Informasi dan Komunikasi. Teknosain https://stekom.ac.id/artikel/etika-sebagai-landasan-perilaku-sehari-hari https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5878461/apa-itu-etika-ini-pengertian-fungsi-dan- jenisnya
  • 40.
    Unggul dan Terpercaya Jl. RayaSiliwangi No. 6 Rawa