ETIKA PROFESI
SYAFIATUN SIREGAR
RUMILLA HARAHAP
ETIKA
2
Etik atau etika berasal dari kata ethos (bahasa
Yunani) yang berarti karakter, watak, kesusilaan
atau adat. Etika akan berkaitan dengan konsep
yang dimiliki oleh individu ataupun kelompok
untuk menilai apakah tindakan-tindakan yang
telah dikerjakan itu :
BENAR atau SALAH
BAIK atau BURUK
Etika memberikan semacam standar yang
mengatur bagaimana seharusnya seseorang
melakukan suatu tindakan
Baik
Sesuatu yang
mendatangk
an rahmat,
keberkahan,
perasaan
senang atau
bahagia
Buruk
Segala sesuatu
yang tercela,
perbuatan buruk
berarti perbuatan
yang
bertentangan
dengan norma-
norma
masyarakat yang
berlaku
KEGUNAAN
ETIKA
1. Mengambil sikap yang wajar dalam suasana
perbedaan
2. Memahami adanya perbedaan (suku,
budaya, agama, prinsip, dll)
3. Mampu menyesuaikan dengan dampak
modernisasi yang membawa perubahan
yang berbeda
4. Penuntun kehidupan
PRINSIP ETIKA
1.Prinsip Keindahan: Etika manusia berkaitan dengan nilai-nilai
keindahan
2.Prinsip Persamaan: Hakekat manusia menghendaki adanya
persamaan antara manusia satu dengan yang lain.
3.Prinsip Kebaikan: Segala sesuatu yang menimbulkan pujian.
Manusia kebaikan tatanan sosial, ilmu pengetahuan, agama
dll
4.Prinsip Keadilan: Adanya kemauan yang tetap dan kekal
untuk memberikan kepada setiap orang apa yang semestinya.
5.Prinsip Kebebasan: Menginginkan keleluasaan bertindak
berdasarkan pilihan.
6.Prinsip Kebenaran: Segala sesuatu harus dapat dibuktikan
kebenarannya
2 MACAM ETIKA
1. Etika Deskriptif
Merupakan etika yang berbicara mengenai fakta
yaitu nilai dan pola prilaku yang membudaya di
masyarakat
Berkaitan dengan membuat/ mengambil
keputusan
2. Etika Normatif
 Merupakan etika yang memberikan penilaian
atau himbauan tentang bagaimana harus bertindak
sesuai dengan norma yang berlaku
Berkaitan dengan tindakan untuk melakukan atau
tidak melakukan
ETIKA ≠ ETIKET
Etiket adalah sopan santun, misal bertutur kata
yang lembut.
Contoh : Ada pejabat yang bertutur kata lembut.
Tapi ternyata melakukan tindak pidana korupsi.
Pejabat itu beretiket baik karena tutur katanya
lembut, namun tidak mempunyai etika karena
melakukan tindak korupsi.
• Berasal dari bahasa
Yunani “Ethos” yang
artinya
watak/karakter/adat
kebiasaan
• Menyangkut suatu
perbuatan boleh atau
tidak, benar atau salah
• Berlaku kapan saja
• Absolut
• Memandang manusia
secara lahir dan bathin
• Berasal dari Bahasa
Inggris “Ethics” dan
Perancis “Etiquette” yang
artinya sopan santun
• Menyangkut cara
melakukan sesuatu
kepada orang lain
• Berlaku jika ada saksi
• Relatif
• Hanya memandang
lahirnya saja
Etika
Etike
t
mengatur perilaku
manusia secara
NORMATIF, artinya
memberi NORMA bagi
perilaku manusia dan
dengan demikian
menyatakan apa yang
harus dilakukan dan apa
yang tidak boleh
dilakukan
NORMA = NILAI = KAIDAH
Norm
a
Huku
m
Agama
Moral
Sopan
santun
TUJUAN ETIKA
PROFESI
1. Menghormati martabat pada sebuah profesi.
2. Melindungi serta menjamin kesejahteraan anggota pada tiap-
tiap profesi.
3. Meningkatkan dedikasi pada profesi itu sendiri dan juga
perusahaan.
4. Menambah kualitas atau kualifikasi kerja pada profesi tertentu.
5. Menentukan standar baku untuk profesi.
6. Memperbaiki mutu organisasi sehingga menjadi lebih andal dan
terpercaya.
PEKERJAAN DAN PROFESI
PEKERJAAN
Suatu aktivitas manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
PROFESI
1.Pekerjaan yang mengharuskan pelakunya memiliki
pengetahuan yang diperoleh dari pendidikan formal, keahlian
dan ketrampilan tertentu yang diperoleh melalui praktek dan
pengalaman kerja pada orang yang terlebih dahulu menguasai
keahlian tersebut.
2.Profesi adalah bagian dari pekerjaan.
3.Tidak semua pekerjaan adalah profesi.
4.Profesi mempunyai karakteristik sendiri yg membedakannya
ETIKA, PROFESI DAN
PROFESIONALISME
Etika
Profesi
Profesionalisme
Berasal dari
Bahasa Yunani
“Ethos” yang
berarti watak
kesusilaan,
karakter, atau
adat kebiasaan
Merupakan suatu
jabatan atau
pekerjaan yang
menuntut
keahlian atau
keterampilan dari
pelakunya
“Profesionalisme”
adalah sebutan yang
mengacu kepada
sikap mental dalam
bentuk komitmen
dari para anggota
suatu profesi untuk
senantiasa
mewujudkan dan
meningkatkan
kualitas
profesionalnya
ETIKA PROFESI MENCAKUP
14
KODE ETIK
Kode etik
menjelaskan nilai-
nilai yang
diharapkan dari
para profesional
dan menjelaskan
standar perilaku
yang diharapkan
KEPERCAYAAN
PUBLIK
Profesional harus
bertanggung jawab
untuk memelihara
reputasi dan integritas
profesi dalam
menjalankan tugas-
tugas dengan
kejujuran, kecerdasan,
dan keahlian yang
diperlukan.
KEPENTINGAN
KLIEN
Profesional harus
memberikan
prioritas kepada
kepentingan klien
INTEGRITAS DAN
PROFESIONALISME
Profesional harus
berperilaku secara
jujur, adil, dan
konsisten dengan
nilai-nilai moral dan
standar etika yang
diterima dalam
profesinya
TANGGUNG
JAWAB SOSIAL
Profesional diharapkan
mempertimbangkan
dampak sosial,
lingkungan, dan
kesejahteraan umum
dalam pengambilan
keputusan
MANFAAT ETIKA PROFESI
15
1. INTEGRITAS PROFESI
2. PERLINDUNGAN KLIEN KEPUTUSAN
YANG BERTANGGUNG JAWAB
3. PEMBANGUNAN PROFESIONALISME
4. KEPERCAYAAN PUBLIK
5. TANGGUNG JAWAB SOSIAL
16
PRINSIP ETIKA
PROFESI
1. INTEGRITAS
2. KOMPETENSI
3. KEPERCAYAAN DAN KERAHASIAAN
4. KEPENTINGAN KLIEN
5. OBJEKTIVITAS DAN KEADILAN
6. TANGGUNG JAWAB SOSIAL
SKILL ETIKA PROFESI
17
KESADARAN ETIS
Kemampuan untuk
mengenali dan
memahami isu-isu
etis yang muncul
dalam konteks
profesi Anda.
PEMIKIRAN KRITIS
Kemampuan untuk
menganalisis secara kritis
situasi, mengidentifikasi
konsekuensi yang
mungkin, dan
mempertimbangkan
berbagai sudut pandang
yang berbeda
PENGETAHUAN
PROFESIONAL
Kemampuan untuk
memahami dan
menguasai
pengetahuan dan
keterampilan yang
relevan dengan
profesimu
SKILL ETIKA PROFESI
18
EMPATI
Kemampuan untuk
memahami dan
merasakan perspektif,
perasaan, dan
kebutuhan klien Anda
KOMUNIKASI
EFEKTIF
Kemampuan untuk
berkomunikasi dengan
jelas, terbuka, dan
terbuka mengenai isu-isu
etis
KEPUTUSAN ETIS
Kemampuan untuk
mengambil keputusan
yang etis berdasarkan
pertimbangan moral
yang matang
SKILL ETIKA PROFESI
19
ETIKA DIGITAL
Kemampuan untuk
memahami dan
mengikuti prinsip-
prinsip etika yang
terkait dengan
penggunaan teknologi
dan media sosial
TANGGUNG JAWAB
PROFESIONAL
Kemampuan untuk
mengenali dan
melaksanakan tanggung
jawab yang melekat pada
profesi Anda
PEKA, SIKAP POSITIF,
PERCAYA DIRI DAN
REKAN KERJA.
Profesionalisme ditunjukkan
dengan peka terhadap
lingkungan sekitar, seperti
lingkungan kerja.
S
U
M
M
A
R
Y
20
1. Etika ialah ilmu tentang masalah perbuatan atau tingkah laku manusia,
mana yang baik dan mana yang buruk dengan memperlihatkan amal
perbuatan manusia sejauh yang dapat dicerna akal pikiran.
2. Sumber nilai etika yaitu Agama, Filosoofi, Pengalaman dan
perkembangan budaya serta bersumber dari hukum.
3. Etika berfungsi sebagai pedoman dalam melakukan tingkah laku, menjadi
batasan-batasan atas suatu perbuatan yang fungsinya adalah
menciptakan suatu ketentraman bagi para individu selaku unsur
terkecil dalam masyarakat.
4. Etika bertujuan menciptakan konsepsi yang sama mengenai penilaian
baik buruk Tindakan manusia, mengarahkan perkembangan masyarakat
menuju hubungan yang harmonis, tertib, teratur, dan damai
5. Etika bermanfaat membantu manusia untuk mengambil sikap secara
tepat dalam menjalani hidup.
6. Etika membantu untuk mengambil keputusan tentang tindakan apa yang
perlu dilakukan dan apa yang perlu dipahami bersama bahwa etika ini
dapat diterapkan dalam segala aspek atau sisi kehidupan kita.
THANK YOU

Etika Profesi bagi mahasiswa (pertemuan 1)

  • 1.
  • 2.
    ETIKA 2 Etik atau etikaberasal dari kata ethos (bahasa Yunani) yang berarti karakter, watak, kesusilaan atau adat. Etika akan berkaitan dengan konsep yang dimiliki oleh individu ataupun kelompok untuk menilai apakah tindakan-tindakan yang telah dikerjakan itu : BENAR atau SALAH BAIK atau BURUK Etika memberikan semacam standar yang mengatur bagaimana seharusnya seseorang melakukan suatu tindakan
  • 3.
    Baik Sesuatu yang mendatangk an rahmat, keberkahan, perasaan senangatau bahagia Buruk Segala sesuatu yang tercela, perbuatan buruk berarti perbuatan yang bertentangan dengan norma- norma masyarakat yang berlaku
  • 4.
    KEGUNAAN ETIKA 1. Mengambil sikapyang wajar dalam suasana perbedaan 2. Memahami adanya perbedaan (suku, budaya, agama, prinsip, dll) 3. Mampu menyesuaikan dengan dampak modernisasi yang membawa perubahan yang berbeda 4. Penuntun kehidupan
  • 5.
    PRINSIP ETIKA 1.Prinsip Keindahan:Etika manusia berkaitan dengan nilai-nilai keindahan 2.Prinsip Persamaan: Hakekat manusia menghendaki adanya persamaan antara manusia satu dengan yang lain. 3.Prinsip Kebaikan: Segala sesuatu yang menimbulkan pujian. Manusia kebaikan tatanan sosial, ilmu pengetahuan, agama dll 4.Prinsip Keadilan: Adanya kemauan yang tetap dan kekal untuk memberikan kepada setiap orang apa yang semestinya. 5.Prinsip Kebebasan: Menginginkan keleluasaan bertindak berdasarkan pilihan. 6.Prinsip Kebenaran: Segala sesuatu harus dapat dibuktikan kebenarannya
  • 6.
    2 MACAM ETIKA 1.Etika Deskriptif Merupakan etika yang berbicara mengenai fakta yaitu nilai dan pola prilaku yang membudaya di masyarakat Berkaitan dengan membuat/ mengambil keputusan 2. Etika Normatif  Merupakan etika yang memberikan penilaian atau himbauan tentang bagaimana harus bertindak sesuai dengan norma yang berlaku Berkaitan dengan tindakan untuk melakukan atau tidak melakukan
  • 7.
    ETIKA ≠ ETIKET Etiketadalah sopan santun, misal bertutur kata yang lembut. Contoh : Ada pejabat yang bertutur kata lembut. Tapi ternyata melakukan tindak pidana korupsi. Pejabat itu beretiket baik karena tutur katanya lembut, namun tidak mempunyai etika karena melakukan tindak korupsi.
  • 8.
    • Berasal daribahasa Yunani “Ethos” yang artinya watak/karakter/adat kebiasaan • Menyangkut suatu perbuatan boleh atau tidak, benar atau salah • Berlaku kapan saja • Absolut • Memandang manusia secara lahir dan bathin • Berasal dari Bahasa Inggris “Ethics” dan Perancis “Etiquette” yang artinya sopan santun • Menyangkut cara melakukan sesuatu kepada orang lain • Berlaku jika ada saksi • Relatif • Hanya memandang lahirnya saja
  • 9.
    Etika Etike t mengatur perilaku manusia secara NORMATIF,artinya memberi NORMA bagi perilaku manusia dan dengan demikian menyatakan apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan
  • 10.
    NORMA = NILAI= KAIDAH Norm a Huku m Agama Moral Sopan santun
  • 11.
    TUJUAN ETIKA PROFESI 1. Menghormatimartabat pada sebuah profesi. 2. Melindungi serta menjamin kesejahteraan anggota pada tiap- tiap profesi. 3. Meningkatkan dedikasi pada profesi itu sendiri dan juga perusahaan. 4. Menambah kualitas atau kualifikasi kerja pada profesi tertentu. 5. Menentukan standar baku untuk profesi. 6. Memperbaiki mutu organisasi sehingga menjadi lebih andal dan terpercaya.
  • 12.
    PEKERJAAN DAN PROFESI PEKERJAAN Suatuaktivitas manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. PROFESI 1.Pekerjaan yang mengharuskan pelakunya memiliki pengetahuan yang diperoleh dari pendidikan formal, keahlian dan ketrampilan tertentu yang diperoleh melalui praktek dan pengalaman kerja pada orang yang terlebih dahulu menguasai keahlian tersebut. 2.Profesi adalah bagian dari pekerjaan. 3.Tidak semua pekerjaan adalah profesi. 4.Profesi mempunyai karakteristik sendiri yg membedakannya
  • 13.
    ETIKA, PROFESI DAN PROFESIONALISME Etika Profesi Profesionalisme Berasaldari Bahasa Yunani “Ethos” yang berarti watak kesusilaan, karakter, atau adat kebiasaan Merupakan suatu jabatan atau pekerjaan yang menuntut keahlian atau keterampilan dari pelakunya “Profesionalisme” adalah sebutan yang mengacu kepada sikap mental dalam bentuk komitmen dari para anggota suatu profesi untuk senantiasa mewujudkan dan meningkatkan kualitas profesionalnya
  • 14.
    ETIKA PROFESI MENCAKUP 14 KODEETIK Kode etik menjelaskan nilai- nilai yang diharapkan dari para profesional dan menjelaskan standar perilaku yang diharapkan KEPERCAYAAN PUBLIK Profesional harus bertanggung jawab untuk memelihara reputasi dan integritas profesi dalam menjalankan tugas- tugas dengan kejujuran, kecerdasan, dan keahlian yang diperlukan. KEPENTINGAN KLIEN Profesional harus memberikan prioritas kepada kepentingan klien INTEGRITAS DAN PROFESIONALISME Profesional harus berperilaku secara jujur, adil, dan konsisten dengan nilai-nilai moral dan standar etika yang diterima dalam profesinya TANGGUNG JAWAB SOSIAL Profesional diharapkan mempertimbangkan dampak sosial, lingkungan, dan kesejahteraan umum dalam pengambilan keputusan
  • 15.
    MANFAAT ETIKA PROFESI 15 1.INTEGRITAS PROFESI 2. PERLINDUNGAN KLIEN KEPUTUSAN YANG BERTANGGUNG JAWAB 3. PEMBANGUNAN PROFESIONALISME 4. KEPERCAYAAN PUBLIK 5. TANGGUNG JAWAB SOSIAL
  • 16.
    16 PRINSIP ETIKA PROFESI 1. INTEGRITAS 2.KOMPETENSI 3. KEPERCAYAAN DAN KERAHASIAAN 4. KEPENTINGAN KLIEN 5. OBJEKTIVITAS DAN KEADILAN 6. TANGGUNG JAWAB SOSIAL
  • 17.
    SKILL ETIKA PROFESI 17 KESADARANETIS Kemampuan untuk mengenali dan memahami isu-isu etis yang muncul dalam konteks profesi Anda. PEMIKIRAN KRITIS Kemampuan untuk menganalisis secara kritis situasi, mengidentifikasi konsekuensi yang mungkin, dan mempertimbangkan berbagai sudut pandang yang berbeda PENGETAHUAN PROFESIONAL Kemampuan untuk memahami dan menguasai pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan profesimu
  • 18.
    SKILL ETIKA PROFESI 18 EMPATI Kemampuanuntuk memahami dan merasakan perspektif, perasaan, dan kebutuhan klien Anda KOMUNIKASI EFEKTIF Kemampuan untuk berkomunikasi dengan jelas, terbuka, dan terbuka mengenai isu-isu etis KEPUTUSAN ETIS Kemampuan untuk mengambil keputusan yang etis berdasarkan pertimbangan moral yang matang
  • 19.
    SKILL ETIKA PROFESI 19 ETIKADIGITAL Kemampuan untuk memahami dan mengikuti prinsip- prinsip etika yang terkait dengan penggunaan teknologi dan media sosial TANGGUNG JAWAB PROFESIONAL Kemampuan untuk mengenali dan melaksanakan tanggung jawab yang melekat pada profesi Anda PEKA, SIKAP POSITIF, PERCAYA DIRI DAN REKAN KERJA. Profesionalisme ditunjukkan dengan peka terhadap lingkungan sekitar, seperti lingkungan kerja.
  • 20.
    S U M M A R Y 20 1. Etika ialahilmu tentang masalah perbuatan atau tingkah laku manusia, mana yang baik dan mana yang buruk dengan memperlihatkan amal perbuatan manusia sejauh yang dapat dicerna akal pikiran. 2. Sumber nilai etika yaitu Agama, Filosoofi, Pengalaman dan perkembangan budaya serta bersumber dari hukum. 3. Etika berfungsi sebagai pedoman dalam melakukan tingkah laku, menjadi batasan-batasan atas suatu perbuatan yang fungsinya adalah menciptakan suatu ketentraman bagi para individu selaku unsur terkecil dalam masyarakat. 4. Etika bertujuan menciptakan konsepsi yang sama mengenai penilaian baik buruk Tindakan manusia, mengarahkan perkembangan masyarakat menuju hubungan yang harmonis, tertib, teratur, dan damai 5. Etika bermanfaat membantu manusia untuk mengambil sikap secara tepat dalam menjalani hidup. 6. Etika membantu untuk mengambil keputusan tentang tindakan apa yang perlu dilakukan dan apa yang perlu dipahami bersama bahwa etika ini dapat diterapkan dalam segala aspek atau sisi kehidupan kita.
  • 21.