Dokumen ini menjelaskan perkembangan pra-aksara di Indonesia, mencakup empat zaman: Paleolitikum, Mesolitikum, Neolitikum, dan Megalitikum, serta transisi ke zaman logam. Setiap zaman ditandai oleh perkembangan alat dan teknologi, perubahan sosial, serta tempat tinggal masyarakat, mulai dari nomaden di Paleolitikum hingga kehidupan agraris di Neolitikum. Dalam periode Megalitikum, masyarakat menciptakan bangunan besar, dan pada zaman logam, mulai mengenal teknik pengolahan logam dan pembagian kerja yang lebih maju.