OLEH :
Drs.Marmayadi
SMA N 1 TELADAN YOGYAKARTA
Sekilas tentang orde
baru .. Orde Baru adalah sebutan bagi
masa
pemerintahan Soeharto. Dalam
masa orde baru, Soeharto
memutuskan perbaikan dan
perkembangan ekonomi sebagai
tujuan utamanya dan menempuh
kebijakannya melalui struktur
administratif yang didominasi
militer namun dengan nasehat
dari ahli ekonomi didikan Barat.
Kebijakan ini berdampak baik dan
buruk bagi Indonesia. Apa saja
kelebihan Orde Baru
*di bidangkesehatan
Pemerintah memulai
kampanye Keluarga
Berencana (KB) untuk
mengurangi kepadatan
penduduk. Program ini
dinilai sukses oleh
berbagai pihak hingga
PBB memberikan
penghargaan kepada
Indonesia dan
menjadikannya sebagai
negara percontohan.
*dibidangekonomi
Pendapatan Perkapita Naik
Pendapatan per kapita nasional berhasil
ditingkatkan dari tahun 1967 yang hanya 200
US$ naik menjadi 2000 US$ pada tahun 1997.
*di bidangpangan
Berhasil
melaksanakan
swasembada
pangan. Pada tahun
1969 Indonesia
hanya memproduksi
beras sekitar 12,2
juta ton beras
tetapi tahun 1984
bisa mencapai 25,8
juta ton.
*
Sukses Melaksanakan 6 kali Pemilu (5 Tahun
Sekali)
3 Juli 1971 ; 2 Mei 1977 ; 4 Mei 1982 ; 23 April
1987 ;
9 Juni 1992 , 29 Mei 1997
*di bidangpolitik
Indonesia Kembali Menjadi Anggota PBB
28 September 1966 Indonesia kembali
menjadi anggota PBB. Sebelumnya pada masa
Demokrasi Terpimpin Indonesia pernah keluar
dari PBB sebab Malaysia diterima menjadi
anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.
*di bidangpolitik
Normalisasi hubungan dengan Malaysia
11 Agustus 1966, Indonesia melaksanakan
persetujuan normalisasi hubungan dengan
Malaysia yang pernah putus sejak tanggal 17
September 1963. Persetujuan normalisasi ini
merupakan hasil Persetujuan Bangkok tanggal
29 Mei sampai tanggal 1 Juni 1966.
*di bidangpolitik
Berperan dalam Pembentukan ASEAN
Indonesia menjadi salah satu negara pelopor
berdirinya ASEAN. Menteri Luar Negeri
Indonesia Adam Malik bersama menteri luar
negeri/perdana menteri Malaysia, Filipina,
Singapura, dan Thailand menandatangi
kesepakatan yang disebut Deklarasi Bangkok
pada tanggal 8 Agustus 1967 yang menjadi
awal berdirinya organisasi ASEAN.
*di bidangpolitik
** Berhasil Melaksanakan
GNOTA (Gerakan
Nasional Orang Tua
Asuh)
**Berhasil Melaksanakan
Transmigrasi
*di bidangsosial
*repelita
Pelita I (1 April ’69-31 Maret ’74)
- Tujuan : Untuk meningkatkan taraf hidup rakyat
-Titik berat: sektor pertanian & industri pertanian
-Diberikan penghargaan Parasamnya Purnakarya
Nugraha = penghargaan bagi daerah yg berhasil
dalam pembangunan
Pelita II (1 April ’74-31 Maret
’79)
- Tujuan : Untuk memperluas kesempatan
kerja, menyediakan pangan, sandang,
perumahan, serta sarana dan prasarana
-Titik berat: sektor pertanian &
peningkatan industri pengolahan bahan
mentah menjadi bahan baku
*repelita
Pelita III (1 April ’79-31 Maret ’84)
-Titik berat: pembangunan sektor pertanian menuju
swasembada pangan & meningkatkan industri
pengolahan bahan baku menjadi bahan jadi
-Trilogi Pembangunan:
a. Stabilitas Nasional yang Sehat
b. Pertumbuhan Ekonomi yang Cukup Tinggi
c. Pemerataan Pembangunan dan Hasil-hasilnya
Menuju Terciptanya Keadilan Sosial Bagi Seluruh
Rakyat
*repelita
4.Pelita IV (1 April ’84-31 Maret ’89)
-Titik berat: sektor pertanian, untuk swasembada
pangan & meningkatkan industri yg menghasilkan mesin
industri sendiri
-Keberhasilan yg dicapai pada Pelita IV:
> Swasembada Pangan.
> Melaksanakan Program KB (Keluarga Berencana)
> Rumah Untuk Keluarga.
*repelita
5.Pelita V (1 April ’89-31 Maret ’94)
-Titik berat: sektor pertanian & industri untuk
memantapkan swasembada pangan, meningkatkan
produksi pertanian, menghasilkan barang ekspor
*repelita
-Pelita VI yang seharusnya berakhir pada
th ’99 harus berhenti di tengah jalan karena
terjadinya kerusuhan di akhir th ’97 yg kemudian
berlanjut menjadi krisis ekonomi.
kekuranganOrde Baru
• Terjadi kesenjangan
antara masyarakat
yang kaya dengan
yang miskin
• KKN
(Kolusi,Korupsi,danNe
potisme) merajalela
Pembangunan nasional
yang menyimpang
banyak menimbulkan
KKN.
•Tidak mampu
mengatasi krisis
moneter
•Kebebasan pers
dibatasi
Pers dikekang, jika
sedikit saja
mengkritik
pemerintah, media
massa bisa dibredel /
ditutup.
• Kecemburuan antara penduduk setempat dengan
para transmigran yang memperoleh tunjangan
pemerintah yang cukup besar pada tahun-tahun
pertamanya
• Pelanggaran HAM kepada masyarakat non pribumi
(terutama masyarakat Tionghoa)
• Oposisi diharamkan
• Penggunaan kekerasan untuk menciptakan keamanan,
antara lain dengan program "Penembakan Misterius“
• Tidak ada rencana suksesi (penurunan kekuasaan ke
pemerintah/presiden selanjutnya)
• Menurunnya kualitas birokrasi Indonesia yang
terjangkit penyakit Asal Bapak Senang, hal ini
kesalahan paling fatal Orde Baru karena tanpa
birokrasi yang efektif negara pasti hancur.
• Menurunnya kualitas tentara karena level elit terlalu
sibut berpolitik sehingga kurang memperhatikan
kesejahteraan anak buah.
berakhirnyaOrdeBaru
Penyebab utama : krisis moneter tahun 1997.
Kokbisa??
Sejak tahun 1997 kondisi ekonomi Indonesia terus
memburuk seiring dengan krisis keuangan yang
melanda Asia. Selain itu, KKN semakin merajalela,
sementara kemiskinan rakyat terus meningkat.
Krisis moneter
Kerusuhan
12 mei 1998
Soeharto mengundurkan diri
21 Mei 1998
Terimakasih

Order Baru

  • 1.
    OLEH : Drs.Marmayadi SMA N1 TELADAN YOGYAKARTA
  • 2.
    Sekilas tentang orde baru.. Orde Baru adalah sebutan bagi masa pemerintahan Soeharto. Dalam masa orde baru, Soeharto memutuskan perbaikan dan perkembangan ekonomi sebagai tujuan utamanya dan menempuh kebijakannya melalui struktur administratif yang didominasi militer namun dengan nasehat dari ahli ekonomi didikan Barat. Kebijakan ini berdampak baik dan buruk bagi Indonesia. Apa saja
  • 3.
  • 4.
    *di bidangkesehatan Pemerintah memulai kampanyeKeluarga Berencana (KB) untuk mengurangi kepadatan penduduk. Program ini dinilai sukses oleh berbagai pihak hingga PBB memberikan penghargaan kepada Indonesia dan menjadikannya sebagai negara percontohan.
  • 5.
    *dibidangekonomi Pendapatan Perkapita Naik Pendapatanper kapita nasional berhasil ditingkatkan dari tahun 1967 yang hanya 200 US$ naik menjadi 2000 US$ pada tahun 1997.
  • 6.
    *di bidangpangan Berhasil melaksanakan swasembada pangan. Padatahun 1969 Indonesia hanya memproduksi beras sekitar 12,2 juta ton beras tetapi tahun 1984 bisa mencapai 25,8 juta ton.
  • 7.
    * Sukses Melaksanakan 6kali Pemilu (5 Tahun Sekali) 3 Juli 1971 ; 2 Mei 1977 ; 4 Mei 1982 ; 23 April 1987 ; 9 Juni 1992 , 29 Mei 1997 *di bidangpolitik
  • 8.
    Indonesia Kembali MenjadiAnggota PBB 28 September 1966 Indonesia kembali menjadi anggota PBB. Sebelumnya pada masa Demokrasi Terpimpin Indonesia pernah keluar dari PBB sebab Malaysia diterima menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB. *di bidangpolitik
  • 9.
    Normalisasi hubungan denganMalaysia 11 Agustus 1966, Indonesia melaksanakan persetujuan normalisasi hubungan dengan Malaysia yang pernah putus sejak tanggal 17 September 1963. Persetujuan normalisasi ini merupakan hasil Persetujuan Bangkok tanggal 29 Mei sampai tanggal 1 Juni 1966. *di bidangpolitik
  • 10.
    Berperan dalam PembentukanASEAN Indonesia menjadi salah satu negara pelopor berdirinya ASEAN. Menteri Luar Negeri Indonesia Adam Malik bersama menteri luar negeri/perdana menteri Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand menandatangi kesepakatan yang disebut Deklarasi Bangkok pada tanggal 8 Agustus 1967 yang menjadi awal berdirinya organisasi ASEAN. *di bidangpolitik
  • 11.
    ** Berhasil Melaksanakan GNOTA(Gerakan Nasional Orang Tua Asuh) **Berhasil Melaksanakan Transmigrasi *di bidangsosial
  • 12.
    *repelita Pelita I (1April ’69-31 Maret ’74) - Tujuan : Untuk meningkatkan taraf hidup rakyat -Titik berat: sektor pertanian & industri pertanian -Diberikan penghargaan Parasamnya Purnakarya Nugraha = penghargaan bagi daerah yg berhasil dalam pembangunan
  • 13.
    Pelita II (1April ’74-31 Maret ’79) - Tujuan : Untuk memperluas kesempatan kerja, menyediakan pangan, sandang, perumahan, serta sarana dan prasarana -Titik berat: sektor pertanian & peningkatan industri pengolahan bahan mentah menjadi bahan baku *repelita
  • 14.
    Pelita III (1April ’79-31 Maret ’84) -Titik berat: pembangunan sektor pertanian menuju swasembada pangan & meningkatkan industri pengolahan bahan baku menjadi bahan jadi -Trilogi Pembangunan: a. Stabilitas Nasional yang Sehat b. Pertumbuhan Ekonomi yang Cukup Tinggi c. Pemerataan Pembangunan dan Hasil-hasilnya Menuju Terciptanya Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat *repelita
  • 15.
    4.Pelita IV (1April ’84-31 Maret ’89) -Titik berat: sektor pertanian, untuk swasembada pangan & meningkatkan industri yg menghasilkan mesin industri sendiri -Keberhasilan yg dicapai pada Pelita IV: > Swasembada Pangan. > Melaksanakan Program KB (Keluarga Berencana) > Rumah Untuk Keluarga. *repelita
  • 16.
    5.Pelita V (1April ’89-31 Maret ’94) -Titik berat: sektor pertanian & industri untuk memantapkan swasembada pangan, meningkatkan produksi pertanian, menghasilkan barang ekspor *repelita -Pelita VI yang seharusnya berakhir pada th ’99 harus berhenti di tengah jalan karena terjadinya kerusuhan di akhir th ’97 yg kemudian berlanjut menjadi krisis ekonomi.
  • 17.
  • 18.
    • Terjadi kesenjangan antaramasyarakat yang kaya dengan yang miskin • KKN (Kolusi,Korupsi,danNe potisme) merajalela Pembangunan nasional yang menyimpang banyak menimbulkan KKN.
  • 19.
    •Tidak mampu mengatasi krisis moneter •Kebebasanpers dibatasi Pers dikekang, jika sedikit saja mengkritik pemerintah, media massa bisa dibredel / ditutup.
  • 20.
    • Kecemburuan antarapenduduk setempat dengan para transmigran yang memperoleh tunjangan pemerintah yang cukup besar pada tahun-tahun pertamanya • Pelanggaran HAM kepada masyarakat non pribumi (terutama masyarakat Tionghoa) • Oposisi diharamkan
  • 21.
    • Penggunaan kekerasanuntuk menciptakan keamanan, antara lain dengan program "Penembakan Misterius“ • Tidak ada rencana suksesi (penurunan kekuasaan ke pemerintah/presiden selanjutnya) • Menurunnya kualitas birokrasi Indonesia yang terjangkit penyakit Asal Bapak Senang, hal ini kesalahan paling fatal Orde Baru karena tanpa birokrasi yang efektif negara pasti hancur. • Menurunnya kualitas tentara karena level elit terlalu sibut berpolitik sehingga kurang memperhatikan kesejahteraan anak buah.
  • 22.
  • 23.
    Penyebab utama :krisis moneter tahun 1997. Kokbisa?? Sejak tahun 1997 kondisi ekonomi Indonesia terus memburuk seiring dengan krisis keuangan yang melanda Asia. Selain itu, KKN semakin merajalela, sementara kemiskinan rakyat terus meningkat.
  • 24.
    Krisis moneter Kerusuhan 12 mei1998 Soeharto mengundurkan diri 21 Mei 1998
  • 25.