1. Globalisasi dan Isu-isu global
2. Hubungan antar bangsa
KUSNIADI
NENENG
FATHIMAH
RIDWAN
NUGRAHA
AGUNG
PRAYITNO
DINI LESTARI
DEWI
KOMALASARI
ANI
MAHISARANI
Kata globalisasi merupakan terjemahan dari kata
Bahasa Inggris “Globalization”. Kata globalisasi ini
berasal dari dua kata yaitu “Globe” yang berarti
bumi/dunia dan “ization” yang mempunyai makna
proses. Jadi dari isi etimologi globalisasi dapat
dipahami sebagai proses mendunia.
Globalisasi pada
prinsipnya mengacu
pada
perkembangan-
perkembangan yang
cepat dalam bidang
tekhnologi
komunikasi,
transformasi,
informasi yang
bisa membuat
Jan Aart Scholte
menjabarkan lima pengertian
terkait globalisasi
(Scholate, 2001: 15 – 17)
yaitu meningkatnya interaksi dan Ketergantungan
antar negara sehingga akan tercipta suatu dinamika
hubungan yang intens antar negara demi memenuhi
kebutuhannya yang semakin kompleks.
Globalisasi menggambarkan pertumbuhan dalam
pertukaran (exchange) dan ketergantungan di
tingkat dunia.
globalisasi mengacu pada proses
menurunnya batas – batas antar negara
dalam rangka menciptakan suatu negara
yang terbuka atau borderless (Scholte,
2001: 16).
Dalam penggunaan ini, 'global' digunakan dalam
arti 'seluruh dunia' dan 'globalisasi' adalah 'proses
penyebaran berbagai objek dan pengalaman kepada
orang-orang di seluruh penjuru bumi dengan kata
lain universalisasi tersebut dapat diartikan sebagai
“peristiwa yang terjadi di suatu tempat di dunia,
dapat berdampak ke seluruh dunia”
(terutama dalam bentuk 'Amerikanisasi').
Di sini, 'globalisasi' dipahami sebagai dinamika,
'dimana struktur sosial modernitas (kapitalisme,
rasionalisme, industrialisme, birokratisme, dll)
yang tersebar di seluruh dunia, biasanya
menghancurkan budaya lokal yang sudah ada.
yaitu menurunnya arti jarak dan batas
antarwilayah di dunia.
• Perubahan dalam konsep ruang dan waktu
• Perkembangan barang-barang
• Pasar dan produksi enonomi negara-negara yang
berbeda menjadi saling bergantung sebagai akibat
dari pertumbuhan perdagangan internasional.
• Peningkatan interaksi, kulturasi melalui
perkembangan media massa
• Meningkatnya masalah bersama, misalnya pada
bidang lingkungan hidup, krisis multinasional,
inflasi regional dan lain-lain.
• Arus etnis ditandai dengan mobilitas manusia
yang tinggi dalam bentuk imigran, turis,
pengungsi, tenaga kerja, dan pendatang.
• Arus teknologi ditandai dengan mobilitas
teknologi, munculnya multinational corporation
dan transnational corporation yang kegiatannya
dapat menembus batas – batas negara.
• Arus keuangan yang ditandai dengan makin
tingginya mobilitas modal, investasi, pembelian
melalui internet, dan penyimpanan uang di bank
asing.
• Arus media yang ditandai dengan makin kuatnya
mobilitas informasi baik melalui media cetak, maupun
elektronik. Berbagai peristiwa di belahan dunia seakan
– akan berada dihadapan kita karena cepatnya
pertransferan informasi.
• Arus ide yang ditandai dengan makin derasnya nilai
baru yang masuk ke suatu negara. Dalam arus ini
muncul isu – isu yang telah menjadi bagian dari
masyarakat internasional.
Globalisasi Informasi dan Komunikasi
Globalisasi Ekonomi
Globalisasi Hukum Globalisasi Hukum
Globalisasi Polotik
Globalisasi Ilmu Pengetahuan
Globalisasi Budaya
Globalisasi Agama
Akibat arus budaya global, isu-isu international sekarang
ini banyak berpengaruh pada aspek politik. Pengaruh itu,
melalui isu tentang demokrasi, isu jak asasi manusia, dan
transparansi (keterbukaan). Pada aspek sosial budaya
muncul isu tentang perlunya sikap pluralisme dan
pelestarian lingkungan hidup. Dalam bidang ekonomi
muncul pasar global (global market) dan pesaing global,
sedangkan di bidang keamanan muncul isu terorisme.
Isu tentang Demokrasi
Isu tentang Hak Asasi Manusia
Isu tentang Transparansi (Keterbukaan)
Isu tentang pelestarian lingkungan hidup
Isu tentang Pluralisme
Isu tentang pasar global
• PENGARUH GLOBALISASI EKONOMI
Globalisasi ekonomi disebut juga globalisasi kapitalisme
yang didukung oleh liberalisme ekonomi atau
kapitalisme pasar bebas.
Banyak orang terkena dampak negatif yang luar biasa
dari kekayaan yang diciptakan kaum kapitalis. Akibat
dari globalisasi ekonomi ini terjadi kesenjangan
ekonomi di beberapa negara jauh lebih kaya dari pada
negara baru.
• PENGARUH GLOBALISASI BIDANG SOSIAL
BUDAYA
Globalisasi mengubah bentuk kehidupan
keseharian kita secara mendasar, sebab tidak bisa
dipungkiri bahwa kehidupan pribadi kita diubah
kekuatan globalisasi masuk di kehidupan pribadi
kita, rumah, dan masyarakat baik secara tidak
langsung maupun langsung.
• PENGARUH GLOBALISASI DALAM BIDANG POLITIK
Dalam suatu pemerintahan yang demokratis rakyat menjadi
penentu utama jalannya negara kita. Perkembangan
teknologi dan ekonomi dunia telah menciptakan situasi yang
berhubungan dengan kebutuhan rakyat melintas batas
nasional menjadi internasional. Dampak positif dari bidang
ini adalah menjalin kerja sama dari negara lain, menambah
ilmu politik dari negara lain, mengetahui cara kerja politik
luar negeri.
• Karena adanya globalisasi konflik sosial sering
bermunculan di karenakan takut tertinggal, mereka
memikirkan diri sendiri tanpa orang lain.
• Memang karena hukum di Indonesia bisa dijual beli,
jadi hanya orang-orang tertentu yang bisa bebas,
sedangkan rakyat kecil pasti merasakan jeruji penjara.
• Pejabat-pejabat sekarang ingin berebut kekuasaan
karena diera global ini mereka tidak ingin
tertinggal/terjajah dengan cara tidak baik.
Bidang politik
• Semakin lunturnya nilai-nilai politik yang berdasarkan
semangat kekeluargaan musyawarah mufakat dan
gotong royong.
• Transparansi, akuntabilitas dan profesional dalam
penyelenggaraan pemerintah negara semakin mendapat
sorotan dari berbagai elemen masyarakat.
• Semakin menguatnya nilai-nilai politik berdasarkan
semangat individual, kelompok, oposisi, diktator
mayoritas atau tirani minoritas.
Bidang Ekonomi
• Memperluas hasil produk negara sendiri
• Lebih mudah mendapatkan barang yang tidak ada di negara sendiri
• Adanya persaingan sehat antara produk sendiri dan produk negara lain
• Karena produk luar negeri kwalitasnya baik, produk negara kita
tersisihkan
• Tidak adanya kecintaan terhadap produk negara kita
• Bidang sosial dan budaya
• Semakin memudarnya nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
• Semakin lunturnya semangat gotong royong, solidaritas, kepedulian dan
kesetiakawanan sosial sehingga dalam keadaan tertentu, hanya
ditangani segelintir orang.
• s
1. Manfaat politik, yakni untuk menjaga stabilitas politik serta
menunjang pelaksanaan kebijakan politik dan hubungan luar
negeri untuk kepentingan nasional, terutama untuk
kepentingan pembangunan di segala bidang
2. Manfaat ekonomi, yakni untuk menunjang upaya meningkatkan
pembangunan ekonomi nasional
3. Manfaat sosial-budaya, yakni untuk menunjang upaya
pembinaan dan pengembangan nilai-nilai sosial budaya bangsa
dalam upaya penanggulangan terhadap setiap bentuk ancaman,
tantangan, hambatan, gangguan dan kejahatan internasional,
dalam rangka pelaksanaan pembangunan nasional
4. Manfaat perdamaian dan keamanan internasional, yakni
untuk menunjang upaya pemeliharaan dan pemulihan
perdamaian, keamanan dan stabilitas internasional
5. Manfaat kemanusiaan, yakni untuk menunjang upaya
pencegahan dan penanggulangan setiap bentuk bencana serta
rehabilitasi akibat-akibatnya
6. Manfaat lainnya, yakni untuk meningkatkan peranan dan citra
Negara itu sendiri di forum internasional dan hubungan antar
negara serta kepercayaan masyarakat internasional
Time Out
Any Question?

Globalisasi

  • 2.
    1. Globalisasi danIsu-isu global 2. Hubungan antar bangsa KUSNIADI NENENG FATHIMAH RIDWAN NUGRAHA AGUNG PRAYITNO DINI LESTARI DEWI KOMALASARI ANI MAHISARANI
  • 3.
    Kata globalisasi merupakanterjemahan dari kata Bahasa Inggris “Globalization”. Kata globalisasi ini berasal dari dua kata yaitu “Globe” yang berarti bumi/dunia dan “ization” yang mempunyai makna proses. Jadi dari isi etimologi globalisasi dapat dipahami sebagai proses mendunia.
  • 7.
    Globalisasi pada prinsipnya mengacu pada perkembangan- perkembanganyang cepat dalam bidang tekhnologi komunikasi, transformasi, informasi yang bisa membuat
  • 8.
    Jan Aart Scholte menjabarkanlima pengertian terkait globalisasi (Scholate, 2001: 15 – 17)
  • 9.
    yaitu meningkatnya interaksidan Ketergantungan antar negara sehingga akan tercipta suatu dinamika hubungan yang intens antar negara demi memenuhi kebutuhannya yang semakin kompleks. Globalisasi menggambarkan pertumbuhan dalam pertukaran (exchange) dan ketergantungan di tingkat dunia.
  • 10.
    globalisasi mengacu padaproses menurunnya batas – batas antar negara dalam rangka menciptakan suatu negara yang terbuka atau borderless (Scholte, 2001: 16).
  • 11.
    Dalam penggunaan ini,'global' digunakan dalam arti 'seluruh dunia' dan 'globalisasi' adalah 'proses penyebaran berbagai objek dan pengalaman kepada orang-orang di seluruh penjuru bumi dengan kata lain universalisasi tersebut dapat diartikan sebagai “peristiwa yang terjadi di suatu tempat di dunia, dapat berdampak ke seluruh dunia”
  • 12.
    (terutama dalam bentuk'Amerikanisasi'). Di sini, 'globalisasi' dipahami sebagai dinamika, 'dimana struktur sosial modernitas (kapitalisme, rasionalisme, industrialisme, birokratisme, dll) yang tersebar di seluruh dunia, biasanya menghancurkan budaya lokal yang sudah ada.
  • 13.
    yaitu menurunnya artijarak dan batas antarwilayah di dunia.
  • 14.
    • Perubahan dalamkonsep ruang dan waktu • Perkembangan barang-barang • Pasar dan produksi enonomi negara-negara yang berbeda menjadi saling bergantung sebagai akibat dari pertumbuhan perdagangan internasional. • Peningkatan interaksi, kulturasi melalui perkembangan media massa
  • 15.
    • Meningkatnya masalahbersama, misalnya pada bidang lingkungan hidup, krisis multinasional, inflasi regional dan lain-lain. • Arus etnis ditandai dengan mobilitas manusia yang tinggi dalam bentuk imigran, turis, pengungsi, tenaga kerja, dan pendatang.
  • 16.
    • Arus teknologiditandai dengan mobilitas teknologi, munculnya multinational corporation dan transnational corporation yang kegiatannya dapat menembus batas – batas negara. • Arus keuangan yang ditandai dengan makin tingginya mobilitas modal, investasi, pembelian melalui internet, dan penyimpanan uang di bank asing.
  • 17.
    • Arus mediayang ditandai dengan makin kuatnya mobilitas informasi baik melalui media cetak, maupun elektronik. Berbagai peristiwa di belahan dunia seakan – akan berada dihadapan kita karena cepatnya pertransferan informasi. • Arus ide yang ditandai dengan makin derasnya nilai baru yang masuk ke suatu negara. Dalam arus ini muncul isu – isu yang telah menjadi bagian dari masyarakat internasional.
  • 18.
    Globalisasi Informasi danKomunikasi Globalisasi Ekonomi Globalisasi Hukum Globalisasi Hukum Globalisasi Polotik Globalisasi Ilmu Pengetahuan Globalisasi Budaya Globalisasi Agama
  • 19.
    Akibat arus budayaglobal, isu-isu international sekarang ini banyak berpengaruh pada aspek politik. Pengaruh itu, melalui isu tentang demokrasi, isu jak asasi manusia, dan transparansi (keterbukaan). Pada aspek sosial budaya muncul isu tentang perlunya sikap pluralisme dan pelestarian lingkungan hidup. Dalam bidang ekonomi muncul pasar global (global market) dan pesaing global, sedangkan di bidang keamanan muncul isu terorisme.
  • 20.
    Isu tentang Demokrasi Isutentang Hak Asasi Manusia Isu tentang Transparansi (Keterbukaan) Isu tentang pelestarian lingkungan hidup Isu tentang Pluralisme Isu tentang pasar global
  • 21.
    • PENGARUH GLOBALISASIEKONOMI Globalisasi ekonomi disebut juga globalisasi kapitalisme yang didukung oleh liberalisme ekonomi atau kapitalisme pasar bebas. Banyak orang terkena dampak negatif yang luar biasa dari kekayaan yang diciptakan kaum kapitalis. Akibat dari globalisasi ekonomi ini terjadi kesenjangan ekonomi di beberapa negara jauh lebih kaya dari pada negara baru.
  • 22.
    • PENGARUH GLOBALISASIBIDANG SOSIAL BUDAYA Globalisasi mengubah bentuk kehidupan keseharian kita secara mendasar, sebab tidak bisa dipungkiri bahwa kehidupan pribadi kita diubah kekuatan globalisasi masuk di kehidupan pribadi kita, rumah, dan masyarakat baik secara tidak langsung maupun langsung.
  • 23.
    • PENGARUH GLOBALISASIDALAM BIDANG POLITIK Dalam suatu pemerintahan yang demokratis rakyat menjadi penentu utama jalannya negara kita. Perkembangan teknologi dan ekonomi dunia telah menciptakan situasi yang berhubungan dengan kebutuhan rakyat melintas batas nasional menjadi internasional. Dampak positif dari bidang ini adalah menjalin kerja sama dari negara lain, menambah ilmu politik dari negara lain, mengetahui cara kerja politik luar negeri.
  • 24.
    • Karena adanyaglobalisasi konflik sosial sering bermunculan di karenakan takut tertinggal, mereka memikirkan diri sendiri tanpa orang lain. • Memang karena hukum di Indonesia bisa dijual beli, jadi hanya orang-orang tertentu yang bisa bebas, sedangkan rakyat kecil pasti merasakan jeruji penjara. • Pejabat-pejabat sekarang ingin berebut kekuasaan karena diera global ini mereka tidak ingin tertinggal/terjajah dengan cara tidak baik.
  • 25.
    Bidang politik • Semakinlunturnya nilai-nilai politik yang berdasarkan semangat kekeluargaan musyawarah mufakat dan gotong royong. • Transparansi, akuntabilitas dan profesional dalam penyelenggaraan pemerintah negara semakin mendapat sorotan dari berbagai elemen masyarakat. • Semakin menguatnya nilai-nilai politik berdasarkan semangat individual, kelompok, oposisi, diktator mayoritas atau tirani minoritas.
  • 26.
    Bidang Ekonomi • Memperluashasil produk negara sendiri • Lebih mudah mendapatkan barang yang tidak ada di negara sendiri • Adanya persaingan sehat antara produk sendiri dan produk negara lain • Karena produk luar negeri kwalitasnya baik, produk negara kita tersisihkan • Tidak adanya kecintaan terhadap produk negara kita • Bidang sosial dan budaya • Semakin memudarnya nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. • Semakin lunturnya semangat gotong royong, solidaritas, kepedulian dan kesetiakawanan sosial sehingga dalam keadaan tertentu, hanya ditangani segelintir orang.
  • 27.
  • 28.
    1. Manfaat politik,yakni untuk menjaga stabilitas politik serta menunjang pelaksanaan kebijakan politik dan hubungan luar negeri untuk kepentingan nasional, terutama untuk kepentingan pembangunan di segala bidang 2. Manfaat ekonomi, yakni untuk menunjang upaya meningkatkan pembangunan ekonomi nasional 3. Manfaat sosial-budaya, yakni untuk menunjang upaya pembinaan dan pengembangan nilai-nilai sosial budaya bangsa dalam upaya penanggulangan terhadap setiap bentuk ancaman, tantangan, hambatan, gangguan dan kejahatan internasional, dalam rangka pelaksanaan pembangunan nasional
  • 29.
    4. Manfaat perdamaiandan keamanan internasional, yakni untuk menunjang upaya pemeliharaan dan pemulihan perdamaian, keamanan dan stabilitas internasional 5. Manfaat kemanusiaan, yakni untuk menunjang upaya pencegahan dan penanggulangan setiap bentuk bencana serta rehabilitasi akibat-akibatnya 6. Manfaat lainnya, yakni untuk meningkatkan peranan dan citra Negara itu sendiri di forum internasional dan hubungan antar negara serta kepercayaan masyarakat internasional
  • 31.