GIZI DAN OBESITAS
-

RIZAL AKBAR
DEWI WAHYUNI
SISKA HIDAYAT
-

KELOMPOK 2

S1-B
APAKAH OBESITAS ITU??
Obesitas adalah KELEBIHAN LEMAK TUBUH
>> Seseorang dianggap menderita kegemukan (obese)
bila indeks massa tubuh (IMT), yaitu ukuran yang

diperoleh dari hasil pembagian berat badan dalam
kilogram dengan kuadrat tinggi badan dalam meter,
lebih dari 30 kg/m2.

>> Sedangkan sistem di Amerika dan imperial IMT = lb x
703/ in2 dimana lb adalah berat badan subyek dalam
pon dan in adalah tinggi badan subyek dalam inchi.
Gizi
&
Obesitas

Body Mass Index
Indeks Massa Tubuh

BMI = Berat Badan (kg)
Tinggi Badan (m)2

IMT

Klasifikasi

< 18.5

berat badan kurang

18.5–24.9

normal

25.0–29.9

berat badan lebih

30.0–34.9

kegemukan kelas I

35.0-39.9

kegemukan kelas II

≥ 40.0

kegemukan kelas III
CONTOH KASUS OBESITAS

SEORANG PRIA “KEGEMUKAN KELAS III" DENGAN
IMT 47 KG/M2: BERAT 146 KG (322 LB), TINGGI 177 CM
(5 KAKI 10 IN)
OBESITAS PADA ANAK-ANAK
Kisaran IMT sehat berbeda-beda bergantung pada
usia dan jenis kelamin anak.
Seperti halnya kegemukan pada dewasa, berbagai
faktor ikut berperan dalam meningkatkan angka
kegemukan anak.
Tata laksana yang diterapkan pada anak terutama
adalah intervensi gaya hidup dan teknik perilaku,
meskipun upaya untuk meningkatkan aktivitas fisik
pada anak-anak jarang berhasil.
OBESITAS PADA HEWAN
Kegemukan pada hewan peliharaan sering
ditemukan di berbagai negara. Angka berat badan
lebih dan kegemukan anjing di Amerika Serikat
berkisar antara 23% dan 41% dengan sekitar 5,1%
anjing mengalami kegemukan. Angka kegemukan
pada kucing sedikit lebih tinggi, yaitu 6,4%. Di
Australia, angka kegemukan anjing pada data
dokter hewan adalah 7,6%.
OBESITAS PADA IBU HAMIL
• Kegemukan memiliki banyak dampak buruk bagi kesehatan.
Risiko yang ada menjadi dua kali lipat jika obesitas terjadi
pada ibu hamil.Selain berisiko bagi perkembangan ibu hamil,
kondisi kegemukan sendiri membuat usaha untuk hamil
menjadi lebih sulit ketimbang pada perempuan yang massa
tubuhnya ideal
• Perempuan yang masuk kategori obesitas dianjurkan untuk
berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan
semenjak memulai perencanaan kehamilan. Perempuan
obesitas yang memutuskan untuk hamil juga diharuskan untuk
melakukan kontrol secara rutin. Karena lebih berisiko terkena
diabetes, pre eklampsia, kelainan (cacat) bawaan pada
janin dan kemungkinan keguguran
• Karena itu, perempuan yang mengalami obesitas disarankan
untuk mengubah gaya hidup serta pola makannya untuk
dapat mencapai batas berat badan yang ideal. Perempuan
dengan berat badan ideal akan meningkatkan kualitas janin
yang dikandungnya.
CIRI-CIRI “OBESITAS”
Selain dilihat dari fisik serta IMTnya, obesitas dapat dilihat
dari beberapa hal seperti berikut ini :
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•

Sulit tidur
Mendengkur
Henti napas untuk sementara secara tiba-tiba saat tidur
Nyeri punggung atau sendi
Berkeringat secara berlebihan
Selalu merasa panas
Ruam atau infeksi pada lipatan kulit
Sulit bernapas
Sering ngantuk dan lelah
Depresi
DAMPAK PSIKOLOGIS OBESITAS
 Isolasi sosial
 Perasaan minder
 Depresi
 Kecemasan
KLASIFIKASI OBESITAS
Secara umum obesitas diklasifikasikan menjadi :
 Perifer
 Sentral

Berdasarkan Penyebabnya :
 Eksternal
 Internal
BAGAIMANA OBESITAS TERJADI??
•
ASUPAN ENERGI

FAKTOR PENGENDALI

STRUKTUR GENETIK
DIET

PENGELUARAN
ENERGI

OLAHRAGA
GAYA HIDUP
Obesitas bisa terjadi karena banyak faktor, “Namun,
90% obesitas terjadi karena gaya hidup yang tidak
sehat. Salah satu faktornya adalah karena asupan
makanan yang melebihi kebutuhan tanpa diimbangi
aktivitas yang cukup, atau istilah kerennya, sedentary
lifestyle (gaya hidup tanpa banyak bergerak).
FAKTOR GENETIK
Hal lain yang juga dapat menyebabkan terjadinya
obesitas adalah faktor genetik, yaitu sebanyak 25-35
%. Jadi, jika ada anggota keluarga Anda yang
memiliki riwayat obesitas, maka Anda memiliki risiko
yang lebih tinggi menderita obesitas dibandingkan
dengan mereka yang tidak.
FAKTOR LAIN
Beberapa hal lain yang turut berperan dalam
obesitas adalah konsumsi obat-obatan tertentu –
seperti obat depresi– dan faktor usia. Saat usia Anda
bertambah, maka kinerja sistem metabolisme Anda
akan menurun. Hal ini menyebabkan lemak menjadi
lebih cepat tersimpan.
LEPTIN
Leptin ditemukan sekitar tahun 1994.
Leptin merupakan salah satu hormon
yang berperan dalam regulasi nafsu
makan serta asupan makanan, pola
penyimpanan jaringan adiposa, dan
terjadinya resistensi insulin.

Setelah ditemukannya leptin , telah dilakukan
penelitian tentang grelin, insulin, oreksin, PYY 3-36,
kolesistokinin, adiponektin, dan juga mediator lainnya
Adipokin adalah mediator yang dihasilkan oleh
jaringan adiposa; diduga, mereka terlibat dalam
berbagai penyakit yang terkait dengan kegemukan.
Leptin dan grelin dianggap saling melengkapi dalam
memengaruhi nafsu makan, dengan grelin dihasilkan
oleh lambung untuk mengontrol nafsu makan jangka
pendek (yaitu makan ketika lambung kosong dan
berhenti ketika lambung penuh)
Leptin dihasilkan oleh jaringan adiposa untuk
memberi sinyal penyimpanan lemak dalam tubuh,
dan menjadi perantara kontrol nafsu makan jangka
panjang (yaitu, makan lebih banyak ketika
cadangan lemak sedikit dan makan lebih sedikit
ketika cadangan lemak banyak).
TIPS “MENCEGAH OBESITAS”
Untuk mencegah obesitas dapat melakukan
tindakan sebagai berikut :
• Sering berolahraga
• Makan makanan sehat rendah lemak
• Jaga berat badan sehat anda
• Selalu konsisten terhadap perencanaan mengenai
gaya hidup sehat anda sehari-hari
BEBERAPA KESALAHAN DALAM DIET
1.
2.
3.
4.
5.

Menghindari sarapan pagi
Menghindari susu
Menghindari makan malam
Diet sangat rendah kalorinya
Ingin berhasil dalam waktu singkat
TERIMA KASIH

Obesitas.ppt

  • 1.
    GIZI DAN OBESITAS - RIZALAKBAR DEWI WAHYUNI SISKA HIDAYAT - KELOMPOK 2 S1-B
  • 2.
    APAKAH OBESITAS ITU?? Obesitasadalah KELEBIHAN LEMAK TUBUH >> Seseorang dianggap menderita kegemukan (obese) bila indeks massa tubuh (IMT), yaitu ukuran yang diperoleh dari hasil pembagian berat badan dalam kilogram dengan kuadrat tinggi badan dalam meter, lebih dari 30 kg/m2. >> Sedangkan sistem di Amerika dan imperial IMT = lb x 703/ in2 dimana lb adalah berat badan subyek dalam pon dan in adalah tinggi badan subyek dalam inchi.
  • 3.
    Gizi & Obesitas Body Mass Index IndeksMassa Tubuh BMI = Berat Badan (kg) Tinggi Badan (m)2 IMT Klasifikasi < 18.5 berat badan kurang 18.5–24.9 normal 25.0–29.9 berat badan lebih 30.0–34.9 kegemukan kelas I 35.0-39.9 kegemukan kelas II ≥ 40.0 kegemukan kelas III
  • 4.
    CONTOH KASUS OBESITAS SEORANGPRIA “KEGEMUKAN KELAS III" DENGAN IMT 47 KG/M2: BERAT 146 KG (322 LB), TINGGI 177 CM (5 KAKI 10 IN)
  • 5.
    OBESITAS PADA ANAK-ANAK KisaranIMT sehat berbeda-beda bergantung pada usia dan jenis kelamin anak. Seperti halnya kegemukan pada dewasa, berbagai faktor ikut berperan dalam meningkatkan angka kegemukan anak. Tata laksana yang diterapkan pada anak terutama adalah intervensi gaya hidup dan teknik perilaku, meskipun upaya untuk meningkatkan aktivitas fisik pada anak-anak jarang berhasil.
  • 6.
    OBESITAS PADA HEWAN Kegemukanpada hewan peliharaan sering ditemukan di berbagai negara. Angka berat badan lebih dan kegemukan anjing di Amerika Serikat berkisar antara 23% dan 41% dengan sekitar 5,1% anjing mengalami kegemukan. Angka kegemukan pada kucing sedikit lebih tinggi, yaitu 6,4%. Di Australia, angka kegemukan anjing pada data dokter hewan adalah 7,6%.
  • 7.
    OBESITAS PADA IBUHAMIL • Kegemukan memiliki banyak dampak buruk bagi kesehatan. Risiko yang ada menjadi dua kali lipat jika obesitas terjadi pada ibu hamil.Selain berisiko bagi perkembangan ibu hamil, kondisi kegemukan sendiri membuat usaha untuk hamil menjadi lebih sulit ketimbang pada perempuan yang massa tubuhnya ideal • Perempuan yang masuk kategori obesitas dianjurkan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan semenjak memulai perencanaan kehamilan. Perempuan obesitas yang memutuskan untuk hamil juga diharuskan untuk melakukan kontrol secara rutin. Karena lebih berisiko terkena diabetes, pre eklampsia, kelainan (cacat) bawaan pada janin dan kemungkinan keguguran • Karena itu, perempuan yang mengalami obesitas disarankan untuk mengubah gaya hidup serta pola makannya untuk dapat mencapai batas berat badan yang ideal. Perempuan dengan berat badan ideal akan meningkatkan kualitas janin yang dikandungnya.
  • 8.
    CIRI-CIRI “OBESITAS” Selain dilihatdari fisik serta IMTnya, obesitas dapat dilihat dari beberapa hal seperti berikut ini : • • • • • • • • • • Sulit tidur Mendengkur Henti napas untuk sementara secara tiba-tiba saat tidur Nyeri punggung atau sendi Berkeringat secara berlebihan Selalu merasa panas Ruam atau infeksi pada lipatan kulit Sulit bernapas Sering ngantuk dan lelah Depresi
  • 9.
    DAMPAK PSIKOLOGIS OBESITAS Isolasi sosial  Perasaan minder  Depresi  Kecemasan
  • 10.
    KLASIFIKASI OBESITAS Secara umumobesitas diklasifikasikan menjadi :  Perifer  Sentral Berdasarkan Penyebabnya :  Eksternal  Internal
  • 11.
    BAGAIMANA OBESITAS TERJADI?? • ASUPANENERGI FAKTOR PENGENDALI STRUKTUR GENETIK DIET PENGELUARAN ENERGI OLAHRAGA
  • 12.
    GAYA HIDUP Obesitas bisaterjadi karena banyak faktor, “Namun, 90% obesitas terjadi karena gaya hidup yang tidak sehat. Salah satu faktornya adalah karena asupan makanan yang melebihi kebutuhan tanpa diimbangi aktivitas yang cukup, atau istilah kerennya, sedentary lifestyle (gaya hidup tanpa banyak bergerak).
  • 13.
    FAKTOR GENETIK Hal lainyang juga dapat menyebabkan terjadinya obesitas adalah faktor genetik, yaitu sebanyak 25-35 %. Jadi, jika ada anggota keluarga Anda yang memiliki riwayat obesitas, maka Anda memiliki risiko yang lebih tinggi menderita obesitas dibandingkan dengan mereka yang tidak.
  • 14.
    FAKTOR LAIN Beberapa hallain yang turut berperan dalam obesitas adalah konsumsi obat-obatan tertentu – seperti obat depresi– dan faktor usia. Saat usia Anda bertambah, maka kinerja sistem metabolisme Anda akan menurun. Hal ini menyebabkan lemak menjadi lebih cepat tersimpan.
  • 15.
    LEPTIN Leptin ditemukan sekitartahun 1994. Leptin merupakan salah satu hormon yang berperan dalam regulasi nafsu makan serta asupan makanan, pola penyimpanan jaringan adiposa, dan terjadinya resistensi insulin. Setelah ditemukannya leptin , telah dilakukan penelitian tentang grelin, insulin, oreksin, PYY 3-36, kolesistokinin, adiponektin, dan juga mediator lainnya
  • 16.
    Adipokin adalah mediatoryang dihasilkan oleh jaringan adiposa; diduga, mereka terlibat dalam berbagai penyakit yang terkait dengan kegemukan. Leptin dan grelin dianggap saling melengkapi dalam memengaruhi nafsu makan, dengan grelin dihasilkan oleh lambung untuk mengontrol nafsu makan jangka pendek (yaitu makan ketika lambung kosong dan berhenti ketika lambung penuh) Leptin dihasilkan oleh jaringan adiposa untuk memberi sinyal penyimpanan lemak dalam tubuh, dan menjadi perantara kontrol nafsu makan jangka panjang (yaitu, makan lebih banyak ketika cadangan lemak sedikit dan makan lebih sedikit ketika cadangan lemak banyak).
  • 17.
    TIPS “MENCEGAH OBESITAS” Untukmencegah obesitas dapat melakukan tindakan sebagai berikut : • Sering berolahraga • Makan makanan sehat rendah lemak • Jaga berat badan sehat anda • Selalu konsisten terhadap perencanaan mengenai gaya hidup sehat anda sehari-hari
  • 18.
    BEBERAPA KESALAHAN DALAMDIET 1. 2. 3. 4. 5. Menghindari sarapan pagi Menghindari susu Menghindari makan malam Diet sangat rendah kalorinya Ingin berhasil dalam waktu singkat
  • 20.