NYERI
Faskanita M N (080100072)
• Nyeri mrpkn pengalaman sensoris dan
emosional yg tdk menyenangkan yg berhub.
Dgn kerusakan jaringan (IASP).
• Nosisepsion: persepsi yg disebabkan olh
rangsangan yg potensial dpt menimbulkan
krskn jaringan. -> langkah awal proses nyeri.
• Nosiseptor: reseptor neurologik khusus untuk
nyeri.
- serabut a delta: srbt saraf yg dilapisi mielin.
- serabut c: serabut saraf yg tdk dilapisi mielin.
• Nosiseptor punya 3 kategori (L.Sherwood):
– N. mekanis: respon trhdp kerusakan mekanis
spt: benturan, cubitan, dan tusukan.
– N. termal: respon trhdp suhu berlebihan,
terutama panas.
– N. polimodal: respon trhdp smw jns rangsang yg
merusak, spt: iritasi zat kimia dari jaringan cedera.
• Semua nosiseptor berupa free nerve ending,
tdk pnya struktur khusus.
• Ambang nyeri: intensitas rangsang terendah
yg menimbulkan rasa nyeri.
• Toleransi nyeri: tingkat nyeri tertinggi yg dpt
diterima seseorang, beda 1 dan lainnya.
KLASIFIKASI NYERI
I.I. NYERI NOSISEPTIFNYERI NOSISEPTIF
timbul akbt rangsangan pd nosiseptor
(serabuta delta dan serabut c)
1. Nyeri Somatik
a. Nyeri Somatik Superficial (Kulit)
=>brsl dr kulit& jar. Subkutis berupa
rangsangan mekanis, kimia, listrik, suhu.
=> trs tjm,menyengat, teriris atw spt trbakar.
=> bila kena pemb.darah terasa berdenyut.
b. Nyeri Somatik Dalam
=> dari otot, ligamen, tulang, sendi
=> nyeri rdg sendi trs tumpul dan tertusuk
saat sendi digerakkan.
=> nyeri otot rangka trs kram dan mkn hbt
bila kontraksi trjd saat iskemik.
2. Nyeri Viseral
=>mengacu pd nyeri brsl dr organ visera tbh.
Mekanisme: peregangan abnormal dinding,
kapsul organ, iskemik atau peradangan.
Nyeri ini dpt memicu mual, muntah, keringatn,
perubahan TD dan efek autonom lainnya.
II.II. NYERI NONNOSISEPTIFNYERI NONNOSISEPTIF
1. Nyeri Neuropatik (deaferentasi)
=>akibat iritasi /trauma pd saraf.
=> kualitasnya spt: perih, terbakar,
t’sengat
listrik, dpt b>> saat stress& b<< saat relax.
a. Nyeri Neuropatik Sentral
krn ada lesi di SSP, akbt rsk ujg2 saraf
perifer pada plexus saraf atau saraf.
b. Nyeri Neuropatik Perifer
krn saraf perifer rusak.
2. Nyeri Psikogenik
pasien mengekspresikan konflik yg tdk
disadari sbg keluhan fisik. Hal yg dilakukan
yaitu: yakinkan psikologiknya baik, karena
fisiknya sebenarnya sudah sembuh. Pasien
ini dpt jd ketergantungan obat analgesik.
Lainnya:
i. Nyeri Alih (Reffered Pain /Nyeri Pindah)
nyeri yg berasal dr slh satu daerah tubuh tapi
dirasakan terletak di daerah lain.
ii. Nyeri Inflamasi: sbg respon imun pd
inflamasi (dgn keluaran zat” kimia spt
histamin, dan penekan lokal olh bengkakny
jaringan radang)
iii. Nyeri Akut: nyeri yg timbul sgra stlh rngsn &
hilang stlh penyembuhan (<6bln).
iv. Nyeri Kronik: nyeri yg menetap > 6 bln atau
>3 bln stlh penyembuhan.
v. Nyeri Cepat: dibawa srt a delta, kec. 30 m/s.
vi. Nyeri Lambat: dibawa serat c, kec. 12 m/s.
Daftar Pustaka
• Ilmu Penyakit Dalam FK.UI Volume 2
• Patofisiologi Price & Wilson, Penerbit: EGC
• Fisiologi Manusia Dari Sel Ke Sistem
(Lauralee Sherwood).
--Thank You (^-^)--Thank You (^-^)
Daftar Pustaka
• Ilmu Penyakit Dalam FK.UI Volume 2
• Patofisiologi Price & Wilson, Penerbit: EGC
• Fisiologi Manusia Dari Sel Ke Sistem
(Lauralee Sherwood).
--Thank You (^-^)--Thank You (^-^)

Nyeri

  • 1.
  • 2.
    • Nyeri mrpknpengalaman sensoris dan emosional yg tdk menyenangkan yg berhub. Dgn kerusakan jaringan (IASP). • Nosisepsion: persepsi yg disebabkan olh rangsangan yg potensial dpt menimbulkan krskn jaringan. -> langkah awal proses nyeri. • Nosiseptor: reseptor neurologik khusus untuk nyeri. - serabut a delta: srbt saraf yg dilapisi mielin. - serabut c: serabut saraf yg tdk dilapisi mielin.
  • 3.
    • Nosiseptor punya3 kategori (L.Sherwood): – N. mekanis: respon trhdp kerusakan mekanis spt: benturan, cubitan, dan tusukan. – N. termal: respon trhdp suhu berlebihan, terutama panas. – N. polimodal: respon trhdp smw jns rangsang yg merusak, spt: iritasi zat kimia dari jaringan cedera. • Semua nosiseptor berupa free nerve ending, tdk pnya struktur khusus. • Ambang nyeri: intensitas rangsang terendah yg menimbulkan rasa nyeri. • Toleransi nyeri: tingkat nyeri tertinggi yg dpt diterima seseorang, beda 1 dan lainnya.
  • 4.
    KLASIFIKASI NYERI I.I. NYERINOSISEPTIFNYERI NOSISEPTIF timbul akbt rangsangan pd nosiseptor (serabuta delta dan serabut c) 1. Nyeri Somatik a. Nyeri Somatik Superficial (Kulit) =>brsl dr kulit& jar. Subkutis berupa rangsangan mekanis, kimia, listrik, suhu. => trs tjm,menyengat, teriris atw spt trbakar. => bila kena pemb.darah terasa berdenyut.
  • 5.
    b. Nyeri SomatikDalam => dari otot, ligamen, tulang, sendi => nyeri rdg sendi trs tumpul dan tertusuk saat sendi digerakkan. => nyeri otot rangka trs kram dan mkn hbt bila kontraksi trjd saat iskemik. 2. Nyeri Viseral =>mengacu pd nyeri brsl dr organ visera tbh. Mekanisme: peregangan abnormal dinding, kapsul organ, iskemik atau peradangan. Nyeri ini dpt memicu mual, muntah, keringatn, perubahan TD dan efek autonom lainnya.
  • 6.
    II.II. NYERI NONNOSISEPTIFNYERINONNOSISEPTIF 1. Nyeri Neuropatik (deaferentasi) =>akibat iritasi /trauma pd saraf. => kualitasnya spt: perih, terbakar, t’sengat listrik, dpt b>> saat stress& b<< saat relax. a. Nyeri Neuropatik Sentral krn ada lesi di SSP, akbt rsk ujg2 saraf perifer pada plexus saraf atau saraf. b. Nyeri Neuropatik Perifer krn saraf perifer rusak.
  • 7.
    2. Nyeri Psikogenik pasienmengekspresikan konflik yg tdk disadari sbg keluhan fisik. Hal yg dilakukan yaitu: yakinkan psikologiknya baik, karena fisiknya sebenarnya sudah sembuh. Pasien ini dpt jd ketergantungan obat analgesik. Lainnya: i. Nyeri Alih (Reffered Pain /Nyeri Pindah) nyeri yg berasal dr slh satu daerah tubuh tapi dirasakan terletak di daerah lain.
  • 8.
    ii. Nyeri Inflamasi:sbg respon imun pd inflamasi (dgn keluaran zat” kimia spt histamin, dan penekan lokal olh bengkakny jaringan radang) iii. Nyeri Akut: nyeri yg timbul sgra stlh rngsn & hilang stlh penyembuhan (<6bln). iv. Nyeri Kronik: nyeri yg menetap > 6 bln atau >3 bln stlh penyembuhan. v. Nyeri Cepat: dibawa srt a delta, kec. 30 m/s. vi. Nyeri Lambat: dibawa serat c, kec. 12 m/s.
  • 9.
    Daftar Pustaka • IlmuPenyakit Dalam FK.UI Volume 2 • Patofisiologi Price & Wilson, Penerbit: EGC • Fisiologi Manusia Dari Sel Ke Sistem (Lauralee Sherwood). --Thank You (^-^)--Thank You (^-^)
  • 10.
    Daftar Pustaka • IlmuPenyakit Dalam FK.UI Volume 2 • Patofisiologi Price & Wilson, Penerbit: EGC • Fisiologi Manusia Dari Sel Ke Sistem (Lauralee Sherwood). --Thank You (^-^)--Thank You (^-^)