Model Pengembangan Perangkat
Lunak
1. Annan Aji Mustafa
2. Havid Zaeni A.M
3. Salman Hanif
4. Satriya Fajar
01
PENGERTIAN
PROSES
PENGEMBANGAN
PERANGKAT
LUNAK
02
MODEL AIR
TERJUN
(WATERFALL)
03
PROTOTYPE
MODEL
04
UNIFIED
PROCESS
DAFTAR ISI
Apa itu Proses Pengembangan Perangkat
Lunak
• Proses Pengembangan Perangkat Lunak (Software Development
Process) adalah suatu penerapan struktur pada pengembangan suatu
Perangkat Lunak (Software), yang bertujuan untuk mengembangkan
sistem dan memberikan panduan untuk menyukseskan proyek
pengembangan sistem melalui tahapan-tahapan tertentu.
Model Sekuensial Linier atau Waterfall
Development Model
Model ini mengusulkan sebuah
pendekatan perkembangan
perangkat lunak yang sistematik dan
sekunsial yang dimulai pada tingkat
dan kemajuan sistem pada seluruh
tahapan analisis, desain , kode,
pengujian, dan pemeliharaan.
Disebut waterfall (berarti air terjun)
karena memang diagram tahapan
prosesnya mirip dengan air terjun
yang bertingkat.
Tahapan –Tahapan dalam Waterfall Modes
Investigasi
Analisis
Desain
Implementasi
Perawatan
Tahapan Investigasi
Tahap ini dilakukan untuk menentukan apakah terjadi suatu masalah atau
adakah peluang suatu sistem informasi dikembangkan. Pada tahapan ini
studi kelayakan perlu dilakukan untuk menentukan apakah sistem
informasi yang akan dikembangkan merupakan solusi yang layak
Tahap Analisis
Pada proses ini, dilakukan penganalisaan dan pengumpulan
kebutuhan sistem yang meliputi Domain informasi, fungsi yang
dibutuhkan unjuk kerja/performansi dan antarmuka.
Tahap Desain
Pada proses Desain, dilakukan penerjemahan syarat kebutuhan sebuah
perancangan perangkat lunak yang dapat diperkirakan sebelum
dibuatnya proses pengkodean (coding). Proses ini berfokus
pada struktur data, arsitektur perangkat lunak, representasi interface,
dan detail algoritma prosedural.
Tahap Implementasi
Tahapan untuk mendapatkan atau mengembangkan
hardwaredan software(pengkodean program), melakukan
pengujian, pelatihan dan perpindahan ke sistem baru
Tahapan Perawatan (maintenance)
Dilakukan ketika sistem informasi sudah dioperasikan. Pada tahapan
ini dilakukan monitoring proses, evaluasi dan perubahan (perbaikan)
bila diperlukan.
Prototype Model
Pengertian
Prototyping adalah salah satu
pendekatan dalam rekayasa perangkat
lunak yang secara langsung
mendemonstrasikan bagaimana
sebuah perangkat lunak atau
komponen-komponen perangkat lunak
akan bekerja dalam lingkungannya
sebelum tahapan konstruksi aktual
dilakukan(Howard, 1997).
Tahapan-Tahapan dalam Prototype Mode
Pengumpulan Kebutuhan
Membangun Prototype
Mengkodekan System
Evaluasi
Menggunakan Sistem
Pengumpulan Kebutuhan
Pelanggan dan pengembang bersama-sama mendefinisikan format seluruh
perangkat lunak, mengidentifikasikan semua kebutuhan, dan garis besar
sistem yangakan dibuat.
Membangun Prototype
Membangun prototyping dengan membuat perancangan
sementara yang berfokus pada penyajian kepada pelanggan
(misalnya dengan membuat input dan format output).
Mengkodekan sistem
Dalam tahap ini prototyping yang sudah di sepakati
diterjemahkan ke dalam bahasa pemrograman yang sesuai.
Evaluasi Sistem
Pelanggan mengevaluasi apakah perangkat lunak yang sudah jadi
sudah sesuai dengan yang diharapkan . Jika ya, maka proses akan
dilanjutkan ke tahap selanjutnya, namun jika perangkat lunak yang
sudah jadi tidak/belum sesuai dengan apa yang diharapkan, maka
tahapan sebelumnya akan diulang
Menggunakan sistem
Perangkat lunak yang telah diuji dan diterima pelanggan siap untuk
digunakan.
Unified Process & Unified Modeling Language
Pengertian
Unified Process (UP)atau kadang
disebut sebagai Unified Software
Development Process (USDP)
adalah kerangka proses
pengembangan yang bersifat use-
case-driven, berpusat pada
arsitektur perangkat lunak,
interatif dan tumbuh-kembang
(Alhir, 2005).
Tahapan dalam Unified Process
Inception
Elaboration
Construction
Transition
Inception
Tahapan ini merupakan tahapan paling awal dimana aktivitas
penilaian terhadap sebuah proyek perangkat lunak dilakukan.
Tujuannya adalah untuk mendapatkan kesepakatan dari
stakeholder sehubungan dengan tujuan dan dana proyek.
Elaboration
Tujuan dari tahap ini adalah untuk mendapatkan gambaran umum
kebutuhan, persyaratan dan fungsi-fungsi utama perangkat lunak. Hal
ini penting untuk mengetahui secara lebih baik resiko-resiko proyek,
baik meliputi resiko arsitektur perangkat lunak, perencanaan, maupun
implementasi. Pada tahap ini telah dimulai rancang bangun perangkat
lunak secara iterative melalui aktivitas-aktivitas seperti business
modeling, requirements, analysis dan design meskipun baru pada tahap
awal.
Construction
Tujuan dari tahapan ini adalah membangun perangkat lunak sampai
dengan saat perangkat lunak tersebut siap digunakan. Titik berat tahapan
ini adalah pada penentuan tingkat prioritas kebutuhan / persyaratan,
melengkapi spesifikasinya, analisis lebih dalam, disain solusi yang
memenuhi kebutuhan dan persyaratan, pengkodean dan pengujian
perangkat lunak. Jika dimungkinkan versi awal dari perangkat lunak diuji
cobakan untuk mendapatkan masukan dari pengguna
Transitions
Tahap ini difokuskan pada bagaimana menyampaikan perangkat lunak
yang sudah jadi pada pengguna. Perangkat lunak akan secara resmi diuji
oleh baik oleh penguji (tester) yang kompeten maupun oleh pengguna.
Beberapa aktivitas seperti pemindahan pusat data dan pelatihan
pengguna dan staf pendukung harus dilakukan pada tahap ini.
hank ou!

Model Pengembangan Perangkat Lunak

  • 1.
    Model Pengembangan Perangkat Lunak 1.Annan Aji Mustafa 2. Havid Zaeni A.M 3. Salman Hanif 4. Satriya Fajar
  • 2.
  • 3.
    Apa itu ProsesPengembangan Perangkat Lunak • Proses Pengembangan Perangkat Lunak (Software Development Process) adalah suatu penerapan struktur pada pengembangan suatu Perangkat Lunak (Software), yang bertujuan untuk mengembangkan sistem dan memberikan panduan untuk menyukseskan proyek pengembangan sistem melalui tahapan-tahapan tertentu.
  • 4.
    Model Sekuensial Linieratau Waterfall Development Model Model ini mengusulkan sebuah pendekatan perkembangan perangkat lunak yang sistematik dan sekunsial yang dimulai pada tingkat dan kemajuan sistem pada seluruh tahapan analisis, desain , kode, pengujian, dan pemeliharaan. Disebut waterfall (berarti air terjun) karena memang diagram tahapan prosesnya mirip dengan air terjun yang bertingkat.
  • 5.
    Tahapan –Tahapan dalamWaterfall Modes Investigasi Analisis Desain Implementasi Perawatan
  • 6.
    Tahapan Investigasi Tahap inidilakukan untuk menentukan apakah terjadi suatu masalah atau adakah peluang suatu sistem informasi dikembangkan. Pada tahapan ini studi kelayakan perlu dilakukan untuk menentukan apakah sistem informasi yang akan dikembangkan merupakan solusi yang layak Tahap Analisis Pada proses ini, dilakukan penganalisaan dan pengumpulan kebutuhan sistem yang meliputi Domain informasi, fungsi yang dibutuhkan unjuk kerja/performansi dan antarmuka.
  • 7.
    Tahap Desain Pada prosesDesain, dilakukan penerjemahan syarat kebutuhan sebuah perancangan perangkat lunak yang dapat diperkirakan sebelum dibuatnya proses pengkodean (coding). Proses ini berfokus pada struktur data, arsitektur perangkat lunak, representasi interface, dan detail algoritma prosedural. Tahap Implementasi Tahapan untuk mendapatkan atau mengembangkan hardwaredan software(pengkodean program), melakukan pengujian, pelatihan dan perpindahan ke sistem baru
  • 8.
    Tahapan Perawatan (maintenance) Dilakukanketika sistem informasi sudah dioperasikan. Pada tahapan ini dilakukan monitoring proses, evaluasi dan perubahan (perbaikan) bila diperlukan.
  • 9.
    Prototype Model Pengertian Prototyping adalahsalah satu pendekatan dalam rekayasa perangkat lunak yang secara langsung mendemonstrasikan bagaimana sebuah perangkat lunak atau komponen-komponen perangkat lunak akan bekerja dalam lingkungannya sebelum tahapan konstruksi aktual dilakukan(Howard, 1997).
  • 10.
    Tahapan-Tahapan dalam PrototypeMode Pengumpulan Kebutuhan Membangun Prototype Mengkodekan System Evaluasi Menggunakan Sistem
  • 11.
    Pengumpulan Kebutuhan Pelanggan danpengembang bersama-sama mendefinisikan format seluruh perangkat lunak, mengidentifikasikan semua kebutuhan, dan garis besar sistem yangakan dibuat. Membangun Prototype Membangun prototyping dengan membuat perancangan sementara yang berfokus pada penyajian kepada pelanggan (misalnya dengan membuat input dan format output).
  • 12.
    Mengkodekan sistem Dalam tahapini prototyping yang sudah di sepakati diterjemahkan ke dalam bahasa pemrograman yang sesuai. Evaluasi Sistem Pelanggan mengevaluasi apakah perangkat lunak yang sudah jadi sudah sesuai dengan yang diharapkan . Jika ya, maka proses akan dilanjutkan ke tahap selanjutnya, namun jika perangkat lunak yang sudah jadi tidak/belum sesuai dengan apa yang diharapkan, maka tahapan sebelumnya akan diulang
  • 13.
    Menggunakan sistem Perangkat lunakyang telah diuji dan diterima pelanggan siap untuk digunakan.
  • 14.
    Unified Process &Unified Modeling Language Pengertian Unified Process (UP)atau kadang disebut sebagai Unified Software Development Process (USDP) adalah kerangka proses pengembangan yang bersifat use- case-driven, berpusat pada arsitektur perangkat lunak, interatif dan tumbuh-kembang (Alhir, 2005).
  • 15.
    Tahapan dalam UnifiedProcess Inception Elaboration Construction Transition
  • 16.
    Inception Tahapan ini merupakantahapan paling awal dimana aktivitas penilaian terhadap sebuah proyek perangkat lunak dilakukan. Tujuannya adalah untuk mendapatkan kesepakatan dari stakeholder sehubungan dengan tujuan dan dana proyek.
  • 17.
    Elaboration Tujuan dari tahapini adalah untuk mendapatkan gambaran umum kebutuhan, persyaratan dan fungsi-fungsi utama perangkat lunak. Hal ini penting untuk mengetahui secara lebih baik resiko-resiko proyek, baik meliputi resiko arsitektur perangkat lunak, perencanaan, maupun implementasi. Pada tahap ini telah dimulai rancang bangun perangkat lunak secara iterative melalui aktivitas-aktivitas seperti business modeling, requirements, analysis dan design meskipun baru pada tahap awal.
  • 18.
    Construction Tujuan dari tahapanini adalah membangun perangkat lunak sampai dengan saat perangkat lunak tersebut siap digunakan. Titik berat tahapan ini adalah pada penentuan tingkat prioritas kebutuhan / persyaratan, melengkapi spesifikasinya, analisis lebih dalam, disain solusi yang memenuhi kebutuhan dan persyaratan, pengkodean dan pengujian perangkat lunak. Jika dimungkinkan versi awal dari perangkat lunak diuji cobakan untuk mendapatkan masukan dari pengguna
  • 19.
    Transitions Tahap ini difokuskanpada bagaimana menyampaikan perangkat lunak yang sudah jadi pada pengguna. Perangkat lunak akan secara resmi diuji oleh baik oleh penguji (tester) yang kompeten maupun oleh pengguna. Beberapa aktivitas seperti pemindahan pusat data dan pelatihan pengguna dan staf pendukung harus dilakukan pada tahap ini.
  • 20.

Editor's Notes

  • #3 © Copyright Showeet.com