EKSPLORASI BAHAN GALIAN
-Model Endapan Bahan Galian-
Model Endapan Bahan Galian
Istilah dan Pengertian
Dalam konteks pemodelan endapan, maka beberapa
istilah dasar mengenai keterdapatan mineral, endapan
mineral, dan endapan bijih harus dapat dipahami agar
dapat mempunyai pengertian yang sama dalam
penggunaan istilah ini.
 Keterdapatan Mineral (“Mineral Occurance”)
 Endapan Mineral (“Mineral Resources/Mineral Deposit”)
 Endapan bijih (“ore deposit”)
Istilah dan Pengertian
Keterdapatan Mineral (“Mineral Occurance”)
adalah suatu konsentrasi mineral (pada umumnya
terdapat bersamaan dengan beberapa mineral
lain) yang dapat terdeteksi keberadaannya pada
suatu tempat atau mempunyai ciri/konsentrasi
dimana secara teknis/ilmiah menarik.
Istilah dan Pengertian
Endapan Mineral (“Mineral Resources/Mineral
Deposit”)
adalah suatu keterdapatan mineral dengan
ukuran dan kadar yang cukup secara teknis
(dalam berbagai kondisi) dan mempunyai nilai
ekonomis yang potensial untuk dikembangkan
lebih lanjut.
Istilah dan Pengertian
Endapan bijih (“ore deposit”)
adalah suatu endapan mineral yang mempunyai
ukuran dan kadar dapat diuji dan diketahui, serta
mempunyai kemungkinan untuk ditambang
(dieksploitasi) secara menguntungkan. Pada
konteks endapan bijih ini, kontrol ekonomi dan
integrasi proses pengelolaan (penambangan –
pengolahan – pemasaran) harus akurat dan
terukur.
Pendekatan Penggambaran Sifat
Karakteristik lokal; yang dapat langsung diamati di
lapangan yaitu :
 Mineralogi, baik berupa komposisi mineral
ikutan, mineral-mineral pengotor, tekstur, dll.
 Pola-pola pengelompokan (Zona Patterns), baik
berupa pola urat, pola alterasi, pola anomali, dll.
 Sifat-sifat kimiawi endapan atau anomali kimia
lokal (local Chemical haloes), baik berupa
komposisi unsur utama, unsur-unsur ikutan,
unsur-unsur petunjuk, dll.
Pendekatan Penggambaran Sifat
Karakteristik tatanan tektonik regional; yang dapat
diinterpretasikan dari studi lokal dan
dikombinasikan dengan tatanan tektonik regional
yaitu :
 Urutan Batuan
 Lingkungan Geologi
 Dll.
Sifat Model Endapan Mineral
• Terbuka
Yaitu dapat berubah dengan penambangan data
atau informasi baru yang diperoleh. Sehingga
dapat memperkaya/menyempurnakan model
atau bahkan dapat merubah model endapan
awal.
• Mudah Digunakan (Diaplikasikan)
Dapat dengan mudah untuk mengerti dan
membaca model untuk diterapkan pada
lingkungan batuan dan tektonik selama
penyelidikan.
Model Deskriptif Endapan
 Lingkungan Geologi Endapan
 Deskripsi Endapan
Lingkungan Geologi Endapan
• Mendeskripsikan (menguraikan) kondisi lingkungan geologi dimana endapan
tersebut terberntuk (ditemukan) yang di-identifikasikan melalui karakteristik-
karakteritik geologi yang mendukung.
• Mendeskripsikan tipe dan tekstur batuan yang menutupi keberadaan host rock,
terutama pada endapan-endapan tipe batuan induk.
• Mendeskripsikan kondisi batuan asal (source rock) pada endapan-endapan
yang berbentuk fluida hidrotermal, yaitu endapan-endapan epigenetik.
• Mendeskripsikan perkiraan umur geologi dimana endapan tersebut terbentuk.
• Mendeskripsikan tatanan tektonik (tectonic setting) yang mengontrol
pembentukan endapan, terutama pada endapan-endapan yang terbentuk
akibat steuktur utama yang merupakan bagian dari suatu metallogenic
province.
• Mendeskripsikan kontrol struktur geologi, terutama struktur lokal yang
mengontrol penyebaran endapan, umumnya spesifik untuk masing-msing
daerah.
• Mendeskripsikan endapan-endapan ikutan, terutama beberapa tipe endapan
lain yang dapat muncul pada kondisi lingkungan geologi yang mirip sebagai
tambahan pada tipe utama yang dimodelkan.
Deskripsi Endapan
• Mendeskripsikan (menguraikan) karakteristik geokimia dan geofisika
endapan dengan memberikan penekanan kepada aspek-aspek yang
diperkirakan dapat terdeteksi sebaagai anomali-anomali geokimia dan
geofisika.
• Dalam banyak kasus, deskripsi karakteristik geokimia dan geofisika ini
akan di gunakan sebagai landasan (dasar) dalam perencanaan
program eksplorasi, yaitu dalam perencanaan pemilihan metode
(teknologi) eksplorasi.
• Deskripsi ini harus dapat mengkualifikasikan karakteristik-karakteristik
utama (dominan) seperti unsur-unsur asosiasi maupun karakteristik-
karakteristik penunjang (sekunder/ikutan) seperti mineral pengotor
atau unsur-unsur ikutan.
Klasifikasi Endapan
KLASIFIKASI endapan bahan galian secara umum dibagi
Menjadi 2 macam yaitu :
 Endapan Primer
Endapan primer merupakan endapan yang
terjadinya berhubungan langsung dengan proses
pembentukan magma.
 Endapan Skunder
Endapan skunder merupakan endapan yang
terbentuk karena proses-proses yang ada di
permukaan.
Endapan Primer
Endapan primer dapat diklasifikasikan dalam bermacam-
macam jenis menurut urutan-urutan pembekuan magma,
yang secara umum dapat disederhanakan sebagai berikut :
• Endapan Magmatik Cair
• Endapan Pegmatitik
• Endapan Pneumatolitik
• Endapan Hidrothermal
Endapan Skunder
Proses penting dalam pembentukan endapan sekunder
antara lain adalah proses pelapukan (mekanis, kimia) yang
akan memberikan endapan-endapan seperti :
• Endapan Placer
• Endapan Sedimen
• dll

Model endapan bahan galian

  • 1.
    EKSPLORASI BAHAN GALIAN -ModelEndapan Bahan Galian-
  • 2.
    Model Endapan BahanGalian Istilah dan Pengertian Dalam konteks pemodelan endapan, maka beberapa istilah dasar mengenai keterdapatan mineral, endapan mineral, dan endapan bijih harus dapat dipahami agar dapat mempunyai pengertian yang sama dalam penggunaan istilah ini.  Keterdapatan Mineral (“Mineral Occurance”)  Endapan Mineral (“Mineral Resources/Mineral Deposit”)  Endapan bijih (“ore deposit”)
  • 3.
    Istilah dan Pengertian KeterdapatanMineral (“Mineral Occurance”) adalah suatu konsentrasi mineral (pada umumnya terdapat bersamaan dengan beberapa mineral lain) yang dapat terdeteksi keberadaannya pada suatu tempat atau mempunyai ciri/konsentrasi dimana secara teknis/ilmiah menarik.
  • 4.
    Istilah dan Pengertian EndapanMineral (“Mineral Resources/Mineral Deposit”) adalah suatu keterdapatan mineral dengan ukuran dan kadar yang cukup secara teknis (dalam berbagai kondisi) dan mempunyai nilai ekonomis yang potensial untuk dikembangkan lebih lanjut.
  • 5.
    Istilah dan Pengertian Endapanbijih (“ore deposit”) adalah suatu endapan mineral yang mempunyai ukuran dan kadar dapat diuji dan diketahui, serta mempunyai kemungkinan untuk ditambang (dieksploitasi) secara menguntungkan. Pada konteks endapan bijih ini, kontrol ekonomi dan integrasi proses pengelolaan (penambangan – pengolahan – pemasaran) harus akurat dan terukur.
  • 6.
    Pendekatan Penggambaran Sifat Karakteristiklokal; yang dapat langsung diamati di lapangan yaitu :  Mineralogi, baik berupa komposisi mineral ikutan, mineral-mineral pengotor, tekstur, dll.  Pola-pola pengelompokan (Zona Patterns), baik berupa pola urat, pola alterasi, pola anomali, dll.  Sifat-sifat kimiawi endapan atau anomali kimia lokal (local Chemical haloes), baik berupa komposisi unsur utama, unsur-unsur ikutan, unsur-unsur petunjuk, dll.
  • 7.
    Pendekatan Penggambaran Sifat Karakteristiktatanan tektonik regional; yang dapat diinterpretasikan dari studi lokal dan dikombinasikan dengan tatanan tektonik regional yaitu :  Urutan Batuan  Lingkungan Geologi  Dll.
  • 8.
    Sifat Model EndapanMineral • Terbuka Yaitu dapat berubah dengan penambangan data atau informasi baru yang diperoleh. Sehingga dapat memperkaya/menyempurnakan model atau bahkan dapat merubah model endapan awal. • Mudah Digunakan (Diaplikasikan) Dapat dengan mudah untuk mengerti dan membaca model untuk diterapkan pada lingkungan batuan dan tektonik selama penyelidikan.
  • 9.
    Model Deskriptif Endapan Lingkungan Geologi Endapan  Deskripsi Endapan
  • 10.
    Lingkungan Geologi Endapan •Mendeskripsikan (menguraikan) kondisi lingkungan geologi dimana endapan tersebut terberntuk (ditemukan) yang di-identifikasikan melalui karakteristik- karakteritik geologi yang mendukung. • Mendeskripsikan tipe dan tekstur batuan yang menutupi keberadaan host rock, terutama pada endapan-endapan tipe batuan induk. • Mendeskripsikan kondisi batuan asal (source rock) pada endapan-endapan yang berbentuk fluida hidrotermal, yaitu endapan-endapan epigenetik. • Mendeskripsikan perkiraan umur geologi dimana endapan tersebut terbentuk. • Mendeskripsikan tatanan tektonik (tectonic setting) yang mengontrol pembentukan endapan, terutama pada endapan-endapan yang terbentuk akibat steuktur utama yang merupakan bagian dari suatu metallogenic province. • Mendeskripsikan kontrol struktur geologi, terutama struktur lokal yang mengontrol penyebaran endapan, umumnya spesifik untuk masing-msing daerah. • Mendeskripsikan endapan-endapan ikutan, terutama beberapa tipe endapan lain yang dapat muncul pada kondisi lingkungan geologi yang mirip sebagai tambahan pada tipe utama yang dimodelkan.
  • 11.
    Deskripsi Endapan • Mendeskripsikan(menguraikan) karakteristik geokimia dan geofisika endapan dengan memberikan penekanan kepada aspek-aspek yang diperkirakan dapat terdeteksi sebaagai anomali-anomali geokimia dan geofisika. • Dalam banyak kasus, deskripsi karakteristik geokimia dan geofisika ini akan di gunakan sebagai landasan (dasar) dalam perencanaan program eksplorasi, yaitu dalam perencanaan pemilihan metode (teknologi) eksplorasi. • Deskripsi ini harus dapat mengkualifikasikan karakteristik-karakteristik utama (dominan) seperti unsur-unsur asosiasi maupun karakteristik- karakteristik penunjang (sekunder/ikutan) seperti mineral pengotor atau unsur-unsur ikutan.
  • 12.
    Klasifikasi Endapan KLASIFIKASI endapanbahan galian secara umum dibagi Menjadi 2 macam yaitu :  Endapan Primer Endapan primer merupakan endapan yang terjadinya berhubungan langsung dengan proses pembentukan magma.  Endapan Skunder Endapan skunder merupakan endapan yang terbentuk karena proses-proses yang ada di permukaan.
  • 13.
    Endapan Primer Endapan primerdapat diklasifikasikan dalam bermacam- macam jenis menurut urutan-urutan pembekuan magma, yang secara umum dapat disederhanakan sebagai berikut : • Endapan Magmatik Cair • Endapan Pegmatitik • Endapan Pneumatolitik • Endapan Hidrothermal
  • 14.
    Endapan Skunder Proses pentingdalam pembentukan endapan sekunder antara lain adalah proses pelapukan (mekanis, kimia) yang akan memberikan endapan-endapan seperti : • Endapan Placer • Endapan Sedimen • dll