Dokumen ini membahas fenomena nikah sirri dan mempertanyakan pentingnya pencatatan pernikahan secara resmi. Penulis berargumen bahwa meskipun nikah sirri dapat dipertimbangkan, penting untuk mempertahankan nilai sakralitas pernikahan dan menghindari potensi dampak negatif, terutama bagi perempuan dan anak-anak. Kesaksian dan publikasi pernikahan dianggap esensial untuk memastikan kekuatan perjanjian pernikahan yang diibaratkan sebagai 'mitsaqan ghalidhan'.