Mental Model
Anggota Kelompok 2
No Nama NPM Peminatan
1 Danang Wahansa S 1606856025 Promosi Kesehatan
2 Andre Rachman 1606944223 Promosi Kesehatan
3 Miranda Adriani 1606856763 Promosi Kesehatan
4 Mina Septiani 1606945094 Promosi Kesehatan
5 Dyah Salamiah 1606944545 Promosi Kesehatan
6 Ratna Indra Sari 1606856990 MPK
7 Irene Jesihka 1606856492 MPK
8 Mira Miranti Puspitasari 1606856750 MPK
9 Dyan Handayani 1606856132 MPK
10 Zakiah 1606857362 Kebhukes
ZakiahDyan RatnaIreneMira
AndreDanang Mina MirandaDyah
Peter M. Senge
“Learning Organizations atau Organisasi Pembelajar
adalah organisasi dimana orang terus-menerus
memperluas kapasitas mereka untuk menciptakan hasil
yang benar-benar mereka inginkan.
Ada 5 Disiplin untuk membangun
Organisasi Pembelajar, Salah
satunya adalah Mental Model
Let’s talk About
MENTAL MODEL
BAGAI MANAKAH
MENTAL MODEL
ANDA??
Gambar
Apakah Ini?
Bagaimana dengan ini,
Gambar Apakah Ini?
Ada
berapakah
wajah pada
gambar ini?
Sebutkanlah WARNA dari
tulisan dibawah ini
APAKAH
MENTAL MODEL ??
Berbagai ASUMSI,
STRATEGI, CARA
PANDANG & DASAR
PEMIKIRAN yang
selalu kita gunakan
serta memiliki akar
mendalam dalam
berbagai tindakan kita,
disebut
MENTAL MODEL
DEFI NI SI ( 1)
DEFI NI SI ( 2)
BAGAI MANA
MENTAL
MODEL KI TA
MELI HAT
REALI TA
I NI ?
Segitiga Kanizsa
• Dapatkah dilihat Kanizsa-triangle atau
‘segitiga imaginer’ diantara tiga
‘pacman’ ?
• Walaupun segitiga ini tidak ada, namun
otak kita ‘memberi pertunjuk’ bahwa
ada segitiga putih yang ada ditengah-
tengah gambar. Jadi, menurut Anda
mana yang lebih nyata? Pacman atau
segitiganya?
Let ’ s Pr act i ce…
BAGAI MANA BI SA
TERBENTUK
MENTAL MODEL ??
I ceber g
Model
Pr oses
Pembent u
kkan
Ment al
Model
APA MANFAAT
MENTAL MODEL
BAGI
ORGANI SASI ??
Tim
dengan
Mental
Model
Manfaat Mental Model
dalam organisasi (1)
Manfaat Mental Model
dalam organisasi (2)
 Mental model memungkinkan manusia bekerja dengan lebih cepat.
Namun dalam organisasi yang terus berubah, mental model ini kadang-
kadang tidak berfungsi dengan baik dan menghambat adaptasi yang
dibutuhkan. Dalam organisasi pembelajar, mental model ini
didiskusikan, dicermati an direvisi pada level individual,
kelompok dan organisasi.
 Bekerja dengan mental model hanya akan efektif dalam kondisi yang
penuh dengan keterbukaan, lingkungan yang nyaman dan semua
orang dapat mengungkapkan pendapatnya dengan bebas
BAGAI MANA
MEMPERBAI KI
MENTAL MODEL??
Pentingnya Selalu
Mengubah Mental Model
Keputusan yang kita ambil bisa efektif
karena lebih sesuai dengan realitas kolektif.
Persamaan
Pemahaman
(Share Meaning)
Bagaimana Cara Merubah
Mental Model ?
Selanjutnya …
1. Sadari Mental Model
Mempengaruhi Keputusan
Sadari bahwa setiap mengambil keputusan, maka Mental
Models kita adalah faktor yang sangat mempengaruhi
ketepatan dan kebenaran keputusan yang kita ambil.
↓
Apakah Mental Models sudah mendekati realitas objektif
dari informasi dari informasi, substansi dan konteks
keputusan yang diambil?
2. Ledder of Inference
Memiliki urutan berpikir dalam menganggapi suatu kejadian. jangan
terlalu cepat menyimpulkan (leap of abstraction), yaitu terlalu cepat
pindah dari pengamatan langsung (concrete data)kepada kesimpulan
tanpa pengujian. Contoh:
(Cek: kenapa ia berbuat salah?)
Proses Personal Mastery &Team Learning Saat itu ada masalah
(data)
Berbuat Salah
(Pengujian)
(leap of abstraction)
Tidak bisa bekerja
3. Left and Right Hand
Column
Menyamakan antara apa yang diucapkan dengan apa yang dipikirkan.
Buatlah metoda kolom kiri (apa yang Anda pikirkan) dan apa yang
Anda katakan – cocokkan (Left and Right Hand Column)
Left Hand Column Right Hand Column
Apa yang dipikirkan
Anda tidak berhasil
melaksanakan tugas
Anda tidak berani
menghadapi kenyataan
Apa yang dikatakan
Atasan: “Bagaimana diskusi
anda dengan Anggaran”
Staf: “ Kita lihat hasilnya
beberapa hari ini Pak”
“Tampaknya ada masalah dalam diskusi dengan Anggaran,
bisakah anda ceritakan?”
(Proses Personal Mastery dan Team Learning)
4. Balancing Inquiry and
Advocacy
• Keseimbangan antara mencari tahu dengan memberi tahu.
• Menyelidiki dan menjelaskan secara seimbang (Balancing Inquiry
and advocacy) terhadap isse-issue organisasi yang relevan melalui
forum:
1. Formal Organisasi:
• Perencanaan
• Review Pelaksanaan
• Evaluasi Hasil
2. Informal-Pribadi
Hubungan Personal
Mempelajari Menjelaskan - Mendengarkan
Proses
Personal
Mastery,
System
Thinking, dan
Team Learning
5. Exposed Theory Versus
Theory-In-Use
• artinya kesamaan antara teori yang diucapkan (Espoused theory)
dengan teori yang digunakan (Theory in use)
Teori
“Saya percaya
pada setiap
orang”
Praktek
“Sulit meminjamkan
uang pada orang lain”
“Tidak sulit meminjamkan
uang pada orang lain”(Proses Personal
Mastery &
Team Learning
mental model

mental model

  • 1.
  • 2.
    Anggota Kelompok 2 NoNama NPM Peminatan 1 Danang Wahansa S 1606856025 Promosi Kesehatan 2 Andre Rachman 1606944223 Promosi Kesehatan 3 Miranda Adriani 1606856763 Promosi Kesehatan 4 Mina Septiani 1606945094 Promosi Kesehatan 5 Dyah Salamiah 1606944545 Promosi Kesehatan 6 Ratna Indra Sari 1606856990 MPK 7 Irene Jesihka 1606856492 MPK 8 Mira Miranti Puspitasari 1606856750 MPK 9 Dyan Handayani 1606856132 MPK 10 Zakiah 1606857362 Kebhukes
  • 3.
  • 4.
    Peter M. Senge “LearningOrganizations atau Organisasi Pembelajar adalah organisasi dimana orang terus-menerus memperluas kapasitas mereka untuk menciptakan hasil yang benar-benar mereka inginkan. Ada 5 Disiplin untuk membangun Organisasi Pembelajar, Salah satunya adalah Mental Model
  • 6.
  • 7.
  • 11.
  • 12.
  • 13.
  • 14.
  • 15.
  • 16.
    Berbagai ASUMSI, STRATEGI, CARA PANDANG& DASAR PEMIKIRAN yang selalu kita gunakan serta memiliki akar mendalam dalam berbagai tindakan kita, disebut MENTAL MODEL
  • 17.
  • 18.
  • 19.
    BAGAI MANA MENTAL MODEL KITA MELI HAT REALI TA I NI ?
  • 20.
    Segitiga Kanizsa • Dapatkahdilihat Kanizsa-triangle atau ‘segitiga imaginer’ diantara tiga ‘pacman’ ? • Walaupun segitiga ini tidak ada, namun otak kita ‘memberi pertunjuk’ bahwa ada segitiga putih yang ada ditengah- tengah gambar. Jadi, menurut Anda mana yang lebih nyata? Pacman atau segitiganya?
  • 21.
    Let ’ sPr act i ce…
  • 24.
    BAGAI MANA BISA TERBENTUK MENTAL MODEL ??
  • 25.
  • 27.
  • 28.
  • 29.
  • 30.
    Manfaat Mental Model dalamorganisasi (2)  Mental model memungkinkan manusia bekerja dengan lebih cepat. Namun dalam organisasi yang terus berubah, mental model ini kadang- kadang tidak berfungsi dengan baik dan menghambat adaptasi yang dibutuhkan. Dalam organisasi pembelajar, mental model ini didiskusikan, dicermati an direvisi pada level individual, kelompok dan organisasi.  Bekerja dengan mental model hanya akan efektif dalam kondisi yang penuh dengan keterbukaan, lingkungan yang nyaman dan semua orang dapat mengungkapkan pendapatnya dengan bebas
  • 31.
  • 32.
    Pentingnya Selalu Mengubah MentalModel Keputusan yang kita ambil bisa efektif karena lebih sesuai dengan realitas kolektif. Persamaan Pemahaman (Share Meaning)
  • 33.
  • 34.
  • 35.
    1. Sadari MentalModel Mempengaruhi Keputusan Sadari bahwa setiap mengambil keputusan, maka Mental Models kita adalah faktor yang sangat mempengaruhi ketepatan dan kebenaran keputusan yang kita ambil. ↓ Apakah Mental Models sudah mendekati realitas objektif dari informasi dari informasi, substansi dan konteks keputusan yang diambil?
  • 36.
    2. Ledder ofInference Memiliki urutan berpikir dalam menganggapi suatu kejadian. jangan terlalu cepat menyimpulkan (leap of abstraction), yaitu terlalu cepat pindah dari pengamatan langsung (concrete data)kepada kesimpulan tanpa pengujian. Contoh: (Cek: kenapa ia berbuat salah?) Proses Personal Mastery &Team Learning Saat itu ada masalah (data) Berbuat Salah (Pengujian) (leap of abstraction) Tidak bisa bekerja
  • 38.
    3. Left andRight Hand Column Menyamakan antara apa yang diucapkan dengan apa yang dipikirkan. Buatlah metoda kolom kiri (apa yang Anda pikirkan) dan apa yang Anda katakan – cocokkan (Left and Right Hand Column) Left Hand Column Right Hand Column Apa yang dipikirkan Anda tidak berhasil melaksanakan tugas Anda tidak berani menghadapi kenyataan Apa yang dikatakan Atasan: “Bagaimana diskusi anda dengan Anggaran” Staf: “ Kita lihat hasilnya beberapa hari ini Pak” “Tampaknya ada masalah dalam diskusi dengan Anggaran, bisakah anda ceritakan?” (Proses Personal Mastery dan Team Learning)
  • 39.
    4. Balancing Inquiryand Advocacy • Keseimbangan antara mencari tahu dengan memberi tahu. • Menyelidiki dan menjelaskan secara seimbang (Balancing Inquiry and advocacy) terhadap isse-issue organisasi yang relevan melalui forum: 1. Formal Organisasi: • Perencanaan • Review Pelaksanaan • Evaluasi Hasil 2. Informal-Pribadi Hubungan Personal Mempelajari Menjelaskan - Mendengarkan Proses Personal Mastery, System Thinking, dan Team Learning
  • 40.
    5. Exposed TheoryVersus Theory-In-Use • artinya kesamaan antara teori yang diucapkan (Espoused theory) dengan teori yang digunakan (Theory in use) Teori “Saya percaya pada setiap orang” Praktek “Sulit meminjamkan uang pada orang lain” “Tidak sulit meminjamkan uang pada orang lain”(Proses Personal Mastery & Team Learning