ETIKA PROFESI
Ade Dwi Putra, M.Kom.
Fakultas Teknik Ilmu & Komputer
Universitas Teknokrat Indonesia
ETIKA, PROFESI & PROFESIONALSIME
TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Memahami dan mengerti tentang Etika
2. Memahami dan mengerti tentang Profesi
3. Memahami dan mengerti tentang Profesionalisme
Apa itu Etika
ETIKA
Kata etika berasal dari dua kata Yunani yang hampir
sama bunyinya, namun berbeda artinya.
Pertama berasal dari
kata ethos yang
berarti kebiasaan atau
adat.
1. 2. Kedua dari kata ethos, yang
artinya perasaan batin atau
kencenderungan batin yang
mendorong manusia dalam
perilakunya.
“Etika merupakan suatu ilmu yang
memberikan arahan, acuan dan pijakan
kepada tindakan manusia”
Prof. DR. Franz Magnis Suseno (2016)
“Etika adalah teori tentang tingkah laku perbuatan
manusia dipandang dari segi baik dan buruk, sejauh
yang dapat di tentukan oleh akal”
Sidi Gajalba (2020)
“Etika ialah ilmu tentang baik dan buruknya perilaku,
hak dan kewajiban moral; sekumpulan asa atau nilai-
nilai yang berkaitan dengan akhlak; nilai mengenai
benar atau salahnya perbuatan atau perilaku yang
dianut masyarakat”
Kamus Besar Bahasa Indonesia
Nilai Etika
Nilai Etika
Nilai-nilai etika harus diletakkan sebagai landasan atau
dasar pertimbangan dalam setiap tingkah laku manusia
termasuk kegiatan di bidang keilmuan.
“Nilai”
dimaksudkan sebagai kondisi atau kualitas suatu benda atau
suatu kegiatan yang membuat eksistensinya, pemilikannya, atau
upaya mengejarnya menjadi sesuatu yang diinginkan oleh
individu-individu masyarakat.
Nilai tidak selalu bersifat subjektif, karena ia tetap
mengacu pada konteks sosial yang membentuk individu
dan yang pada gilirannya dipengaruhi olehnya.
“Nilai”
dimaksudkan sebagai kondisi atau kualitas suatu benda atau
suatu kegiatan yang membuat eksistensinya, pemilikannya, atau
upaya mengejarnya menjadi sesuatu yang diinginkan oleh
individu-individu masyarakat.
Nilai tidak selalu bersifat subjektif, karena ia tetap
mengacu pada konteks sosial yang membentuk individu
dan yang pada gilirannya dipengaruhi olehnya.
Etika dapat dibedakan menjadi 3 macam
Ilmu Perbuatan Filsafat
1. Etika sebagai ilmu, yang merupakan kumpulan tentang
kebajikan, tentang penilaian perbuatan seseorang
2. Etika dalam arti perbuatan, yaitu perbuatan kebajikan.
3. Etika sebagai filsafat, yang mempelajari pandangan-pandangan,
pesoalan-persoalan yang berhubungan dengan masalah
kesusilaan
1. Tempat untuk mendapatkan orientasi kritis yang
berhadapan dengan berbagai suatu moralitas
yang membingungkan.
2. Untuk menunjukan suatu keterampilan
intelektual yakni suatu keterampilan untuk
berargumentasi secara rasional dan kritis.
3. Untuk Orientasi etis ini diperlukan dalam
mengambil suatu sikap yang wajar dalam
suasana pluralisme.
Fungsi
Etika
Macam-Macam Etika
“ETIKA DESKRIPTIF”
yaitu etika yang berusaha meneropong secara kritis dan rasional
sikap dan prilaku manusia dan apa yang dikejar oleh manusia dalam
hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai. Etika Deskriptif
memberikan fakta sebagai dasar untuk mengambil keputusan
tentang prilaku atau sikap yang mau diambil.
“ETIKA NORMATIF”
yaitu etika yang mengajarkan berbagai sikap dan pola prilaku ideal
yang seharusnya dimiliki oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari.
Etika Normatif juga memberi penilaian sekaligus memberi norma
sebagai dasar dan kerangka tindakan yang akan dilakukan.
Skema tentang Etika
Etika Sesama
Etika Keluarga
Etika Profesi
Etika Politik
Etika Masyarakat
Etika Idiologi
BIOMEDIS
HUKUM
PENGETAHUAN
DLL
Etika
Etika
Umum
Etika
Khusus
Etika
Individual
Etika
Sosial
Etika Umum
membahas prinsip-prinsip moral dasar
Mengajarkan tentang kondisi-kondisi & dasar-dasar bagaimana
seharusnya manusia bertindak secara etis, bagaimana pula manusia
bersikap etis, teori-teori etika dan prinsip-prinsip moral dasar yang
menjadi pegangan bagi manusia dalam bertindak serta tolok ukur dalam
menilai baik atau buruknya suatu tindakan.
Etika Khusus
menerapkan prinsip-prinsip dasar pada masing-masing bidang
kehidupan manusia.
Penerapan ini bisa berwujud : Bagaimana seseorang
bersikap dan bertindak dalam kehidupannya dan kegiatan
profesi khusus yang dilandasi dengan etika moral.
Etika individual,
yaitu menyangkut kewajiban
dan sikap manusia terhadap
dirinya sendiri.
Etika sosial,
yaitu mengenai sikap dan
kewajiban, serta pola perilaku
manusia sebagai anggota
bermasyarakat.
Pelanggaran Etika
1. Kebutuhan individu
2. Tidak ada pedoman
3. Perilaku dan kebiasaan individu yang
tidak dikoreksi
4. Lingkungan yang tidak etis
5. Perilaku dari komunitas
Faktor yang
mempengaruhi
Pelanggaran
Etika
1. Sanksi Sosial
Skala relative kecil, dipahami sebagai
kesalahan yang dapat ‘dimaafkan’
2. Sanksi Hukum
Skala besar, merugikan hak pihak lain.
Sanksi
Pelanggaran
Etika
Apa itu Profesi
“Suatu pekerjaan atau jabatan yang
disebut profesi tidak dipegang oleh
sembarang orang”
Kunandar (2007)
“PROFESI”
Pekerjaan yang berkaitan dengan bidang yang didominasi oleh
pendidikan dan keahlian, yang diikuti dengan pengalaman
praktik kerja purna waktu dan dilaksanakan dengan
mengandalkan keahliannya.
Apa itu
Profesionalisme
“Profesionalisme dapat diartikan sebagai
suatu kemampuan dan keterampilan
seseorang dalam melakukan pekerjaan
menurut bidang dan tingkatan masing-
masing.”
Kurniawan (2005)
1.Pengetahuan
2.Penerapan keahlian
3.Tanggung jawab sosial
4.Pengendalian diri
5.Etika bermasyarakat sesuai profesinya
Seorang
Profesional
dituntut memiliki
Apa itu Etika Profesi
“Etika Profesi adalah sebagai sikap hidup untuk memenuhi
kebutuhan pelayanan profesional dari klien dengan
keterlibatan dan keahlian sebagai pelayanan dalam rangka
kewajiban masyarakat sebagai keseluruhan terhadap para
anggota masyarakat yang membutuhkannya dengan disertai
refleksi yang seksama”
Anang Usman (2008)
1. Prinsip Tanggung Jawab
2. Prinsip Keadilan
3. Prinsip Kompetensi
4. Prinsip Prilaku Profesional
5. Prinsip Kerahasiaan
Prinsip-Prinsip
dalam
Etika Profesi
Prinsip Tanggung Jawab
1. Terhadap pelaksanaan pekerjaan itu dan terhadap hasilnya
2. Terhadap dampak dari profrsi itu untuk kehidupan orang lain atau
masyarakat umum.
Prinsip Keadilan
Prinsip ini menuntut kita untuk memberikan kepada siapa saja apa
yang menjadi haknya.
Prinsip Kompetensi
Melaksanakan pekerjaan sesuai jasa profesionalnya, kompetensi
dan ketekunan
Prinsip Prilaku Profesional
Berperilaku konsisten dengan reputasi profesi
Prinsip Kerahasiaan
Menghormati kerahasiaan informasi
KESIMPULAN
Etika adalah refleksi dari apa yang disebut dengan “self control”,
karena segala sesuatunya dibuat dan diterapkan dari dan untuk
kepentingan kelompok sosial (profesi) itu sendiri
Dengan demikian Etika Profesi adalah aturan-aturan atau norma
standar perilaku serta tanggung jawab yang ditetapkan pada
profrsi tersebut agar tidak terjadi penyimpangan atau
penyalahgunaan oleh orang-orang di bidang profesi tersebut
Terima Kasih

Meeting 1

  • 1.
    ETIKA PROFESI Ade DwiPutra, M.Kom. Fakultas Teknik Ilmu & Komputer Universitas Teknokrat Indonesia ETIKA, PROFESI & PROFESIONALSIME
  • 2.
    TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Memahamidan mengerti tentang Etika 2. Memahami dan mengerti tentang Profesi 3. Memahami dan mengerti tentang Profesionalisme
  • 3.
  • 4.
    ETIKA Kata etika berasaldari dua kata Yunani yang hampir sama bunyinya, namun berbeda artinya.
  • 5.
    Pertama berasal dari kataethos yang berarti kebiasaan atau adat. 1. 2. Kedua dari kata ethos, yang artinya perasaan batin atau kencenderungan batin yang mendorong manusia dalam perilakunya.
  • 6.
    “Etika merupakan suatuilmu yang memberikan arahan, acuan dan pijakan kepada tindakan manusia” Prof. DR. Franz Magnis Suseno (2016)
  • 7.
    “Etika adalah teoritentang tingkah laku perbuatan manusia dipandang dari segi baik dan buruk, sejauh yang dapat di tentukan oleh akal” Sidi Gajalba (2020)
  • 8.
    “Etika ialah ilmutentang baik dan buruknya perilaku, hak dan kewajiban moral; sekumpulan asa atau nilai- nilai yang berkaitan dengan akhlak; nilai mengenai benar atau salahnya perbuatan atau perilaku yang dianut masyarakat” Kamus Besar Bahasa Indonesia
  • 9.
  • 10.
    Nilai Etika Nilai-nilai etikaharus diletakkan sebagai landasan atau dasar pertimbangan dalam setiap tingkah laku manusia termasuk kegiatan di bidang keilmuan.
  • 11.
    “Nilai” dimaksudkan sebagai kondisiatau kualitas suatu benda atau suatu kegiatan yang membuat eksistensinya, pemilikannya, atau upaya mengejarnya menjadi sesuatu yang diinginkan oleh individu-individu masyarakat. Nilai tidak selalu bersifat subjektif, karena ia tetap mengacu pada konteks sosial yang membentuk individu dan yang pada gilirannya dipengaruhi olehnya.
  • 12.
    “Nilai” dimaksudkan sebagai kondisiatau kualitas suatu benda atau suatu kegiatan yang membuat eksistensinya, pemilikannya, atau upaya mengejarnya menjadi sesuatu yang diinginkan oleh individu-individu masyarakat. Nilai tidak selalu bersifat subjektif, karena ia tetap mengacu pada konteks sosial yang membentuk individu dan yang pada gilirannya dipengaruhi olehnya.
  • 13.
    Etika dapat dibedakanmenjadi 3 macam Ilmu Perbuatan Filsafat
  • 14.
    1. Etika sebagaiilmu, yang merupakan kumpulan tentang kebajikan, tentang penilaian perbuatan seseorang 2. Etika dalam arti perbuatan, yaitu perbuatan kebajikan. 3. Etika sebagai filsafat, yang mempelajari pandangan-pandangan, pesoalan-persoalan yang berhubungan dengan masalah kesusilaan
  • 15.
    1. Tempat untukmendapatkan orientasi kritis yang berhadapan dengan berbagai suatu moralitas yang membingungkan. 2. Untuk menunjukan suatu keterampilan intelektual yakni suatu keterampilan untuk berargumentasi secara rasional dan kritis. 3. Untuk Orientasi etis ini diperlukan dalam mengambil suatu sikap yang wajar dalam suasana pluralisme. Fungsi Etika
  • 16.
  • 17.
    “ETIKA DESKRIPTIF” yaitu etikayang berusaha meneropong secara kritis dan rasional sikap dan prilaku manusia dan apa yang dikejar oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai. Etika Deskriptif memberikan fakta sebagai dasar untuk mengambil keputusan tentang prilaku atau sikap yang mau diambil.
  • 18.
    “ETIKA NORMATIF” yaitu etikayang mengajarkan berbagai sikap dan pola prilaku ideal yang seharusnya dimiliki oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari. Etika Normatif juga memberi penilaian sekaligus memberi norma sebagai dasar dan kerangka tindakan yang akan dilakukan.
  • 19.
    Skema tentang Etika EtikaSesama Etika Keluarga Etika Profesi Etika Politik Etika Masyarakat Etika Idiologi BIOMEDIS HUKUM PENGETAHUAN DLL Etika Etika Umum Etika Khusus Etika Individual Etika Sosial
  • 20.
    Etika Umum membahas prinsip-prinsipmoral dasar Mengajarkan tentang kondisi-kondisi & dasar-dasar bagaimana seharusnya manusia bertindak secara etis, bagaimana pula manusia bersikap etis, teori-teori etika dan prinsip-prinsip moral dasar yang menjadi pegangan bagi manusia dalam bertindak serta tolok ukur dalam menilai baik atau buruknya suatu tindakan.
  • 21.
    Etika Khusus menerapkan prinsip-prinsipdasar pada masing-masing bidang kehidupan manusia. Penerapan ini bisa berwujud : Bagaimana seseorang bersikap dan bertindak dalam kehidupannya dan kegiatan profesi khusus yang dilandasi dengan etika moral.
  • 22.
    Etika individual, yaitu menyangkutkewajiban dan sikap manusia terhadap dirinya sendiri. Etika sosial, yaitu mengenai sikap dan kewajiban, serta pola perilaku manusia sebagai anggota bermasyarakat.
  • 23.
  • 24.
    1. Kebutuhan individu 2.Tidak ada pedoman 3. Perilaku dan kebiasaan individu yang tidak dikoreksi 4. Lingkungan yang tidak etis 5. Perilaku dari komunitas Faktor yang mempengaruhi Pelanggaran Etika
  • 25.
    1. Sanksi Sosial Skalarelative kecil, dipahami sebagai kesalahan yang dapat ‘dimaafkan’ 2. Sanksi Hukum Skala besar, merugikan hak pihak lain. Sanksi Pelanggaran Etika
  • 26.
  • 27.
    “Suatu pekerjaan ataujabatan yang disebut profesi tidak dipegang oleh sembarang orang” Kunandar (2007)
  • 28.
    “PROFESI” Pekerjaan yang berkaitandengan bidang yang didominasi oleh pendidikan dan keahlian, yang diikuti dengan pengalaman praktik kerja purna waktu dan dilaksanakan dengan mengandalkan keahliannya.
  • 29.
  • 30.
    “Profesionalisme dapat diartikansebagai suatu kemampuan dan keterampilan seseorang dalam melakukan pekerjaan menurut bidang dan tingkatan masing- masing.” Kurniawan (2005)
  • 31.
    1.Pengetahuan 2.Penerapan keahlian 3.Tanggung jawabsosial 4.Pengendalian diri 5.Etika bermasyarakat sesuai profesinya Seorang Profesional dituntut memiliki
  • 32.
  • 33.
    “Etika Profesi adalahsebagai sikap hidup untuk memenuhi kebutuhan pelayanan profesional dari klien dengan keterlibatan dan keahlian sebagai pelayanan dalam rangka kewajiban masyarakat sebagai keseluruhan terhadap para anggota masyarakat yang membutuhkannya dengan disertai refleksi yang seksama” Anang Usman (2008)
  • 34.
    1. Prinsip TanggungJawab 2. Prinsip Keadilan 3. Prinsip Kompetensi 4. Prinsip Prilaku Profesional 5. Prinsip Kerahasiaan Prinsip-Prinsip dalam Etika Profesi
  • 35.
    Prinsip Tanggung Jawab 1.Terhadap pelaksanaan pekerjaan itu dan terhadap hasilnya 2. Terhadap dampak dari profrsi itu untuk kehidupan orang lain atau masyarakat umum.
  • 36.
    Prinsip Keadilan Prinsip inimenuntut kita untuk memberikan kepada siapa saja apa yang menjadi haknya.
  • 37.
    Prinsip Kompetensi Melaksanakan pekerjaansesuai jasa profesionalnya, kompetensi dan ketekunan
  • 38.
    Prinsip Prilaku Profesional Berperilakukonsisten dengan reputasi profesi
  • 39.
  • 40.
    KESIMPULAN Etika adalah refleksidari apa yang disebut dengan “self control”, karena segala sesuatunya dibuat dan diterapkan dari dan untuk kepentingan kelompok sosial (profesi) itu sendiri Dengan demikian Etika Profesi adalah aturan-aturan atau norma standar perilaku serta tanggung jawab yang ditetapkan pada profrsi tersebut agar tidak terjadi penyimpangan atau penyalahgunaan oleh orang-orang di bidang profesi tersebut
  • 41.