Keilmuan Teknik Mekatronika
      Ir. S.N.M.P. Simamora, MT.
    Lab. Hardware & Komponen
  Jurusan Ilmu Komputer – F.MIPA
           Bandung 2007
Referensi:
1. Alciatore, D., Histand, M. B. 2011.
   Introduction    to   Mechatronics     and
   Measurement System. McGraw-Hill.
2. Bishop, R. H. 2006. Mechatronics: An
   Introduction. Taylor & Francis Group.
3. Bolton,    W.      1998.    Mechatronics:
   Electronic     Control     Systems      in
   Mechanical Engineering. Longman Sc &
   Tech.
Era 90-an
Era 2000
Pemetaan Keilmuan T. Mekatronika
Mekatronika
    Definisi: suatu keilmuan interdisiplin ilmu teknik
    dari    mekanika      dan    elektronika     yang
    diintergrasikan dalam arsitektur sistem kendali
    untuk tujuan mendesain produk yang memiliki
    fungsionalitas      khusus     dalam      sensor,
    pendorong, kinematic dan pneumatic.
    Contoh terapan:
•     Militer dan pertahanan
•     Industri eksplorasi bumi dan kelautan
•     Pendidikan dan universitas
•     Kesehatan dan kedokteran
•     Wahana bermain
•     Mesin fotokopi
Penjelasan Lebih lanjut
Teknik Mekatronika merupakan cabang
bidang keilmuan teknik yang diturunkan
dari dasar keilmuan mesin dan
dipengaruhi oleh dominasi teknik sistem
kendali berbasis elektronika dengan
didukung    bidang    komputer      H/W,
pengolahan sinyal, dan sensor.
Dasar keilmuan Teknik Mekatronika:
matematika, fisika mekanika, elektronika,
sistem komputer, dan logika matematika.
Beberapa terapan T. Mekatronika
Komponen-komponen sistem mekatronika
Konsep Dasar Elektronika
• I(t) = kuat-arus mengalir
  selama periode selang t             d
• Kuat-arus      merupakan    I (t ) = q (t )
  muatan elektron yang                dt
  mengalir pada t-awal
  menuju t-akhir
Capacitor

           t
         1
V (t ) =
         C∫
          o
           I (t )dt

atau

          d
I (t ) = C V (t )
          dt
Inductor

  λ adalah total magnetic-flux melalui suatu lilitan
  yang dialiri kuat-arus (Wb, webers)
  L adalah nilai induktansi (H, Henry)
  I = kuat-arus
                                     d
        d                  V (t ) = L I (t )
V (t ) = λ (t )                      dt
        dt                           t
                                   1
λ = L.I                   I (t ) =
                                   L ∫
                                     V (τ )d (τ )
                                     0
Kuat-arus DC dan AC



      • Tegangan DC ⇒ muatan
        electron yang bergerak.
      • Tegangan AC ⇒ muatan
        electron yang bergetar.
Kirchhoff’s Voltage Law (KVL)




• Kuat-arus diukur pada instrumen dengan posisi
  serial terhadap alat ukur.
• Beda-potensial diukur pada instrumen dengan
  posisi paralel terhadap alat ukur.
Sistem Order-1

Mechatronics Concept

  • 1.
    Keilmuan Teknik Mekatronika Ir. S.N.M.P. Simamora, MT. Lab. Hardware & Komponen Jurusan Ilmu Komputer – F.MIPA Bandung 2007
  • 2.
    Referensi: 1. Alciatore, D.,Histand, M. B. 2011. Introduction to Mechatronics and Measurement System. McGraw-Hill. 2. Bishop, R. H. 2006. Mechatronics: An Introduction. Taylor & Francis Group. 3. Bolton, W. 1998. Mechatronics: Electronic Control Systems in Mechanical Engineering. Longman Sc & Tech.
  • 3.
  • 4.
  • 6.
  • 7.
    Mekatronika Definisi: suatu keilmuan interdisiplin ilmu teknik dari mekanika dan elektronika yang diintergrasikan dalam arsitektur sistem kendali untuk tujuan mendesain produk yang memiliki fungsionalitas khusus dalam sensor, pendorong, kinematic dan pneumatic. Contoh terapan: • Militer dan pertahanan • Industri eksplorasi bumi dan kelautan • Pendidikan dan universitas • Kesehatan dan kedokteran • Wahana bermain • Mesin fotokopi
  • 8.
    Penjelasan Lebih lanjut TeknikMekatronika merupakan cabang bidang keilmuan teknik yang diturunkan dari dasar keilmuan mesin dan dipengaruhi oleh dominasi teknik sistem kendali berbasis elektronika dengan didukung bidang komputer H/W, pengolahan sinyal, dan sensor. Dasar keilmuan Teknik Mekatronika: matematika, fisika mekanika, elektronika, sistem komputer, dan logika matematika.
  • 9.
  • 10.
  • 11.
    Konsep Dasar Elektronika •I(t) = kuat-arus mengalir selama periode selang t d • Kuat-arus merupakan I (t ) = q (t ) muatan elektron yang dt mengalir pada t-awal menuju t-akhir
  • 12.
    Capacitor t 1 V (t ) = C∫ o I (t )dt atau d I (t ) = C V (t ) dt
  • 13.
    Inductor λadalah total magnetic-flux melalui suatu lilitan yang dialiri kuat-arus (Wb, webers) L adalah nilai induktansi (H, Henry) I = kuat-arus d d V (t ) = L I (t ) V (t ) = λ (t ) dt dt t 1 λ = L.I I (t ) = L ∫ V (τ )d (τ ) 0
  • 14.
    Kuat-arus DC danAC • Tegangan DC ⇒ muatan electron yang bergerak. • Tegangan AC ⇒ muatan electron yang bergetar.
  • 15.
    Kirchhoff’s Voltage Law(KVL) • Kuat-arus diukur pada instrumen dengan posisi serial terhadap alat ukur. • Beda-potensial diukur pada instrumen dengan posisi paralel terhadap alat ukur.
  • 16.