PENGENALAN
MANAJEMEN
KINERJA ORGANISASI
Eka Hartaty Lamusu
ORIENTASI PPPK KEMENAG RI
TAHUN 2024
MANAJEMEN PPPK
BIRO KEPEGAWAIAN SEKRETARIAT JENDERAL
“Para PPPK yang dilantik untuk tetap
mempertahankan dan bahkan meningkatkan
kinerja dalam pelayanan publik”
”Ikhlas mengabdi ke bangsa, jangan setelah
diterima bekerja asal-asalan, mentang-
mentang sudah punya SK. Apalagi Kemenag
merupakan kementerian dengan postur
jumbo. Harapannya tubuh besar jadi
semangat kita juga besar dalam memberi
pelayanan terbaik untuk bidang keagamaan
dan pendidikan"
Gus Menteri, 15 Agustus 2023, Pelantikan PPPK
GOOD GOVERNANCE
RPJM 1 (2005-2009)
REFORMASI BIROKRASI
RPJM 2 (2010-2014)
SISTEM MERIT
RPJM 3 (2015-2019)
BIROKRASI
BERKELAS DUNIA
RPJM 4 (2020-2024)
2
3
4 SMART ASN
Profil:
INTEGRITAS
NASIONALISME
PROFESIONALISME
WAWASAN GLOBAL
IT & BAHASA ASING
HOSPITALITY
NETWORKING
ENTREPRENEURSHIP
WORLD CLASS
GOVERNMENT 2024
1
DIGITAL LEADER
DIGITAL TALENT
+ MODERAT ASN
Profil ASN Kementerian Agama
KOMITMEN KEBANGSAAN
TOLERANSI
ANTI KEKERASAN
PENERIMAAN TRADISI
Pegawai Aparatur Sipil Negara
Status Kepegawaian ASN
Manajemen PPPK
Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK
Manajemen PPPK
Masa Hubungan Kerja
Pemutusan Hubungan Kerja
Gaji dan Tunjangan
Hak Cuti PPPK
Jenis - Jenis Cuti PPPK
Terima Kasih
@kempanrb Kementerian PANRB
www.menpan.go.id
@kemenpanrb
CARI TAHU
PERBEDAAN
PNS & PPPK, YUK!
Geser ke kiri
@kempanrb Kementerian PANRB
www.menpan.go.id
@kemenpanrb
*UU No. 5/2014 tentang ASN
WNI yang memenuhi syarat
tertentu, diangkat sebagai
Pegawai ASN secara tetap oleh
pejabat pembina kepegawaian
(PPK) untuk menduduki jabatan
pemerintahan
WNI yang memenuhi syarat
tertentu, yang diangkat
berdasarkan perjanjian kerja
untuk jangka waktu tertentu
dalam rangka melaksanakan
tugas pemerintahan
PNS
(Pegawai Negeri Sipil)
PPPK
(Pegawai Pemerintah
dengan Perjanjian Kerja)
Aparatur Sipil Negara (ASN)adalah profesi bagi pegawai negeri sipil(PNS)
dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK)
yang bekerja pada instansi pemerintah
Apa sih Bedanya PNS dan PPPK?
ASN
@kempanrb Kementerian PANRB
www.menpan.go.id
@kemenpanrb
Usia minimal 20 tahun
Usia maksimal 1 tahun
sebelum batas usia tertentu
pada jabatan yang akan
dilamar
-
-
Usia minimal 18 tahun
Usia maksimal 35 tahun
-
-
PNS
(Pegawai Negeri Sipil)
PPPK
(Pegawai Pemerintahan
dengan Perjanjian Kerja)
Batas Usia
saat Melamar CPNS & PPPK
*Pasal 23 ayat (1) huruf a PP No. 11/2017
*Pasal 16 huruf a PP No. 49/2018
@kempanrb Kementerian PANRB
www.menpan.go.id
@kemenpanrb
Seleksi Administrasi
Seleksi Kompetensi Dasar
Seleksi Kompetensi Bidang
Seleksi Administrasi
Seleksi Kompetensi
a. Manajerial
b. Teknis
c. Sosial Kultural
PNS
(Pegawai Negeri Sipil)
PPPK
(Pegawai Pemerintahan
dengan Perjanjian Kerja)
Tahapan Seleksi CPNS & PPPK
*Pasal 26 PP No. 11/2017
*Pasal 19 PP No. 49/2018
1.
2.
3.
1.
2.
@kempanrb Kementerian PANRB
www.menpan.go.id
@kemenpanrb
*PP No. 49/2018 tentang Manajemen PPPK
PNS
(Pegawai Negeri Sipil)
PPPK
(Pegawai Pemerintahan
dengan Perjanjian Kerja)
*UU No. 5/2014 tentang ASN
Pemberhentian dengan predikat
tertentu.
PNS diberhentikan dengan hormat
karena:
1.
2.
Pemutusan hubungan perjanjian
kerja dengan predikat tertentu.
Pemutusan hubungan perjanjian
kerja PPPK dengan hormat apabila:
1.
2.
Meninggal dunia
Atas permintaan sendiri
Mencapai batas usia pensiun
Perampingan organisasi atau
kebijakan pemerintah yang
mengakibatkan pensiun dini
Tidak cakap jasmani dan/atau
rohani sehingga tidak dapat
menjalankan tugas dan kewajiban
a.
b.
c.
d.
e.
Jangka waktu perjanjian kerja
berakhir
Meninggal dunia
Atas permintaan sendiri
Perampingan organisasi atau
kebijakan pemerintah yang
mengakibatkan pengurangan
PPPK
Tidak cakap jasmani dan/atau
rohani sehingga tidak dapat
menjalankan tugas dan
kewajiban sesuai perjanjian
kerja yang disepakati
a.
b.
c.
d.
e.
Pemberhentian Hubungan Kerja
pada PNS & PPPK
Catatan:
*Pemutusan hubungan perjanjian kerjaPPPK
karena jangka waktu perjanjian kerja berakhir
yaitu termasuk telah mencapai batas usia
tertentu dalam Jabatan yang diduduki.
@kempanrb Kementerian PANRB
www.menpan.go.id
@kemenpanrb
Dapat menduduki seluruh
jabatan pemerintahan
Jenis jabatan yang dapat
diisi oleh PPPK diatur
dengan Peraturan Presiden
dan Keputusan Menteri PANRB
No. 76/2022
Tidak dapat mengisi
JPT Pratama
-
-
PNS
(Pegawai Negeri Sipil)
PPPK
(Pegawai Pemerintahan
dengan Perjanjian Kerja)
Kedudukan PNS & PPPK
Gaji Pokok
Tunjangan Keluarga
Tunjangan Pangan
Tunjangan Jabatan
Tunjangan Kinerja
(bagi PPPK di Pemerintah Pusat)
Tambahan Penghasilan Pegawai
(bagi PPPK di Pemerintah Daerah)
Tunjangan Resiko/Bahaya
(bagi jabatan tertentu)
Tunjangan Khusus
(bagi PPPK dengan kondisi khusus)
Tunjangan Profesi
(bagi Guru dan Dosen)
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
Gaji
Tunjangan Kinerja
Tunjangan Kemahalan
1.
2.
3.
@kempanrb Kementerian PANRB
www.menpan.go.id
@kemenpanrb
Gaji dan Tunjangan PNS & PPPK
Gaji Pokok
Tunjangan Keluarga
Tunjangan Pangan
Tunjangan Jabatan
Tunjangan Kinerja
(bagi PNS di Pemerintah Pusat)
Tambahan Penghasilan Pegawai
(bagi PNS di Pemerintah Daerah)
Tunjangan Resiko/Bahaya
(bagi jabatan tertentu)
Tunjangan Khusus
(bagi PNS dengan kondisi khusus)
Tunjangan Profesi
(bagi Guru dan Dosen)
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
PNS PPPK
Gaji
Tunjangan Kinerja
Tunjangan Kemahalan
1.
2.
3.
*Peraturan Presiden No. 98/2020
*PP No. 49/2018
*PP No. 11/2017 jo PP No. 17/2020
*Perpres tentang Gaji dan Tunjangan PNS
@kempanrb Kementerian PANRB
www.menpan.go.id
@kemenpanrb
58 tahun bagi pejabat
administrasi
60 tahun bagi pejabat pimpinan
tinggi
Sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan
bagi pejabat fungsional
-
-
-
58 tahun bagi pejabat
fungsional ahli muda, pejabat
fungsional ahli pertama, dan
pejabat fungsional kategori
keterampilan
60 tahun bagi pejabat pimpinan
tinggi dan pejabat fungsional
madya
65 tahun bagi yang memangku
jabatan fungsional ahli utama
-
-
-
Batas Usia Pensiun PNS & PPPK
PNS PPPK
*UU No. 5/2014 tentang ASN *PP No. 49/2018 tentang Manajemen PPPK
Surat Edaran Menteri PANRB Nomor 11 Tahun 2023
tentang Disiplin Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja
Selasa, 11 Juli 2023
2
UU No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara
Pasal 104
Untuk menjamin terpeliharanya tata tertib dalam kelancaran pelaksanaan tugas, PPPK wajib
mematuhi disiplin PPK.
Instansi Pemerintah wajib melaksanakan penegakan disiplin PPPK serta melaksanakan berbagai
Upaya peningkatan disiplin.
PPPK yang melakukan pelanggaran disiplin dijatuhi hukuman disiplin
PP No.49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK Pasal 52
Berdasarkan ketentuan disiplin yang diatur dalam PP ini, PPK pada setiap instansi menetapkan
disiplin PPPK.
Disiplin PPPK ditetapkan berdasarkan karakteristik pada setiap instansi
Tata cara pengenaan sanksi disiplin bagi PPPK dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan yang mengatur Disiplin PNS
DASAR PELAKSANAAN DISIPLIN PPPK
Latar Belakang
3
Menjamin tata tertib dalam
kelancaran pelaksanaan tugas
PPPK
Instansi Pemerintah wajib
melaksanakan penegakan
disiplin bagi PPPK
(Pasal 51 PP 49/2018)
Pejabat Pembina Kepegawaian
pada setiap instansi pemerintah
menetapkan ketentuan
mengenai disiplin PPPK yang
disesuaikan dengan karakteristik
dan kebutuhan instansi masing-
masing
APAKAH SUDAH DIIMPLEMENTASIKAN DENGAN
SEMESTINYA???
4
5
Maksud dan Tujuan
6
Maksud Tujuan
Mengingatkan dan mendorong
Pejabat Pembina Kepegawaian
pada Instansi Pemerintah
menetapkan peraturan tentang
disiplin PPPK sebagao bentuk
kepastian hukum dalam
memeriksa, menetapkan dan
mengenakan hukuman disiplin
atas pelanggaran disiplin yang
dilakukan oleh PPPK
1. Terwujudnya kepastian
hukum dalam memutuskan
hukuman disiplin atas
pelanggaran disiplin PPPK
sebagai upaya
pengingkatan disiplin PPPK.
2. Tersedianya peraturan
tentang disiplin PPPK
sebagai dasar dalam
melakukan pemeriksaan,
penetapan dan pengenaan
hukuman/sanksi bagi PPPK
7
DASAR
HUKUM
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara
Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai
Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja
Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS
Peraturan Badan Kepegawaian Negara Nomor 1 Tahun 2019 tentang Petunjuk
Teknis Pengadaan PPPK sbegaimana telah diubah dengan Peraturan BKN
Nomor 18 Tahun 2019
Peraturan Badan Kepegawaian Negara Nomor 6 Tahun 2022 tentang Peraturan
Pelaksanaan PP Nomo 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS
8
Isi Edaran
1. Setiap Instansi Pemerintah wajib melaksanakan penegakan disiplin terhadap PPPK
2. Pejabat Pembina Kepegawaian pada setiap Instansi Pemerintah menetapkan ketentuan terkait disiplin
PPPK sesuai dengan karakteristik pada setiap instansi
3. Ketentuan tentang disiplin PPPK, paling sedikit memuat materi/substansi sebagai berikut:
a. Norma atau ketentuan yang mengatur Kewajiban bagi pegawai ASN sebagaimana diatur dalam UU No
5 Tahun 2014 dan PP 94 Tahun 2021
b. Norma atau ketentuan yang mengatur mengenai Larangan sebagaimana diatur dalam PP 94 Tahun
2021
c. Bentuk pelanggaran disiplin, tingkat dan jenis hukuman atau sanksi disiplin yang disesuaikan dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan, kode etik ASN dan/atau nilai-nilai yang berlaku di
masyarakat
4. Materi/substansi dapat diatur lebih lanjut dalam perjanjian kerja yang dibuat antara Pejabat Pembina
Kepegawaian/Pejabat yang ditunjuk dengan calon PPPK berpedoman pada ketentuan perundang-undangan
yang mengatur mengenai pengadaan PPPK.
5. Tata cara pengenaan sanksi disipiplin bagi PPPK, termasuk ketentuan pejabat yang berwenang menghukum,
dilaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan mengenai disiplin PNS.
9
Ketentuan Disiplin PPPK
*Norma atau ketentuan yang mengatur Kewajiban bagi pegawai ASN
sebagaimana diatur dalam UU No 5 Tahun 2014 dan PP 94 Tahun 2021
setia dan taat sepenuhnya kepada Pancasila,Undang- Undang Dasar Negara Republik
Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Pemerintah
melaksanakan kebijakan yang ditetapkan oleh pejabatpemerintah yang berwenang
menaati ketentuan peraturan perundang-undangan
menjaga persatuan dan kesatuan bangsa
melaksanakan tugas kedinasan dengan penuh pengabdian, kejujuran, kesadaran dan tanggung jawab
menyimpan rahasiajabatan dan hanya dapat mengemukakan rahasia jabatan sesuai
dengan ketentuarı peraturan perundang-undangan
bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia
menunjukkan integritas dan keteladanan dalam sikap, perilaku, ucapan, dan tindakan kepadasetiap
orang, baik di dalam maupun di luar kedinasan
Pasal 23 UU ASN
Pasal 3 PP Diisiplin PNS
10
Ketentuan Disiplin PPPK
*Norma atau ketentuan yang mengatur Kewajiban bagi pegawai ASN
sebagaimana diatur dalam UU No 5 Tahun 2014 dan PP 94 Tahun 2021
Pasal 4 PP Diisiplin PNS
a. menghadiri dan mengucapkan sumpah/janji PNS;
b. menghadiri dan mengucapkan sumpah/janji jabatan;
c. mengutamakan kepentingan negara daripada kepentingan pribadi, seseorang, dan
atau golongan;
d. melaporkan dengan segera kepada atasannya apabila mengetahui ada hal yang
dapat membahayakan keamanan negara atau merugikan keuangan negara;
e. melaporkan harta kekayaan kepada pejabat yang berwenang sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan;
f. Masuk Kerja dan menaati ketentuan jam kerja;
g. menggunakan dan memelihara barang milik negara dengan sebaik-baiknya;
h. memberikan kesempatan kepada bawahan untuk mengembangkan kompetensi;
dan
i. menolak segala bentuk pemberian yang berkaitan dengan tugas dan fungsi kecuali
penghasilan sesuai dengan ketentuan peraturan perLlndang-undangan.
11
Ketentuan Disiplin PPPK
*Norma atau ketentuan yang
mengatur mengenai Larangan
sebagaimana diatur
dalam PP 94 Tahun 2021
Pasal 5 PP Diisiplin PNS
a. menyalahgunakanwewenang;
b. menjadi perantara untuk mendapatkan keuntungan pribadi dan/atau orang lain dengan
menggunakan kewenangan orang lain yang diduga terjadi konflik kepentingan dengan
jabatan;
c. menjadi pegawai atau bekerja untuk negara lain; d. bekerja pada lembaga atau organisasi
internasional tanpa izin atau tanpa ditugaskan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian;
d. bekerja pada perusahaan asing, konsultan asing, atau lembaga swadaya masyarakat asing
kecuali ditugaskan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian;
e. memiliki, menjual, membeli, menggadaikan, menyewakan, atau meminjamkan barang baik
bergerak atau tidak bergerak, dokumen, atau surat berharga milik negara secara tidak sah;
f. melakukan pungutan di luar ketentuan;
g. melakukan kegiatan yang merugikan negara;
h. bertindak sewenang-wenang terhadap bawahan;
i. menghalangi berjalannya tugas kedinasan;
j. menerima hadiah yang berhubungan dengan jabatan dan/atau pekerjaan;
k. meminta sesuatu yang berhubungan dengan jabatan;
l. melakukan tindakan atau tidak melakukan tindakan yang dapat mengakibatkan kerugian
bagi yang dilayani; dan
12
j. memberikan dukungan
kepadacalon
Presiden/WakilPresiden,
calonKepala
Daerah/WakilKepala
Daerah, calon anggota
DewanPerwakilan
Rakyat, calonanggota
DewanPerwakilan
Daerah, atan calonDPRD
dengancara:
a. ikut kampanye;
b. menjadi peserta kampanye dengan menggunakan atribut partai
atau atributPNS;
c. sebagai peserta kampanye dengan
mengerahkan PNSlain;
d. sebagai peserta kampanye dengan menggunakan
fasilitas negara;
e. membuat keputusan dan/atau tindakan yang menguntungkan
atau merugikan salah satu pasangan calon sebelum, selama, dan
sesudah masa kampanye;
f. mengadakan kegiatan yang mengarahkepada keberpihakan
terhadap pasangan calon yang menjadi peserta pemilu sebelum,
selama, dan sesudah masa kampanye meliputi pertemuan,
ajakan, himbauan, seruan, atau pemberian barang kepada PNS
dalam lingkungan unit kerjanya, anggota keluarga, dan
masyarakat; dan/atau
g. memberikan surat dukungan disertai fotokopi Kartu Tanda
Penduduk atau Surat Keterangan Tanda Penduduk
Ketentuan Disiplin PPPK
*Norma atau ketentuan yang mengatur mengenai Larangan
sebagaimana diatur dalam PP 94 Tahun 2021
Pasal 5 PP Diisiplin PNS
SKB PEMBINAAN DAN
PENGAWASAN NETRALITAS ASN
15
Ketentuan Disiplin PPPK
*Bentuk pelanggaran disiplin, tingkat dan jenis hukuman atau sanksi disiplin yang disesuaikan dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan, kode etik ASN dan/atau nilai-nilai yang berlaku di masyarakat
Hukuman
Disiplin Ringan
a. Teguran lisan;
b. Teguran tertulis; atau
c. Pernyataan tidak puas secara tertulis.
Hukuman
Disiplin Sedang
a. Pemotongan tunjangan kinerja sebesar 25% (dua puluh lima persen) selama 6 (enam) bulan;
b. Pemotongan tunjangan kinerja sebesar 25% (dua puluh lima persen) selama 9 (enam) bulan;
atau
c. Pemotongan tunjangan kinerja sebesar 25% (dua puluh lima persen) selama 12 (enam) bulan;
Hukuman
Disiplin Berat
a. Penurunan jabatan setingkat lebih rendah selama 12 (dua belas) bulan;
b. Pembebasan dari jabatannya menjadi jabatan pelaksana selama 12 (dua belas) bulan; dan
c. Pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai PNS.
Pasal 8 -15 PP Diisiplin PNS
Jenis hukuman disiplin berat yang berhubungan dengan jabatan tidak berlaku bagi PPPK
(PPPK → Pemutusan Hubungan Perjanjian Kerja)
16
Perjanjian Kerja
Lampiran III (Perjanjian Kerja)
Peraturan BKN No 1 Tahun 2019, sebagaimana telah diubah
dengan Peraturan BKN No 18 Tahun 2020
17
Perjanjian Kerja
Lampiran III (Perjanjian
Kerja)
Peraturan BKN No 1
Tahun 2019,
sebagaimana telah
diubah dengan Peraturan
BKN No 18 Tahun 2020
18
Perjanjian Kerja
Lampiran III (Perjanjian Kerja)
Peraturan BKN No 1 Tahun 2019,
sebagaimana telah diubah dengan
Peraturan BKN No 18 Tahun 2020
19
Perjanjian Kerja
Lampiran III (Perjanjian Kerja)
Peraturan BKN No 1 Tahun 2019, sebagaimana telah
diubah dengan Peraturan BKN No 18 Tahun 2020
20
Tata cara pengenaan hukuman
(Pasal 26-39 PP Disiplin PNS)
1. Pemanggilan oleh atasan langsung;
2. Pemeriksaan (oleh atasan langsung
untuk hukuman disiplin ringan / tim
pemeriksa untuk hukuman disiplin
sedang dan berat);
3. Penjatuhan hukuman.
Jika hasil pemeriksaan terdapat indikasi
penyalahgunaan wewenang yang
menimbulkan kerugian negara, maka
atasan langsung atau tim pemeriksa
wajib berkoordinasi dengan APIP.
APIP merekomendasikan PPK untuk
melaporkan kepada APH.
Pejabat yang berwenang
menghukum
(Pasal 16-25 PP Disiplin PNS)
1. Presiden
2. Pejabat Pembina Kepegawaian;
3. Kepala Perwakilan Republik Indonesia;
4. Pejabat Pimpinan Tinggi Madya atau
pejabat lain yang setara;
5. Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama atau
pejabat lain yang setara;
6. Pejabat Administrator atau pejabat
lain yang setara; dan
7. Pejabat Pengawas atau pejabat lain
yang setara.
21
TERIMA KASIH
CUTI BAGI PPPK
Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018
Tentang Manajemen PPPK
1
Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK
2
Peraturan Badan Kepegawaian Nomor 7 Tahun 2022 Tentang
Tata Cara Pemberian Cuti PPPK
3
Undang Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara
Cuti adalah keadaan tidak masuk kerja yang
diizinkan dalam jangka waktu tertentu. Cuti merupakan hak bagi ASN.
Cuti diberikan oleh PPK.
PPK dapat mendelegasikan sebagian
wewenangnya kepada pejabat di
lingkungannya.
Pejabat di lingkungannya sebagaimana
dimaksud pada paling rendah pejabat
administrator atau pejabat lain yang setara
yang memimpin satuan unit kerja.
Pendelegasian wewenang
pemberian cuti ditetapkan dengan
keputusan PPK.
 cuti tahunan;
 cuti besar;
 cuti sakit;
 cuti melahirkan;
 cuti karena alasan
penting;
 cuti bersama; dan
 cuti di luar
tanggungan negara.
 cuti tahunan;
 cuti sakit;
 cuti melahirkan; dan
 cuti bersama;
PP 11/2017 Jo PP 17/2020 PP 49/ 2018
Pasal 315
PNS yang menduduki Jabatan guru pada sekolah dan
Jabatan dosen pada perguruan tinggi yang mendapat
liburan menurut peraturan perundang-undangan, berhak
mendapatkan cuti tahunan.
Pasal 81
PPPK yang menduduki Jabatan guru pada sekolah dan
Jabatan dosen pada perguruan tinggi yang mendapat
liburan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang
undangan, disamakan dengan PPPK yang telah
menggunakan hak cuti tahunan.
PP 11/2017 JO PP 17/2020
PP 49/ 2018
1
Permintaan cuti tahunan dapat diberikan
paling sedikit 1 (satu) hari kerja.
2
3
5 PPPK yang memiliki masa perjanjian
kerja diatas 2 (dua) tahun
mendapatkan cuti 18 (delapan belas)
hari kerja termasuk cuti tahunan dalam
tahun berjalan
6
PPPK yang memiliki masa perjanjian
kerja diatas 3 (tiga) tahun
mendapatkan cuti 24 (dua puluh) hari
kerja termasuk cuti tahunan dalam
tahun berjalan
Dalam hal hak atas cuti tahunan akan digunakan di
tempat yang sulit perhubungannya, jangka waktu cuti
tahunan dapat ditambah untuk paling lama 6 (enam)
hari kalender.
7
a
Ibu, bapak, istri/suami, anak, dan/atau mertua sakit
keras atau meninggal dunia
Salah seorang anggota sebagaimana dimaksud
dalam huruf a meninggal dunia dan sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan yang
bersangkutan harus mengurus hak-hak dari anggota
keluarganya yang meninggal
Melangsungkan perkawinan pertama
b
c
PPPK tidak harus memiliki masa kerja minimal 1 (satu) tahun dapat diberikan cuti tahunan,
apabila:
Dalam hal PPPK telah bekerja paling sedikit 1 (satu) tahun secara terus menerus dan telah
mengambil cuti tahunan karena alasan sebagaimana dimaksud, Cuti dimaksud mengurangi
cuti tahunan yang bersangkutan.
Lamanya hak atas cuti tahunan diberikan paling lama 6 (enam) hari kerja.
1 PPPK yang menduduki Jabatan guru pada sekolah dan
Jabatan dosen pada perguruan tinggi yang mendapat
liburan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan, disamakan dengan PPPK yang telah
menggunakan hak cuti tahunan.
2
Liburan sebagaimana dimaksud merupakan
liburan pada saat akhir semester di masing-masing
sekolah dan perguruan tinggi sesuai dengan kalender
akademik.
PPPK yang sakit lebih hari berhak atas cuti sakit
 Mengajukan
permohonan kepada
pejabat yang
berwenang
memberikan cuti
 Melampirkan surat
sakit dari dokter
1 Hari 14 Hari >14 Hari
 Mengajukan
permohonan kepada
pejabat yang
berwenang
memberikan cuti
 Melampirkan surat
sakit dari dokter
 Mengajukan permohonan
kepada pejabat yang
berwenang memberikan
cuti
 Melampirkan surat sakit
dari dokter
 dokter yang berstatus
pegawai negeri sipil atau
dokter yang bekerja pada
unit pelayanan Kesehatan
pemerintah.
 Cuti diberikan paling lama
1 (satu) bulan.
1 PPPK yang mengalami gugur kandungan berhak atas cuti sakit untuk paling lama 1 1/2
(satu setengah) bulan dengan melampirkan surat keterangan dari dokter atau bidan.
2
PPPK yang mengalami kecelakaan kerja sehingga yang bersangkutan perlu mendapat
perawatan berhak atas cuti sakit sampai dengan berakhirnya masa hubungan perjanjian kerja.
PPPK yang menjalankan cuti sakit tetap menerima
penghasilan sesuai dengan ketentuan peraturan
perundangundangan.
3
PPPK yang menggunakan hak cuti melahirkan,
tetap menerima penghasilan sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan.
Lamanya cuti melahirkan diberikan paling lama
3 (tiga) bulan
Untuk kelahiran anak pertama sampai dengan
kelahiran anak ketiga pada saat menjadi PPPK,
PPPK berhak atas cuti melahirkan.
Cuti Bersama PPPK mengikuti ketentuan
cuti Bersama PNS
Cuti Bersama PPPK tidak memotong cuti tahunan
PPPK yang karena jabatannya tidak menggunakan cuti
bersama, hak cuti tahunannya ditambah sesuai dengan
jumlah cuti bersama yang tidak digunakan.
Penambahan hak atas cuti tahunan hanya dapat
digunakan pada tahun berjalan, kecuali hari terakhir
dalam tahun berjalan (digunakan tahun berikutnya)
Materi Manajemen Kinerja Organisasi PPPK.pdf
Materi Manajemen Kinerja Organisasi PPPK.pdf

Materi Manajemen Kinerja Organisasi PPPK.pdf

  • 1.
    PENGENALAN MANAJEMEN KINERJA ORGANISASI Eka HartatyLamusu ORIENTASI PPPK KEMENAG RI TAHUN 2024
  • 2.
    MANAJEMEN PPPK BIRO KEPEGAWAIANSEKRETARIAT JENDERAL
  • 3.
    “Para PPPK yangdilantik untuk tetap mempertahankan dan bahkan meningkatkan kinerja dalam pelayanan publik” ”Ikhlas mengabdi ke bangsa, jangan setelah diterima bekerja asal-asalan, mentang- mentang sudah punya SK. Apalagi Kemenag merupakan kementerian dengan postur jumbo. Harapannya tubuh besar jadi semangat kita juga besar dalam memberi pelayanan terbaik untuk bidang keagamaan dan pendidikan" Gus Menteri, 15 Agustus 2023, Pelantikan PPPK
  • 4.
    GOOD GOVERNANCE RPJM 1(2005-2009) REFORMASI BIROKRASI RPJM 2 (2010-2014) SISTEM MERIT RPJM 3 (2015-2019) BIROKRASI BERKELAS DUNIA RPJM 4 (2020-2024) 2 3 4 SMART ASN Profil: INTEGRITAS NASIONALISME PROFESIONALISME WAWASAN GLOBAL IT & BAHASA ASING HOSPITALITY NETWORKING ENTREPRENEURSHIP WORLD CLASS GOVERNMENT 2024 1 DIGITAL LEADER DIGITAL TALENT + MODERAT ASN Profil ASN Kementerian Agama KOMITMEN KEBANGSAAN TOLERANSI ANTI KEKERASAN PENERIMAAN TRADISI
  • 5.
  • 6.
  • 7.
    Manajemen PPPK Peraturan PemerintahNomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK
  • 8.
  • 9.
  • 10.
  • 11.
  • 12.
    Hak Cuti PPPK Jenis- Jenis Cuti PPPK
  • 13.
  • 14.
    @kempanrb Kementerian PANRB www.menpan.go.id @kemenpanrb CARITAHU PERBEDAAN PNS & PPPK, YUK! Geser ke kiri
  • 15.
    @kempanrb Kementerian PANRB www.menpan.go.id @kemenpanrb *UUNo. 5/2014 tentang ASN WNI yang memenuhi syarat tertentu, diangkat sebagai Pegawai ASN secara tetap oleh pejabat pembina kepegawaian (PPK) untuk menduduki jabatan pemerintahan WNI yang memenuhi syarat tertentu, yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu dalam rangka melaksanakan tugas pemerintahan PNS (Pegawai Negeri Sipil) PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) Aparatur Sipil Negara (ASN)adalah profesi bagi pegawai negeri sipil(PNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang bekerja pada instansi pemerintah Apa sih Bedanya PNS dan PPPK? ASN
  • 16.
    @kempanrb Kementerian PANRB www.menpan.go.id @kemenpanrb Usiaminimal 20 tahun Usia maksimal 1 tahun sebelum batas usia tertentu pada jabatan yang akan dilamar - - Usia minimal 18 tahun Usia maksimal 35 tahun - - PNS (Pegawai Negeri Sipil) PPPK (Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja) Batas Usia saat Melamar CPNS & PPPK *Pasal 23 ayat (1) huruf a PP No. 11/2017 *Pasal 16 huruf a PP No. 49/2018
  • 17.
    @kempanrb Kementerian PANRB www.menpan.go.id @kemenpanrb SeleksiAdministrasi Seleksi Kompetensi Dasar Seleksi Kompetensi Bidang Seleksi Administrasi Seleksi Kompetensi a. Manajerial b. Teknis c. Sosial Kultural PNS (Pegawai Negeri Sipil) PPPK (Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja) Tahapan Seleksi CPNS & PPPK *Pasal 26 PP No. 11/2017 *Pasal 19 PP No. 49/2018 1. 2. 3. 1. 2.
  • 18.
    @kempanrb Kementerian PANRB www.menpan.go.id @kemenpanrb *PPNo. 49/2018 tentang Manajemen PPPK PNS (Pegawai Negeri Sipil) PPPK (Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja) *UU No. 5/2014 tentang ASN Pemberhentian dengan predikat tertentu. PNS diberhentikan dengan hormat karena: 1. 2. Pemutusan hubungan perjanjian kerja dengan predikat tertentu. Pemutusan hubungan perjanjian kerja PPPK dengan hormat apabila: 1. 2. Meninggal dunia Atas permintaan sendiri Mencapai batas usia pensiun Perampingan organisasi atau kebijakan pemerintah yang mengakibatkan pensiun dini Tidak cakap jasmani dan/atau rohani sehingga tidak dapat menjalankan tugas dan kewajiban a. b. c. d. e. Jangka waktu perjanjian kerja berakhir Meninggal dunia Atas permintaan sendiri Perampingan organisasi atau kebijakan pemerintah yang mengakibatkan pengurangan PPPK Tidak cakap jasmani dan/atau rohani sehingga tidak dapat menjalankan tugas dan kewajiban sesuai perjanjian kerja yang disepakati a. b. c. d. e. Pemberhentian Hubungan Kerja pada PNS & PPPK Catatan: *Pemutusan hubungan perjanjian kerjaPPPK karena jangka waktu perjanjian kerja berakhir yaitu termasuk telah mencapai batas usia tertentu dalam Jabatan yang diduduki.
  • 19.
    @kempanrb Kementerian PANRB www.menpan.go.id @kemenpanrb Dapatmenduduki seluruh jabatan pemerintahan Jenis jabatan yang dapat diisi oleh PPPK diatur dengan Peraturan Presiden dan Keputusan Menteri PANRB No. 76/2022 Tidak dapat mengisi JPT Pratama - - PNS (Pegawai Negeri Sipil) PPPK (Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja) Kedudukan PNS & PPPK
  • 20.
    Gaji Pokok Tunjangan Keluarga TunjanganPangan Tunjangan Jabatan Tunjangan Kinerja (bagi PPPK di Pemerintah Pusat) Tambahan Penghasilan Pegawai (bagi PPPK di Pemerintah Daerah) Tunjangan Resiko/Bahaya (bagi jabatan tertentu) Tunjangan Khusus (bagi PPPK dengan kondisi khusus) Tunjangan Profesi (bagi Guru dan Dosen) 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Gaji Tunjangan Kinerja Tunjangan Kemahalan 1. 2. 3. @kempanrb Kementerian PANRB www.menpan.go.id @kemenpanrb Gaji dan Tunjangan PNS & PPPK Gaji Pokok Tunjangan Keluarga Tunjangan Pangan Tunjangan Jabatan Tunjangan Kinerja (bagi PNS di Pemerintah Pusat) Tambahan Penghasilan Pegawai (bagi PNS di Pemerintah Daerah) Tunjangan Resiko/Bahaya (bagi jabatan tertentu) Tunjangan Khusus (bagi PNS dengan kondisi khusus) Tunjangan Profesi (bagi Guru dan Dosen) 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. PNS PPPK Gaji Tunjangan Kinerja Tunjangan Kemahalan 1. 2. 3. *Peraturan Presiden No. 98/2020 *PP No. 49/2018 *PP No. 11/2017 jo PP No. 17/2020 *Perpres tentang Gaji dan Tunjangan PNS
  • 21.
    @kempanrb Kementerian PANRB www.menpan.go.id @kemenpanrb 58tahun bagi pejabat administrasi 60 tahun bagi pejabat pimpinan tinggi Sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan bagi pejabat fungsional - - - 58 tahun bagi pejabat fungsional ahli muda, pejabat fungsional ahli pertama, dan pejabat fungsional kategori keterampilan 60 tahun bagi pejabat pimpinan tinggi dan pejabat fungsional madya 65 tahun bagi yang memangku jabatan fungsional ahli utama - - - Batas Usia Pensiun PNS & PPPK PNS PPPK *UU No. 5/2014 tentang ASN *PP No. 49/2018 tentang Manajemen PPPK
  • 22.
    Surat Edaran MenteriPANRB Nomor 11 Tahun 2023 tentang Disiplin Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja Selasa, 11 Juli 2023
  • 23.
    2 UU No. 5Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara Pasal 104 Untuk menjamin terpeliharanya tata tertib dalam kelancaran pelaksanaan tugas, PPPK wajib mematuhi disiplin PPK. Instansi Pemerintah wajib melaksanakan penegakan disiplin PPPK serta melaksanakan berbagai Upaya peningkatan disiplin. PPPK yang melakukan pelanggaran disiplin dijatuhi hukuman disiplin PP No.49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK Pasal 52 Berdasarkan ketentuan disiplin yang diatur dalam PP ini, PPK pada setiap instansi menetapkan disiplin PPPK. Disiplin PPPK ditetapkan berdasarkan karakteristik pada setiap instansi Tata cara pengenaan sanksi disiplin bagi PPPK dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur Disiplin PNS DASAR PELAKSANAAN DISIPLIN PPPK
  • 24.
    Latar Belakang 3 Menjamin tatatertib dalam kelancaran pelaksanaan tugas PPPK Instansi Pemerintah wajib melaksanakan penegakan disiplin bagi PPPK (Pasal 51 PP 49/2018) Pejabat Pembina Kepegawaian pada setiap instansi pemerintah menetapkan ketentuan mengenai disiplin PPPK yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan instansi masing- masing APAKAH SUDAH DIIMPLEMENTASIKAN DENGAN SEMESTINYA???
  • 25.
  • 26.
  • 27.
    Maksud dan Tujuan 6 MaksudTujuan Mengingatkan dan mendorong Pejabat Pembina Kepegawaian pada Instansi Pemerintah menetapkan peraturan tentang disiplin PPPK sebagao bentuk kepastian hukum dalam memeriksa, menetapkan dan mengenakan hukuman disiplin atas pelanggaran disiplin yang dilakukan oleh PPPK 1. Terwujudnya kepastian hukum dalam memutuskan hukuman disiplin atas pelanggaran disiplin PPPK sebagai upaya pengingkatan disiplin PPPK. 2. Tersedianya peraturan tentang disiplin PPPK sebagai dasar dalam melakukan pemeriksaan, penetapan dan pengenaan hukuman/sanksi bagi PPPK
  • 28.
    7 DASAR HUKUM Undang-Undang Nomor 5Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS Peraturan Badan Kepegawaian Negara Nomor 1 Tahun 2019 tentang Petunjuk Teknis Pengadaan PPPK sbegaimana telah diubah dengan Peraturan BKN Nomor 18 Tahun 2019 Peraturan Badan Kepegawaian Negara Nomor 6 Tahun 2022 tentang Peraturan Pelaksanaan PP Nomo 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS
  • 29.
    8 Isi Edaran 1. SetiapInstansi Pemerintah wajib melaksanakan penegakan disiplin terhadap PPPK 2. Pejabat Pembina Kepegawaian pada setiap Instansi Pemerintah menetapkan ketentuan terkait disiplin PPPK sesuai dengan karakteristik pada setiap instansi 3. Ketentuan tentang disiplin PPPK, paling sedikit memuat materi/substansi sebagai berikut: a. Norma atau ketentuan yang mengatur Kewajiban bagi pegawai ASN sebagaimana diatur dalam UU No 5 Tahun 2014 dan PP 94 Tahun 2021 b. Norma atau ketentuan yang mengatur mengenai Larangan sebagaimana diatur dalam PP 94 Tahun 2021 c. Bentuk pelanggaran disiplin, tingkat dan jenis hukuman atau sanksi disiplin yang disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, kode etik ASN dan/atau nilai-nilai yang berlaku di masyarakat 4. Materi/substansi dapat diatur lebih lanjut dalam perjanjian kerja yang dibuat antara Pejabat Pembina Kepegawaian/Pejabat yang ditunjuk dengan calon PPPK berpedoman pada ketentuan perundang-undangan yang mengatur mengenai pengadaan PPPK. 5. Tata cara pengenaan sanksi disipiplin bagi PPPK, termasuk ketentuan pejabat yang berwenang menghukum, dilaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan mengenai disiplin PNS.
  • 30.
    9 Ketentuan Disiplin PPPK *Normaatau ketentuan yang mengatur Kewajiban bagi pegawai ASN sebagaimana diatur dalam UU No 5 Tahun 2014 dan PP 94 Tahun 2021 setia dan taat sepenuhnya kepada Pancasila,Undang- Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Pemerintah melaksanakan kebijakan yang ditetapkan oleh pejabatpemerintah yang berwenang menaati ketentuan peraturan perundang-undangan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa melaksanakan tugas kedinasan dengan penuh pengabdian, kejujuran, kesadaran dan tanggung jawab menyimpan rahasiajabatan dan hanya dapat mengemukakan rahasia jabatan sesuai dengan ketentuarı peraturan perundang-undangan bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia menunjukkan integritas dan keteladanan dalam sikap, perilaku, ucapan, dan tindakan kepadasetiap orang, baik di dalam maupun di luar kedinasan Pasal 23 UU ASN Pasal 3 PP Diisiplin PNS
  • 31.
    10 Ketentuan Disiplin PPPK *Normaatau ketentuan yang mengatur Kewajiban bagi pegawai ASN sebagaimana diatur dalam UU No 5 Tahun 2014 dan PP 94 Tahun 2021 Pasal 4 PP Diisiplin PNS a. menghadiri dan mengucapkan sumpah/janji PNS; b. menghadiri dan mengucapkan sumpah/janji jabatan; c. mengutamakan kepentingan negara daripada kepentingan pribadi, seseorang, dan atau golongan; d. melaporkan dengan segera kepada atasannya apabila mengetahui ada hal yang dapat membahayakan keamanan negara atau merugikan keuangan negara; e. melaporkan harta kekayaan kepada pejabat yang berwenang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; f. Masuk Kerja dan menaati ketentuan jam kerja; g. menggunakan dan memelihara barang milik negara dengan sebaik-baiknya; h. memberikan kesempatan kepada bawahan untuk mengembangkan kompetensi; dan i. menolak segala bentuk pemberian yang berkaitan dengan tugas dan fungsi kecuali penghasilan sesuai dengan ketentuan peraturan perLlndang-undangan.
  • 32.
    11 Ketentuan Disiplin PPPK *Normaatau ketentuan yang mengatur mengenai Larangan sebagaimana diatur dalam PP 94 Tahun 2021 Pasal 5 PP Diisiplin PNS a. menyalahgunakanwewenang; b. menjadi perantara untuk mendapatkan keuntungan pribadi dan/atau orang lain dengan menggunakan kewenangan orang lain yang diduga terjadi konflik kepentingan dengan jabatan; c. menjadi pegawai atau bekerja untuk negara lain; d. bekerja pada lembaga atau organisasi internasional tanpa izin atau tanpa ditugaskan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian; d. bekerja pada perusahaan asing, konsultan asing, atau lembaga swadaya masyarakat asing kecuali ditugaskan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian; e. memiliki, menjual, membeli, menggadaikan, menyewakan, atau meminjamkan barang baik bergerak atau tidak bergerak, dokumen, atau surat berharga milik negara secara tidak sah; f. melakukan pungutan di luar ketentuan; g. melakukan kegiatan yang merugikan negara; h. bertindak sewenang-wenang terhadap bawahan; i. menghalangi berjalannya tugas kedinasan; j. menerima hadiah yang berhubungan dengan jabatan dan/atau pekerjaan; k. meminta sesuatu yang berhubungan dengan jabatan; l. melakukan tindakan atau tidak melakukan tindakan yang dapat mengakibatkan kerugian bagi yang dilayani; dan
  • 33.
    12 j. memberikan dukungan kepadacalon Presiden/WakilPresiden, calonKepala Daerah/WakilKepala Daerah,calon anggota DewanPerwakilan Rakyat, calonanggota DewanPerwakilan Daerah, atan calonDPRD dengancara: a. ikut kampanye; b. menjadi peserta kampanye dengan menggunakan atribut partai atau atributPNS; c. sebagai peserta kampanye dengan mengerahkan PNSlain; d. sebagai peserta kampanye dengan menggunakan fasilitas negara; e. membuat keputusan dan/atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon sebelum, selama, dan sesudah masa kampanye; f. mengadakan kegiatan yang mengarahkepada keberpihakan terhadap pasangan calon yang menjadi peserta pemilu sebelum, selama, dan sesudah masa kampanye meliputi pertemuan, ajakan, himbauan, seruan, atau pemberian barang kepada PNS dalam lingkungan unit kerjanya, anggota keluarga, dan masyarakat; dan/atau g. memberikan surat dukungan disertai fotokopi Kartu Tanda Penduduk atau Surat Keterangan Tanda Penduduk Ketentuan Disiplin PPPK *Norma atau ketentuan yang mengatur mengenai Larangan sebagaimana diatur dalam PP 94 Tahun 2021 Pasal 5 PP Diisiplin PNS
  • 34.
  • 36.
    15 Ketentuan Disiplin PPPK *Bentukpelanggaran disiplin, tingkat dan jenis hukuman atau sanksi disiplin yang disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, kode etik ASN dan/atau nilai-nilai yang berlaku di masyarakat Hukuman Disiplin Ringan a. Teguran lisan; b. Teguran tertulis; atau c. Pernyataan tidak puas secara tertulis. Hukuman Disiplin Sedang a. Pemotongan tunjangan kinerja sebesar 25% (dua puluh lima persen) selama 6 (enam) bulan; b. Pemotongan tunjangan kinerja sebesar 25% (dua puluh lima persen) selama 9 (enam) bulan; atau c. Pemotongan tunjangan kinerja sebesar 25% (dua puluh lima persen) selama 12 (enam) bulan; Hukuman Disiplin Berat a. Penurunan jabatan setingkat lebih rendah selama 12 (dua belas) bulan; b. Pembebasan dari jabatannya menjadi jabatan pelaksana selama 12 (dua belas) bulan; dan c. Pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai PNS. Pasal 8 -15 PP Diisiplin PNS Jenis hukuman disiplin berat yang berhubungan dengan jabatan tidak berlaku bagi PPPK (PPPK → Pemutusan Hubungan Perjanjian Kerja)
  • 37.
    16 Perjanjian Kerja Lampiran III(Perjanjian Kerja) Peraturan BKN No 1 Tahun 2019, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan BKN No 18 Tahun 2020
  • 38.
    17 Perjanjian Kerja Lampiran III(Perjanjian Kerja) Peraturan BKN No 1 Tahun 2019, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan BKN No 18 Tahun 2020
  • 39.
    18 Perjanjian Kerja Lampiran III(Perjanjian Kerja) Peraturan BKN No 1 Tahun 2019, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan BKN No 18 Tahun 2020
  • 40.
    19 Perjanjian Kerja Lampiran III(Perjanjian Kerja) Peraturan BKN No 1 Tahun 2019, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan BKN No 18 Tahun 2020
  • 41.
    20 Tata cara pengenaanhukuman (Pasal 26-39 PP Disiplin PNS) 1. Pemanggilan oleh atasan langsung; 2. Pemeriksaan (oleh atasan langsung untuk hukuman disiplin ringan / tim pemeriksa untuk hukuman disiplin sedang dan berat); 3. Penjatuhan hukuman. Jika hasil pemeriksaan terdapat indikasi penyalahgunaan wewenang yang menimbulkan kerugian negara, maka atasan langsung atau tim pemeriksa wajib berkoordinasi dengan APIP. APIP merekomendasikan PPK untuk melaporkan kepada APH. Pejabat yang berwenang menghukum (Pasal 16-25 PP Disiplin PNS) 1. Presiden 2. Pejabat Pembina Kepegawaian; 3. Kepala Perwakilan Republik Indonesia; 4. Pejabat Pimpinan Tinggi Madya atau pejabat lain yang setara; 5. Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama atau pejabat lain yang setara; 6. Pejabat Administrator atau pejabat lain yang setara; dan 7. Pejabat Pengawas atau pejabat lain yang setara.
  • 42.
  • 43.
    CUTI BAGI PPPK PeraturanPemerintah Nomor 49 Tahun 2018 Tentang Manajemen PPPK
  • 44.
    1 Peraturan Pemerintah Nomor49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK 2 Peraturan Badan Kepegawaian Nomor 7 Tahun 2022 Tentang Tata Cara Pemberian Cuti PPPK 3 Undang Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara
  • 45.
    Cuti adalah keadaantidak masuk kerja yang diizinkan dalam jangka waktu tertentu. Cuti merupakan hak bagi ASN. Cuti diberikan oleh PPK. PPK dapat mendelegasikan sebagian wewenangnya kepada pejabat di lingkungannya. Pejabat di lingkungannya sebagaimana dimaksud pada paling rendah pejabat administrator atau pejabat lain yang setara yang memimpin satuan unit kerja. Pendelegasian wewenang pemberian cuti ditetapkan dengan keputusan PPK.
  • 46.
     cuti tahunan; cuti besar;  cuti sakit;  cuti melahirkan;  cuti karena alasan penting;  cuti bersama; dan  cuti di luar tanggungan negara.  cuti tahunan;  cuti sakit;  cuti melahirkan; dan  cuti bersama; PP 11/2017 Jo PP 17/2020 PP 49/ 2018
  • 47.
    Pasal 315 PNS yangmenduduki Jabatan guru pada sekolah dan Jabatan dosen pada perguruan tinggi yang mendapat liburan menurut peraturan perundang-undangan, berhak mendapatkan cuti tahunan. Pasal 81 PPPK yang menduduki Jabatan guru pada sekolah dan Jabatan dosen pada perguruan tinggi yang mendapat liburan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan, disamakan dengan PPPK yang telah menggunakan hak cuti tahunan. PP 11/2017 JO PP 17/2020 PP 49/ 2018
  • 48.
    1 Permintaan cuti tahunandapat diberikan paling sedikit 1 (satu) hari kerja. 2 3 5 PPPK yang memiliki masa perjanjian kerja diatas 2 (dua) tahun mendapatkan cuti 18 (delapan belas) hari kerja termasuk cuti tahunan dalam tahun berjalan 6 PPPK yang memiliki masa perjanjian kerja diatas 3 (tiga) tahun mendapatkan cuti 24 (dua puluh) hari kerja termasuk cuti tahunan dalam tahun berjalan Dalam hal hak atas cuti tahunan akan digunakan di tempat yang sulit perhubungannya, jangka waktu cuti tahunan dapat ditambah untuk paling lama 6 (enam) hari kalender. 7
  • 49.
    a Ibu, bapak, istri/suami,anak, dan/atau mertua sakit keras atau meninggal dunia Salah seorang anggota sebagaimana dimaksud dalam huruf a meninggal dunia dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang bersangkutan harus mengurus hak-hak dari anggota keluarganya yang meninggal Melangsungkan perkawinan pertama b c PPPK tidak harus memiliki masa kerja minimal 1 (satu) tahun dapat diberikan cuti tahunan, apabila: Dalam hal PPPK telah bekerja paling sedikit 1 (satu) tahun secara terus menerus dan telah mengambil cuti tahunan karena alasan sebagaimana dimaksud, Cuti dimaksud mengurangi cuti tahunan yang bersangkutan. Lamanya hak atas cuti tahunan diberikan paling lama 6 (enam) hari kerja.
  • 50.
    1 PPPK yangmenduduki Jabatan guru pada sekolah dan Jabatan dosen pada perguruan tinggi yang mendapat liburan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan, disamakan dengan PPPK yang telah menggunakan hak cuti tahunan. 2 Liburan sebagaimana dimaksud merupakan liburan pada saat akhir semester di masing-masing sekolah dan perguruan tinggi sesuai dengan kalender akademik.
  • 51.
    PPPK yang sakitlebih hari berhak atas cuti sakit  Mengajukan permohonan kepada pejabat yang berwenang memberikan cuti  Melampirkan surat sakit dari dokter 1 Hari 14 Hari >14 Hari  Mengajukan permohonan kepada pejabat yang berwenang memberikan cuti  Melampirkan surat sakit dari dokter  Mengajukan permohonan kepada pejabat yang berwenang memberikan cuti  Melampirkan surat sakit dari dokter  dokter yang berstatus pegawai negeri sipil atau dokter yang bekerja pada unit pelayanan Kesehatan pemerintah.  Cuti diberikan paling lama 1 (satu) bulan.
  • 52.
    1 PPPK yangmengalami gugur kandungan berhak atas cuti sakit untuk paling lama 1 1/2 (satu setengah) bulan dengan melampirkan surat keterangan dari dokter atau bidan. 2 PPPK yang mengalami kecelakaan kerja sehingga yang bersangkutan perlu mendapat perawatan berhak atas cuti sakit sampai dengan berakhirnya masa hubungan perjanjian kerja. PPPK yang menjalankan cuti sakit tetap menerima penghasilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan. 3
  • 53.
    PPPK yang menggunakanhak cuti melahirkan, tetap menerima penghasilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Lamanya cuti melahirkan diberikan paling lama 3 (tiga) bulan Untuk kelahiran anak pertama sampai dengan kelahiran anak ketiga pada saat menjadi PPPK, PPPK berhak atas cuti melahirkan.
  • 54.
    Cuti Bersama PPPKmengikuti ketentuan cuti Bersama PNS Cuti Bersama PPPK tidak memotong cuti tahunan PPPK yang karena jabatannya tidak menggunakan cuti bersama, hak cuti tahunannya ditambah sesuai dengan jumlah cuti bersama yang tidak digunakan. Penambahan hak atas cuti tahunan hanya dapat digunakan pada tahun berjalan, kecuali hari terakhir dalam tahun berjalan (digunakan tahun berikutnya)