Manajemen Pendidikan 
di SMAN 4 Kota Tegal 
Oleh : 
Mahasiswa Pendidikan Matematika/4D 
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 
Universitas Pancasakti Tegal 
2014
Manajemen sekolah merupakan faktor yang terpenting 
dalam menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran di 
sekolah yang keberhasilannya diukur oleh prestasi tamatan 
(out put), oleh karena itu dalam menjalankan 
kepemimpinan, harus berpikir “sistem” artinya dalam 
penyelenggaraan pendidikan di sekolah komponen-komponen 
terkait seperti: guru-guru, staff TU, Orang tua 
siswa/Masyarakat, Pemerintah, anak didik, dan lain-lain 
harus berfungsi optimal yang dipengaruhi oleh kebijakan 
dan kinerja pimpinan.
Pengertian Managemen 
Manajemen adalah proses perencanaan, 
pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan 
dalam mengelola sumber daya yang berupa 
man, money, materials, method, machines, 
market, minute dan information untuk 
mencapai tujuan yang efektif dan efisien.
Pengertian Pendidikan 
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana 
untuk mewujudkan suasana belajar dan proses 
pembelajaran agar peserta didik secara aktif 
mengembangkan potensi dirinya
Managemen Pendidikan 
Proses perencanaan, pengorganisasian, 
pelaksanaan dan pengawasan dalam mengelola 
sumber daya yang berupa man, money, 
materials, method, machines, market, minute 
dan information untuk mencapai tujuan yang 
efektif dan efisien dalam bidang pendidikan.
Lalu, bagaimanakah Manajemen 
Sekolah di SMAN 4 Kota Tegal ?
POTRET di SMAN 4 Kota Tegal 
Man (SDM) Materials Methode Machines Market 
Kepala Sekolah Kepala Sekolah Kepala Sekolah Kepala Sekolah Kepala Sekolah 
Waka 
Kurikulum 
Waka 
Kurikulum 
- 
Waka 
Kurikulum 
Waka 
Kurikulum 
Guru Mapel Guru Mapel Guru Mapel Guru Mapel Guru Mapel 
Guru BK Guru BK - - Guru BK 
Staff TU - Staff TU - - 
Peserta Didik Peserta Didik - Peserta Didik Peserta Didik 
• Man : terkait sumber daya manusia 
• Materials : terkait penggunaan kurikulum 2013 
• Methode : terkait rekuitment guru 
• Machines : terkait sarana dan prasarana 
• Market : terkait peningkatan kualitas untuk menarik minat calon 
peserta didik
Hasil Analisis ?
1. Apakah dalam pelaksanaannya manajemen personal 
(man) itu sudah sesuai dengan teori yang dipelajari? 
2. Apakah dalam pelaksanaannya manajemen kurikulum 
(material) itu sudah sesuai dengan teori yang 
dipelajari? 
3. Apakah dalam pelaksanaannya manajemen sarana 
dan prasarana (machine) itu sudah sesuai dengan 
teori yang dipelajari? 
4. Apakah dalam pelaksanaannya manajemen cara 
(methode) itu sudah sesuai dengan teori yang 
dipelajari? 
5. Apakah dalam pelaksanaannya manajemen pasar 
(market) itu sudah sesuai dengan teori yang 
dipelajari?
Rekomendasi 
• Perlu adamya pembenahan peratuaran untuk peserta didik 
dan kesadaran peserta didik untuk tidak melanggar peraturan 
yang ada. 
• Perlunya pembekalan khusus untuk guru tentang teknologi 
yang berhubungan dengan system pembelajaran di sekolah. 
• Pemanfaatan fasilitas sekolah perlu dimaksimalkan. 
• Adanya keseimbangan antara peerkembangan teknologi 
dalam pembelajaran dengan alat peraga agar peserta didik 
lebih memahami materi yang diajarkan.
Man (terkait SDM) 
1. Kepala Sekolah 
• Perencanaan : membuat program kerja selama 4 tahun 
kedepan. 
• Pengorganisasian : mengatur segala kegiatan di sekolah 
berdasarkan rencana program kerja yang sudah dibuat. 
• Pelaksanaan : kepala sekolah sebagai manager utama, 
mengawasi pelaksanaan dari rencana program kerja. 
• Evaluasi : meminta laporan pertanggungjawaban kepada 
para pelaksana kegiatan manajemen pendidikan.
2.Waka Kurikulum 
• Perencanaan : menyusun program kerja yang berhubungan 
dengan akademik. 
• Pengorganisasian : mengumpulkan pelaksana kegiatan 
untuk diberikan pengarahan terhadp rencana program kerja 
yang telah disusun. 
• Pelaksanaan : melaksanakan program kerja yang telah 
dibuat seperti penyusunan kalender akademik, pengaturan 
jadwal pelajaran, dan lain sebagainya. 
• Evaluasi : Waka Kurikulum memberikan laporan 
pertanggungjawaban kegiatan kepada kepala sekolah atas 
program kerja yang dibuat dan dilaksanakan.
3. Guru Mata Pelajaran 
• Perencanaan : menyusun silabus dan RPP sebagai persiapan 
mengajar. 
• Pengorganisasian : mengumpulkan bahan-bahan ajar yang 
sesuai dengan kebutuhan, baik silabus maupun RPP. 
• Pelaksanaan : guru berperan sebagai fasilitator, jadi dalam 
pelaksanaannya guru memberikan fasilitas bagi peserta 
didik. 
• Evaluasi : melaporkan dan meminta persetujuan RPP dan 
Silabus kepada kepala sekolah.
4. Guru Bimbingan dan Konseling 
• Perencanaan : mengumpulkan informasi tentang jurusan 
dan perguruan tinggi guna membantu menyelesaikan 
persoalan peserta didik 
• Pengorganisasian : adanya penataan yang jelas antar guru 
BK, misalnya pembagian kelas bimbingan dan konseling. 
• Pelaksanaan : peran guru BK dalam sekolah adalah dengan 
memberikan angket jurusan, tes IQ dan tes matrikulasi 
untuk peserta didik jurusan IPA, memberikan arahan 
tentang cita-cita kepada peserta didik, memberikan arahan 
untuk memilih perguruan tinggi, serta memberikan 
bimbingan dan sanksi kepada peserta didik yang melanggar 
aturan sekolah. 
• Evaluasi : baik buruknya guru BK dilihat dari perkembangan 
sikap peserta didik.
5. Staff Tata Usaha 
• Perencanaan : menyiapkan program kerja seperti rincian 
anggaran sekolah, struktur organisasi sekolah, dan 
penyediaan fasilitas sekolah. 
• Pengorganisasian : mensinkronasikan apa yang sudah 
direncanakan dengan pelaksana kegiatan. 
• Pelaksanaan : mengelola anggaran sekolah, mengatur 
organisasi sekolah, dan menyediakan fasilitas sekolah yang 
diperlukan. 
• Evaluasi : membuat laporan pertanggungjawaban program 
kerja yang akan diserahkan kepada kepala sekolah untuk 
selanjutnya diperiksa oleh kepala sekolah.
6. Peserta Didik 
• Perencanaan : mempelajari materi/belajar sebelum 
memulai pelajaran di kelas. 
• Pengorganisasian : membuat agenda-agenda yang akan 
dilakukan selama mengikuti proses pembelajaran. 
• Pelaksanaan : mengikuti peraturan yang dibuat dan daat 
mengikuti proses pembelajaran dengan baik. 
• Evaluasi : mengikuti ujian/ulangan/tes untuk mengetahui 
kemampuan peserta didik selama mengikuti proses 
pembelajaran.
Material (terkait Kurikulum 2013) 
1. Kepala Sekolah 
• Perencanaan : mempelajari kurikulum 2013. 
• Pegorganisasian : mendiktat waka kurikulum agar dapat 
menyesuaikan dengan kurikulum 2013 dan 
mensosialisasikan kepada seluruh warga sekolah. 
• Pelaksanaan : menerapkan program kerja yang sesuai 
dengan kurikulum 2013. 
• Evaluasi : belum dapat dievaluasi, sebab SMAN 4 Kota 
Tegal baru dalam tahapan penyesuaian.
2.Waka Kurikulum 
• Perencanaan : menyusun program kerja yang berhubungan 
dengan akademik sesuai dengan kurikulum 2013. 
• Pengorganisasian : mengumpulkan pelaksana kegiatan 
untuk diberikan pengarahan terhadp rencana program kerja 
yang telah disusun. 
• Pelaksanaan : melaksanakan program kerja yang telah 
dibuat seperti penyusunan kalender akademik, pengaturan 
jadwal pelajaran, dan lain sebagainya. 
• Evaluasi : Waka Kurikulum memberikan laporan 
pertanggungjawaban kegiatan kepada kepala sekolah atas 
program kerja yang dibuat dan dilaksanakan.
3. Guru Mata Pelajaran 
• Perencanaan : menyusun silabus dan RPP sebagai persiapan 
mengajar sesuai dengan kurikulum2013. 
• Pengorganisasian : mengumpulkan bahan-bahan ajar yang 
sesuai dengan kebutuhan, baik silabus maupun RPP. 
• Pelaksanaan : guru berperan sebagai fasilitator dan peserta 
didik diharapkan bisa aktif, serta saat proses pembelajaran 
diharapkan guru selalu menggunakan teknologi yang tepat 
agar tujuan dari proses pembelajaran dapat tercapai. 
• Evaluasi : melaporkan dan meminta persetujuan RPP dan 
Silabus kepada kepala sekolah.
4. Guru Bimbingan dan Konseling 
• Perencanaan : mengumpulkan informasi tentang jurusan 
dan perguruan tinggi guna membantu menyelesaikan 
persoalan peserta didik. 
• Pengorganisasian : adanya penataan yang jelas antar guru 
BK, misalnya pembagian kelas bimbingan dan konseling. 
• Pelaksanaan : peran guru BK dalam sekolah adalah dengan 
memberikan angket jurusan, tes IQ dan tes matrikulasi 
untuk peserta didik jurusan IPA, memberikan arahan 
tentang cita-cita kepada peserta didik, memberikan arahan 
untuk memilih perguruan tinggi, serta memberikan 
bimbingan dan sanksi kepada peserta didik yang melanggar 
aturan sekolah. 
• Evaluasi : baik buruknya guru BK dilihat dari perkembangan 
sikap peserta didik.
5. Peserta Didik 
• Perencanaan : mempelajari materi/belajar sebelum 
memulai pelajaran di kelas. 
• Pengorganisasian : membuat agenda-agenda yang akan 
dilakukan selama mengikuti proses pembelajaran. 
• Pelaksanaan : mengikuti peraturan yang dibuat dan daat 
mengikuti proses pembelajaran dengan baik. 
• Evaluasi : mengikuti ujian/ulangan/tes untuk mengetahui 
kemampuan peserta didik selama mengikuti proses 
pembelajaran.
Methode (terkait rekuitment guru) 
• Rekuitmen berdasarkan kurikulum 2013 
Planning + 
Organizing 
• Membuat forrmat surat permohonan tenaga kependidikan kepada Dinas 
Pendidikan melalui BKD. 
• Membuat daftar/list tenaga kependidikan apa saja yang dibutuhkan. 
Action 
• Mengirimkan surat permohon tenaga kependidikan kepada Dinas 
Pendidikan melalui BKD. 
• Sekolah  BKD  Dinas Pendidikan pusat  BKD  Sekolah 
Evaluasi 
• Tenaga kependidikan yang dikirimkan oleh Dinas Pendidikan sudah sesuai 
dengan permintaan/kebutuhan sekolah. 
• Tenaga kependidikan yang dikirimkan oleh Dinas Pendidikan belum sesuai 
dengan permintaan/kebutuhan sekolah.
• Rekuitment secara langsung/tanpa melalui Dinas 
Pendidikan 
Planning + 
Organizing 
• Membuat anggaran dana khusus untuk gaji guru honorer. 
• Membuat daftar/list tenaga kependidikan apa saja yang dibutuhkan. 
• Membuat pengumuman terkait perekrutan tenaga kependidikan. 
Action 
• Membuka pendaftaran untuk tenaga kependidikan yang dibutuhkan. 
• Calon guru mendaftar  mengikuti tes tertulis dan wawancara  
dinyatakan lolos/tidak  jika lolos akan diterima sebagai guru di sekolah. 
Evaluasi 
• Melakukan uji kelayakan setiap kali diperlukan 
• Catatan : SMAN 4 Kota Tegal lebih nyaman bila merekrut tenaga kependidikan 
secara langsung, sebab seringkali tenaga kependidikan yang dikirim oleh 
pemerintah tidak sesuai dengan kebutuhan.
Machine (terkait Sarana-Prasarana) 
1. Kepala Sekolah 
• Perencanaan : menganggarkan dana untuk menyiapkan 
sarana dan prasarana guna mengembangkan proses 
pembelajaran. 
• Pengorganisasian : menyiapkan daftar sarana dan 
prasarana yang akan digunakan untuk mendorong 
tercapainya tujuan kegiatan pembelajaran. 
• Pelaksanaan : sarana dan prasarana sangat membantu 
dalam proses pembelajaran, akan tetapi keoptimalan 
fungsi dari sar-pras tersebut tergantung dari kualitas 
sumber daya manusianya, khususnya guru. 
• Evaluasi : akan dinilai optimal dan efektif harus dilihat 
dari kinerja guru tersebut sendiri serta peran aktif siswa.
2.Waka Kurikulum 
• Perencanaan : membuat draf tentang apa-apa saja yang 
diperlukan oleh peserta didik. 
• Pengorganisasian : mensinkronasikan antara kebutuhan 
peserta didik dengan anggaran dana yang diberikan. 
• Pelaksanaan : menyiapkan sarana dan prasarana yang 
dibutuhkan sesuai dengan rencana program kerja. 
• Evaluasi : Waka Kurikulum memberikan laporan 
pertanggungjawaban kegiatan kepada kepala sekolah atas 
program kerja yang berkaitan dengan sarana dan prasarana.
3. Guru Mata Pelajaran 
• Perencanaan : belum dapat mempersiapkan diri dengan 
baik terkait penggunaan teknologi, yaitu LCD 
• Pengorganisasian : belum dapat beradaptasi dan belajar 
tentang program aplikasi yang dapat menunjang 
penggunaan dari LCD tersebut. 
• Pelaksanaan : guru masih kaku menggunakan teknologi 
berupa LCD. 
• Evaluasi : minat siswa terhadap suatu pelajaran saat 
menggunakan media LCD tergantung dari pengajaran guru 
saat menggunakan media LCD.
4. Peserta Didik 
• Perencanaan : mempelajari materi/belajar sebelum 
memulai pelajaran di kelas. 
• Pengorganisasian : membuat agenda-agenda yang akan 
dilakukan selama mengikuti proses pembelajaran. 
• Pelaksanaan : mengikuti peraturan yang dibuat dan daat 
mengikuti proses pembelajaran dengan baik serta keaktifan 
peserta didik saat guru menerangkan menggunakan media 
LCD. 
• Evaluasi : mengikuti ujian/ulangan/tes untuk mengetahui 
kemampuan peserta didik selama mengikuti proses 
pembelajaran.
Market (terkait peningkatan kualitas untuk 
menarik minat calon peserta didik) 
1. Kepala Sekolah 
• Perencanaan : menyusun program unggulan untuk 
meningkatkan kualitas dan kuantitas sekolah, baik tenaga 
kependidikan, peserta didik maupun pelayanannya. 
• Pengorganisasian : mensosialisasikan program unggulan 
kepada warga sekolah. 
• Pelaksanaan : pelaksana program melaksanakan program 
yang telah disosialisasikan dengan baik sesuai ketentuan. 
• Evaluasi : mengupayakan tindakan-tindakan yang efektif 
untuk meningkatkan kualitas peserta didik.
2.Waka Kurikulum 
• Perencanaan : menyusun program unggulan yang 
berhubungan dengan akademik. 
• Pengorganisasian : mengumpulkan pelaksana kegiatan 
untuk diberikan pengarahan terhadp rencana program kerja 
yang telah disusun. 
• Pelaksanaan : program unggulan untuk menarik minat calon 
peserta didik diantaranya kelas olahraga dan ABITA. 
• Evaluasi : Waka Kurikulum memberikan laporan 
pertanggungjawaban kegiatan kepada kepala sekolah atas 
program kerja yang dibuat dan dilaksanakan.
3. Guru Mata Pelajaran 
• Perencanaan : guru mempersiapkan diri agar dapat 
melaksanakan program unggulan yang telah dicanangkan 
oleh sekolah. 
• Pengorganisasian : beradaptasi dan mempelajari hal-hal 
dalam program unggulan. 
• Pelaksanaan : melakukan pembenahan misalnya kualitas 
tenaga kependidikan meningkat diharapkan kualitas sekolah 
juga akan ikut meningkat dan mempersiapkan program 
unggulan yang diminati peserta didik. 
• Evaluasi : baik atau buruknya suatu program dapat dilihat 
dari prestasi peserta didiknya.
4. Guru Bimbingan dan Konseling 
• Perencanaan : mengumpulkan informasi selegkap-lengkapya 
tentng program unggulan yang telah 
dicanangkan. 
• Pengorganisasian : adanya penataan yang jelas antar guru 
BK, misalnya pembagian kelas bimbingan dan konseling. 
• Pelaksanaan : mampu mengarahkan peserta didik ke arah 
yang positif. 
• Evaluasi : baik buruknya guru BK dilihat dari perkembangan 
sikap peserta didik.
5. Peserta Didik 
• Perencanaan : mempelajari materi/belajar sebelum 
memulai pelajaran di kelas. 
• Pengorganisasian : membuat agenda-agenda yang akan 
dilakukan selama mengikuti proses pembelajaran. 
• Pelaksanaan : harus lebih giat belajar dan menjaga nama 
baik sekolah di lingkungan masyarakat. 
• Evaluasi : mengikuti ujian/ulangan/tes untuk mengetahui 
kemampuan peserta didik selama mengikuti proses 
pembelajaran.

Management pendidikan

  • 1.
    Manajemen Pendidikan diSMAN 4 Kota Tegal Oleh : Mahasiswa Pendidikan Matematika/4D Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pancasakti Tegal 2014
  • 2.
    Manajemen sekolah merupakanfaktor yang terpenting dalam menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran di sekolah yang keberhasilannya diukur oleh prestasi tamatan (out put), oleh karena itu dalam menjalankan kepemimpinan, harus berpikir “sistem” artinya dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah komponen-komponen terkait seperti: guru-guru, staff TU, Orang tua siswa/Masyarakat, Pemerintah, anak didik, dan lain-lain harus berfungsi optimal yang dipengaruhi oleh kebijakan dan kinerja pimpinan.
  • 3.
    Pengertian Managemen Manajemenadalah proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan dalam mengelola sumber daya yang berupa man, money, materials, method, machines, market, minute dan information untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien.
  • 4.
    Pengertian Pendidikan Pendidikanadalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya
  • 5.
    Managemen Pendidikan Prosesperencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan dalam mengelola sumber daya yang berupa man, money, materials, method, machines, market, minute dan information untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien dalam bidang pendidikan.
  • 6.
    Lalu, bagaimanakah Manajemen Sekolah di SMAN 4 Kota Tegal ?
  • 7.
    POTRET di SMAN4 Kota Tegal Man (SDM) Materials Methode Machines Market Kepala Sekolah Kepala Sekolah Kepala Sekolah Kepala Sekolah Kepala Sekolah Waka Kurikulum Waka Kurikulum - Waka Kurikulum Waka Kurikulum Guru Mapel Guru Mapel Guru Mapel Guru Mapel Guru Mapel Guru BK Guru BK - - Guru BK Staff TU - Staff TU - - Peserta Didik Peserta Didik - Peserta Didik Peserta Didik • Man : terkait sumber daya manusia • Materials : terkait penggunaan kurikulum 2013 • Methode : terkait rekuitment guru • Machines : terkait sarana dan prasarana • Market : terkait peningkatan kualitas untuk menarik minat calon peserta didik
  • 8.
  • 9.
    1. Apakah dalampelaksanaannya manajemen personal (man) itu sudah sesuai dengan teori yang dipelajari? 2. Apakah dalam pelaksanaannya manajemen kurikulum (material) itu sudah sesuai dengan teori yang dipelajari? 3. Apakah dalam pelaksanaannya manajemen sarana dan prasarana (machine) itu sudah sesuai dengan teori yang dipelajari? 4. Apakah dalam pelaksanaannya manajemen cara (methode) itu sudah sesuai dengan teori yang dipelajari? 5. Apakah dalam pelaksanaannya manajemen pasar (market) itu sudah sesuai dengan teori yang dipelajari?
  • 10.
    Rekomendasi • Perluadamya pembenahan peratuaran untuk peserta didik dan kesadaran peserta didik untuk tidak melanggar peraturan yang ada. • Perlunya pembekalan khusus untuk guru tentang teknologi yang berhubungan dengan system pembelajaran di sekolah. • Pemanfaatan fasilitas sekolah perlu dimaksimalkan. • Adanya keseimbangan antara peerkembangan teknologi dalam pembelajaran dengan alat peraga agar peserta didik lebih memahami materi yang diajarkan.
  • 12.
    Man (terkait SDM) 1. Kepala Sekolah • Perencanaan : membuat program kerja selama 4 tahun kedepan. • Pengorganisasian : mengatur segala kegiatan di sekolah berdasarkan rencana program kerja yang sudah dibuat. • Pelaksanaan : kepala sekolah sebagai manager utama, mengawasi pelaksanaan dari rencana program kerja. • Evaluasi : meminta laporan pertanggungjawaban kepada para pelaksana kegiatan manajemen pendidikan.
  • 13.
    2.Waka Kurikulum •Perencanaan : menyusun program kerja yang berhubungan dengan akademik. • Pengorganisasian : mengumpulkan pelaksana kegiatan untuk diberikan pengarahan terhadp rencana program kerja yang telah disusun. • Pelaksanaan : melaksanakan program kerja yang telah dibuat seperti penyusunan kalender akademik, pengaturan jadwal pelajaran, dan lain sebagainya. • Evaluasi : Waka Kurikulum memberikan laporan pertanggungjawaban kegiatan kepada kepala sekolah atas program kerja yang dibuat dan dilaksanakan.
  • 14.
    3. Guru MataPelajaran • Perencanaan : menyusun silabus dan RPP sebagai persiapan mengajar. • Pengorganisasian : mengumpulkan bahan-bahan ajar yang sesuai dengan kebutuhan, baik silabus maupun RPP. • Pelaksanaan : guru berperan sebagai fasilitator, jadi dalam pelaksanaannya guru memberikan fasilitas bagi peserta didik. • Evaluasi : melaporkan dan meminta persetujuan RPP dan Silabus kepada kepala sekolah.
  • 15.
    4. Guru Bimbingandan Konseling • Perencanaan : mengumpulkan informasi tentang jurusan dan perguruan tinggi guna membantu menyelesaikan persoalan peserta didik • Pengorganisasian : adanya penataan yang jelas antar guru BK, misalnya pembagian kelas bimbingan dan konseling. • Pelaksanaan : peran guru BK dalam sekolah adalah dengan memberikan angket jurusan, tes IQ dan tes matrikulasi untuk peserta didik jurusan IPA, memberikan arahan tentang cita-cita kepada peserta didik, memberikan arahan untuk memilih perguruan tinggi, serta memberikan bimbingan dan sanksi kepada peserta didik yang melanggar aturan sekolah. • Evaluasi : baik buruknya guru BK dilihat dari perkembangan sikap peserta didik.
  • 16.
    5. Staff TataUsaha • Perencanaan : menyiapkan program kerja seperti rincian anggaran sekolah, struktur organisasi sekolah, dan penyediaan fasilitas sekolah. • Pengorganisasian : mensinkronasikan apa yang sudah direncanakan dengan pelaksana kegiatan. • Pelaksanaan : mengelola anggaran sekolah, mengatur organisasi sekolah, dan menyediakan fasilitas sekolah yang diperlukan. • Evaluasi : membuat laporan pertanggungjawaban program kerja yang akan diserahkan kepada kepala sekolah untuk selanjutnya diperiksa oleh kepala sekolah.
  • 17.
    6. Peserta Didik • Perencanaan : mempelajari materi/belajar sebelum memulai pelajaran di kelas. • Pengorganisasian : membuat agenda-agenda yang akan dilakukan selama mengikuti proses pembelajaran. • Pelaksanaan : mengikuti peraturan yang dibuat dan daat mengikuti proses pembelajaran dengan baik. • Evaluasi : mengikuti ujian/ulangan/tes untuk mengetahui kemampuan peserta didik selama mengikuti proses pembelajaran.
  • 18.
    Material (terkait Kurikulum2013) 1. Kepala Sekolah • Perencanaan : mempelajari kurikulum 2013. • Pegorganisasian : mendiktat waka kurikulum agar dapat menyesuaikan dengan kurikulum 2013 dan mensosialisasikan kepada seluruh warga sekolah. • Pelaksanaan : menerapkan program kerja yang sesuai dengan kurikulum 2013. • Evaluasi : belum dapat dievaluasi, sebab SMAN 4 Kota Tegal baru dalam tahapan penyesuaian.
  • 19.
    2.Waka Kurikulum •Perencanaan : menyusun program kerja yang berhubungan dengan akademik sesuai dengan kurikulum 2013. • Pengorganisasian : mengumpulkan pelaksana kegiatan untuk diberikan pengarahan terhadp rencana program kerja yang telah disusun. • Pelaksanaan : melaksanakan program kerja yang telah dibuat seperti penyusunan kalender akademik, pengaturan jadwal pelajaran, dan lain sebagainya. • Evaluasi : Waka Kurikulum memberikan laporan pertanggungjawaban kegiatan kepada kepala sekolah atas program kerja yang dibuat dan dilaksanakan.
  • 20.
    3. Guru MataPelajaran • Perencanaan : menyusun silabus dan RPP sebagai persiapan mengajar sesuai dengan kurikulum2013. • Pengorganisasian : mengumpulkan bahan-bahan ajar yang sesuai dengan kebutuhan, baik silabus maupun RPP. • Pelaksanaan : guru berperan sebagai fasilitator dan peserta didik diharapkan bisa aktif, serta saat proses pembelajaran diharapkan guru selalu menggunakan teknologi yang tepat agar tujuan dari proses pembelajaran dapat tercapai. • Evaluasi : melaporkan dan meminta persetujuan RPP dan Silabus kepada kepala sekolah.
  • 21.
    4. Guru Bimbingandan Konseling • Perencanaan : mengumpulkan informasi tentang jurusan dan perguruan tinggi guna membantu menyelesaikan persoalan peserta didik. • Pengorganisasian : adanya penataan yang jelas antar guru BK, misalnya pembagian kelas bimbingan dan konseling. • Pelaksanaan : peran guru BK dalam sekolah adalah dengan memberikan angket jurusan, tes IQ dan tes matrikulasi untuk peserta didik jurusan IPA, memberikan arahan tentang cita-cita kepada peserta didik, memberikan arahan untuk memilih perguruan tinggi, serta memberikan bimbingan dan sanksi kepada peserta didik yang melanggar aturan sekolah. • Evaluasi : baik buruknya guru BK dilihat dari perkembangan sikap peserta didik.
  • 22.
    5. Peserta Didik • Perencanaan : mempelajari materi/belajar sebelum memulai pelajaran di kelas. • Pengorganisasian : membuat agenda-agenda yang akan dilakukan selama mengikuti proses pembelajaran. • Pelaksanaan : mengikuti peraturan yang dibuat dan daat mengikuti proses pembelajaran dengan baik. • Evaluasi : mengikuti ujian/ulangan/tes untuk mengetahui kemampuan peserta didik selama mengikuti proses pembelajaran.
  • 23.
    Methode (terkait rekuitmentguru) • Rekuitmen berdasarkan kurikulum 2013 Planning + Organizing • Membuat forrmat surat permohonan tenaga kependidikan kepada Dinas Pendidikan melalui BKD. • Membuat daftar/list tenaga kependidikan apa saja yang dibutuhkan. Action • Mengirimkan surat permohon tenaga kependidikan kepada Dinas Pendidikan melalui BKD. • Sekolah  BKD  Dinas Pendidikan pusat  BKD  Sekolah Evaluasi • Tenaga kependidikan yang dikirimkan oleh Dinas Pendidikan sudah sesuai dengan permintaan/kebutuhan sekolah. • Tenaga kependidikan yang dikirimkan oleh Dinas Pendidikan belum sesuai dengan permintaan/kebutuhan sekolah.
  • 24.
    • Rekuitment secaralangsung/tanpa melalui Dinas Pendidikan Planning + Organizing • Membuat anggaran dana khusus untuk gaji guru honorer. • Membuat daftar/list tenaga kependidikan apa saja yang dibutuhkan. • Membuat pengumuman terkait perekrutan tenaga kependidikan. Action • Membuka pendaftaran untuk tenaga kependidikan yang dibutuhkan. • Calon guru mendaftar  mengikuti tes tertulis dan wawancara  dinyatakan lolos/tidak  jika lolos akan diterima sebagai guru di sekolah. Evaluasi • Melakukan uji kelayakan setiap kali diperlukan • Catatan : SMAN 4 Kota Tegal lebih nyaman bila merekrut tenaga kependidikan secara langsung, sebab seringkali tenaga kependidikan yang dikirim oleh pemerintah tidak sesuai dengan kebutuhan.
  • 25.
    Machine (terkait Sarana-Prasarana) 1. Kepala Sekolah • Perencanaan : menganggarkan dana untuk menyiapkan sarana dan prasarana guna mengembangkan proses pembelajaran. • Pengorganisasian : menyiapkan daftar sarana dan prasarana yang akan digunakan untuk mendorong tercapainya tujuan kegiatan pembelajaran. • Pelaksanaan : sarana dan prasarana sangat membantu dalam proses pembelajaran, akan tetapi keoptimalan fungsi dari sar-pras tersebut tergantung dari kualitas sumber daya manusianya, khususnya guru. • Evaluasi : akan dinilai optimal dan efektif harus dilihat dari kinerja guru tersebut sendiri serta peran aktif siswa.
  • 26.
    2.Waka Kurikulum •Perencanaan : membuat draf tentang apa-apa saja yang diperlukan oleh peserta didik. • Pengorganisasian : mensinkronasikan antara kebutuhan peserta didik dengan anggaran dana yang diberikan. • Pelaksanaan : menyiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan sesuai dengan rencana program kerja. • Evaluasi : Waka Kurikulum memberikan laporan pertanggungjawaban kegiatan kepada kepala sekolah atas program kerja yang berkaitan dengan sarana dan prasarana.
  • 27.
    3. Guru MataPelajaran • Perencanaan : belum dapat mempersiapkan diri dengan baik terkait penggunaan teknologi, yaitu LCD • Pengorganisasian : belum dapat beradaptasi dan belajar tentang program aplikasi yang dapat menunjang penggunaan dari LCD tersebut. • Pelaksanaan : guru masih kaku menggunakan teknologi berupa LCD. • Evaluasi : minat siswa terhadap suatu pelajaran saat menggunakan media LCD tergantung dari pengajaran guru saat menggunakan media LCD.
  • 28.
    4. Peserta Didik • Perencanaan : mempelajari materi/belajar sebelum memulai pelajaran di kelas. • Pengorganisasian : membuat agenda-agenda yang akan dilakukan selama mengikuti proses pembelajaran. • Pelaksanaan : mengikuti peraturan yang dibuat dan daat mengikuti proses pembelajaran dengan baik serta keaktifan peserta didik saat guru menerangkan menggunakan media LCD. • Evaluasi : mengikuti ujian/ulangan/tes untuk mengetahui kemampuan peserta didik selama mengikuti proses pembelajaran.
  • 29.
    Market (terkait peningkatankualitas untuk menarik minat calon peserta didik) 1. Kepala Sekolah • Perencanaan : menyusun program unggulan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas sekolah, baik tenaga kependidikan, peserta didik maupun pelayanannya. • Pengorganisasian : mensosialisasikan program unggulan kepada warga sekolah. • Pelaksanaan : pelaksana program melaksanakan program yang telah disosialisasikan dengan baik sesuai ketentuan. • Evaluasi : mengupayakan tindakan-tindakan yang efektif untuk meningkatkan kualitas peserta didik.
  • 30.
    2.Waka Kurikulum •Perencanaan : menyusun program unggulan yang berhubungan dengan akademik. • Pengorganisasian : mengumpulkan pelaksana kegiatan untuk diberikan pengarahan terhadp rencana program kerja yang telah disusun. • Pelaksanaan : program unggulan untuk menarik minat calon peserta didik diantaranya kelas olahraga dan ABITA. • Evaluasi : Waka Kurikulum memberikan laporan pertanggungjawaban kegiatan kepada kepala sekolah atas program kerja yang dibuat dan dilaksanakan.
  • 31.
    3. Guru MataPelajaran • Perencanaan : guru mempersiapkan diri agar dapat melaksanakan program unggulan yang telah dicanangkan oleh sekolah. • Pengorganisasian : beradaptasi dan mempelajari hal-hal dalam program unggulan. • Pelaksanaan : melakukan pembenahan misalnya kualitas tenaga kependidikan meningkat diharapkan kualitas sekolah juga akan ikut meningkat dan mempersiapkan program unggulan yang diminati peserta didik. • Evaluasi : baik atau buruknya suatu program dapat dilihat dari prestasi peserta didiknya.
  • 32.
    4. Guru Bimbingandan Konseling • Perencanaan : mengumpulkan informasi selegkap-lengkapya tentng program unggulan yang telah dicanangkan. • Pengorganisasian : adanya penataan yang jelas antar guru BK, misalnya pembagian kelas bimbingan dan konseling. • Pelaksanaan : mampu mengarahkan peserta didik ke arah yang positif. • Evaluasi : baik buruknya guru BK dilihat dari perkembangan sikap peserta didik.
  • 33.
    5. Peserta Didik • Perencanaan : mempelajari materi/belajar sebelum memulai pelajaran di kelas. • Pengorganisasian : membuat agenda-agenda yang akan dilakukan selama mengikuti proses pembelajaran. • Pelaksanaan : harus lebih giat belajar dan menjaga nama baik sekolah di lingkungan masyarakat. • Evaluasi : mengikuti ujian/ulangan/tes untuk mengetahui kemampuan peserta didik selama mengikuti proses pembelajaran.