Limbah B3 adalah sisa usaha yang mengandung bahan berbahaya dan dapat mencemarkan lingkungan serta membahayakan kesehatan manusia dan makhluk hidup. Masyarakat Indonesia seringkali tidak menyadari risiko limbah B3 dan berbagai sumber serta karakteristiknya, seperti limbah mudah meledak, terbakar, dan beracun. Pengolahan limbah B3 dapat dilakukan melalui metode chemical conditioning, solidification/stabilization, dan incineration untuk mencegah pencemaran dan memulihkan kualitas lingkungan.