X IIS 1
SMAN 2 PATI
Tahun ajaran 2015-2016
Kelompok 5:
1. Doris Agusnita (07)
2. Renaldy Widhi Anggara (21)
3. Umar Shobirin (28)
 Periode Arkais di Yunani Kuno dimulai dari abad ke – 8 SM
ketika Yunani mulai bangkit dari Zaman Kegelapan dimana
pada masa itu ditandai dengan runtuhnya peradaban Mykenai.
Dan pada periode inilah munculnya huruf alphabet
Yunani,yang diadopsi dari alphabet Punisia dan yang paling
terkenal adalah buatan Homeros dan Hesiodos.
 Perang Lelantin (710–650 SM) adalah konflik yang
berlangung pada masa ini dan merupakan perang tertua yang
berhasil terdokumentasikan dari masa Yunani kuno.
 Konflik ini adalah pertikaian antara Polis (negara
kota) Khalkis dan Eretria dalam memperebutkan tanah
Lelantina yang subur di Euboia
 Kaum Saudagar berkembang pada paruh pertama abad ke-7
SM, ditunjukkan dengan diperkenalkannya mata uang koin
sekitar 680 SM.
 Populasi yang bertambah dan kurangnya lahan nampaknya
telah memicu perselisihan internal antara kaum kaya dan
kaum miskin di banyak negara kota.
 Penduduk yang diperbudak, yang kemudian disebut helot,
dipaksa untuk bertani dan bekerja untuk rakyat Sparta,
sementara semua lelaki Sparta menjadi prajurit dan masuk ke
dalam Pasukan Sparta.
 Reformasi ini disebut-sebut dilakukan oleh Lykurgos dari
Sparta dan kemungkinan selesai pada 650 SM.
ABAD KE – 5 SM
 PEMBERONTAKAN IONIA
 Pemberontakan Ionia merupakan konflik besar pertama
antara Yunani melawan Kekaisaran Persia, dan menjadi fase
pertama dalam Perang Yunani-Persia.
 Wilayah Yunani di Asia dan kepulauan-kepulauan Yunani
selanjutnya menyerah pada tahun 510 SM. Mereka lalu
diperintah oleh tiran yang bertanggung jawab terhadap
Darius. Ketakutan Yunani akan Persia semakin menguat,
dan intervensi Yunani di Ionia dan Lydia merupakan batu
loncatan menuju konflik antara Persia dan Yunani.
 Ketika Aristagoras mengorganisir Ionia untuk memberontak,
Eretria dan Athena mendukungnya dengan mengirim kapal ke
Ionia dan membakar Sardis.
Tentara Persia kalah akibat badai dan gangguan Trakia.
 Kekalahan Persia di Marathon menandai berakhirnya invasi
Persia ke Yunani pertama.
 Darius merencanakan ekspedisi lain terhadap Yunani, dan
berakhir pada pemberontakan di Mesir. Akhirnya, Darius
wafat pada Oktober 496 SM, jenazahnya dibalsemi dan
dimakamkan di Naqsh-e Rustam.
 Pertempuran Marathon adalah titik balik dalam invasi
pertama Persia ke Yunani.
• PERANG PELOPONNESOS
• Posisi dominan kemaharajaan maritim Athena mengancam
posisi Sparta dengan Liga Peloponnesos-nya. Konflik tak
terhindarkan ini berujung pada Perang Peloponnesos (431-
404 SM). Diduga sepertiga warga Athena tewas, termasuk
Perikles, pemimpin mereka.
• Peristiwa penting terjadi pada 405 SM ketika Sparta
berhasil memotong jalur suplai pangan Athena dari
Hellespont.
• Pada 404 SM Athena mengajukan permohonan
perdamaian, dan Sparta menentukan persyaratannya;
 Athena harus kehilangan tembok kotanya
(termasuk Tembok Panjang), armada lautnya, dan
seluruh koloninya di seberang laut.
ABAD KE – 4 SM
 Krisis demografi menyebabkan kekuasaan Sparta terlalu meluas
sedangkan kemampuannya terbatas untuk mengelolanya. Pada
395 SM Athena, Argos, Thebes, dan Korinthos merasa mampu
menantang dominasi Sparta, yang berujung pada Perang
Korinthios (395-387 SM). Perang ini berakhir dengan status
quo, dengan diselingi intervensi Persia atas nama Sparta.
 Dalam Pertempuran Mantinea pada tahun 362 SM melawan
Sparta dan sekutunya, Thebes kehilangan pemimpin pentingnya,
Epamonides, meskipun mereka meraih kemenangan.
 Melemahnya berbagai negara-kota di jantung Yunani terjadi
bersamaan dengan bangkitnya Makedonia, yang dipimpin
oleh Philippos II. Berulang kali Philippos campur tangan
dalam urusan politik negara-kota di selatan, yang berujung
pada invasinya tahun 338 SM.
 Athena dan Thebes kalah secara telak dalam Pertempuran
Khaironeia tahun 338 SM, Philippos secara de facto menjadi
hegemon seluruh Yunan, kecuali Sparta. Philippos mulai
serangan terhadap Kekaisaran Akhemeniyah, tetapi ia
dibunuh Pausanias dari Orestis pada awal konflik.
 Aleksander Agung, putra dan pewaris Philippos, melanjutkan
perang. Aleksander mengalahkan Darius III dari Persia dan
menghancurkan Kekaisaran Akhemeniyah sepenuhnya, serta
memasukkannya ke dalam Kekaisaran Makedonia.
 Ketika Aleksander wafat pada 323 SM, kekuasaan dan
pengaruh Yunani berada pada puncaknya. Terjadi perubahan
politik, sosial dan budaya yang mendasar; semakin menjauh
dari polis (negara-kota) dan lebih bekembang menjadi
kebudayaan Hellenistik.
 Bahwa bentuk bumi ini bundar datar seperti cakram dengan
negeri mereka berada di tengah-tengahnya, dan sebagai pusat
dari alam semesta ini adalah Gunung Suci Olympus. Daratan
yang membentang dari Barat ke Timur terbagi dua bagian
yang sama besar dan kelanjutannya Laut Euxine (Laut
Hitam), sementara Sungai Ocean (sesungguhnya adalah
Samudera Atlantik) mengelilingi cakram bumi dari Selatan ke
Utara.
 Jauh di sebelah Utara terdapat suatu negeri yang disebut
Hyperborea yang didiami dan dihuni oleh suatu ras yang
hanya mengenal kebahagiaan.
 Sementara di selatan, Ethiopia, para penduduknya mengalami
masa muda yang abadi dan tidak akan menjadi tua.
 Menurut kepercayaan bangsa Yunani Kuno, matahari, bulan,
bintang, dan fajar terbit dari istana di sebelah timur dan
terbenam di Sungai Ocean di sebelah barat dimana telah
menunggu perahu yang akan membawa matahari, bulan,
bintang, dan fajar kembali ke istana emas di timur.
 Istana Dewa-Dewi berada di Gunung Olympus, di Thessaly.
Gerbangnya selalu diselimuti awan oleh Dewa-Dewi musim.
 Menurut kepercayaan, Dewa-Dewi tersebut serupa dengan
manusia dalam banyak hal, kecuali bahwa mereka lebih
berkuasa dan abadi berkat makanan yang mereka makan,
yaitu Ambrosia, dan minuman yang mereka minum, yaitu
Nektar.
 Periode Hellenistik bermula pada 323 SM, ditandai dengan
berakhirnya penaklukan Aleksander Agung dan diakhiri
dengan penaklukan Yunani oleh Republik Romawi pada 146
SM. Meskipun demikian berdirinya kekuasaan Romawi tidak
memutuskan kesinambungan sistem sosial kemasyarakatan
dan budaya Yunani, yang tetap tidak berubah hingga
bangkitnya agama Kristen, yang menandai runtuhnya
kemerdekaan politik Yunani
 Filsafat merupakan karya terbaik yang pernah dicapai bangsa
Yunani, untuk bidang filsafat terjadi perubahan “sudut
pandang”, filsafat yang semula bersifat teoritis menjadi
filsafat yang praktis, dimana filsafat menjadi suatu seni hidup
orang bijak.
 Helenis jika diartikan sebagai “kebudayaan Yunani” yang
membaur dengan kebudayaan lain atau dengan sengaja
ditanamkan ke dalam sebuah kebudayaan daerah taklukan
maka dapat dikatakan Helenis sudah berkembang lebih dari
empat abad sebelum Aleksander atau sekitar abd 8SM, namun
jika diterjemahkan secara khas maka Helenisme dapat
dipersempit cakupannya terbatas hanya pada masa Aleksander
dan kebijakan-kebijakan pemerintahannya dan segala yang
berkaitan dengan kebudayaan dan filsafat dimasanya.
Filsafat-filsafat yang muncul pada zaman helenistik:
1. Epikurisme (341 – 271 SM)
2. Stoisisme (336 – 264 SM)
3. Aliran Neo Pythagoras
4. Eklektisisme (Filsafat Yahudi)
5. Neoplatonisme
 Bangsa Romawi adalah penduduk kota Roma. Kota Roma
dimulai dari perkampungan kecil di bukit-bukit Palatine dan
Aventine. Diceritakan bahwa Romulus adalah raja pertama
Roma, dan pendirian Roma secara tradisional terjadi pada 753
SM. Menurut legenda, Romulus merupakan keturunan
pahlawan Troya, Aineias, yang bermigrasi ke Latium (Italia)
setelah kejatuhan Troya.
 Pada akhirnya, Romawi mengalahkan Yunani pada
Pertempuran Beneventum (275 SM), dan Pirrhos harus
angkat kaki dari Italia.
 Kekaisaran Romawi lalu dibagi menjadi dua (394), dan
masing-masing dipimpin oleh putra-putra kaisar Theodosius:
Honorius memerintah di Romawi Barat, dan Arkadius
berkuasa di Romawi Timur.
Antara wilayah – wilayah di Yunani tersebut sulit untuk berhubungan yang
disebabkan oleh alam yang berbukit-bukit, sehingga jadilah kota – kota yang
disebut Polis.Ada dua polis yang terkenal:
1. ATHENA
Athena merupakan Polis yang menerapkan sistem Demokrasi. Sistem itu
diperkenalkan oleh Solon (638 SM-559 SM).
A) Tahles: Dikenal sebagai ahli matematika dan astronomi
B) Anaximander: Dia berpendapat bahwa bumi lebih kecil dari matahari
C) Anaximenes: Berpendapat bahwa pembentuk alam adalah udara.
D) Pytagoras: Seorang ahli matematika.
E) Heraclitus: Seorang filosof pengembang pikiran dari logika.
F) Parmenindes: Filosof yang mengkemukakan pentingnya logika.
G) Hippocartus: Filosof yang ahli dalam bidang kedokteran.
H) Socrates: Mengkemukakan bahwa manusia dan lingkungannya merupakan
subjek pengetahuan tentang kebenaran.
I) Plato: Berpendapat bahwa sumber kekuasaaan adalah pengetahuan.
J) Aristoteles: Filosof yang mengembangkan ajaran politik dan etika.
2. SPARTHA
Pemerintahan Spartha didasari oleh pemerintahan yang bergaya
militeristik. Pola ini diperkenalkan oleh Lycurgus tahun 625 SM.
Keberadaan polis-polis di Yunani mengakibatkan mereka saling
bersaing dalam memperebutkan hegemoni kekuasaan atas wilayah Yunani.
Sehingga tidaklah mengherankan apabila di Yunani selalu terjadi
peperangan di antara sesama polis-polis tersebut.
a. Perang Persia Yunani I (492 SM). Peperangan antara Yunani dan
Persia tidak terjadi karena armada tempur Persia dihancurkan oleh badai
dan terpaksa harus pulang kembali.
b. Perang Persia Yunani II (490 SM). Pertempuran terjadi di
Marathon, pertempuran itu berhasil dimenangkan oleh bangsa Yunani.
Para prajurit Yunani harus lari sepanjang 42 km antara Marathon dan
Athena dalam rangka berkonsolidasi dan meminta bantuan.
c. Perang Yunani dan Persia III. Bangsa Persia datang kembali, dan
pasukan Yunani menghadapinya di Termopile. Persia dapat dipukul
mundur, namun Raja Spartha terbunuh dalam pertempuran itu.
Pada tahun 448 SM diadakan perdamaian antara Yunani dan Persia. Dengan
menangnya Yunani atas Persia, maka hal ini membuat kemajuan, seperti
pada kesenian dan ilmu pengetahuan serta adanya filosof – filosof.
 Faktor geografis dari Yunani bergunung-gunung dan tidak subur. Hal ini
memacu para penduduknya untuk berpikir dan berkreasi agar
mampu bertahan hidup.
 Orang Yunani membangun hubungan dengan bangsa-bangsa lain
seperti Mesir, Babylonia, dan yang lainnya, sehingga terjadi tukar-
menukar pengetahuan
 Penduduk Yunani memiliki hak otonomi kemerdekaan dan
kemakmuran di bidang ekonomi, sehingga mereka lebih berkonsentrasi
untuk menumbuhkembangkan pengetahuan.
 Bangsa Yunani menghargai logika dan cara berpikir yang rasional.
 Bangsa Yunani selalu terlibat aktif dalam urusan politik, ekonomi,
dan sosial. Hal itu membuat mereka selalu berusaha untuk mencari
pemecahan dalam setiap masalah yang muncul.
 Fase akhir Antikuitas adalah periode Kristenisasi dari
akhir abad ke-4 M sampai abad ke-6 M, biasanya
disebut berakhir setelah ditutupnya Akademi
Neoplatonik oleh kaisar Yustinianus I pada 529 M.
PPT Peradaban yunani

PPT Peradaban yunani

  • 1.
    X IIS 1 SMAN2 PATI Tahun ajaran 2015-2016 Kelompok 5: 1. Doris Agusnita (07) 2. Renaldy Widhi Anggara (21) 3. Umar Shobirin (28)
  • 2.
     Periode Arkaisdi Yunani Kuno dimulai dari abad ke – 8 SM ketika Yunani mulai bangkit dari Zaman Kegelapan dimana pada masa itu ditandai dengan runtuhnya peradaban Mykenai. Dan pada periode inilah munculnya huruf alphabet Yunani,yang diadopsi dari alphabet Punisia dan yang paling terkenal adalah buatan Homeros dan Hesiodos.  Perang Lelantin (710–650 SM) adalah konflik yang berlangung pada masa ini dan merupakan perang tertua yang berhasil terdokumentasikan dari masa Yunani kuno.
  • 3.
     Konflik iniadalah pertikaian antara Polis (negara kota) Khalkis dan Eretria dalam memperebutkan tanah Lelantina yang subur di Euboia  Kaum Saudagar berkembang pada paruh pertama abad ke-7 SM, ditunjukkan dengan diperkenalkannya mata uang koin sekitar 680 SM.  Populasi yang bertambah dan kurangnya lahan nampaknya telah memicu perselisihan internal antara kaum kaya dan kaum miskin di banyak negara kota.  Penduduk yang diperbudak, yang kemudian disebut helot, dipaksa untuk bertani dan bekerja untuk rakyat Sparta, sementara semua lelaki Sparta menjadi prajurit dan masuk ke dalam Pasukan Sparta.  Reformasi ini disebut-sebut dilakukan oleh Lykurgos dari Sparta dan kemungkinan selesai pada 650 SM.
  • 4.
    ABAD KE –5 SM  PEMBERONTAKAN IONIA  Pemberontakan Ionia merupakan konflik besar pertama antara Yunani melawan Kekaisaran Persia, dan menjadi fase pertama dalam Perang Yunani-Persia.  Wilayah Yunani di Asia dan kepulauan-kepulauan Yunani selanjutnya menyerah pada tahun 510 SM. Mereka lalu diperintah oleh tiran yang bertanggung jawab terhadap Darius. Ketakutan Yunani akan Persia semakin menguat, dan intervensi Yunani di Ionia dan Lydia merupakan batu loncatan menuju konflik antara Persia dan Yunani.
  • 5.
     Ketika Aristagorasmengorganisir Ionia untuk memberontak, Eretria dan Athena mendukungnya dengan mengirim kapal ke Ionia dan membakar Sardis. Tentara Persia kalah akibat badai dan gangguan Trakia.  Kekalahan Persia di Marathon menandai berakhirnya invasi Persia ke Yunani pertama.  Darius merencanakan ekspedisi lain terhadap Yunani, dan berakhir pada pemberontakan di Mesir. Akhirnya, Darius wafat pada Oktober 496 SM, jenazahnya dibalsemi dan dimakamkan di Naqsh-e Rustam.  Pertempuran Marathon adalah titik balik dalam invasi pertama Persia ke Yunani.
  • 7.
    • PERANG PELOPONNESOS •Posisi dominan kemaharajaan maritim Athena mengancam posisi Sparta dengan Liga Peloponnesos-nya. Konflik tak terhindarkan ini berujung pada Perang Peloponnesos (431- 404 SM). Diduga sepertiga warga Athena tewas, termasuk Perikles, pemimpin mereka. • Peristiwa penting terjadi pada 405 SM ketika Sparta berhasil memotong jalur suplai pangan Athena dari Hellespont. • Pada 404 SM Athena mengajukan permohonan perdamaian, dan Sparta menentukan persyaratannya;  Athena harus kehilangan tembok kotanya (termasuk Tembok Panjang), armada lautnya, dan seluruh koloninya di seberang laut.
  • 9.
    ABAD KE –4 SM  Krisis demografi menyebabkan kekuasaan Sparta terlalu meluas sedangkan kemampuannya terbatas untuk mengelolanya. Pada 395 SM Athena, Argos, Thebes, dan Korinthos merasa mampu menantang dominasi Sparta, yang berujung pada Perang Korinthios (395-387 SM). Perang ini berakhir dengan status quo, dengan diselingi intervensi Persia atas nama Sparta.  Dalam Pertempuran Mantinea pada tahun 362 SM melawan Sparta dan sekutunya, Thebes kehilangan pemimpin pentingnya, Epamonides, meskipun mereka meraih kemenangan.
  • 10.
     Melemahnya berbagainegara-kota di jantung Yunani terjadi bersamaan dengan bangkitnya Makedonia, yang dipimpin oleh Philippos II. Berulang kali Philippos campur tangan dalam urusan politik negara-kota di selatan, yang berujung pada invasinya tahun 338 SM.  Athena dan Thebes kalah secara telak dalam Pertempuran Khaironeia tahun 338 SM, Philippos secara de facto menjadi hegemon seluruh Yunan, kecuali Sparta. Philippos mulai serangan terhadap Kekaisaran Akhemeniyah, tetapi ia dibunuh Pausanias dari Orestis pada awal konflik.
  • 12.
     Aleksander Agung,putra dan pewaris Philippos, melanjutkan perang. Aleksander mengalahkan Darius III dari Persia dan menghancurkan Kekaisaran Akhemeniyah sepenuhnya, serta memasukkannya ke dalam Kekaisaran Makedonia.  Ketika Aleksander wafat pada 323 SM, kekuasaan dan pengaruh Yunani berada pada puncaknya. Terjadi perubahan politik, sosial dan budaya yang mendasar; semakin menjauh dari polis (negara-kota) dan lebih bekembang menjadi kebudayaan Hellenistik.
  • 13.
     Bahwa bentukbumi ini bundar datar seperti cakram dengan negeri mereka berada di tengah-tengahnya, dan sebagai pusat dari alam semesta ini adalah Gunung Suci Olympus. Daratan yang membentang dari Barat ke Timur terbagi dua bagian yang sama besar dan kelanjutannya Laut Euxine (Laut Hitam), sementara Sungai Ocean (sesungguhnya adalah Samudera Atlantik) mengelilingi cakram bumi dari Selatan ke Utara.  Jauh di sebelah Utara terdapat suatu negeri yang disebut Hyperborea yang didiami dan dihuni oleh suatu ras yang hanya mengenal kebahagiaan.  Sementara di selatan, Ethiopia, para penduduknya mengalami masa muda yang abadi dan tidak akan menjadi tua.
  • 14.
     Menurut kepercayaanbangsa Yunani Kuno, matahari, bulan, bintang, dan fajar terbit dari istana di sebelah timur dan terbenam di Sungai Ocean di sebelah barat dimana telah menunggu perahu yang akan membawa matahari, bulan, bintang, dan fajar kembali ke istana emas di timur.  Istana Dewa-Dewi berada di Gunung Olympus, di Thessaly. Gerbangnya selalu diselimuti awan oleh Dewa-Dewi musim.  Menurut kepercayaan, Dewa-Dewi tersebut serupa dengan manusia dalam banyak hal, kecuali bahwa mereka lebih berkuasa dan abadi berkat makanan yang mereka makan, yaitu Ambrosia, dan minuman yang mereka minum, yaitu Nektar.
  • 17.
     Periode Hellenistikbermula pada 323 SM, ditandai dengan berakhirnya penaklukan Aleksander Agung dan diakhiri dengan penaklukan Yunani oleh Republik Romawi pada 146 SM. Meskipun demikian berdirinya kekuasaan Romawi tidak memutuskan kesinambungan sistem sosial kemasyarakatan dan budaya Yunani, yang tetap tidak berubah hingga bangkitnya agama Kristen, yang menandai runtuhnya kemerdekaan politik Yunani  Filsafat merupakan karya terbaik yang pernah dicapai bangsa Yunani, untuk bidang filsafat terjadi perubahan “sudut pandang”, filsafat yang semula bersifat teoritis menjadi filsafat yang praktis, dimana filsafat menjadi suatu seni hidup orang bijak.
  • 18.
     Helenis jikadiartikan sebagai “kebudayaan Yunani” yang membaur dengan kebudayaan lain atau dengan sengaja ditanamkan ke dalam sebuah kebudayaan daerah taklukan maka dapat dikatakan Helenis sudah berkembang lebih dari empat abad sebelum Aleksander atau sekitar abd 8SM, namun jika diterjemahkan secara khas maka Helenisme dapat dipersempit cakupannya terbatas hanya pada masa Aleksander dan kebijakan-kebijakan pemerintahannya dan segala yang berkaitan dengan kebudayaan dan filsafat dimasanya. Filsafat-filsafat yang muncul pada zaman helenistik: 1. Epikurisme (341 – 271 SM) 2. Stoisisme (336 – 264 SM) 3. Aliran Neo Pythagoras 4. Eklektisisme (Filsafat Yahudi) 5. Neoplatonisme
  • 19.
     Bangsa Romawiadalah penduduk kota Roma. Kota Roma dimulai dari perkampungan kecil di bukit-bukit Palatine dan Aventine. Diceritakan bahwa Romulus adalah raja pertama Roma, dan pendirian Roma secara tradisional terjadi pada 753 SM. Menurut legenda, Romulus merupakan keturunan pahlawan Troya, Aineias, yang bermigrasi ke Latium (Italia) setelah kejatuhan Troya.  Pada akhirnya, Romawi mengalahkan Yunani pada Pertempuran Beneventum (275 SM), dan Pirrhos harus angkat kaki dari Italia.  Kekaisaran Romawi lalu dibagi menjadi dua (394), dan masing-masing dipimpin oleh putra-putra kaisar Theodosius: Honorius memerintah di Romawi Barat, dan Arkadius berkuasa di Romawi Timur.
  • 20.
    Antara wilayah –wilayah di Yunani tersebut sulit untuk berhubungan yang disebabkan oleh alam yang berbukit-bukit, sehingga jadilah kota – kota yang disebut Polis.Ada dua polis yang terkenal: 1. ATHENA Athena merupakan Polis yang menerapkan sistem Demokrasi. Sistem itu diperkenalkan oleh Solon (638 SM-559 SM). A) Tahles: Dikenal sebagai ahli matematika dan astronomi B) Anaximander: Dia berpendapat bahwa bumi lebih kecil dari matahari C) Anaximenes: Berpendapat bahwa pembentuk alam adalah udara. D) Pytagoras: Seorang ahli matematika. E) Heraclitus: Seorang filosof pengembang pikiran dari logika. F) Parmenindes: Filosof yang mengkemukakan pentingnya logika. G) Hippocartus: Filosof yang ahli dalam bidang kedokteran. H) Socrates: Mengkemukakan bahwa manusia dan lingkungannya merupakan subjek pengetahuan tentang kebenaran. I) Plato: Berpendapat bahwa sumber kekuasaaan adalah pengetahuan. J) Aristoteles: Filosof yang mengembangkan ajaran politik dan etika.
  • 21.
    2. SPARTHA Pemerintahan Sparthadidasari oleh pemerintahan yang bergaya militeristik. Pola ini diperkenalkan oleh Lycurgus tahun 625 SM. Keberadaan polis-polis di Yunani mengakibatkan mereka saling bersaing dalam memperebutkan hegemoni kekuasaan atas wilayah Yunani. Sehingga tidaklah mengherankan apabila di Yunani selalu terjadi peperangan di antara sesama polis-polis tersebut. a. Perang Persia Yunani I (492 SM). Peperangan antara Yunani dan Persia tidak terjadi karena armada tempur Persia dihancurkan oleh badai dan terpaksa harus pulang kembali. b. Perang Persia Yunani II (490 SM). Pertempuran terjadi di Marathon, pertempuran itu berhasil dimenangkan oleh bangsa Yunani. Para prajurit Yunani harus lari sepanjang 42 km antara Marathon dan Athena dalam rangka berkonsolidasi dan meminta bantuan. c. Perang Yunani dan Persia III. Bangsa Persia datang kembali, dan pasukan Yunani menghadapinya di Termopile. Persia dapat dipukul mundur, namun Raja Spartha terbunuh dalam pertempuran itu. Pada tahun 448 SM diadakan perdamaian antara Yunani dan Persia. Dengan menangnya Yunani atas Persia, maka hal ini membuat kemajuan, seperti pada kesenian dan ilmu pengetahuan serta adanya filosof – filosof.
  • 22.
     Faktor geografisdari Yunani bergunung-gunung dan tidak subur. Hal ini memacu para penduduknya untuk berpikir dan berkreasi agar mampu bertahan hidup.  Orang Yunani membangun hubungan dengan bangsa-bangsa lain seperti Mesir, Babylonia, dan yang lainnya, sehingga terjadi tukar- menukar pengetahuan  Penduduk Yunani memiliki hak otonomi kemerdekaan dan kemakmuran di bidang ekonomi, sehingga mereka lebih berkonsentrasi untuk menumbuhkembangkan pengetahuan.  Bangsa Yunani menghargai logika dan cara berpikir yang rasional.  Bangsa Yunani selalu terlibat aktif dalam urusan politik, ekonomi, dan sosial. Hal itu membuat mereka selalu berusaha untuk mencari pemecahan dalam setiap masalah yang muncul.
  • 23.
     Fase akhirAntikuitas adalah periode Kristenisasi dari akhir abad ke-4 M sampai abad ke-6 M, biasanya disebut berakhir setelah ditutupnya Akademi Neoplatonik oleh kaisar Yustinianus I pada 529 M.