Konfirmasi Saldo 
Piutang 
Kelompok 4
Konfirmasi Saldo Piutang Usaha
Pengertian dan Tujuan 
Konfirmasi Saldo Piutang adalah formulir 
yang menyajikan jumlah kewajiban debitur pada 
tanggal tertentu dan disertai dengan rinciannya. 
Tujuan konfirmasi saldo piutang untuk 
memenuhi tujuan eksistensi, keakuratan, serta 
pisah batas.
Jenis-jenis Konfirmasi Piutang 
yang digunakan 
• Konfirmasi Positif 
Komunikasi dengan debitur untuk 
mengkonfirmasi apakah saldo yang diminta pihak 
penerima sudah benar. 
• Formulir konfirmasi yang kosong 
Jenis konfirmasi positif yang tidak 
menyatakan jumlah pada konfirmasi tetapi meminta 
penerimanya mengisi saldo atau melengkapi 
informasi lain. 
• Konfirmasi Faktur 
Jenis konfirmasi positif lainnya dimana setiap 
faktur akan dikonfirmasi, dan bukan saldo piutang 
usaha pelanggan secara keseluruhan.
• Konfirmasi negatif 
Jenis konfirmasi yang ditujukan juga kepada debitur 
tetapi hanya meminta respon jika debitur tidak setuju 
dengan jumlah yang dinyatakan. 
• Penetapan Waktu 
Bukti yang paling dapat diandalkan dari konfirmasi 
adalah bukti yang baru diperoleh jika konfirmasi itu dikirim 
sedekat mungkin dengan tanggal neraca. 
• Keputusan sampling 
Faktor utama yang mempengaruhi ukuran sample 
untuk mengkonfirmasi piutang usaha adalah : 
- Salah saji yang dapat ditoleransi 
- Risiko inheren 
- Risiko pengendalian 
- Risiko yang dicapai dari pengujian substansif lainnya 
- luran Jenis konfirmasi
• Menyelenggarakan pengendalian 
Setelah item yang akan dikonfirmasi dipilih, auditor 
harus menyelenggarakan pengendalian atas konfirmasi itu 
hingga dikembalikan dari pelanggan. 
• Menindaklanjuti non respon 
Konfirmasi yang dikirim tetapi tidak dikembalikan 
oleh pelanggan tidak boleh dianggap sebagai bukti 
audit yang signifikan. Untuk setiap konfirmasi positif 
yang tidak dikembalikan , auditor dapat memeriksa 
dokumentasi untuk memverifikasi eksistensi dan 
keakuratan setiap transaksi penjualan yang membentuk 
saldo akhir piutang usaha.
• Analisis perbedaan 
Jika permintaan konfirmasi dikembalikan oleh 
pelanggan, auditor harus menentukan penyebab 
setiap perbedaan yang dilaporkan. Jenis perbedaan 
dalam konfirmasi yang sering dilaporkan adalah : 
- Pembayaran telah dilakukan 
- Barang belum diterima 
- Barang telah dikembalikan 
- Kesalahan klerikal dan jumlah yang diperdebatkan 
- Menarik kesimpulan
Bentuk Konfirmasi Saldo Piutang 
1. Konfirmasi saldo piutang 
akhir bulan 
Konfirmasi yang dikirim 
kepada pelanggan hanya 
menyajikan saldo piutang pada 
akhir bulan saja.
2. Konfirmasi Satuan 
Piutang 
Surat konfirmasi yang 
dikirim kepada pelanggan 
berisi: 
• Saldo kewajiban 
pelanggan pada awal 
bulan. 
• Mutasi debet dan kredit 
selama sebulan beserta 
penjelasan rinci setiap 
transaksi. 
• Saldo kewajiban 
pelanggan pada akhir 
bulan.
Konfirmasi saldo piutang

Konfirmasi saldo piutang

  • 1.
  • 2.
  • 3.
    Pengertian dan Tujuan Konfirmasi Saldo Piutang adalah formulir yang menyajikan jumlah kewajiban debitur pada tanggal tertentu dan disertai dengan rinciannya. Tujuan konfirmasi saldo piutang untuk memenuhi tujuan eksistensi, keakuratan, serta pisah batas.
  • 4.
    Jenis-jenis Konfirmasi Piutang yang digunakan • Konfirmasi Positif Komunikasi dengan debitur untuk mengkonfirmasi apakah saldo yang diminta pihak penerima sudah benar. • Formulir konfirmasi yang kosong Jenis konfirmasi positif yang tidak menyatakan jumlah pada konfirmasi tetapi meminta penerimanya mengisi saldo atau melengkapi informasi lain. • Konfirmasi Faktur Jenis konfirmasi positif lainnya dimana setiap faktur akan dikonfirmasi, dan bukan saldo piutang usaha pelanggan secara keseluruhan.
  • 5.
    • Konfirmasi negatif Jenis konfirmasi yang ditujukan juga kepada debitur tetapi hanya meminta respon jika debitur tidak setuju dengan jumlah yang dinyatakan. • Penetapan Waktu Bukti yang paling dapat diandalkan dari konfirmasi adalah bukti yang baru diperoleh jika konfirmasi itu dikirim sedekat mungkin dengan tanggal neraca. • Keputusan sampling Faktor utama yang mempengaruhi ukuran sample untuk mengkonfirmasi piutang usaha adalah : - Salah saji yang dapat ditoleransi - Risiko inheren - Risiko pengendalian - Risiko yang dicapai dari pengujian substansif lainnya - luran Jenis konfirmasi
  • 6.
    • Menyelenggarakan pengendalian Setelah item yang akan dikonfirmasi dipilih, auditor harus menyelenggarakan pengendalian atas konfirmasi itu hingga dikembalikan dari pelanggan. • Menindaklanjuti non respon Konfirmasi yang dikirim tetapi tidak dikembalikan oleh pelanggan tidak boleh dianggap sebagai bukti audit yang signifikan. Untuk setiap konfirmasi positif yang tidak dikembalikan , auditor dapat memeriksa dokumentasi untuk memverifikasi eksistensi dan keakuratan setiap transaksi penjualan yang membentuk saldo akhir piutang usaha.
  • 7.
    • Analisis perbedaan Jika permintaan konfirmasi dikembalikan oleh pelanggan, auditor harus menentukan penyebab setiap perbedaan yang dilaporkan. Jenis perbedaan dalam konfirmasi yang sering dilaporkan adalah : - Pembayaran telah dilakukan - Barang belum diterima - Barang telah dikembalikan - Kesalahan klerikal dan jumlah yang diperdebatkan - Menarik kesimpulan
  • 9.
    Bentuk Konfirmasi SaldoPiutang 1. Konfirmasi saldo piutang akhir bulan Konfirmasi yang dikirim kepada pelanggan hanya menyajikan saldo piutang pada akhir bulan saja.
  • 10.
    2. Konfirmasi Satuan Piutang Surat konfirmasi yang dikirim kepada pelanggan berisi: • Saldo kewajiban pelanggan pada awal bulan. • Mutasi debet dan kredit selama sebulan beserta penjelasan rinci setiap transaksi. • Saldo kewajiban pelanggan pada akhir bulan.