Teori penipuan antar pribadi mengemukakan bahwa kebohongan digunakan untuk menghindari menyakiti orang lain atau untuk melindungi citra diri. Teori ini, yang dikembangkan oleh David Buller dan Judee Burgoon, menjelaskan berbagai bentuk dan motivasi di balik penipuan, serta tanda-tanda komunikasi nonverbal yang dapat mengindikasikan kebohongan. Kebohongan dianggap sebagai bagian dari interaksi sosial yang umum dalam komunikasi antar individu.