Evaluasi Akhir Semester
Disusun Oleh:
Achmad Jadid 05111640000186
Kelas:
MPPL E
Departemen Informatika Institut Teknologi Sepuluh
Nopember
2019
Soal:
1. Buatlah gambaran sistemaplikasi yang diselesaikan beserta fiturnya
2. Sebutkan dan jelaskan Siklus hidup Manajemen Proyek
3. Apa fungsi manajemen proyek di dalam pengembangan aplikasi. Sebutkan
4. Buatlah WBS untuk menyelesaikan proyek tersebut dan susunlah jadwal yang
diperlukan jika jangka waktu yang disediakan 3 bulan
5. Buatlah anggaran biaya proyek dan sistempengontrolannya dengan Kurva S jika
disediakan dana Rp. 300.000.000,-
Jawaban:
1. Gambaran dan fitur-fitur aplikasi
Aplikasi mengenai pengelolaan data pada CV. Termitech Rizky Abadi yang
berkaitan dengan aktivitas pembasmian hama.
Fitur yang tersedia:
a. Pelanggan
- Pelanggan dapat registrasi akun dan login akun pada aplikasi
- Pelanggan dapat memesan melalui aplikasi
- Pelanggan dapat membayar melalui aplikasi
- Pelanggan dapat melihat status pesanan
b. Karyawan
- Karyawan dapat melihat pesanan pelanggan
- Karyawan dapat melihat, mengubah, menghapus, dan menambah data
pesanan
- Karyawan dapat memasukkan pesanan pelanggan yang dipesan melalui tatap
muka
2. Siklus Hidup Manajemen Proyek
1. Tahap Inisiasi
Tahap inisiasi proyek merupakan tahap awal kegiatan proyek sejak sebuah proyek
disepakati untuk dikerjakan. Pada tahap ini, permasalahan yang ingin diselesaikan
akan diidentifiasi. Beberapa pilihan solusi untuk menyelesaikan permasalahan juga
didefinisikan. Sebuah studi kelayakan dapat dilakukan untuk memilih sebuah solusi
yang memiliki kemungkinan terbesar untuk direkomendasikan sebagai solusi
terbaik dalam menyelesaikan permasalahan. Ketika sebuah solusi telah ditetapkan,
maka seorang manajer proyek akan ditunjuk sehingga timproyek dapat dibentuk.
2. Tahap Perencanaan
Ketika ruang lingkup proyek telah ditetapkan dan tim proyek terbentuk, maka
aktivitas proyek mulai memasuki tahap perencanaan. Pada tahap ini, dokumen
perencanaan akan disusun secara terperinci sebagai panduan bagi tim proyek
selama kegiatan proyek berlangsung. Adapun aktivitas yang akan dilakukan pada
tahap ini adalah membuat dokumentasi project plan, resource plan, financial plan,
risk plan, acceptance plan, communication plan, procurement plan, contract
supplier dan perform phare review.
3. Tahap Eksekusi
Dengan definisi proyek yang jelas dan terperinci, maka aktivitas proyek siap untuk
memasuki tahap eksekusi atau pelaksanaan proyek. Pada tahap ini, deliverables
atau tujuan proyek secara fisik akan dibangun. Seluruh aktivitas yang terdapat
dalam dokumentasi project plan akan dieksekusi. Sementara kegiatan
pengembangan berlangsung, beberapa proses manajemen perlu dilakukan guna
memantau dan mengontrol penyelesaian deliverables sebagai hasil akhir proyek.
4. Tahap Penutupan
Tahap ini merupakan akhir dari aktivitas proyek. Pada tahap ini, hasil akhir proyek
(deliverables project) beserta dokumentasinya diserahkan kepada pelanggan,
kontak dengan supplier diakhiri, tim proyek dibubarkan dan memberikan laporan
kepada semua stakeholder yang menyatakan bahwa kegiatan proyek telah selesai
dilaksanakan. Langkah akhir yang perlu dilakukan pada tahap ini yaitu melakukan
post implementation review untuk mengetahui tingkat keberhasilan proyek dan
mencatat setiap pelajaran yang diperoleh selama kegiatan proyek berlangsung
sebagai pelajaran untuk proyek-proyek dimasa yang akan dating.
3. Fungsi Manajemen Proyek
- Scooping: menerangkan tentang batas-batas dari suatu proyek.
- Planning: mengidentifikasi tugas apa saja yang diperlukan dalam menyelesaikan
suatu proyek.
- Estimating: perkiraan masing-masing tugas yang dibutuhkan dalam
menyelesaikan suatu proyek harus diperkirakan.
- Scheduling: seorang manajer proyek harus bertanggung jawah terhadap
penjadwalan semua aktivitas sebuah proyek.
- Organizing: seorang manajer proyek memastikan bahwa semua anggota tim dari
sebuah proyek mengetahui peran dan juga tanggung jawab setiap orang dan
hubungan laporan mereka kepada manajer proyek.
- Directing: mengarahkan semua kegiatan-kegiatan tim didalam proyek.
- Controlling: fungsi pengontrolan atau pengendalian ini kemungkinan adalah
fungsi paling sulit dan juga paling penting untuk seorang manajer apakah proyek
akan berjalan semestinya atau tidak.
- Closing: manajer proyek seharusnya selalu memberi penilaian keberhasilan atau
kegagalan kepada kesimpulan dari suatu proyek yang dijalani.
4. A. Work Breakdown Structure (WBS)
B. Schedule
5. Anggaran Biaya Proyek
Cost Planning
Cost Estimating
Cost Budgeting
Cost Controlling
IDR -
IDR 20,000,000.00
IDR 40,000,000.00
IDR 60,000,000.00
IDR 80,000,000.00
IDR 100,000,000.00
IDR 120,000,000.00
IDR 140,000,000.00
IDR 160,000,000.00
IDR 180,000,000.00
IDR 200,000,000.00
1 2 3
arus kas
reserve

EAS MPPL

  • 1.
    Evaluasi Akhir Semester DisusunOleh: Achmad Jadid 05111640000186 Kelas: MPPL E Departemen Informatika Institut Teknologi Sepuluh Nopember 2019
  • 2.
    Soal: 1. Buatlah gambaransistemaplikasi yang diselesaikan beserta fiturnya 2. Sebutkan dan jelaskan Siklus hidup Manajemen Proyek 3. Apa fungsi manajemen proyek di dalam pengembangan aplikasi. Sebutkan 4. Buatlah WBS untuk menyelesaikan proyek tersebut dan susunlah jadwal yang diperlukan jika jangka waktu yang disediakan 3 bulan 5. Buatlah anggaran biaya proyek dan sistempengontrolannya dengan Kurva S jika disediakan dana Rp. 300.000.000,- Jawaban: 1. Gambaran dan fitur-fitur aplikasi Aplikasi mengenai pengelolaan data pada CV. Termitech Rizky Abadi yang berkaitan dengan aktivitas pembasmian hama. Fitur yang tersedia: a. Pelanggan - Pelanggan dapat registrasi akun dan login akun pada aplikasi - Pelanggan dapat memesan melalui aplikasi - Pelanggan dapat membayar melalui aplikasi - Pelanggan dapat melihat status pesanan b. Karyawan - Karyawan dapat melihat pesanan pelanggan - Karyawan dapat melihat, mengubah, menghapus, dan menambah data pesanan - Karyawan dapat memasukkan pesanan pelanggan yang dipesan melalui tatap muka 2. Siklus Hidup Manajemen Proyek 1. Tahap Inisiasi Tahap inisiasi proyek merupakan tahap awal kegiatan proyek sejak sebuah proyek disepakati untuk dikerjakan. Pada tahap ini, permasalahan yang ingin diselesaikan akan diidentifiasi. Beberapa pilihan solusi untuk menyelesaikan permasalahan juga didefinisikan. Sebuah studi kelayakan dapat dilakukan untuk memilih sebuah solusi
  • 3.
    yang memiliki kemungkinanterbesar untuk direkomendasikan sebagai solusi terbaik dalam menyelesaikan permasalahan. Ketika sebuah solusi telah ditetapkan, maka seorang manajer proyek akan ditunjuk sehingga timproyek dapat dibentuk. 2. Tahap Perencanaan Ketika ruang lingkup proyek telah ditetapkan dan tim proyek terbentuk, maka aktivitas proyek mulai memasuki tahap perencanaan. Pada tahap ini, dokumen perencanaan akan disusun secara terperinci sebagai panduan bagi tim proyek selama kegiatan proyek berlangsung. Adapun aktivitas yang akan dilakukan pada tahap ini adalah membuat dokumentasi project plan, resource plan, financial plan, risk plan, acceptance plan, communication plan, procurement plan, contract supplier dan perform phare review. 3. Tahap Eksekusi Dengan definisi proyek yang jelas dan terperinci, maka aktivitas proyek siap untuk memasuki tahap eksekusi atau pelaksanaan proyek. Pada tahap ini, deliverables atau tujuan proyek secara fisik akan dibangun. Seluruh aktivitas yang terdapat dalam dokumentasi project plan akan dieksekusi. Sementara kegiatan pengembangan berlangsung, beberapa proses manajemen perlu dilakukan guna memantau dan mengontrol penyelesaian deliverables sebagai hasil akhir proyek. 4. Tahap Penutupan Tahap ini merupakan akhir dari aktivitas proyek. Pada tahap ini, hasil akhir proyek (deliverables project) beserta dokumentasinya diserahkan kepada pelanggan, kontak dengan supplier diakhiri, tim proyek dibubarkan dan memberikan laporan kepada semua stakeholder yang menyatakan bahwa kegiatan proyek telah selesai dilaksanakan. Langkah akhir yang perlu dilakukan pada tahap ini yaitu melakukan post implementation review untuk mengetahui tingkat keberhasilan proyek dan mencatat setiap pelajaran yang diperoleh selama kegiatan proyek berlangsung sebagai pelajaran untuk proyek-proyek dimasa yang akan dating. 3. Fungsi Manajemen Proyek - Scooping: menerangkan tentang batas-batas dari suatu proyek. - Planning: mengidentifikasi tugas apa saja yang diperlukan dalam menyelesaikan suatu proyek. - Estimating: perkiraan masing-masing tugas yang dibutuhkan dalam menyelesaikan suatu proyek harus diperkirakan. - Scheduling: seorang manajer proyek harus bertanggung jawah terhadap penjadwalan semua aktivitas sebuah proyek. - Organizing: seorang manajer proyek memastikan bahwa semua anggota tim dari sebuah proyek mengetahui peran dan juga tanggung jawab setiap orang dan hubungan laporan mereka kepada manajer proyek. - Directing: mengarahkan semua kegiatan-kegiatan tim didalam proyek. - Controlling: fungsi pengontrolan atau pengendalian ini kemungkinan adalah fungsi paling sulit dan juga paling penting untuk seorang manajer apakah proyek akan berjalan semestinya atau tidak.
  • 4.
    - Closing: manajerproyek seharusnya selalu memberi penilaian keberhasilan atau kegagalan kepada kesimpulan dari suatu proyek yang dijalani. 4. A. Work Breakdown Structure (WBS) B. Schedule 5. Anggaran Biaya Proyek Cost Planning
  • 5.
  • 6.
    Cost Controlling IDR - IDR20,000,000.00 IDR 40,000,000.00 IDR 60,000,000.00 IDR 80,000,000.00 IDR 100,000,000.00 IDR 120,000,000.00 IDR 140,000,000.00 IDR 160,000,000.00 IDR 180,000,000.00 IDR 200,000,000.00 1 2 3 arus kas reserve