Assalamualaikum wr. wb.
Sebab diterimanya Do’a
Setiap kita pasti ada permasalahan yang dihadapi,
dan banyak orang yang mencari solusi dari
problematika yang ia hadapi.
Manusia harus berusaha untuk menyelesaikan
masalah yang ia hadapi. Ia harus hadapi akan
tetapi solusi yang paling utama adalah berdoa.
Doa merupakan solusi yang pertama, sebelum
usaha yang lain dilakukan. Dan para ulama
mengatakan bahwasanya doa adalah senjata
orang mukmin. Yakin bahwasanya setiap
problematika segala masalah jika Allah
berkehandak mengatakan kun fayakun maka
masalah hilang dengan sekejap mata.
Bahkan doa yang diucapkan oleh mukmin yang tulus
dari dalam hatinya akan menghilangkan problematika
yang telah ia hadapi selama bertahun-tahun.
Nabi Ayub AS pernah diuji oleh Allah dengan
penyakitnya yang tidak hilang setelah bertahun-tahun,
namun dengan doa yang berasal dari dalam hatinya,
penyakitnya dapat disembuhkan atas izin Allah SWT.
Doa nya orang yang bershafar
Sebagaimana sabda nabi dalam hadist yang shahih yang artinya
“Shafar itu merupakan potongan dari adzab siksaan/kesulitan.”
Seorang meniggalkan istrinya, keluarganya, orang tuanya,
saudaranya, kampung halamannya.
Semakin lama seseorang bersahafar semakin banyak Allah
merahmatinya dibanding orang yang bershafar hanya 2 atau 3
hari, semakin pula doanya mudah dikabulkan oleh Allah
Kata Imam Nahrawi beliau menyebutkan orang ini yang
disebutkan oleh nabi SAW sedang bershafar adalah ia yang
bershafar dalam rangka menjalankan ketaatan (haji, umroh,
ziarah, atau dalam rangka menjalankan silaturahmi).
Orang yang jauh dari kesombongan
Dalam sabda nabi yang artinya “kondisi paling dekat dengan
Allah tatkala sedang sujud, tatkala ia meletakan bagain tubuh
yang palian ia muliakan yaitu bagian kepala.”
Dia hinakan kemudian ia tempelkan di tanah sambil mengucap
“Subhana robial ala” Maha suci Allah yang maha tinggi. Saat itu
ia sangat dekat dengan Allah, karena ia merasa dirinya terhina
didepan Allah dia njauh dari kesombongan. Dan terdapat hadist
nabi lain yang artinya ketika sedang sujud, perbanyaklah doa.
Semakin orang merasa hina, merasa butuh Allah swt aka ia
semakin mulia disisi Allah SWT
Dia mengadahkan tangganya kearah langit
Kenapa? karena kondisi seperti ini mengartikan bahwa kita
meminta kepada Allah menunjukan pengharapan kita. Dalam
hadist yang artinya “Sesungguhnya Allah malu kepada
hambanya tatkala hambanya berdoa mengangkat kedua
tangannya kearah Allah SWT, lalu Allah kembalikan lagi
tanganya dalam keadaan kosong.”
Tapi ada doa dimana kita tidak perlu mengangkat tangan,
contohnya doa masuk wc, doa setelah wudhu, dzikir sebelum
tidur karena nabi tidak mriwayatkan bahwa beliau mengangkat
kedua tangannya. Tapi kalau ada hajat ada keperluan kita
mengadahkan tangan kearah langit.
Dia yang tatkala berdoa mengulang ulang
Ini menunjukan ilhah, menunujukan ia benar-benar merengek didepan Allah SWT,
kemudian diantara sunnah nabi Muhammad SAW adalah mengulang doa sampai
3kali.
Jadi Nabi Muhammad pernah di kakbah beliau sedang bersujud, kemudian ada orang-
orang kafir quraisy sedang berkumpul. Kata mereka, siapa yang bisa membawa isi perut
onta sifulan, kemudian diletakan diatas pundak Muhammad. Mereka bilang, mana
Muhammad? kapan Muhammad menggosokan kepadalanya di atas tanah, ternyata
Rasulullah saw sedang sujud, maka berdirilah ukbah bin abi muaid, ia pergi ketempat
seseorang dan membawa isi perut onta kemudian ia letakkan diatas pundak nabi
Muhammad saw, tapi nabi Muhammad saw tidak bergeming saat diganggu oleh mereka
dan mereka terbahak-bahak.
Nabi muhammad terus sujud tidak bergeming karena ketika nabi muhammad bangun,
khawatir akan mengotori masjid atau badannya semakin kotor. Tapi ada yang
melaporkan kepada Fatimah RA, kemudian ia datang dari rumahnya menuju masjidil
Haram, kemudian ia bersihkan isi perut onta dari pundak ayahnya. Kemudian setelah
selesai solat nabi Muhammad berdoa yang didengar oleh abu jahal dan teman-emannya
ya Allah hancurkan quraisy, hancurkan sifulan, kemudian nabi menyebut namanya satu-
satu, mereka ketakutan. Dan orang itu semua menginggal dalam perang badar.
Berhubungan dengan sifat rububiayah Allah
Allah maha pemberi rizqi, Allah maha pencipta, Allah
menginginkan sesuatu tinggal jadilah maka jadi. Makanya
mengatakan ya rabbi, seakan -akan ia berkata wahai
penciptaku, wahai pemberi rizqiku, wahai yang
menghidupkan dan mematikanku, kabulkanlah doaku.
Makanya kita dapati banyak doa yang diucapkan para nabi,
Allah abadikan dalam Alquran. Jadi kalau kita berdoa
jangan lupa mengatakan ya rabbi dan semisalnya. Kita
bertawasul dengan nama Allah dengan nama rububiyah
Allah agar doa kita dikabulkan.
Wassalamualaikum wr. wb.
Semoga bermanfaat, terima kasih

Doa

  • 1.
  • 2.
    Setiap kita pastiada permasalahan yang dihadapi, dan banyak orang yang mencari solusi dari problematika yang ia hadapi. Manusia harus berusaha untuk menyelesaikan masalah yang ia hadapi. Ia harus hadapi akan tetapi solusi yang paling utama adalah berdoa.
  • 3.
    Doa merupakan solusiyang pertama, sebelum usaha yang lain dilakukan. Dan para ulama mengatakan bahwasanya doa adalah senjata orang mukmin. Yakin bahwasanya setiap problematika segala masalah jika Allah berkehandak mengatakan kun fayakun maka masalah hilang dengan sekejap mata.
  • 4.
    Bahkan doa yangdiucapkan oleh mukmin yang tulus dari dalam hatinya akan menghilangkan problematika yang telah ia hadapi selama bertahun-tahun. Nabi Ayub AS pernah diuji oleh Allah dengan penyakitnya yang tidak hilang setelah bertahun-tahun, namun dengan doa yang berasal dari dalam hatinya, penyakitnya dapat disembuhkan atas izin Allah SWT.
  • 5.
    Doa nya orangyang bershafar Sebagaimana sabda nabi dalam hadist yang shahih yang artinya “Shafar itu merupakan potongan dari adzab siksaan/kesulitan.” Seorang meniggalkan istrinya, keluarganya, orang tuanya, saudaranya, kampung halamannya. Semakin lama seseorang bersahafar semakin banyak Allah merahmatinya dibanding orang yang bershafar hanya 2 atau 3 hari, semakin pula doanya mudah dikabulkan oleh Allah Kata Imam Nahrawi beliau menyebutkan orang ini yang disebutkan oleh nabi SAW sedang bershafar adalah ia yang bershafar dalam rangka menjalankan ketaatan (haji, umroh, ziarah, atau dalam rangka menjalankan silaturahmi).
  • 6.
    Orang yang jauhdari kesombongan Dalam sabda nabi yang artinya “kondisi paling dekat dengan Allah tatkala sedang sujud, tatkala ia meletakan bagain tubuh yang palian ia muliakan yaitu bagian kepala.” Dia hinakan kemudian ia tempelkan di tanah sambil mengucap “Subhana robial ala” Maha suci Allah yang maha tinggi. Saat itu ia sangat dekat dengan Allah, karena ia merasa dirinya terhina didepan Allah dia njauh dari kesombongan. Dan terdapat hadist nabi lain yang artinya ketika sedang sujud, perbanyaklah doa. Semakin orang merasa hina, merasa butuh Allah swt aka ia semakin mulia disisi Allah SWT
  • 7.
    Dia mengadahkan tangganyakearah langit Kenapa? karena kondisi seperti ini mengartikan bahwa kita meminta kepada Allah menunjukan pengharapan kita. Dalam hadist yang artinya “Sesungguhnya Allah malu kepada hambanya tatkala hambanya berdoa mengangkat kedua tangannya kearah Allah SWT, lalu Allah kembalikan lagi tanganya dalam keadaan kosong.” Tapi ada doa dimana kita tidak perlu mengangkat tangan, contohnya doa masuk wc, doa setelah wudhu, dzikir sebelum tidur karena nabi tidak mriwayatkan bahwa beliau mengangkat kedua tangannya. Tapi kalau ada hajat ada keperluan kita mengadahkan tangan kearah langit.
  • 8.
    Dia yang tatkalaberdoa mengulang ulang Ini menunjukan ilhah, menunujukan ia benar-benar merengek didepan Allah SWT, kemudian diantara sunnah nabi Muhammad SAW adalah mengulang doa sampai 3kali. Jadi Nabi Muhammad pernah di kakbah beliau sedang bersujud, kemudian ada orang- orang kafir quraisy sedang berkumpul. Kata mereka, siapa yang bisa membawa isi perut onta sifulan, kemudian diletakan diatas pundak Muhammad. Mereka bilang, mana Muhammad? kapan Muhammad menggosokan kepadalanya di atas tanah, ternyata Rasulullah saw sedang sujud, maka berdirilah ukbah bin abi muaid, ia pergi ketempat seseorang dan membawa isi perut onta kemudian ia letakkan diatas pundak nabi Muhammad saw, tapi nabi Muhammad saw tidak bergeming saat diganggu oleh mereka dan mereka terbahak-bahak. Nabi muhammad terus sujud tidak bergeming karena ketika nabi muhammad bangun, khawatir akan mengotori masjid atau badannya semakin kotor. Tapi ada yang melaporkan kepada Fatimah RA, kemudian ia datang dari rumahnya menuju masjidil Haram, kemudian ia bersihkan isi perut onta dari pundak ayahnya. Kemudian setelah selesai solat nabi Muhammad berdoa yang didengar oleh abu jahal dan teman-emannya ya Allah hancurkan quraisy, hancurkan sifulan, kemudian nabi menyebut namanya satu- satu, mereka ketakutan. Dan orang itu semua menginggal dalam perang badar.
  • 9.
    Berhubungan dengan sifatrububiayah Allah Allah maha pemberi rizqi, Allah maha pencipta, Allah menginginkan sesuatu tinggal jadilah maka jadi. Makanya mengatakan ya rabbi, seakan -akan ia berkata wahai penciptaku, wahai pemberi rizqiku, wahai yang menghidupkan dan mematikanku, kabulkanlah doaku. Makanya kita dapati banyak doa yang diucapkan para nabi, Allah abadikan dalam Alquran. Jadi kalau kita berdoa jangan lupa mengatakan ya rabbi dan semisalnya. Kita bertawasul dengan nama Allah dengan nama rububiyah Allah agar doa kita dikabulkan.
  • 10.
    Wassalamualaikum wr. wb. Semogabermanfaat, terima kasih