DIKDIK BAEHAQI ARIF | 
dik2baehaqi@yahoo.com | 
Universitas 
Ahmad Dahlan
DIKDIK BAEHAQI ARIF | 
dik2baehaqi@yahoo.com | 
Universitas 
Ahmad Dahlan 
Memilih Demokrasi 
Sebagai suatu sistem, 
demokrasi telah dijadikan 
alternatif dalam berbagai 
tatanan aktivitas 
bermasyarakat, berbangsa dan 
bernegara pada hampir 
sebagian besar negara di 
dunia.
DIKDIK BAEHAQI ARIF | 
dik2baehaqi@yahoo.com | 
Universitas 
Ahmad Dahlan
DIKDIK BAEHAQI ARIF | 
dik2baehaqi@yahoo.com | 
Universitas 
Ahmad Dahlan 
KONSEP DEMOKRASI 
Demos 
Rakyat 
Kratos/Kratein 
Pemerintahan 
Demokrasi
DIKDIK BAEHAQI ARIF | 
dik2baehaqi@yahoo.com | 
Demokrasi “the government from 
the people, by the people, and for 
the people”, yaitu pemerintahan 
dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk 
rakyat 
Abraham Lincoln Presiden Amerika Serikat ke-16 
(Periode 1861-1865) 
Universitas 
Ahmad Dahlan
DIKDIK BAEHAQI ARIF | 
dik2baehaqi@yahoo.com | 
Universitas 
Ahmad Dahlan 
Demokrasi 
1. Konsep kehidupan negara atau masyarakat 
dimana warga negara dewasa turut 
berpartisipasi dalam pemerintahan melalui 
wakilnya yang dipilih; 
2. Pemerintahannya mendorong dan menjamin 
kemerdekaan berbicara, beragama, 
berpendapat, berserikat, menegakkan rule of 
law, adanya pemerintahan mayoritas yang 
menghormati hak-hak kelompok minoritas; dan 
masyarakat yang warga negaranya saling 
memberi peluang yang sama. (Hornby, dkk, 
1962)
DIKDIK BAEHAQI ARIF | 
dik2baehaqi@yahoo.com | 
Universitas 
Ahmad Dahlan 
PERKEMBANGAN DEMOKRASI 
DEMOKRASI 
LANGSUNG 
DEMOKRASI 
PERWAKILAN
GAGASAN DASAR PEMERINTAH DEMOKRASI 
DIKDIK BAEHAQI ARIF | 
dik2baehaqi@yahoo.com | 
Universitas 
Ahmad Dahlan 
PEMERINTAH DEMOKRASI 
Pengakuan partisipasi 
di dalam 
pemerintahan 
(misalnya melalui 
Pemilu) 
Pengakuan hakikat 
dan martabat manusia 
(misalnya tindakan 
pemerintah untuk 
melindungi HAM demi 
kepentingan bersama)
DIKDIK BAEHAQI ARIF | 
dik2baehaqi@yahoo.com | 
PILAR-PILAR DEMOKRASI 
Universitas 
Ahmad Dahlan 
Kedaulatan rakyat 
Pemerintahan 
berdasarkan 
persetujuan yang 
diperintah 
Kekuasaan 
Mayoritas 
Hak-hak Minoritas 
Jaminan hak asasi 
manusia 
Pemilihan yang 
bebas dan jujur 
Persamaan di 
depan hukum 
Proses hukum yang 
wajar 
Pembatasan 
pemerintahan 
secara 
konstitusional 
Pluralisme sosial, 
ekonomi, dan 
politik 
Nilai-nilai toleransi, 
pragmatisme, 
kerjasama dan 
mufakat
DIKDIK BAEHAQI ARIF | 
dik2baehaqi@yahoo.com | 
Universitas 
Ahmad Dahlan 
Ahmad Sanusi 
berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa 
dengan kecerdasan 
yang berkedaulatan rakyat 
dengan rule of law 
dengan pembagian kekuasaan negara 
dengan Hak Asasi Manusia 
dengan peradilan yang merdeka 
dengan Otonomi Daerah 
dengan kemakmuran 
yang berkeadilan sosial
1. Demokrasi berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa 
Esensinya adalah seluruh sistem serta perilaku 
dalam menyelenggarakan kenegaraan RI 
haruslah taat asas, konsisten, atau sesuai 
dengan nilai-nilai dan kaidah-kaidah dasar 
Ketuhanan Yang Maha Esa. 
DIKDIK BAEHAQI ARIF | 
dik2baehaqi@yahoo.com | 
Universitas 
Ahmad Dahlan
DIKDIK BAEHAQI ARIF | 
dik2baehaqi@yahoo.com | 
Universitas 
Ahmad Dahlan 
2. Demokrasi dengan kecerdasan 
Demokrasi harus dirancang dan dilaksanakan 
oleh segenap rakyat dengan pengertian-pengertiannya 
yang jelas, dimana rakyat sendiri 
turut terlibat langsung merumuskan 
substansinya, mengujicobakan desainnya, 
menilai dan menguji keabsahannya.
3. Demokrasi yang berkedaulatan rakyat 
DIKDIK BAEHAQI ARIF | 
dik2baehaqi@yahoo.com | 
Universitas 
Ahmad Dahlan 
• Demokrasi menurut UUD 1945 ialah 
demokrasi yang berkedaulatan rakyat 
• Kedaulatan itu kemudian dilaksanakan 
menurut undang-undang dasar.
DIKDIK BAEHAQI ARIF | 
dik2baehaqi@yahoo.com | 
Universitas 
Ahmad Dahlan 
4. Demokrasi dengan rule of law 
• Esensi lainnya adalah bahwa seluruh 
warga negara memiliki kedudukan yang 
sama di hadapan hukum, memiliki akses 
yang sama kepada layanan hukum. 
• Sebaliknya, seluruh warga negara 
berkewajiban mentaati semua peraturah 
hukum.
5. Demokrasi dengan pembagian kekuasaan negara 
Demokrasi dikuatkan dengan pembagian 
kekuasaan negara dan diserahkan kepada 
badan-badan negara yang bertanggung jawab 
menurut undang-undang dasar. 
DIKDIK BAEHAQI ARIF | 
dik2baehaqi@yahoo.com | 
Universitas 
Ahmad Dahlan
Lembaga-lembaga Negara menurut UUD 1945 
BPK Presiden DPR MPR DPD MA MK 
DIKDIK BAEHAQI ARIF | 
dik2baehaqi@yahoo.com | 
Lingkungan 
Peradilan Umum 
Lingkungan 
Peradilan Agama 
Lingkungan 
Peradilan Militer 
Universitas 
Ahmad Dahlan 
kementerian 
negara 
dewan 
pertimbangan 
TNI/POLRI 
badan-badan lain 
yang fungsinya 
berkaitan dengan 
kekuasaan 
kehakiman 
KY 
UUD 1945 
kpu bank 
sentral 
DAERAH 
Lingkungan 
Peradilan TUN 
Perwakilan 
BPK Provinsi 
Pemerintahan Daerah 
Provinsi 
Gubernur DPRD 
Pemerintahan Daerah 
Kabupaten/Kota 
DPRD 
Bupati/ 
Walikota 
PUSAT
6. Demokrasi dengan hak asasi manusia 
DIKDIK BAEHAQI ARIF | 
dik2baehaqi@yahoo.com | 
Universitas 
Ahmad Dahlan 
Demokrasi menurut UUD 1945 
mengakui hak asasi manusia 
yang tujuannya bukan saja 
menghormati hak-hak asasi, 
melainkan untuk meningkatkan 
martabat dan derajat manusia 
seutuhnya.
7. Demokrasi dengan peradilan yang merdeka 
DIKDIK BAEHAQI ARIF | 
dik2baehaqi@yahoo.com | 
Universitas 
Ahmad Dahlan 
• Lembaga peradilan 
merupakan pelaksana 
kekuasaan kehakiman yang 
merdeka (independent). 
• Di muka pengadilan, semua 
pihak mempunyai hak dan 
kedudukan yang sama.
8. Demokrasi dengan otonomi daerah 
SUMATERA 
KALIMANTAN 
JAVA 
IRIAN JAYA 
NKRI dibagi atas daerah-daerah provinsi dan 
daerah provinsi itu dibagi atas kabupaten dan 
DIKDIK BAEHAQI ARIF | 
dik2baehaqi@yahoo.com | 
Universitas 
Ahmad Dahlan 
kota yang masing-masing mempunyai 
pemerintahan daerah (Pasal 18 UUD 1945).
DIKDIK BAEHAQI ARIF | 
dik2baehaqi@yahoo.com | 
9. Demokrasi dengan kemakmuran 
Universitas 
Ahmad Dahlan 
Demokrasi ditujukan untuk 
membangun negara 
kesejahteraan (welfare state) 
oleh dan untuk sebesar-besarnya 
rakyat Indonesia.
10. Demokrasi yang berkeadilan sosial 
Keadilan sosial merujuk pada keadilan peraturan 
dan tatanan kemasyarakatan yang tidak 
diskriminatif untuk memperoleh kesempatan 
atau peluang hidup, tempat tinggal, pendidikan, 
pekerjaan, politik, administrasi pemerintahan, 
layanan birokrasi, bisnis, dan lain-lain. 
DIKDIK BAEHAQI ARIF | 
dik2baehaqi@yahoo.com | 
Universitas 
Ahmad Dahlan
DIKDIK BAEHAQI ARIF | 
dik2baehaqi@yahoo.com | 
Universitas 
Ahmad Dahlan 
DEMOKRATISASI 
Demokratisasi adalah proses 
diimplementasikannya sistem 
pemerintahan demokrasi dalam suatu 
negara, dimana negara itu sebelumnya 
bersistem politik non-demokrasi 
(Zamroni, 2011, p. 95)
• Penerapan kaidah-kaidah atau prinsip-prinsip 
demokrasi pada setiap kegiatan politik 
kenegaraan untuk terbentuknya kehidupan 
politik yang bercirikan demokrasi. 
DIKDIK BAEHAQI ARIF | 
dik2baehaqi@yahoo.com | 
Universitas 
Ahmad Dahlan 
• Proses menegakkan nilai-nilai demokrasi 
sehingga sistem politik demokratis dapat 
terbentuk secara bertahap.
DIKDIK BAEHAQI ARIF | 
dik2baehaqi@yahoo.com | 
Universitas 
Ahmad Dahlan 
Proses Demokratisasi 
• pengakhiran rezim non-demokratis, 
• pengukuhan rezim demokratis, dan 
• pengkonsolidasian sistem yang demokratis 
Huntingthon (2001)
DIKDIK BAEHAQI ARIF | 
dik2baehaqi@yahoo.com | 
Universitas 
Ahmad Dahlan 
Karakteristik 
Demokratisasi 
1Berlangsung 
secara 
evolusioner 
2Proses 
perubahan 
secara 
persuasif 
3Proses yang 
tidak 
pernah 
selesai
DIKDIK BAEHAQI ARIF | 
dik2baehaqi@yahoo.com | 
Universitas 
Ahmad Dahlan 
Nilai-nilai 
Demokrasi 
(kultur politik) 
menjadi sikap dan pola 
hidup masyarakat dan 
penyelenggara negara 
dalam kehidupan 
berbangsa dan bernegara 
Lembaga 
Demokrasi 
(struktur 
politik) dalam 
sistem politik dan 
pemerintahan
DIKDIK BAEHAQI ARIF | 
dik2baehaqi@yahoo.com | 
Universitas 
Ahmad Dahlan 
Nilai-nilai Demokrasi 
1. Penyelesaian pertikaian-pertikaian secara 
damai dan sukarela 
2. Menjamin terjadinya perubahan secara damai 
dalam suatu masyarakat yang selalu berubah 
3. Pergantian penguasa dengan teratur 
4. Penggunaan paksaan sesedikit mungkin 
5. Pengakuan dan penghormatan terhadap nilai 
keanekaragaman 
6. Menegakkan keadilan 
7. Memajukan ilmu pengetahuan 
8. Pengakuan dan penghormatan terhadap 
kebebasan 
(Henry B. Mayo)
DIKDIK BAEHAQI ARIF | 
dik2baehaqi@yahoo.com | 
Universitas 
Ahmad Dahlan 
LANDASAN 
PENGEMBANGAN 
DEMOKRASI 
1. Pertumbuhan ekonomi yang 
memadai 
2. Pluralisme, dan 
3. Pola hubungan negara dan 
masyarakat 
(Asykuri Ibn Chamin, 2003).
DIKDIK BAEHAQI ARIF | 
dik2baehaqi@yahoo.com | 
Universitas 
Ahmad Dahlan 
KRITERIA NEGARA DEMOKRASI 
(International Conference of Jurists, Bangkok,1965) 
1. Perlindungan secara konstitusional atas hak-hak 
warga negara 
2. Badan kehakiman atau peradilan yang bebas dan 
tidak memihak 
3. Pemilihan umum yang bebas 
4. Kebebasan untuk menyampaikan pendapat 
5. Kebebasan untuk berorganisasi 
6. Pendidikan kewarganegaraan
DIKDIK BAEHAQI ARIF | 
dik2baehaqi@yahoo.com | 
Universitas 
Ahmad Dahlan 
DEMOKRASI INDONESIA? 
Demokrasi 
Parlementer 
(Liberal) 
Demokrasi 
Pancasila 
Terpimpin 
Demokrasi 
Pancasila 
Orde Baru 
Demokrasi 
era 
reformasi
DIKDIK BAEHAQI ARIF | 
dik2baehaqi@yahoo.com | 
Universitas 
Ahmad Dahlan 
• Tema Makalah Kelompok 
1. Pendidikan demokrasi untuk penguatan sistem demokrasi di 
Indonesia  Kalkim cs 
2. Negara dan Konstitusi Indonesia -- Oby 
3. Kesadaran Konstitusi Masyarakat -- Maryadi 
4. Menumbuhkan Kesadaran HAM -- Ade 
5. Pemilihan Kepala Daerah Secra Langsung --Mamlu 
• Sistematika Makalah 
A. Pendahuluan 
B. Rumusan Masalah 
C. Pembahasan 
D. Penutup 
E. Daftar Pustaka

Demokrasi Indonesia

  • 1.
    DIKDIK BAEHAQI ARIF| dik2baehaqi@yahoo.com | Universitas Ahmad Dahlan
  • 2.
    DIKDIK BAEHAQI ARIF| dik2baehaqi@yahoo.com | Universitas Ahmad Dahlan Memilih Demokrasi Sebagai suatu sistem, demokrasi telah dijadikan alternatif dalam berbagai tatanan aktivitas bermasyarakat, berbangsa dan bernegara pada hampir sebagian besar negara di dunia.
  • 3.
    DIKDIK BAEHAQI ARIF| dik2baehaqi@yahoo.com | Universitas Ahmad Dahlan
  • 4.
    DIKDIK BAEHAQI ARIF| dik2baehaqi@yahoo.com | Universitas Ahmad Dahlan KONSEP DEMOKRASI Demos Rakyat Kratos/Kratein Pemerintahan Demokrasi
  • 5.
    DIKDIK BAEHAQI ARIF| dik2baehaqi@yahoo.com | Demokrasi “the government from the people, by the people, and for the people”, yaitu pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat Abraham Lincoln Presiden Amerika Serikat ke-16 (Periode 1861-1865) Universitas Ahmad Dahlan
  • 6.
    DIKDIK BAEHAQI ARIF| dik2baehaqi@yahoo.com | Universitas Ahmad Dahlan Demokrasi 1. Konsep kehidupan negara atau masyarakat dimana warga negara dewasa turut berpartisipasi dalam pemerintahan melalui wakilnya yang dipilih; 2. Pemerintahannya mendorong dan menjamin kemerdekaan berbicara, beragama, berpendapat, berserikat, menegakkan rule of law, adanya pemerintahan mayoritas yang menghormati hak-hak kelompok minoritas; dan masyarakat yang warga negaranya saling memberi peluang yang sama. (Hornby, dkk, 1962)
  • 7.
    DIKDIK BAEHAQI ARIF| dik2baehaqi@yahoo.com | Universitas Ahmad Dahlan PERKEMBANGAN DEMOKRASI DEMOKRASI LANGSUNG DEMOKRASI PERWAKILAN
  • 8.
    GAGASAN DASAR PEMERINTAHDEMOKRASI DIKDIK BAEHAQI ARIF | dik2baehaqi@yahoo.com | Universitas Ahmad Dahlan PEMERINTAH DEMOKRASI Pengakuan partisipasi di dalam pemerintahan (misalnya melalui Pemilu) Pengakuan hakikat dan martabat manusia (misalnya tindakan pemerintah untuk melindungi HAM demi kepentingan bersama)
  • 9.
    DIKDIK BAEHAQI ARIF| dik2baehaqi@yahoo.com | PILAR-PILAR DEMOKRASI Universitas Ahmad Dahlan Kedaulatan rakyat Pemerintahan berdasarkan persetujuan yang diperintah Kekuasaan Mayoritas Hak-hak Minoritas Jaminan hak asasi manusia Pemilihan yang bebas dan jujur Persamaan di depan hukum Proses hukum yang wajar Pembatasan pemerintahan secara konstitusional Pluralisme sosial, ekonomi, dan politik Nilai-nilai toleransi, pragmatisme, kerjasama dan mufakat
  • 10.
    DIKDIK BAEHAQI ARIF| dik2baehaqi@yahoo.com | Universitas Ahmad Dahlan Ahmad Sanusi berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa dengan kecerdasan yang berkedaulatan rakyat dengan rule of law dengan pembagian kekuasaan negara dengan Hak Asasi Manusia dengan peradilan yang merdeka dengan Otonomi Daerah dengan kemakmuran yang berkeadilan sosial
  • 11.
    1. Demokrasi berdasarkanKetuhanan Yang Maha Esa Esensinya adalah seluruh sistem serta perilaku dalam menyelenggarakan kenegaraan RI haruslah taat asas, konsisten, atau sesuai dengan nilai-nilai dan kaidah-kaidah dasar Ketuhanan Yang Maha Esa. DIKDIK BAEHAQI ARIF | dik2baehaqi@yahoo.com | Universitas Ahmad Dahlan
  • 12.
    DIKDIK BAEHAQI ARIF| dik2baehaqi@yahoo.com | Universitas Ahmad Dahlan 2. Demokrasi dengan kecerdasan Demokrasi harus dirancang dan dilaksanakan oleh segenap rakyat dengan pengertian-pengertiannya yang jelas, dimana rakyat sendiri turut terlibat langsung merumuskan substansinya, mengujicobakan desainnya, menilai dan menguji keabsahannya.
  • 13.
    3. Demokrasi yangberkedaulatan rakyat DIKDIK BAEHAQI ARIF | dik2baehaqi@yahoo.com | Universitas Ahmad Dahlan • Demokrasi menurut UUD 1945 ialah demokrasi yang berkedaulatan rakyat • Kedaulatan itu kemudian dilaksanakan menurut undang-undang dasar.
  • 14.
    DIKDIK BAEHAQI ARIF| dik2baehaqi@yahoo.com | Universitas Ahmad Dahlan 4. Demokrasi dengan rule of law • Esensi lainnya adalah bahwa seluruh warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum, memiliki akses yang sama kepada layanan hukum. • Sebaliknya, seluruh warga negara berkewajiban mentaati semua peraturah hukum.
  • 15.
    5. Demokrasi denganpembagian kekuasaan negara Demokrasi dikuatkan dengan pembagian kekuasaan negara dan diserahkan kepada badan-badan negara yang bertanggung jawab menurut undang-undang dasar. DIKDIK BAEHAQI ARIF | dik2baehaqi@yahoo.com | Universitas Ahmad Dahlan
  • 16.
    Lembaga-lembaga Negara menurutUUD 1945 BPK Presiden DPR MPR DPD MA MK DIKDIK BAEHAQI ARIF | dik2baehaqi@yahoo.com | Lingkungan Peradilan Umum Lingkungan Peradilan Agama Lingkungan Peradilan Militer Universitas Ahmad Dahlan kementerian negara dewan pertimbangan TNI/POLRI badan-badan lain yang fungsinya berkaitan dengan kekuasaan kehakiman KY UUD 1945 kpu bank sentral DAERAH Lingkungan Peradilan TUN Perwakilan BPK Provinsi Pemerintahan Daerah Provinsi Gubernur DPRD Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota DPRD Bupati/ Walikota PUSAT
  • 17.
    6. Demokrasi denganhak asasi manusia DIKDIK BAEHAQI ARIF | dik2baehaqi@yahoo.com | Universitas Ahmad Dahlan Demokrasi menurut UUD 1945 mengakui hak asasi manusia yang tujuannya bukan saja menghormati hak-hak asasi, melainkan untuk meningkatkan martabat dan derajat manusia seutuhnya.
  • 18.
    7. Demokrasi denganperadilan yang merdeka DIKDIK BAEHAQI ARIF | dik2baehaqi@yahoo.com | Universitas Ahmad Dahlan • Lembaga peradilan merupakan pelaksana kekuasaan kehakiman yang merdeka (independent). • Di muka pengadilan, semua pihak mempunyai hak dan kedudukan yang sama.
  • 19.
    8. Demokrasi denganotonomi daerah SUMATERA KALIMANTAN JAVA IRIAN JAYA NKRI dibagi atas daerah-daerah provinsi dan daerah provinsi itu dibagi atas kabupaten dan DIKDIK BAEHAQI ARIF | dik2baehaqi@yahoo.com | Universitas Ahmad Dahlan kota yang masing-masing mempunyai pemerintahan daerah (Pasal 18 UUD 1945).
  • 20.
    DIKDIK BAEHAQI ARIF| dik2baehaqi@yahoo.com | 9. Demokrasi dengan kemakmuran Universitas Ahmad Dahlan Demokrasi ditujukan untuk membangun negara kesejahteraan (welfare state) oleh dan untuk sebesar-besarnya rakyat Indonesia.
  • 21.
    10. Demokrasi yangberkeadilan sosial Keadilan sosial merujuk pada keadilan peraturan dan tatanan kemasyarakatan yang tidak diskriminatif untuk memperoleh kesempatan atau peluang hidup, tempat tinggal, pendidikan, pekerjaan, politik, administrasi pemerintahan, layanan birokrasi, bisnis, dan lain-lain. DIKDIK BAEHAQI ARIF | dik2baehaqi@yahoo.com | Universitas Ahmad Dahlan
  • 22.
    DIKDIK BAEHAQI ARIF| dik2baehaqi@yahoo.com | Universitas Ahmad Dahlan DEMOKRATISASI Demokratisasi adalah proses diimplementasikannya sistem pemerintahan demokrasi dalam suatu negara, dimana negara itu sebelumnya bersistem politik non-demokrasi (Zamroni, 2011, p. 95)
  • 23.
    • Penerapan kaidah-kaidahatau prinsip-prinsip demokrasi pada setiap kegiatan politik kenegaraan untuk terbentuknya kehidupan politik yang bercirikan demokrasi. DIKDIK BAEHAQI ARIF | dik2baehaqi@yahoo.com | Universitas Ahmad Dahlan • Proses menegakkan nilai-nilai demokrasi sehingga sistem politik demokratis dapat terbentuk secara bertahap.
  • 24.
    DIKDIK BAEHAQI ARIF| dik2baehaqi@yahoo.com | Universitas Ahmad Dahlan Proses Demokratisasi • pengakhiran rezim non-demokratis, • pengukuhan rezim demokratis, dan • pengkonsolidasian sistem yang demokratis Huntingthon (2001)
  • 25.
    DIKDIK BAEHAQI ARIF| dik2baehaqi@yahoo.com | Universitas Ahmad Dahlan Karakteristik Demokratisasi 1Berlangsung secara evolusioner 2Proses perubahan secara persuasif 3Proses yang tidak pernah selesai
  • 26.
    DIKDIK BAEHAQI ARIF| dik2baehaqi@yahoo.com | Universitas Ahmad Dahlan Nilai-nilai Demokrasi (kultur politik) menjadi sikap dan pola hidup masyarakat dan penyelenggara negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara Lembaga Demokrasi (struktur politik) dalam sistem politik dan pemerintahan
  • 27.
    DIKDIK BAEHAQI ARIF| dik2baehaqi@yahoo.com | Universitas Ahmad Dahlan Nilai-nilai Demokrasi 1. Penyelesaian pertikaian-pertikaian secara damai dan sukarela 2. Menjamin terjadinya perubahan secara damai dalam suatu masyarakat yang selalu berubah 3. Pergantian penguasa dengan teratur 4. Penggunaan paksaan sesedikit mungkin 5. Pengakuan dan penghormatan terhadap nilai keanekaragaman 6. Menegakkan keadilan 7. Memajukan ilmu pengetahuan 8. Pengakuan dan penghormatan terhadap kebebasan (Henry B. Mayo)
  • 28.
    DIKDIK BAEHAQI ARIF| dik2baehaqi@yahoo.com | Universitas Ahmad Dahlan LANDASAN PENGEMBANGAN DEMOKRASI 1. Pertumbuhan ekonomi yang memadai 2. Pluralisme, dan 3. Pola hubungan negara dan masyarakat (Asykuri Ibn Chamin, 2003).
  • 29.
    DIKDIK BAEHAQI ARIF| dik2baehaqi@yahoo.com | Universitas Ahmad Dahlan KRITERIA NEGARA DEMOKRASI (International Conference of Jurists, Bangkok,1965) 1. Perlindungan secara konstitusional atas hak-hak warga negara 2. Badan kehakiman atau peradilan yang bebas dan tidak memihak 3. Pemilihan umum yang bebas 4. Kebebasan untuk menyampaikan pendapat 5. Kebebasan untuk berorganisasi 6. Pendidikan kewarganegaraan
  • 30.
    DIKDIK BAEHAQI ARIF| dik2baehaqi@yahoo.com | Universitas Ahmad Dahlan DEMOKRASI INDONESIA? Demokrasi Parlementer (Liberal) Demokrasi Pancasila Terpimpin Demokrasi Pancasila Orde Baru Demokrasi era reformasi
  • 31.
    DIKDIK BAEHAQI ARIF| dik2baehaqi@yahoo.com | Universitas Ahmad Dahlan • Tema Makalah Kelompok 1. Pendidikan demokrasi untuk penguatan sistem demokrasi di Indonesia  Kalkim cs 2. Negara dan Konstitusi Indonesia -- Oby 3. Kesadaran Konstitusi Masyarakat -- Maryadi 4. Menumbuhkan Kesadaran HAM -- Ade 5. Pemilihan Kepala Daerah Secra Langsung --Mamlu • Sistematika Makalah A. Pendahuluan B. Rumusan Masalah C. Pembahasan D. Penutup E. Daftar Pustaka