Oleh:
Wulan Sutriyani (0103513042)
Angga Tri Widya Atmaja (0103513068)
Pengertian Selected Respon
Assessment
Asessmen tes tipe pilihan (obyektif) adalah tes yang
dalam pemeriksaannya dapat dilakukan secara
obyektif, dimaksudkan untuk mengatasi kelemahan-
kelemahan dari tes bentuk esay, dan dalam
penggunaannya jumlah soal yang diajukan jauh lebih
banyak daripada tes essay, kadang- kadang untuk
tes yang berlangsung selama 60 menit dapat
diberikan 30-40 buah soal (Arikunto 1996:165).
2
Macam-macam Selected Response Assessment
menurut Stiggin (1994), Arikunto (1996), Brown
(2002) dan Wijaya (1992) termasuk ke dalamnya
pilihan ganda (multiple-choice items), benar-salah
(true-false items), menjodohkan atau
mencocokkan (matching exercises), dan isian
singkat (short answer fill-in items).
3
1. Pilihan Ganda (multiple-choice items)
Menurut Arikunto (2005: 164), tes objektif adalah tes yang
dalam pemeriksaannya dapat dilakukan secara objektif.
Pilihan ganda terdiri atas suatu keterangan atau pemberitahuan
tentang suatu pengertian yang belum lengkap. Untuk
melengkapinya harus memilih satu dari beberapa
kemungkinan jawaban yang telah disediakan. Soal pilihan
ganda terdiri dari pokok soal (item) dan pilihan jawaban
(kunci jawaban dan pengecoh)
4
5
SOAL PILIHAN GANDA
 JENIS SOAL PG
Pokok Soal (stem) pertanyaan
Pokok soal (stem) pernyataan
 Komponen soal PG
Stem (pokok soal)
Option
Diakhiri tanda ?
Diakhiri tanda ….
6
komponen SOAL PG
Perhatikan iklan berikut!
Dijual sebidang tanah di kota Metro, luas
4 ha. Baik untuk industri. Hubungi telp.
7777777.
Iklan di atas termasuk jenis iklan ....
a. permintaan
b. propaganda
c. pengumuman
d. penawaran*
Dasar pert (stimulus)
Pokok soal
Option
7
CARA MEMBUAT OPTIONCARA MEMBUAT OPTION
YANG BAIKYANG BAIK
 Jawaban yang paling umum
dimengerti oleh peserta didik
 Gunakan kata-kata yang
kedengarannya sama (atmosfer,
troposfer, biosfer, dll)
 Gunakan yang kira-kira ada kaitannya
(ilmu politik, politikus, dll)
 Gunakan bahasa baku
8
1. Soal harus sesuai dengan indikator
2. Pengecoh harus berfungsi
3. Setiap soal harus mempunyai satu jawaban yang benar
4. Pokok soal harus dirumuskan secara jelas dan tegas.
5. Pokok soal jangan memberi petunjuk ke arah jawaban
yang benar.
6. Pokok soal jangan mengandung pernyataan yang
bersifat negatif ganda.
7. Pilihan jawaban harus homogen dan logis ditinjau dari
segi materi.
8. Panjang rumusan pilihan jawaban harus relatif sama
9. Pilihan jawaban jangan mengandung pernyataan “Semua
pilihan jawaban di atas salah/benar”.
10. Pilihan jawaban yang berbentuk angka atau waktu harus
disusun berdasarkan urutan besar kecilnya nilai angka
atau kronologis waktunya.
KAIDAH PENULISAN SOAL PG
9
11. Gambar, grafik, tabel, diagram, dan sejenisnya yang terdapat
pada soal harus jelas dan berfungsi.
12. Rumusan pokok soal tidak menggunakan ungkapan atau kata
yang bermakna tidak pasti seperti: sebaiknya, umumnya,
kadang-kadang.
13. Butir soal jangan bergantung pada jawaban soal sebelumnya.
14. Setiap soal harus menggunakan bahasa yang sesuai dengan
kaidah bahasa Indonesia.
15. Bahasa yang digunakan harus komunikatif, sehingga
pernyataannya mudah dimengerti warga belajar/siswa.
16. Jangan menggunakan bahasa yang berlaku setempat jika soal
akan digunakan untuk daerah lain atau nasional.
17. Pilihan jawaban jangan mengulang kata/frase yang bukan
merupakan satu kesatuan pengertian. Letakkan kata/frase pada
pokok soal.
Lanjutan
10
16. Jangan menggunakan bahasa yang berlaku setempat
jika soal akan digunakan untuk daerah lain atau nasional.
1. "Aturan lalulintas itu harus ditaati bukan dijadikan
kata ibu guru. Kata momok dalam kalimat itu berarti ....
a. pemberat
b. setan
c. beban *
d. lawan
e. kelamin (Bahasa Indonesia SMA/MA)
Penjelasan: kata "momok" memiliki makna yang berbeda di suku Sunda
dan Jawa. Oleh karena itu, kata "momok" diganti dengan kata lainnya.
momok,”
Contoh: Pengecoh harus berfungsi
11
 2/3 + 1/5 = ….
A. 10
B. 15
C. 20
D. 13/15
Soal yang kurang baik:
Catatan:
Pengecoh A, B, dan C kemungkinan tidak berfungsi (tidak dipilih oleh peserta tes)
karena angka bulat, bukan pecahan.
Pengecoh harus berfungsi
12
 2/3 + 1/5 = ….
A. 3/15
B. 3/8
C. 11/15
D. 13/15
Soal yang baik:
Kelebihan tes objektif atau pilihan ganda
1. Mengandung lebih banyak segi-segi yang positif, misalnya lebih
representative mewakili isi dan luas bahan
2. Lebih mudah dan cepat cara memeriksanya
3. Pemeriksaan dapat diserahkan orang lain
4. Dalam pemeriksaan tidak ada unsure subjektif
5. Tes pilihan ganda memiliki karakteristis yang baik untuk suatu alat
pengukur hasil belajar siswa. Karena lebih fleksibel dan efektif .
6. Tepat untuk mengukur penguasaan informasi para siswa yang
hendak dievaluasi.
7. Pilihan ganda dapat mengukur kemampuan intelektual atau kognitif,
afektif dan psikomotor siswa.
13
Kelemahan tes objektif
1. Persiapan untuk menyusunnya jauh lebih sulit daripada tes essay
2. Soal-soalnya cendreung mengungkapkan ingatan dan daya
pengenalan kembali.
3. Banyak kesempatan untuk main untung-untungan
4. Kerjasama antar siswa pada waktu mengerjakan soal tes lebih
terbuka
5. Tes pilihan ganda kurang dapat mengukur kecakapan siswa dalam
mengorganisasi materi hasil pembelajaran
14
2. Benar-Salah (true-false items)
Benar salah adalah kalimat declarative, siswa menilai pernyataan
yang disajikan benar atau salah. Terdapat beberapa argument
mengenai benar atau salah. Pertama, true false hanya dapat
mengukur pengetahuan saja. Kedua, true false bersifat ambigu,
seringkali keambiguan ini dirasakan oleh siswa yang tidak
mempunyai pengetahuan yang dibutuhkan untuk menjawab item.
Argumen yang ketiga pendidik yakin bahwa siswa dapat
memperoleh skor tinggi dengan menebak, karena hanya dua pilihan
maka siswa mempunyai kesempatan 50% untuk mendapatkan
jawaban yang benar atau salah dengan menebak.
15
• Bentuk benar salah ada dua macam (dilihat dari segi
mengerjakan atau menjawab soal)
a. Dengan pembetulan yaitu siswa diminta membetulkan
bila ia memilih jawaban yang salah.
b. Tanpa pembetulan yaitu siswa hanya diminta untuk
melingkari huruf B atau S tanpa memberikan jawaban
yang betul.
16
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penyusunan tes adalah sebagai
berikut:
• Tulislah huruf B-S pada permulaan masing-masingitem dengan
maksud untuk mempermudah mengerjakan dan menilai.
• Hindari item yang masih diperdebatkan.
• Usahalkan butir soal yang harus dijawab benar itu sama dengan
butir yang harus dijawab salah.
Contoh :
B – S : semua langkah dalam proses penelitian eksperimen perlu.
17
Kelebihan tes benar salah
1. Dapat mencakup bahan yang luas dan tidak banyak
memakan tempat karena biasanya pertanyaaannya
singkat
2. Mudah menyusunnya
3. Dapat digunakan berkali-kali
4. Dapat dilihat secara cepat dan objektif
5. Petunjuk cara mengerjakan mudah dimengerti
6. Mudah dan cepat dalam menilai.
18
Kelemahan tes benar salah:
1. Sering membingungkan
2. Mudah ditebak/didugabanyak masalah yang tidak dapat
dinyatakan hanya dua kemungkinan benar atau salah
3. Hanya dapat mengungkap daya ingat dan pengenalan
kembali
4. Penggunaan pertanyaan alternative lebih
memungkinkan peserta didik mengira-ngira jawabannya.
5. Tes benar dan salah kurang membedakan antara siswa
yang pandai dan kurang pandai.
19
3. Menjodohkan atau mencocokkan
(matching exercises)
Dalam Arikunto (2005: 172), Matching test dapat diganti
dengan istilah mempertandingkan, mencocokkan,
memasangkan atau menjodohkan. Dapat terdiri dari satu
seri pertanyaan dan satu seri jawaban. Masing-masing
pertanyaan mempunyai jawabannya yang tercantum
dalam seri jawaban. Menjodohkan terdiri dari dua
parallel daftar yang satu berisi stimulus atau stem yang
lain berisi respon yang paling memungkinkan.
20
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menyusun tes ini
yaitu:
• Seri pertanyaan-pertanyaan dalam Matching
test hendaknya tidak perlu banyak. Jika itemnya cukup
banyak lebih baik dijadikan dua seri.
• Jumlah jawaban yang harus dipilih harus lebih banyak
daripada jumlah soalnya.
• Antara item-item ynag bergabung dengan seri harus
merupakan pengertian-pengertian yang homogen.
21
Kelemahan dan Kelebihan tes menjodohkan
Kelebihan:
• Dipergunakan untuk menilai bermacam-macam
hal, misalnya: problem dan penyelesaiannya,
sebab akibat, istilah dan definisinya, dsb.
• Relatif mudah disusun.
• Jika disusun dengan baik, maka faktor menerka-
nerka dapat dihilangkan.
• Dapat dinilai dengan mudah, cepat dan objektif.
22
Kelemahan:
• Sukar menyusun test jenis ini yang benar-
benar baik.
• Untuk menilai ingatan saja.
• Pengarahan jawaban sering terjadi
• Memakan banyak waktu dan tenaga untuk
menyusunnya
23
4. Isian singkat (short answer fill-in items)
Tes bentuk isian dapat digunakan dalam bentuk paragraf-paragraf
yang merupakan rangkaian cerita atau karangan atau berupa satu
pernyataan. Beberapa bagian kalimatnya yang merupakan kata-
kata penting telah dikosongkan terlebih dahulu. Tugas peserta tes
adalah mengisi bagian-bagian yang kosong dengan jawaban yang
sesuai . Isian singkat memberiakan beberapa tipe item yang akan
direspon siswa dengan kata prhase, kalimat, symbol atau nomer.
Isian singkatkapi item yang sering digunakan adalah melengkapi
item dengan kalimat atau beberapa kata yang hilang.
24
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menyusun
tes bentuk isian sebagai berikut:
• Diusahakan sumua tempat kosong hendaknya
sama panjangnya.
• Diusahakan setiap pernyataan jangan
mempunyai lebih dari satu tempat kosong dan
jangan memulai dengan tempat kosong.
25
Kelemahan dan Kelebihan tes isian singkat
Keunggulan
• Mudah dalam pembuatan
• Mengurangi kemungkinan adanya peserta
tes yang menebak
26
Kelemahan
• Sukar mengukur hasil pembelajaran yang
sangat kompleks
• Sukar dalam penskoran
• Kurang bermakna
27
Sekian,
Terimakasih
Semoga bermanfaat
28

Butir respon terpilih

  • 1.
    Oleh: Wulan Sutriyani (0103513042) AnggaTri Widya Atmaja (0103513068)
  • 2.
    Pengertian Selected Respon Assessment Asessmentes tipe pilihan (obyektif) adalah tes yang dalam pemeriksaannya dapat dilakukan secara obyektif, dimaksudkan untuk mengatasi kelemahan- kelemahan dari tes bentuk esay, dan dalam penggunaannya jumlah soal yang diajukan jauh lebih banyak daripada tes essay, kadang- kadang untuk tes yang berlangsung selama 60 menit dapat diberikan 30-40 buah soal (Arikunto 1996:165). 2
  • 3.
    Macam-macam Selected ResponseAssessment menurut Stiggin (1994), Arikunto (1996), Brown (2002) dan Wijaya (1992) termasuk ke dalamnya pilihan ganda (multiple-choice items), benar-salah (true-false items), menjodohkan atau mencocokkan (matching exercises), dan isian singkat (short answer fill-in items). 3
  • 4.
    1. Pilihan Ganda(multiple-choice items) Menurut Arikunto (2005: 164), tes objektif adalah tes yang dalam pemeriksaannya dapat dilakukan secara objektif. Pilihan ganda terdiri atas suatu keterangan atau pemberitahuan tentang suatu pengertian yang belum lengkap. Untuk melengkapinya harus memilih satu dari beberapa kemungkinan jawaban yang telah disediakan. Soal pilihan ganda terdiri dari pokok soal (item) dan pilihan jawaban (kunci jawaban dan pengecoh) 4
  • 5.
    5 SOAL PILIHAN GANDA JENIS SOAL PG Pokok Soal (stem) pertanyaan Pokok soal (stem) pernyataan  Komponen soal PG Stem (pokok soal) Option Diakhiri tanda ? Diakhiri tanda ….
  • 6.
    6 komponen SOAL PG Perhatikaniklan berikut! Dijual sebidang tanah di kota Metro, luas 4 ha. Baik untuk industri. Hubungi telp. 7777777. Iklan di atas termasuk jenis iklan .... a. permintaan b. propaganda c. pengumuman d. penawaran* Dasar pert (stimulus) Pokok soal Option
  • 7.
    7 CARA MEMBUAT OPTIONCARAMEMBUAT OPTION YANG BAIKYANG BAIK  Jawaban yang paling umum dimengerti oleh peserta didik  Gunakan kata-kata yang kedengarannya sama (atmosfer, troposfer, biosfer, dll)  Gunakan yang kira-kira ada kaitannya (ilmu politik, politikus, dll)  Gunakan bahasa baku
  • 8.
    8 1. Soal harussesuai dengan indikator 2. Pengecoh harus berfungsi 3. Setiap soal harus mempunyai satu jawaban yang benar 4. Pokok soal harus dirumuskan secara jelas dan tegas. 5. Pokok soal jangan memberi petunjuk ke arah jawaban yang benar. 6. Pokok soal jangan mengandung pernyataan yang bersifat negatif ganda. 7. Pilihan jawaban harus homogen dan logis ditinjau dari segi materi. 8. Panjang rumusan pilihan jawaban harus relatif sama 9. Pilihan jawaban jangan mengandung pernyataan “Semua pilihan jawaban di atas salah/benar”. 10. Pilihan jawaban yang berbentuk angka atau waktu harus disusun berdasarkan urutan besar kecilnya nilai angka atau kronologis waktunya. KAIDAH PENULISAN SOAL PG
  • 9.
    9 11. Gambar, grafik,tabel, diagram, dan sejenisnya yang terdapat pada soal harus jelas dan berfungsi. 12. Rumusan pokok soal tidak menggunakan ungkapan atau kata yang bermakna tidak pasti seperti: sebaiknya, umumnya, kadang-kadang. 13. Butir soal jangan bergantung pada jawaban soal sebelumnya. 14. Setiap soal harus menggunakan bahasa yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. 15. Bahasa yang digunakan harus komunikatif, sehingga pernyataannya mudah dimengerti warga belajar/siswa. 16. Jangan menggunakan bahasa yang berlaku setempat jika soal akan digunakan untuk daerah lain atau nasional. 17. Pilihan jawaban jangan mengulang kata/frase yang bukan merupakan satu kesatuan pengertian. Letakkan kata/frase pada pokok soal. Lanjutan
  • 10.
    10 16. Jangan menggunakanbahasa yang berlaku setempat jika soal akan digunakan untuk daerah lain atau nasional. 1. "Aturan lalulintas itu harus ditaati bukan dijadikan kata ibu guru. Kata momok dalam kalimat itu berarti .... a. pemberat b. setan c. beban * d. lawan e. kelamin (Bahasa Indonesia SMA/MA) Penjelasan: kata "momok" memiliki makna yang berbeda di suku Sunda dan Jawa. Oleh karena itu, kata "momok" diganti dengan kata lainnya. momok,”
  • 11.
    Contoh: Pengecoh harusberfungsi 11  2/3 + 1/5 = …. A. 10 B. 15 C. 20 D. 13/15 Soal yang kurang baik: Catatan: Pengecoh A, B, dan C kemungkinan tidak berfungsi (tidak dipilih oleh peserta tes) karena angka bulat, bukan pecahan.
  • 12.
    Pengecoh harus berfungsi 12 2/3 + 1/5 = …. A. 3/15 B. 3/8 C. 11/15 D. 13/15 Soal yang baik:
  • 13.
    Kelebihan tes objektifatau pilihan ganda 1. Mengandung lebih banyak segi-segi yang positif, misalnya lebih representative mewakili isi dan luas bahan 2. Lebih mudah dan cepat cara memeriksanya 3. Pemeriksaan dapat diserahkan orang lain 4. Dalam pemeriksaan tidak ada unsure subjektif 5. Tes pilihan ganda memiliki karakteristis yang baik untuk suatu alat pengukur hasil belajar siswa. Karena lebih fleksibel dan efektif . 6. Tepat untuk mengukur penguasaan informasi para siswa yang hendak dievaluasi. 7. Pilihan ganda dapat mengukur kemampuan intelektual atau kognitif, afektif dan psikomotor siswa. 13
  • 14.
    Kelemahan tes objektif 1.Persiapan untuk menyusunnya jauh lebih sulit daripada tes essay 2. Soal-soalnya cendreung mengungkapkan ingatan dan daya pengenalan kembali. 3. Banyak kesempatan untuk main untung-untungan 4. Kerjasama antar siswa pada waktu mengerjakan soal tes lebih terbuka 5. Tes pilihan ganda kurang dapat mengukur kecakapan siswa dalam mengorganisasi materi hasil pembelajaran 14
  • 15.
    2. Benar-Salah (true-falseitems) Benar salah adalah kalimat declarative, siswa menilai pernyataan yang disajikan benar atau salah. Terdapat beberapa argument mengenai benar atau salah. Pertama, true false hanya dapat mengukur pengetahuan saja. Kedua, true false bersifat ambigu, seringkali keambiguan ini dirasakan oleh siswa yang tidak mempunyai pengetahuan yang dibutuhkan untuk menjawab item. Argumen yang ketiga pendidik yakin bahwa siswa dapat memperoleh skor tinggi dengan menebak, karena hanya dua pilihan maka siswa mempunyai kesempatan 50% untuk mendapatkan jawaban yang benar atau salah dengan menebak. 15
  • 16.
    • Bentuk benarsalah ada dua macam (dilihat dari segi mengerjakan atau menjawab soal) a. Dengan pembetulan yaitu siswa diminta membetulkan bila ia memilih jawaban yang salah. b. Tanpa pembetulan yaitu siswa hanya diminta untuk melingkari huruf B atau S tanpa memberikan jawaban yang betul. 16
  • 17.
    Hal-hal yang perludiperhatikan dalam penyusunan tes adalah sebagai berikut: • Tulislah huruf B-S pada permulaan masing-masingitem dengan maksud untuk mempermudah mengerjakan dan menilai. • Hindari item yang masih diperdebatkan. • Usahalkan butir soal yang harus dijawab benar itu sama dengan butir yang harus dijawab salah. Contoh : B – S : semua langkah dalam proses penelitian eksperimen perlu. 17
  • 18.
    Kelebihan tes benarsalah 1. Dapat mencakup bahan yang luas dan tidak banyak memakan tempat karena biasanya pertanyaaannya singkat 2. Mudah menyusunnya 3. Dapat digunakan berkali-kali 4. Dapat dilihat secara cepat dan objektif 5. Petunjuk cara mengerjakan mudah dimengerti 6. Mudah dan cepat dalam menilai. 18
  • 19.
    Kelemahan tes benarsalah: 1. Sering membingungkan 2. Mudah ditebak/didugabanyak masalah yang tidak dapat dinyatakan hanya dua kemungkinan benar atau salah 3. Hanya dapat mengungkap daya ingat dan pengenalan kembali 4. Penggunaan pertanyaan alternative lebih memungkinkan peserta didik mengira-ngira jawabannya. 5. Tes benar dan salah kurang membedakan antara siswa yang pandai dan kurang pandai. 19
  • 20.
    3. Menjodohkan ataumencocokkan (matching exercises) Dalam Arikunto (2005: 172), Matching test dapat diganti dengan istilah mempertandingkan, mencocokkan, memasangkan atau menjodohkan. Dapat terdiri dari satu seri pertanyaan dan satu seri jawaban. Masing-masing pertanyaan mempunyai jawabannya yang tercantum dalam seri jawaban. Menjodohkan terdiri dari dua parallel daftar yang satu berisi stimulus atau stem yang lain berisi respon yang paling memungkinkan. 20
  • 21.
    Hal-hal yang perludiperhatikan dalam menyusun tes ini yaitu: • Seri pertanyaan-pertanyaan dalam Matching test hendaknya tidak perlu banyak. Jika itemnya cukup banyak lebih baik dijadikan dua seri. • Jumlah jawaban yang harus dipilih harus lebih banyak daripada jumlah soalnya. • Antara item-item ynag bergabung dengan seri harus merupakan pengertian-pengertian yang homogen. 21
  • 22.
    Kelemahan dan Kelebihantes menjodohkan Kelebihan: • Dipergunakan untuk menilai bermacam-macam hal, misalnya: problem dan penyelesaiannya, sebab akibat, istilah dan definisinya, dsb. • Relatif mudah disusun. • Jika disusun dengan baik, maka faktor menerka- nerka dapat dihilangkan. • Dapat dinilai dengan mudah, cepat dan objektif. 22
  • 23.
    Kelemahan: • Sukar menyusuntest jenis ini yang benar- benar baik. • Untuk menilai ingatan saja. • Pengarahan jawaban sering terjadi • Memakan banyak waktu dan tenaga untuk menyusunnya 23
  • 24.
    4. Isian singkat(short answer fill-in items) Tes bentuk isian dapat digunakan dalam bentuk paragraf-paragraf yang merupakan rangkaian cerita atau karangan atau berupa satu pernyataan. Beberapa bagian kalimatnya yang merupakan kata- kata penting telah dikosongkan terlebih dahulu. Tugas peserta tes adalah mengisi bagian-bagian yang kosong dengan jawaban yang sesuai . Isian singkat memberiakan beberapa tipe item yang akan direspon siswa dengan kata prhase, kalimat, symbol atau nomer. Isian singkatkapi item yang sering digunakan adalah melengkapi item dengan kalimat atau beberapa kata yang hilang. 24
  • 25.
    Hal-hal yang perludiperhatikan dalam menyusun tes bentuk isian sebagai berikut: • Diusahakan sumua tempat kosong hendaknya sama panjangnya. • Diusahakan setiap pernyataan jangan mempunyai lebih dari satu tempat kosong dan jangan memulai dengan tempat kosong. 25
  • 26.
    Kelemahan dan Kelebihantes isian singkat Keunggulan • Mudah dalam pembuatan • Mengurangi kemungkinan adanya peserta tes yang menebak 26
  • 27.
    Kelemahan • Sukar mengukurhasil pembelajaran yang sangat kompleks • Sukar dalam penskoran • Kurang bermakna 27
  • 28.