BLACK BOX DAN GLASS BOX
ELVA DWI INDAHSARI M
1603144170
DI 14 C_D
Thinking Out of The Box ?
Thinking out of the box
merupakan cara
pandang untuk menilai,
melihat sesuatu bukan
hanya dari satu sisi.
Atau mungkin bukan
hanya dari dua sisi,
tetapi dari berbagai sisi
juga.
Cara ini agar kita tidak
terburu-buru dalam
memberikan penilaian.
Dengan demikian, kita
harus banyak mencari
informasi sebanyak
mungkin, belajar, serta
mengamati.
Thinking Out of The Box
pertama kali
diperkenalkan oleh
seorang
matematikawan Inggris
yaitu Henry Ernest.
Edward de Bono juga
mengatakan:
“Seseorang tidak dapat
menggali lubang di
tempat yang berbeda
dengan menggali lebih
dalam lubang yang
sama”
METODE GLASS BOX
• Menciptakan perancang
sebagai empu pencipta
bangunan, yang sebuah
benda atau sebuah
bangunan hasil
ciptaannya hanya untuk
dipuji atau dicela dan
tidak untuk
didiskusikan.
• Tidak dapat dibicarakan
bagaimana proses
terjadi atau proses
kreatifnya.
CIRI METODE BLACK BOX
• Hasil perancangan
dikendalikan oleh
masukan yang diterima
terdahulu dan lebih
dominan berdasarkan
pengalaman.
• Hasil perancangan
dapat dipercepat tetapi
akan mengakibatkan
keputusan acak untuk
suatu periode tertentu.
• Kapasitas produksi
perancang sangat
relevan dengan
ketersediaan waktu
karena lebih banyak
menggunakan imajinasi
sering merupakan
lompatan pemahaman
yang sulit
ditransformasikan.
How to Think Out of The Box ?
• Keluar dari zona aman
Banyak orang yang tidak
bisa membuat inovasi
dan hal baru karena
sudah menikmati pada
zona yang aman.
Disinilah kita harus
perpikir keluar dan
berani mengambil
keputusan dan keluar
dari zona yang aman.
• Meninggalkan keraguan
Keraguan-keraguan
yang ada dalam diri kita
harus dihilangkan,
sebab tidak ada
satupun hal di dunia
yang tidak memiliki
resiko.
• Dengarkan orang lain,
terbuka, dan menerima
Kita harus memiliki
kerendahan hati untuk
membuka diri, menerima
pendapat dan ide-ide dari
orang lain, kemudian
mengolah ide-ide
tersebut.
• Keterbukaan untuk
melakukan hal yang
berbeda, dan melakukan
suatu hal dengan cara
yang berbeda.
Perlu adanya keterbukaan
untuk berani melakukan
cara yang berbeda pada
suatu hal dan melakukan
hal-hal yang berbeda dari
rutinitas dan kebiasaan
yang ada.
• Melakukan atau
mengerjakan hal-hal
baru dan menantang.
• Cobalah membangun
kebiasaan untuk
bertanya dan
berdiskusi.
• Belajar dari pengalaman
hidup.
• Rajin mencari referensi
terbaru, seperti
membaca buku-buku
baru, seminar, atau
dialog tokoh untuk
mencari inspirasi.
GLASS BOX
Proses desain dapat dilakukan secara rasional dan
sistematis. Karateristik glass box antara lain
sasaran, variabel, dan kriteria ditetapkan
sebelumnya.
Jones (1978) juga menyatakan bahwa proses awal
yang penting dari desain adalah proses analitik
yang dimulai dengan observasi objektif dan
induktif yang di dalamnya juga termasuk dan
terlibat proses-proses kreatif, kesimpulan-
kesimpulan yang sifatnya subyektif dan proses
dedukatif.
Metode Glass Box:
• Merupakan metode perancangan rasional.
• Disebut sebagai kotak transparan (glass box).
• Merupakan kebalikan dari metode
tradisional/black box.
• Hasil ciptaan dapat ditelusuri bagaimana
proses terjadi maupun proses kreatifnya.
Ciri Metode Glass Box:
• Tujuan, variabel dan kriteria ditentukan
dengan matang.
• Analisis lengkap.
• Evaluasi bermakna dan logis.
• Strategi ditentukan dengan matang.
TERIMA KASIH

Black Box And Glass Box (ELVA DWI INDAHSARI M-1607144170-DI 14 C_D)

  • 1.
    BLACK BOX DANGLASS BOX ELVA DWI INDAHSARI M 1603144170 DI 14 C_D
  • 2.
    Thinking Out ofThe Box ? Thinking out of the box merupakan cara pandang untuk menilai, melihat sesuatu bukan hanya dari satu sisi. Atau mungkin bukan hanya dari dua sisi, tetapi dari berbagai sisi juga. Cara ini agar kita tidak terburu-buru dalam memberikan penilaian. Dengan demikian, kita harus banyak mencari informasi sebanyak mungkin, belajar, serta mengamati.
  • 3.
    Thinking Out ofThe Box pertama kali diperkenalkan oleh seorang matematikawan Inggris yaitu Henry Ernest. Edward de Bono juga mengatakan: “Seseorang tidak dapat menggali lubang di tempat yang berbeda dengan menggali lebih dalam lubang yang sama”
  • 4.
    METODE GLASS BOX •Menciptakan perancang sebagai empu pencipta bangunan, yang sebuah benda atau sebuah bangunan hasil ciptaannya hanya untuk dipuji atau dicela dan tidak untuk didiskusikan. • Tidak dapat dibicarakan bagaimana proses terjadi atau proses kreatifnya.
  • 5.
    CIRI METODE BLACKBOX • Hasil perancangan dikendalikan oleh masukan yang diterima terdahulu dan lebih dominan berdasarkan pengalaman. • Hasil perancangan dapat dipercepat tetapi akan mengakibatkan keputusan acak untuk suatu periode tertentu. • Kapasitas produksi perancang sangat relevan dengan ketersediaan waktu karena lebih banyak menggunakan imajinasi sering merupakan lompatan pemahaman yang sulit ditransformasikan.
  • 6.
    How to ThinkOut of The Box ? • Keluar dari zona aman Banyak orang yang tidak bisa membuat inovasi dan hal baru karena sudah menikmati pada zona yang aman. Disinilah kita harus perpikir keluar dan berani mengambil keputusan dan keluar dari zona yang aman. • Meninggalkan keraguan Keraguan-keraguan yang ada dalam diri kita harus dihilangkan, sebab tidak ada satupun hal di dunia yang tidak memiliki resiko.
  • 7.
    • Dengarkan oranglain, terbuka, dan menerima Kita harus memiliki kerendahan hati untuk membuka diri, menerima pendapat dan ide-ide dari orang lain, kemudian mengolah ide-ide tersebut. • Keterbukaan untuk melakukan hal yang berbeda, dan melakukan suatu hal dengan cara yang berbeda. Perlu adanya keterbukaan untuk berani melakukan cara yang berbeda pada suatu hal dan melakukan hal-hal yang berbeda dari rutinitas dan kebiasaan yang ada.
  • 8.
    • Melakukan atau mengerjakanhal-hal baru dan menantang. • Cobalah membangun kebiasaan untuk bertanya dan berdiskusi. • Belajar dari pengalaman hidup. • Rajin mencari referensi terbaru, seperti membaca buku-buku baru, seminar, atau dialog tokoh untuk mencari inspirasi.
  • 9.
    GLASS BOX Proses desaindapat dilakukan secara rasional dan sistematis. Karateristik glass box antara lain sasaran, variabel, dan kriteria ditetapkan sebelumnya. Jones (1978) juga menyatakan bahwa proses awal yang penting dari desain adalah proses analitik yang dimulai dengan observasi objektif dan induktif yang di dalamnya juga termasuk dan terlibat proses-proses kreatif, kesimpulan- kesimpulan yang sifatnya subyektif dan proses dedukatif.
  • 10.
    Metode Glass Box: •Merupakan metode perancangan rasional. • Disebut sebagai kotak transparan (glass box). • Merupakan kebalikan dari metode tradisional/black box. • Hasil ciptaan dapat ditelusuri bagaimana proses terjadi maupun proses kreatifnya.
  • 11.
    Ciri Metode GlassBox: • Tujuan, variabel dan kriteria ditentukan dengan matang. • Analisis lengkap. • Evaluasi bermakna dan logis. • Strategi ditentukan dengan matang.
  • 12.