THINKING
“GLASS-
BOX”
RIZKA RENANDAR
1603144100
DI’14-C
METODE PERANCANGAN
“GLASS-BOX”
Model ini berkeyakinan bahwa proses desain dapat dilakukan
secara rasional dan sistematis.
Merancang secara analitis, sintetis dan evaluatif sehingga kita
akan mendapatkan optimasi pemecahan yang mungkin
dilakukan.
• Merupakan metode perancangan rasional
• Disebut sebagai kotak transparant (glass box)
• Merupakan kebalikan dari metode tradisional
• hasil ciptaan dapat ditelusuri bagaimana proses terjadi
maupun proses kreatifnya.
KARAKTERISTIK
• Sasaran, variable, dan kriteria ditetapkan sebelumnya
• Mengadakan analisis sebelum melakukan pemecahan
masalah
• Mencoba mensintesiskan hal-hal yang di dapat secara
sistematis
• Mengevaluasi secara logis
PROSES METODE
“GLASS-BOX”
Jones (1978)
bahwa proses awal yang penting dari desain adalah proses
analitik yang dimulai dengan observasi objektif dan induktif
yang di dalamnya juga termasuk dan terlibat proses-proses
kreatif, kesimpulan-kesimpulan yang sifatnya subyektif dan
proses deduktif.
PRINSIP UMUM METODE
DESAIN “GLASS-BOX”
• Obyektif, mempunyai variable serta penetapan kriteria
• Analisis yang lengkap, atau sedikit mencoba sebelum
solusi dicari.
• Evaluasi dalam cakupan yang dan bahasa yang luas dan
logis.
• Strategi ditetapkan sebelumnya pada umumnya tapi dapat
berupa operasi paralel, kondisi operasi dan recycling.
CIRI METODE
“GLASS-BOX”
• Tujuan, Variable dan Kriteria ditentukan dengan
matang
• Analisis lengkap
• Evaluasi bermakna dan logis
• Strategi ditentukan dengan matang.

metode perancangan "Glass-box"

  • 1.
  • 2.
    METODE PERANCANGAN “GLASS-BOX” Model iniberkeyakinan bahwa proses desain dapat dilakukan secara rasional dan sistematis. Merancang secara analitis, sintetis dan evaluatif sehingga kita akan mendapatkan optimasi pemecahan yang mungkin dilakukan. • Merupakan metode perancangan rasional • Disebut sebagai kotak transparant (glass box) • Merupakan kebalikan dari metode tradisional • hasil ciptaan dapat ditelusuri bagaimana proses terjadi maupun proses kreatifnya.
  • 3.
    KARAKTERISTIK • Sasaran, variable,dan kriteria ditetapkan sebelumnya • Mengadakan analisis sebelum melakukan pemecahan masalah • Mencoba mensintesiskan hal-hal yang di dapat secara sistematis • Mengevaluasi secara logis
  • 4.
    PROSES METODE “GLASS-BOX” Jones (1978) bahwaproses awal yang penting dari desain adalah proses analitik yang dimulai dengan observasi objektif dan induktif yang di dalamnya juga termasuk dan terlibat proses-proses kreatif, kesimpulan-kesimpulan yang sifatnya subyektif dan proses deduktif.
  • 5.
    PRINSIP UMUM METODE DESAIN“GLASS-BOX” • Obyektif, mempunyai variable serta penetapan kriteria • Analisis yang lengkap, atau sedikit mencoba sebelum solusi dicari. • Evaluasi dalam cakupan yang dan bahasa yang luas dan logis. • Strategi ditetapkan sebelumnya pada umumnya tapi dapat berupa operasi paralel, kondisi operasi dan recycling.
  • 6.
    CIRI METODE “GLASS-BOX” • Tujuan,Variable dan Kriteria ditentukan dengan matang • Analisis lengkap • Evaluasi bermakna dan logis • Strategi ditentukan dengan matang.