THINKING GLASS BOX
Randy Edo Yulio
(Tugas pengenalan desain interior)
1603142094
Metode
Desainer sebagai Glass box. Yaitu
merancang
berdasarkan analisis dan sintesis atau
disebut dengan metode glass box, atau kotak
kaca. Metode seperti ini mirip dengan cara
kerja komputer, di mana dalam merancang
dibutuhkan data, data kemudian diolah atau
di-programkan. Hasil pengolahan data ini
kemudian menghasilkan out-put desain.
Secara Teoritik
 Tindakan pribadi, berdasarkan inspirasi individu
(keperluan pribadi), berdasarkan cita-rasa
individu.
 Tindakan kelompok profesional berdasarkan
permintaan klien (keperluan klien, seperti pemakai
(user), pemilik (costumer). Membangun
berdasarkan konvensi (kesepakatan) dan sifatnya
integratif.
 Tindakan masyarakat, tidak berdasarkan profesi,
yaitu berdasarkan tradisi atau aturan sesuai
dengan keperluan masyarakat lokal.
 Pendekatan merancang berdasarkan aturan dan
hasil kerja kelompok dan integratif adalah ciri dari
produk desain masa kini. Hal
ini disebabkan merancang denngan citarasa
individual sering bertentangan (konflik)
dengan bagaiamana desain seharusnya menurut si
pemakai, sering si pemakai harus di riset terlebih
dahulu seleranya, kebiasaan dan atau
kesenangannya.Tugas desainer adalah mengetahui
sebanyak mungkin hal-hal penting yang dapat di-
rumuskan menjadi konsep desain. Oleh karena itu
pendekatan merancang melalui kelompok kerja dan
integratif, merupakan ciri dalam teori merancang
abad ke 20.
Ciri Metode Rasional
 Tujuan, Variable dan Kriteria
ditentukan dengan matang
 Analisis lengkap
 Evaluasi bermakna dan logis
 Strategi ditentukan dengan matang.

Thinking glass box (edo)

  • 1.
    THINKING GLASS BOX RandyEdo Yulio (Tugas pengenalan desain interior) 1603142094
  • 2.
    Metode Desainer sebagai Glassbox. Yaitu merancang berdasarkan analisis dan sintesis atau disebut dengan metode glass box, atau kotak kaca. Metode seperti ini mirip dengan cara kerja komputer, di mana dalam merancang dibutuhkan data, data kemudian diolah atau di-programkan. Hasil pengolahan data ini kemudian menghasilkan out-put desain.
  • 3.
    Secara Teoritik  Tindakanpribadi, berdasarkan inspirasi individu (keperluan pribadi), berdasarkan cita-rasa individu.  Tindakan kelompok profesional berdasarkan permintaan klien (keperluan klien, seperti pemakai (user), pemilik (costumer). Membangun berdasarkan konvensi (kesepakatan) dan sifatnya integratif.  Tindakan masyarakat, tidak berdasarkan profesi, yaitu berdasarkan tradisi atau aturan sesuai dengan keperluan masyarakat lokal.
  • 4.
     Pendekatan merancangberdasarkan aturan dan hasil kerja kelompok dan integratif adalah ciri dari produk desain masa kini. Hal ini disebabkan merancang denngan citarasa individual sering bertentangan (konflik) dengan bagaiamana desain seharusnya menurut si pemakai, sering si pemakai harus di riset terlebih dahulu seleranya, kebiasaan dan atau kesenangannya.Tugas desainer adalah mengetahui sebanyak mungkin hal-hal penting yang dapat di- rumuskan menjadi konsep desain. Oleh karena itu pendekatan merancang melalui kelompok kerja dan integratif, merupakan ciri dalam teori merancang abad ke 20.
  • 5.
    Ciri Metode Rasional Tujuan, Variable dan Kriteria ditentukan dengan matang  Analisis lengkap  Evaluasi bermakna dan logis  Strategi ditentukan dengan matang.