Cara Kerja Mata 
Cara kerja mata yaitu : 
Mata bekerja saat menerima cahaya. Tanpa cahaya, 
mata tidak dapat manjalankan fungsinya. Cahaya 
memasuki mata melalui pupil. Lensa mata 
mengarahkan cahaya sehingga bayangan benda jatuh 
pada retina. Kemudian, ujung-ujung saraf penerima 
yang ada di retina menyampaikan bayangan benda itu 
ke otak. Setelah diproses di otak, kita dapat melihat 
suatu benda. 
Mata merupakan salah satu indera yang tak ternilai 
harganya. Mata terdiri atas bola mata yang terdapat 
di dalam lekuk mata. Dinamakan bola mata karena 
bentuknya memang seperti bola. Dalam bola mata 
terdiri atas bagian-bagian penting dalam penglihatan.
Mata tidak boleh kemasukan debu atau benda apa 
saja. Juga tidak boleh kena sinar yang menyilaukan. 
Oleh karena itu, mata dilindungi dari hal-hal yang 
mengganggu : 
 Gerak reflek 
 Letak bola mata dalam sebuah lekuk diantara dahi 
dan tulang pipi, sehingga cukup terlindung 
 Kelopak mata menghasilkan air mata oleh kelenjar 
air mata. Air mata digunakan untuk membasahi 
kornea. Bulu-bulu mata gunanya untuk mengurangi 
cahaya yang masuk 
 Alis mata, di atas mata terdapat alis mata yang 
gunanya untuk menghindarkan masuknya keringat.
Sistem kerja mata 
Mata manusia memiliki cara kerja otomatis yang sempurna, 
mata dibentuk dengan 40 unsur utama yang berbeda dan ke 
semua bagian ini memiliki fungsi penting dalam proses melihat 
kerusakan atau ketiadaan salah satu fungsi bagiannya saja akan 
menjadikan mata mustahil dapat melihat. Lapisan tembus 
cahaya di bagian depan mata adalah kornea, tepat di 
belakangnya terdapat iris, selain memberi warna pada mata, 
iris juga dapat mengubah ukurannya secara otomatis sesuai 
kekuatan cahaya yang masuk, dengan bantuan otot yang 
melekat padanya. Misalnya ketika berada di tempat gelap iris 
akan membesar untuk memasukkan cahaya sebanyak mungkin. 
Ketika kekuatan cahaya bertambah, iris akan mengecil untuk 
mengurangi cahaya yang masuk ke mata.
Sistem pengaturan otomatis yang bekerja pada mata 
bekerja sebagaimana berikut : 
Ketika cahaya mengenai mata sinyal saraf terbentuk dan 
dikirimkan ke otak, untuk memberikan pesan tentang 
keberadaan cahaya, dan kekuatan cahaya. Lalu otak 
mengirim balik sinyal dan memerintahkan sejauh mana otot 
di sekitar iris harus mengerut. Bagian mata lainnya yang 
bekerja bersamaan dengan struktur ini adalah lensa. Lensa 
bertugas memfokuskan cahaya yang memasuki mata pada 
lapisan retina di bagian belakang mata. Karena otot-otot di 
sekeliling lensa cahaya yang datang ke mata dari berbagai 
sudut dan jarak berbeda dapat selalu difokuskan ke retina.
Menjaga Kesehatan Mata 
Mata penting bagi kehidupan keseharian kita. Karena mata 
memiliki bagia-bagian yang amat sensitif (peka) teradap benda 
asing. Yang tentu saja bagian itu mudah terluka. 
Berikut ini berbagai macam jenis kelainan dan penyakit mata: 
 Miopi (Rabun Jauh), yaitu ketidakmampuan mata kita untuk 
melihat benda yang jauh dengan jelas. Kelainan ini dapat diatasi 
dengan menggunakan kacamata berlensa minus (lensa cekung). 
 Hipermetropi (Rabun Dekat), yaitu ketidakmampuan mata 
kita untuk melihat benda yang dekat dengan jelas. Kelainan ini 
dapat diatasi dengan menggunakan kacamata berlensa plus 
(lensa cembung). 
 Presbiopi (Mata Tua), yaitu ketidakmampuan mata kita untuk 
melihat benda yang dekat dan jauh dengan jelas. Kelainan mata 
ini dapat diatasi dengan menggunakan kacamata berlensa ganda, 
yaitu minus dan plus.
 Rabun Senja, yaitu kelainan mata dimana mata tidak 
mampu untuk melihat warna-warna tertentu. Selain itu 
ada pula orang yang buta warna total, walaupun hal itu 
sangat jarang sekali. Pada buta warna total, walaupun 
hal itu sangat jarang sekali. Pada buta warna total, 
mata hanya mengenal warna putih dan hitam. 
 Mata Merah, yaitu terjadi karena kemasukan benda 
asing, sehingga mata akan terasa gatal dan perih. Mata 
merah yang tidak segera diobati dapat mengakibatkan 
menumpuknya kotoran di sudut mata. 
 Katarak, yaitu terdapatnya lapisan putih yang 
sesungguhnya lapisan itu adalah lensa yang menjadi 
buram. Biasanya katarak menyerang orang lanjut usia. 
Katarak dapat disembuhkan dengan operasi 
pengangkatan lensa yang buram dan menggantinya 
dengan lensa buatan.
Organ Mata Bagian Dalam 
Organ mata bagian dalam adalah organ-organ yang membentuk bola 
mata. Adapun organ mata bagian dalam sebagai berikut : 
 Kornea mata (selaput bening), berfungsi untuk menerima cahaya 
dari sumber cahaya dan meneruskannya ke bagian mata yang lebih 
dalam dan berakhir di retina. Sifatnya tidak berwarna (bening) dan 
tidak punya pembuluh darah. Bila terjadi kerusakan maka dapat 
menyebabkan kebutaan. 
 Iris (selaput pelangi), terletak di tengah-tengah bola mata, 
dibelakang kornea. Warna iris dipengaruhi oleh jenis ras atau bangsa. 
 Pupil (anak mata), berfungsi untuk mengatur banyaknya cahaya yang 
masuk. Dengan demikian cahaya tidak terlalu banyak (menyilaukan) 
atau terlalu sedikit (redup). Fungsi anak mata atau pupil sama dengan 
fungsi diafragma pada alat potret (kamera). Sifatnya jika cahaya 
teralalu banyak, pupil akan mengecil. Tapi apabila cahaya terlalu 
sedikit, pupil akan membesar. Pupil adalah celah bulat yang ada di 
tengah-tengah iris.
 Lensa mata, berfungsi untuk memfokuskan dan meneruskan cahaya yang masuk 
ke mata agar jatuh tepat pada retina (selaput jala). Dengan demikian, mata 
dapat melihat dengan jelas. Selain itu lensa juga punya fungsi untuk mencembung 
dan memipih untuk memfokuskan jatuhnya cahaya. Letak lensa ini terletak di 
tengah-tengah bola mata, yaitu di belakang anak mata (pupil) dan selaput pelangi. 
Sifatnya bila kita mengamati benda letaknya dekat, maka mata berakomodasi 
dengan kuat. Akibatnya, lensa mata menjadi lebih cembung, dan bayangan dapat 
jatuh tepat di retina. Namun sebalinya apabila kita mengamati benda yang 
letaknya jauh, maka mata tidak berakomodasi. Akibatnya, lensa mata berbentuk 
pipih. Kemampuan lensa mata untuk mengubah kecembungannya ini disebut daya 
akomodasi. 
diproses di otak. Dengan demikian kita dapat melihat suatu benda. 
 Badan bening, fungsinya untuk meneruskan cahaya yang telah melewati lensa. 
Cahaya itu selanjutnya disampaikan ke selaput jala. Letak badan bening adalah di 
belakang lensa, bentuknya seperti agar-agar. 
 Retina (selaput jala), adalah bagian yang paling peka terhadap cahaya. 
Khususnya bitik kuning. Retina berfungsi menangkap dan meneruskan cahaya dari 
lensa ke saraf mata. Di dalam selaput jala terdapat ujung-ujung saraf penerima, 
letaknya merupakan selaput yang terletak paling belakang. 
 Saraf mata, atau saraf optik ini berfungsi untuk meneruskan rangsang cahaya 
ke otak. Informasi-informasi yang dibawa oleh saraf nantinya akan diproses di 
otak. Dengan demikian kita dapat melihat suatu benda.

Biologi ppt (mata)

  • 1.
    Cara Kerja Mata Cara kerja mata yaitu : Mata bekerja saat menerima cahaya. Tanpa cahaya, mata tidak dapat manjalankan fungsinya. Cahaya memasuki mata melalui pupil. Lensa mata mengarahkan cahaya sehingga bayangan benda jatuh pada retina. Kemudian, ujung-ujung saraf penerima yang ada di retina menyampaikan bayangan benda itu ke otak. Setelah diproses di otak, kita dapat melihat suatu benda. Mata merupakan salah satu indera yang tak ternilai harganya. Mata terdiri atas bola mata yang terdapat di dalam lekuk mata. Dinamakan bola mata karena bentuknya memang seperti bola. Dalam bola mata terdiri atas bagian-bagian penting dalam penglihatan.
  • 2.
    Mata tidak bolehkemasukan debu atau benda apa saja. Juga tidak boleh kena sinar yang menyilaukan. Oleh karena itu, mata dilindungi dari hal-hal yang mengganggu :  Gerak reflek  Letak bola mata dalam sebuah lekuk diantara dahi dan tulang pipi, sehingga cukup terlindung  Kelopak mata menghasilkan air mata oleh kelenjar air mata. Air mata digunakan untuk membasahi kornea. Bulu-bulu mata gunanya untuk mengurangi cahaya yang masuk  Alis mata, di atas mata terdapat alis mata yang gunanya untuk menghindarkan masuknya keringat.
  • 3.
    Sistem kerja mata Mata manusia memiliki cara kerja otomatis yang sempurna, mata dibentuk dengan 40 unsur utama yang berbeda dan ke semua bagian ini memiliki fungsi penting dalam proses melihat kerusakan atau ketiadaan salah satu fungsi bagiannya saja akan menjadikan mata mustahil dapat melihat. Lapisan tembus cahaya di bagian depan mata adalah kornea, tepat di belakangnya terdapat iris, selain memberi warna pada mata, iris juga dapat mengubah ukurannya secara otomatis sesuai kekuatan cahaya yang masuk, dengan bantuan otot yang melekat padanya. Misalnya ketika berada di tempat gelap iris akan membesar untuk memasukkan cahaya sebanyak mungkin. Ketika kekuatan cahaya bertambah, iris akan mengecil untuk mengurangi cahaya yang masuk ke mata.
  • 4.
    Sistem pengaturan otomatisyang bekerja pada mata bekerja sebagaimana berikut : Ketika cahaya mengenai mata sinyal saraf terbentuk dan dikirimkan ke otak, untuk memberikan pesan tentang keberadaan cahaya, dan kekuatan cahaya. Lalu otak mengirim balik sinyal dan memerintahkan sejauh mana otot di sekitar iris harus mengerut. Bagian mata lainnya yang bekerja bersamaan dengan struktur ini adalah lensa. Lensa bertugas memfokuskan cahaya yang memasuki mata pada lapisan retina di bagian belakang mata. Karena otot-otot di sekeliling lensa cahaya yang datang ke mata dari berbagai sudut dan jarak berbeda dapat selalu difokuskan ke retina.
  • 5.
    Menjaga Kesehatan Mata Mata penting bagi kehidupan keseharian kita. Karena mata memiliki bagia-bagian yang amat sensitif (peka) teradap benda asing. Yang tentu saja bagian itu mudah terluka. Berikut ini berbagai macam jenis kelainan dan penyakit mata:  Miopi (Rabun Jauh), yaitu ketidakmampuan mata kita untuk melihat benda yang jauh dengan jelas. Kelainan ini dapat diatasi dengan menggunakan kacamata berlensa minus (lensa cekung).  Hipermetropi (Rabun Dekat), yaitu ketidakmampuan mata kita untuk melihat benda yang dekat dengan jelas. Kelainan ini dapat diatasi dengan menggunakan kacamata berlensa plus (lensa cembung).  Presbiopi (Mata Tua), yaitu ketidakmampuan mata kita untuk melihat benda yang dekat dan jauh dengan jelas. Kelainan mata ini dapat diatasi dengan menggunakan kacamata berlensa ganda, yaitu minus dan plus.
  • 6.
     Rabun Senja,yaitu kelainan mata dimana mata tidak mampu untuk melihat warna-warna tertentu. Selain itu ada pula orang yang buta warna total, walaupun hal itu sangat jarang sekali. Pada buta warna total, walaupun hal itu sangat jarang sekali. Pada buta warna total, mata hanya mengenal warna putih dan hitam.  Mata Merah, yaitu terjadi karena kemasukan benda asing, sehingga mata akan terasa gatal dan perih. Mata merah yang tidak segera diobati dapat mengakibatkan menumpuknya kotoran di sudut mata.  Katarak, yaitu terdapatnya lapisan putih yang sesungguhnya lapisan itu adalah lensa yang menjadi buram. Biasanya katarak menyerang orang lanjut usia. Katarak dapat disembuhkan dengan operasi pengangkatan lensa yang buram dan menggantinya dengan lensa buatan.
  • 9.
    Organ Mata BagianDalam Organ mata bagian dalam adalah organ-organ yang membentuk bola mata. Adapun organ mata bagian dalam sebagai berikut :  Kornea mata (selaput bening), berfungsi untuk menerima cahaya dari sumber cahaya dan meneruskannya ke bagian mata yang lebih dalam dan berakhir di retina. Sifatnya tidak berwarna (bening) dan tidak punya pembuluh darah. Bila terjadi kerusakan maka dapat menyebabkan kebutaan.  Iris (selaput pelangi), terletak di tengah-tengah bola mata, dibelakang kornea. Warna iris dipengaruhi oleh jenis ras atau bangsa.  Pupil (anak mata), berfungsi untuk mengatur banyaknya cahaya yang masuk. Dengan demikian cahaya tidak terlalu banyak (menyilaukan) atau terlalu sedikit (redup). Fungsi anak mata atau pupil sama dengan fungsi diafragma pada alat potret (kamera). Sifatnya jika cahaya teralalu banyak, pupil akan mengecil. Tapi apabila cahaya terlalu sedikit, pupil akan membesar. Pupil adalah celah bulat yang ada di tengah-tengah iris.
  • 10.
     Lensa mata,berfungsi untuk memfokuskan dan meneruskan cahaya yang masuk ke mata agar jatuh tepat pada retina (selaput jala). Dengan demikian, mata dapat melihat dengan jelas. Selain itu lensa juga punya fungsi untuk mencembung dan memipih untuk memfokuskan jatuhnya cahaya. Letak lensa ini terletak di tengah-tengah bola mata, yaitu di belakang anak mata (pupil) dan selaput pelangi. Sifatnya bila kita mengamati benda letaknya dekat, maka mata berakomodasi dengan kuat. Akibatnya, lensa mata menjadi lebih cembung, dan bayangan dapat jatuh tepat di retina. Namun sebalinya apabila kita mengamati benda yang letaknya jauh, maka mata tidak berakomodasi. Akibatnya, lensa mata berbentuk pipih. Kemampuan lensa mata untuk mengubah kecembungannya ini disebut daya akomodasi. diproses di otak. Dengan demikian kita dapat melihat suatu benda.  Badan bening, fungsinya untuk meneruskan cahaya yang telah melewati lensa. Cahaya itu selanjutnya disampaikan ke selaput jala. Letak badan bening adalah di belakang lensa, bentuknya seperti agar-agar.  Retina (selaput jala), adalah bagian yang paling peka terhadap cahaya. Khususnya bitik kuning. Retina berfungsi menangkap dan meneruskan cahaya dari lensa ke saraf mata. Di dalam selaput jala terdapat ujung-ujung saraf penerima, letaknya merupakan selaput yang terletak paling belakang.  Saraf mata, atau saraf optik ini berfungsi untuk meneruskan rangsang cahaya ke otak. Informasi-informasi yang dibawa oleh saraf nantinya akan diproses di otak. Dengan demikian kita dapat melihat suatu benda.