Nama Kelompok :
Ahmad Fauzan Lukmana
Ahmad Nurhuda
Fahrurrozy Yasin
Fakhry Sidiq Dwi Banawang
Suparyadi
Naufaldhi Unggul Pratama
Wildan Maulana Ma’ruf
SMA NEGERI 1 TANAH GROGOT
PASER KAL-TIM
Biofuel
• Sadarkah kita akan kondisi bahwa semakin hari, persediaan bahan
bakar di muka bumi semakin menipis? Sementara itu, jumlah manusia
terus bertambah dan perkembangan teknologi semakin pesat. Hal ini
menyebabkan kebutuhan akan energi justru semakin meningkat. Oleh
sebab itu, diperlukan sumber energi lain untuk mengganti bahan
bakar yang memang merupakan sumber energi yang tidak dapat
diperbaharui.
• Berbagai penelitian pun dilakukan untuk mendapatkan sumber energi
alternatif. Sumber energi alternatif ini pun mulai populer di seluruh
dunia, menggantikan sumber energi fosil yang perlahan-lahan mulai
habis dan pada umumnya, sumber energi alternatif ini lebih ramah
lingkungan.
• Apa Itu Biofuel ?
• Biofuel adalah bahan bakar terbarukan yang berasal dari mahluk hidup atau
bagian mahluk hidup, material biologi (biomassa). Biofuel dapat berbentuk padat
(solid), cair (liquid), atau gas dan dapat dimanfaatkan secara langsung sebagai
bahan bakar utama untuk pembangkit listrik dan panas, atau sebagai bahan baku
untuk menghasilkan bahan bakar atau bahan kimia antara. Biomassa dapat
diubah menjadi biofuel melalui proses panas (thermal), kimia, biologi, atau fisika.
• Salah satu jenis dari energi alternatif tersebut adalah BIOFUEL atau Bahan Bakar
Hayati. Biofuel adalah setiap bahan bakar baik padatan, cairan ataupun gas yang
dihasilkan dari bahan-bahan organik. Biofuel dapat dihasilkan secara langsung
dari tanaman atau secara tidak langsung dari limbah industri, komersial,
domestik atau pertanian. Ada 3 cara pembuatan biofuel:
• Pembakaran limbah organik kering (seperti buangan rumah tangga, limbah
industri dan pertanian);
• Fermentasi limbah basah (seperti kotoran hewan) tanpa oksigen untuk
menghasilkan biogas (mengandung hingga 60 persen metana), atau fermentasi
tebu atau jagung untuk menghasilkan alkohol dan ester;
• Energi dari hutan (menghasilkan kayu dari tanaman yang cepat tumbuh sebagai
bahan bakar).
Bentuk Biofuel
Seperti yang diperlihatkan pada
Gambar 1, biofuel dapat berbentuk
padat (solid), cair (liquid), atau gas.
Dalam setiap kelompok dapat dibagi
lagi menjadi beberapa tipe, dan
dalam beberapa kasus terdapat
interaksi atau inter-prosessing dari
tipe-tipe biofuel tersebut (Case,
2006).
1.PADAT
2.CAIR
3.GAS
Biofuel Padat
• Pembakaran langsung meliputi pembakaran
biomassa langsung setelah diperlakukan terlebih
dahulu (pemisahan, pengeringan, pencacahan, dan
lain-lain) hingga layak untuk dibakar. Biofuel padat
berupa biomassa yang dapat dibakar
(biocombustible) adalah salah satu bentuk biofuel
yang paling tua, seperti memasak dengan kayu
bakar atau untuk memanaskan ruangan di rumah
Eropa. Sistem pembakaran yang lebih maju dapat
memaksimalkan produksi panas, uap/steam, dan
listrik. Salah satu contoh pemanfaatan biofuel padat
adalah pemanfaatan cangkang dan fiber sawit
untuk bahan bakar boiler untuk menghasilkan
uap/listrik.
Biofuel Cair
• BIO-OIL
• Bio-Oil adalah kondensat cair berwarna
hitam yang ini dibuat melalui proses
proses pirolisis thermo-kimia (Gambar
2). Bio-oil memiliki kandungan anergi
kurang lebih 17 MJ/kg atau setengah
dari kandungan energi minyak bumi
(39 MJ/kg), tetapi empat kali lebih
besar dari kayu, dan 15 kali lebih tinggi
dari jerami. Bio-oil bebas sulfur dan
sangat rendah kandungan mineral dan
nitrogen, sehingga memungkinkan
sebagai substitusi untuk bahan bakar
fosil, atau (dengan penambahan
surfaktan) dapat dicampur dengan
minyak bumi untuk bahan bakar mesin.
Gambar 2. Proses pirolisis untuk menghasilkan bio-oil.
Bio-oil telah dimanfaatkan untuk bahan bakar boiler, dipretreatment
dan dimanfaatkan untuk turbin dan mesin diesel kecepatan -rendah
dan –medium untuk menghasilkan listrik. Penggunaan bio-oil perlu
memertimbangkan pH yang rendah, peningkatan viskositas sesuai
umurnya, stabilitas penyimpanan, dan kandungan padatan yang
harus rendah untuk menghindari kerusakan mesin.
Biofuel Cair
• BIODISEL
• Biodisel adalah minyak
bakar berwarna kuning
yang diproduksi melalui
proses reaksi kimia antara
minyak nabati atau lemak
hewan dan metanol untuk
membentuk methyl ester.
Biodisel dapat digunakan
langsung untuk mesin diesel
atau dicampur dengan
minyak solar dengan
berbagai konsentrasi (misal
B5) untuk mengurangi emisi
gas dan meningkatkan
kemampuan mesin.
Biofuel Cair
• BIOETANOL
• Bioetanol adalah cairan
berwarna jernih yang dibuat
dengan cara merubah pati-
patian menjadi gula, kemudian
difermentasi menghasilkan
bioetanol, didistilasi dan
dehidrasi menghasilkan bahan
bakar. Bioetanol adalah salah
satu biofuel cair yang paling
banyak dimanfaatkan saat ini.
Bioetanol memiliki banyak
manfaat salah satunya adalah
dicampur dengan bensin sebagai
agen oksigenasi sehingga
pembakaran menjadi lebih
bersih dengan emisi rendah.
Pembuatan Sederhana
• Terkait dengan upaya pembuatan biofuel, ada dua strategi umum
untuk memproduksi biofuel. Strategi pertama adalah menanam
tanaman yang mengandung gula (tebu, bit gula, dan sorgum manis)
atau tanaman yang mengandung pati/polisakarida (jagung), lalu
menggunakan fermentasi ragi untuk memproduksi etil alkohol.
Strategi kedua adalah menanam berbagai tanaman yang kadar
minyak sayur/nabatinya tinggi seperti kelapa sawit, kedelai, alga, atau
jathropa. Saat dipanaskan, maka keviskositasan minyak nabati akan
berkurang dan bisa langsung dibakar di dalam mesin diesel, atau
minyak nabati bisa diproses secara kimia untuk menghasilkan bahan
bakar seperti biodiesel. Kayu dan produk-produk sampingannya bisa
dikonversi menjadi biofuel seperti gas kayu, metanol atau bahan
bakar etanol.
Mengapa biofuel tergolong ramah
lingkungan dan sangat bermanfaat?
• Biofuel menawarkan kemungkinan memproduksi energi tanpa meningkatkan
kadar karbon di atmosfer karena berbagai tanaman yang digunakan untuk
memproduksi biofuel mengurangi kadar karbondioksida di atmosfer, tidak
seperti bahan bakar fosil yang mengembalikan karbon yang tersimpan di bawah
permukaan tanah selama jutaan tahun ke udara. Dengan begitu biofuel lebih
bersifat carbon neutral dan sedikit meningkatkan konsentrasi gas-gas rumah kaca
di atmosfer. Penggunaan biofuel mengurangi pula ketergantungan pada minyak
bumi serta meningkatkan keamanan energi.
• Penggunaan limbah biomassa sebagai sumber untuk memproduksi energi
(biofuel) mampu mengurangi berbagai permasalahan manajemen polusi dan
pembuangan, mengurangi penggunaan bahan bakar fosil, serta mengurangi emisi
gas rumah kaca.
10/14/15
Ada 3 cara untuk pembuatan biofuel:
1. Pembakaran limbah organik kering (seperti buangan rumah tangga, limbah
industri dan pertanian)
2. Fermentasi limbah basah (seperti kotoran hewan) tanpa oksigen untuk
menghasilkan biogas (mengandung hingga 60 persen metana) atau Fermentasi
tebu atau jagung untuk menghasilkan alkohol dan easter; dan
3. Energi dari hutan ( menghasilkan kayu dari tanaman yang cepat tumbuh sebagai
bahan bakar).
• Terkait akan biofuel ini, Uni Eropa telah mempublikasikan sebuah
laporan yang menyoroti potensi energi bio yang berasal dari limbah
untuk memberikan kontribusi bagi pengurangan pemanasan global.
Laporan itu menyimpulkan bahwa di tahun 2020 nanti 19 juta ton
minyak tersedia dari biomassa, 46% dari limbah bio: limbah padat
perkotaan, residu pertanian, limbah peternakan, dan aliran limbah
terbiodegradasi yang lain.
• Pengembangan biofuel sebagai energi nabati pengganti minyak bumi,
ditinjau dari segi pembangunan kesejahteraan rakyat sangatlah
bermanfaat; yakni bukan hanya dipandang dari sisi peluang
penyediaan energi alternatif yang akan dapat menggantian minyak
bumi karena persediaanya semakin habis, namun juga akan
memberikan kesempatan lebih besar untuk memperbaiki kualitas
lingkungan hidup, menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan
pendapatan masyarakat.
10/14/15
2. Biofuel Generasi Pertama
Biofuel generasi pertama menunjukan kepada biofuel yang terbuat
dari gula,starch,minyak sayur, atau lemak hewan menggunakan
teknologi konvensional. Minyak sayur dapat digunakan sebagai
makanan atau bahan bakar; kualitas dan minyak dapat lebih rendah
untuk kegunaan bahan bakar. Minyak sayur dapat digunakan dalam
mesin diesel yang tua (yang dilengkapi dengan sistem injeksi tidak
langsung, tapi hanya dalam iklim yang hangat. dalam banyak kasus,
minyak sayur dapat digunakan untuk memproduksi biodiesel, yang
dapat digunakan kebanyakan mesin diesel bila dicampur dengan
bahan bakar diesel konvensional. MAN B&W Diesel, Wartasila dan
Deutz AG menawarkan mesin yang dapat digunakan langsung dengan
minyak sayur. minyak sayur bekas yang diproses menjadi biodiesel
mengalami peningkatan, dan dalam sekala kecil, dibersihkan dari air
dan partikel dan digunakan sebagai bahan bakar.
10/14/15
3. Biofuel Generasi Kedua
Para pendukung biofuel mengklaim telah memiliki solusi yang lebih
baik untuk meningkatkan dukungan politik serta industri untuk, dan
percepatan, implementasi biofuel generasi kedua dari sejumlah
tanaman yang tidak digunakan untuk konsumsi manusia dan hewan,
diantaranya cellulosic biofuel. Sebagian besar biofuel generasi kedua
sedang dikembangkan seperti biohidrogen, biometanol, DMF, Bio-
DME, Fischer-Tropsch diesel, biohydrogen diesel, alkohol campuran
dan diesel kayu.
Demikianlah Presentasi singkat mengenai Energy Alternative (Biofuel)
ini. Semoga hal ini dapat memberikan pengetahuan baru bagi kita akan
jenis energi alternatif yang dapat digunakan dalam kehidupan kita
sehari-hari.
So, kenapa kita tidak memulai dari sesuatu hal yang kecil tapi
berdampak besar bagi lingkungan.
Start now or never.
Let’s save our future by
green living.
SEKIAN PRESENTASI
DARI KELOMPOK KAMI
MARI PERHATIKAN LINGKUNGAN,
DEMI HARI ESOK YANG LEBIH BAIK

Biofuel

  • 1.
    Nama Kelompok : AhmadFauzan Lukmana Ahmad Nurhuda Fahrurrozy Yasin Fakhry Sidiq Dwi Banawang Suparyadi Naufaldhi Unggul Pratama Wildan Maulana Ma’ruf SMA NEGERI 1 TANAH GROGOT PASER KAL-TIM
  • 2.
    Biofuel • Sadarkah kitaakan kondisi bahwa semakin hari, persediaan bahan bakar di muka bumi semakin menipis? Sementara itu, jumlah manusia terus bertambah dan perkembangan teknologi semakin pesat. Hal ini menyebabkan kebutuhan akan energi justru semakin meningkat. Oleh sebab itu, diperlukan sumber energi lain untuk mengganti bahan bakar yang memang merupakan sumber energi yang tidak dapat diperbaharui. • Berbagai penelitian pun dilakukan untuk mendapatkan sumber energi alternatif. Sumber energi alternatif ini pun mulai populer di seluruh dunia, menggantikan sumber energi fosil yang perlahan-lahan mulai habis dan pada umumnya, sumber energi alternatif ini lebih ramah lingkungan.
  • 3.
    • Apa ItuBiofuel ? • Biofuel adalah bahan bakar terbarukan yang berasal dari mahluk hidup atau bagian mahluk hidup, material biologi (biomassa). Biofuel dapat berbentuk padat (solid), cair (liquid), atau gas dan dapat dimanfaatkan secara langsung sebagai bahan bakar utama untuk pembangkit listrik dan panas, atau sebagai bahan baku untuk menghasilkan bahan bakar atau bahan kimia antara. Biomassa dapat diubah menjadi biofuel melalui proses panas (thermal), kimia, biologi, atau fisika. • Salah satu jenis dari energi alternatif tersebut adalah BIOFUEL atau Bahan Bakar Hayati. Biofuel adalah setiap bahan bakar baik padatan, cairan ataupun gas yang dihasilkan dari bahan-bahan organik. Biofuel dapat dihasilkan secara langsung dari tanaman atau secara tidak langsung dari limbah industri, komersial, domestik atau pertanian. Ada 3 cara pembuatan biofuel: • Pembakaran limbah organik kering (seperti buangan rumah tangga, limbah industri dan pertanian); • Fermentasi limbah basah (seperti kotoran hewan) tanpa oksigen untuk menghasilkan biogas (mengandung hingga 60 persen metana), atau fermentasi tebu atau jagung untuk menghasilkan alkohol dan ester; • Energi dari hutan (menghasilkan kayu dari tanaman yang cepat tumbuh sebagai bahan bakar).
  • 4.
    Bentuk Biofuel Seperti yangdiperlihatkan pada Gambar 1, biofuel dapat berbentuk padat (solid), cair (liquid), atau gas. Dalam setiap kelompok dapat dibagi lagi menjadi beberapa tipe, dan dalam beberapa kasus terdapat interaksi atau inter-prosessing dari tipe-tipe biofuel tersebut (Case, 2006). 1.PADAT 2.CAIR 3.GAS
  • 5.
    Biofuel Padat • Pembakaranlangsung meliputi pembakaran biomassa langsung setelah diperlakukan terlebih dahulu (pemisahan, pengeringan, pencacahan, dan lain-lain) hingga layak untuk dibakar. Biofuel padat berupa biomassa yang dapat dibakar (biocombustible) adalah salah satu bentuk biofuel yang paling tua, seperti memasak dengan kayu bakar atau untuk memanaskan ruangan di rumah Eropa. Sistem pembakaran yang lebih maju dapat memaksimalkan produksi panas, uap/steam, dan listrik. Salah satu contoh pemanfaatan biofuel padat adalah pemanfaatan cangkang dan fiber sawit untuk bahan bakar boiler untuk menghasilkan uap/listrik.
  • 6.
    Biofuel Cair • BIO-OIL •Bio-Oil adalah kondensat cair berwarna hitam yang ini dibuat melalui proses proses pirolisis thermo-kimia (Gambar 2). Bio-oil memiliki kandungan anergi kurang lebih 17 MJ/kg atau setengah dari kandungan energi minyak bumi (39 MJ/kg), tetapi empat kali lebih besar dari kayu, dan 15 kali lebih tinggi dari jerami. Bio-oil bebas sulfur dan sangat rendah kandungan mineral dan nitrogen, sehingga memungkinkan sebagai substitusi untuk bahan bakar fosil, atau (dengan penambahan surfaktan) dapat dicampur dengan minyak bumi untuk bahan bakar mesin. Gambar 2. Proses pirolisis untuk menghasilkan bio-oil. Bio-oil telah dimanfaatkan untuk bahan bakar boiler, dipretreatment dan dimanfaatkan untuk turbin dan mesin diesel kecepatan -rendah dan –medium untuk menghasilkan listrik. Penggunaan bio-oil perlu memertimbangkan pH yang rendah, peningkatan viskositas sesuai umurnya, stabilitas penyimpanan, dan kandungan padatan yang harus rendah untuk menghindari kerusakan mesin.
  • 7.
    Biofuel Cair • BIODISEL •Biodisel adalah minyak bakar berwarna kuning yang diproduksi melalui proses reaksi kimia antara minyak nabati atau lemak hewan dan metanol untuk membentuk methyl ester. Biodisel dapat digunakan langsung untuk mesin diesel atau dicampur dengan minyak solar dengan berbagai konsentrasi (misal B5) untuk mengurangi emisi gas dan meningkatkan kemampuan mesin.
  • 8.
    Biofuel Cair • BIOETANOL •Bioetanol adalah cairan berwarna jernih yang dibuat dengan cara merubah pati- patian menjadi gula, kemudian difermentasi menghasilkan bioetanol, didistilasi dan dehidrasi menghasilkan bahan bakar. Bioetanol adalah salah satu biofuel cair yang paling banyak dimanfaatkan saat ini. Bioetanol memiliki banyak manfaat salah satunya adalah dicampur dengan bensin sebagai agen oksigenasi sehingga pembakaran menjadi lebih bersih dengan emisi rendah.
  • 9.
    Pembuatan Sederhana • Terkaitdengan upaya pembuatan biofuel, ada dua strategi umum untuk memproduksi biofuel. Strategi pertama adalah menanam tanaman yang mengandung gula (tebu, bit gula, dan sorgum manis) atau tanaman yang mengandung pati/polisakarida (jagung), lalu menggunakan fermentasi ragi untuk memproduksi etil alkohol. Strategi kedua adalah menanam berbagai tanaman yang kadar minyak sayur/nabatinya tinggi seperti kelapa sawit, kedelai, alga, atau jathropa. Saat dipanaskan, maka keviskositasan minyak nabati akan berkurang dan bisa langsung dibakar di dalam mesin diesel, atau minyak nabati bisa diproses secara kimia untuk menghasilkan bahan bakar seperti biodiesel. Kayu dan produk-produk sampingannya bisa dikonversi menjadi biofuel seperti gas kayu, metanol atau bahan bakar etanol.
  • 10.
    Mengapa biofuel tergolongramah lingkungan dan sangat bermanfaat? • Biofuel menawarkan kemungkinan memproduksi energi tanpa meningkatkan kadar karbon di atmosfer karena berbagai tanaman yang digunakan untuk memproduksi biofuel mengurangi kadar karbondioksida di atmosfer, tidak seperti bahan bakar fosil yang mengembalikan karbon yang tersimpan di bawah permukaan tanah selama jutaan tahun ke udara. Dengan begitu biofuel lebih bersifat carbon neutral dan sedikit meningkatkan konsentrasi gas-gas rumah kaca di atmosfer. Penggunaan biofuel mengurangi pula ketergantungan pada minyak bumi serta meningkatkan keamanan energi. • Penggunaan limbah biomassa sebagai sumber untuk memproduksi energi (biofuel) mampu mengurangi berbagai permasalahan manajemen polusi dan pembuangan, mengurangi penggunaan bahan bakar fosil, serta mengurangi emisi gas rumah kaca.
  • 11.
    10/14/15 Ada 3 carauntuk pembuatan biofuel: 1. Pembakaran limbah organik kering (seperti buangan rumah tangga, limbah industri dan pertanian) 2. Fermentasi limbah basah (seperti kotoran hewan) tanpa oksigen untuk menghasilkan biogas (mengandung hingga 60 persen metana) atau Fermentasi tebu atau jagung untuk menghasilkan alkohol dan easter; dan 3. Energi dari hutan ( menghasilkan kayu dari tanaman yang cepat tumbuh sebagai bahan bakar).
  • 12.
    • Terkait akanbiofuel ini, Uni Eropa telah mempublikasikan sebuah laporan yang menyoroti potensi energi bio yang berasal dari limbah untuk memberikan kontribusi bagi pengurangan pemanasan global. Laporan itu menyimpulkan bahwa di tahun 2020 nanti 19 juta ton minyak tersedia dari biomassa, 46% dari limbah bio: limbah padat perkotaan, residu pertanian, limbah peternakan, dan aliran limbah terbiodegradasi yang lain. • Pengembangan biofuel sebagai energi nabati pengganti minyak bumi, ditinjau dari segi pembangunan kesejahteraan rakyat sangatlah bermanfaat; yakni bukan hanya dipandang dari sisi peluang penyediaan energi alternatif yang akan dapat menggantian minyak bumi karena persediaanya semakin habis, namun juga akan memberikan kesempatan lebih besar untuk memperbaiki kualitas lingkungan hidup, menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
  • 13.
    10/14/15 2. Biofuel GenerasiPertama Biofuel generasi pertama menunjukan kepada biofuel yang terbuat dari gula,starch,minyak sayur, atau lemak hewan menggunakan teknologi konvensional. Minyak sayur dapat digunakan sebagai makanan atau bahan bakar; kualitas dan minyak dapat lebih rendah untuk kegunaan bahan bakar. Minyak sayur dapat digunakan dalam mesin diesel yang tua (yang dilengkapi dengan sistem injeksi tidak langsung, tapi hanya dalam iklim yang hangat. dalam banyak kasus, minyak sayur dapat digunakan untuk memproduksi biodiesel, yang dapat digunakan kebanyakan mesin diesel bila dicampur dengan bahan bakar diesel konvensional. MAN B&W Diesel, Wartasila dan Deutz AG menawarkan mesin yang dapat digunakan langsung dengan minyak sayur. minyak sayur bekas yang diproses menjadi biodiesel mengalami peningkatan, dan dalam sekala kecil, dibersihkan dari air dan partikel dan digunakan sebagai bahan bakar.
  • 14.
    10/14/15 3. Biofuel GenerasiKedua Para pendukung biofuel mengklaim telah memiliki solusi yang lebih baik untuk meningkatkan dukungan politik serta industri untuk, dan percepatan, implementasi biofuel generasi kedua dari sejumlah tanaman yang tidak digunakan untuk konsumsi manusia dan hewan, diantaranya cellulosic biofuel. Sebagian besar biofuel generasi kedua sedang dikembangkan seperti biohidrogen, biometanol, DMF, Bio- DME, Fischer-Tropsch diesel, biohydrogen diesel, alkohol campuran dan diesel kayu.
  • 15.
    Demikianlah Presentasi singkatmengenai Energy Alternative (Biofuel) ini. Semoga hal ini dapat memberikan pengetahuan baru bagi kita akan jenis energi alternatif yang dapat digunakan dalam kehidupan kita sehari-hari. So, kenapa kita tidak memulai dari sesuatu hal yang kecil tapi berdampak besar bagi lingkungan.
  • 16.
    Start now ornever. Let’s save our future by green living.
  • 17.
    SEKIAN PRESENTASI DARI KELOMPOKKAMI MARI PERHATIKAN LINGKUNGAN, DEMI HARI ESOK YANG LEBIH BAIK