PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
1,2% individu dewasa yang dirawat di RS
Amerika menderita henti jantung
Otak Mengalami Kematian Dalam Waktu 8
Menit Jika Tidak Mendapat Suplai Darah
KETERLAMBATAN PENANGANAN
1 Menit  98%. 3 Menit  50%. 10 Menit  1%
American Heart Association 2020
Keberhasilan Bantuan Hidup Dasar Bila Dalam
5 Menit Pertama Dilakukan Bantuan Defibrilasi
Bantuan Hidup Jantung Dasar Merupakan Gabungan Pengamatan
Dan Tindakan Yang Tidak Terputus Yang Disebut Rantai
Kelangsungan Hidup (Chain Of Survival)
CHAIN OF SURVIVAL
BANTUAN HIDUP DASAR BANTUAN HIDUP LANJUT
(In Hospital Cardiac Arrest)
STANDAR AKREDITASI TERKAIT
 PELAYANAN & ASUHAN PASIEN (PAP 2.4) :
Pelayanan Resusitasi Tersedia di Seluruh Area RS
 KUALIFIKASI & PENDIDIKAN STAF (KPS 8.1) :
Staf Dilatih & Mampu Mendemostrasi Kan Resusitasi
Jantung Paru Dgn Benar
 PELAYANAN KEFARMASIAN & PENGGUNAAN OBAT
(PKPO 3.2) : Obat & BHMP Emergency
BHD & CODE BLUE
PAP 2.4 a) Pelayanan resusitasi tersedia dan
diberikan selama 24 jam setiap hari di
seluruh area rumah sakit.
b) Peralatan medis untuk resusitasi dan
obat untuk bantuan hidup dasar dan
lanjut terstandar sesuai dengan
kebutuhan populasi pasien.
c) Di seluruh area rumah sakit, bantuan
hidup dasar diberikan segera saat
dikenali henti jantung-paru dan bantuan
hidup lanjut diberikan kurang dari 5
menit.
d) Staf diberi pelatihan pelayanan
bantuan hidup dasar/lanjut sesuai
dengan ketentuan rumah sakit.
Pelayanan
Resusitasi
Tersedia di
Seluruh Area RS
PAP 2.4
a) Pelayanan
resusitasi
tersedia dan
diberikan
selama 24 jam
setiap hari di
seluruh area
rumah sakit.
Anggota tim code
blue, umumnya adalah :
– Dokter Emergency, Intensive
Care, Cardiologist, Anestesi
– Perawat emergency, perawat
Intensive Care, Perawat Ruangan
– Farmasi
PAP 2.4
b) Peralatan medis
untuk resusitasi
dan obat untuk
bantuan hidup
dasar dan lanjut
terstandar
sesuai dengan
kebutuhan
populasi pasien.
PAP 2.4
c) Di seluruh area
rumah sakit,
bantuan hidup
dasar diberikan
segera saat dikenali
henti jantung-paru
dan bantuan hidup
lanjut diberikan
kurang dari 5 menit
PAP 2.4
d) Staf diberi
pelatihan
pelayanan
bantuan hidup
dasar/lanjut
sesuai dengan
ketentuan
rumah sakit.
KPS 8.1 a) Rumah sakit telah menetapkan pelatihan
teknik resusitasi jantung paru tingkat
dasar (BHD) pada seluruh staf dan
bantuan hidup tingkat lanjut bagi staf yang
ditentukan oleh rumah sakit.
b) Terdapat bukti yang menunjukkan
bahwa staf yang mengikuti pelatihan
BHD atau bantuan hidup tingkat lanjut
telah lulus pelatihan tersebut.
c) Tingkat pelatihan yang ditentukan untuk
tiap staf harus diulang berdasarkan
persyaratan dan/atau jangka waktu yang
ditetapkan oleh program pelatihan yang
diakui, atau setiap 2 tahun jika tidak
menggunakan pelatihan yang diakui.
Staf Dilatih &
Mampu
Mendemostrasi
Kan Resusitasi
Jantung Paru Dgn
Benar
KPS 8.1
a) Rumah sakit telah
menetapkan
pelatihan teknik
resusitasi jantung
paru tingkat dasar
(BHD) pada seluruh
staf dan bantuan
hidup tingkat lanjut
bagi staf yang
ditentukan oleh
rumah sakit
KPS 8.1
b)Terdapat bukti
yang
menunjukkan
bahwa staf yang
mengikuti
pelatihan BHD
atau bantuan
hidup tingkat
lanjut telah lulus
pelatihan tersebut.
Bukti Pelatihan :
1. TOR dilampiri jadwal
acara
2. Undangan
3. Materi
4. Absensi
5. Sertifikat Lulus
6. Laporan Pelatihan
KPS 8.1
c) Tingkat pelatihan yang
ditentukan untuk tiap
staf harus diulang
berdasarkan
persyaratan dan/atau
jangka waktu yang
ditetapkan oleh
program pelatihan yang
diakui, atau setiap 2
tahun jika tidak
menggunakan pelatihan
yang diakui.
PKPO 3.2 a) Obat dan BMHP untuk kondisi
emergensi yang tersimpan di luar
Instalasi Farmasi termasuk di
ambulans dikelola secara seragam
dalam hal penyimpanan,
pemantauan, penggantian karena
digunakan, rusak atau
kedaluwarsa, dan dilindungi dari
kehilangan dan pencurian.
b) Rumah sakit menerapkan tata
laksana obat emergensi untuk
meningkatkan ketepatan dan
kecepatan pemberian obat
Rumah sakit
menetapkan dan
menerapkan regulasi
pengelolaan obat, dan
BMHP untuk kondisi
emergensi yang
disimpan di luar
Instalasi Farmasi untuk
memastikan selalu
tersedia, dimonitor dan
aman
PKPO 3.2
a) Obat dan BMHP untuk
kondisi emergensi yang
tersimpan di luar Instalasi
Farmasi termasuk di
ambulans dikelola secara
seragam dalam hal
penyimpanan, pemantauan,
penggantian karena
digunakan, rusak atau
kedaluwarsa, dan dilindungi
dari kehilangan dan
pencurian.
PKPO 3.2
b)Rumah sakit
menerapkan tata
laksana obat
emergensi untuk
meningkatkan
ketepatan dan
kecepatan
pemberian obat
KESIMPULAN
BANTUAN HIDUP DASAR DAN
AKTIVASI CODE BLUE ADALAH
SALAH SATU UPAYA RUMAH
SAKIT UTK MENINGKATKAN MUTU
DAN KESELAMATAN PASIEN
SOCIAL MEDIA
TERIMA KASIH
CONTACT INFO
Phone: 08125274879
Email: drdedy83@gmail.com
F
IG
Facebook : Dedy Irawan
Instagram :
dedy_DEN_Ombozz

BHD & CODE BLUE FIXED.pptx

  • 3.
  • 4.
    PENDAHULUAN 1,2% individu dewasayang dirawat di RS Amerika menderita henti jantung Otak Mengalami Kematian Dalam Waktu 8 Menit Jika Tidak Mendapat Suplai Darah KETERLAMBATAN PENANGANAN 1 Menit  98%. 3 Menit  50%. 10 Menit  1% American Heart Association 2020 Keberhasilan Bantuan Hidup Dasar Bila Dalam 5 Menit Pertama Dilakukan Bantuan Defibrilasi
  • 5.
    Bantuan Hidup JantungDasar Merupakan Gabungan Pengamatan Dan Tindakan Yang Tidak Terputus Yang Disebut Rantai Kelangsungan Hidup (Chain Of Survival) CHAIN OF SURVIVAL BANTUAN HIDUP DASAR BANTUAN HIDUP LANJUT (In Hospital Cardiac Arrest)
  • 6.
    STANDAR AKREDITASI TERKAIT PELAYANAN & ASUHAN PASIEN (PAP 2.4) : Pelayanan Resusitasi Tersedia di Seluruh Area RS  KUALIFIKASI & PENDIDIKAN STAF (KPS 8.1) : Staf Dilatih & Mampu Mendemostrasi Kan Resusitasi Jantung Paru Dgn Benar  PELAYANAN KEFARMASIAN & PENGGUNAAN OBAT (PKPO 3.2) : Obat & BHMP Emergency BHD & CODE BLUE
  • 7.
    PAP 2.4 a)Pelayanan resusitasi tersedia dan diberikan selama 24 jam setiap hari di seluruh area rumah sakit. b) Peralatan medis untuk resusitasi dan obat untuk bantuan hidup dasar dan lanjut terstandar sesuai dengan kebutuhan populasi pasien. c) Di seluruh area rumah sakit, bantuan hidup dasar diberikan segera saat dikenali henti jantung-paru dan bantuan hidup lanjut diberikan kurang dari 5 menit. d) Staf diberi pelatihan pelayanan bantuan hidup dasar/lanjut sesuai dengan ketentuan rumah sakit. Pelayanan Resusitasi Tersedia di Seluruh Area RS
  • 8.
    PAP 2.4 a) Pelayanan resusitasi tersediadan diberikan selama 24 jam setiap hari di seluruh area rumah sakit. Anggota tim code blue, umumnya adalah : – Dokter Emergency, Intensive Care, Cardiologist, Anestesi – Perawat emergency, perawat Intensive Care, Perawat Ruangan – Farmasi
  • 9.
    PAP 2.4 b) Peralatanmedis untuk resusitasi dan obat untuk bantuan hidup dasar dan lanjut terstandar sesuai dengan kebutuhan populasi pasien.
  • 10.
    PAP 2.4 c) Diseluruh area rumah sakit, bantuan hidup dasar diberikan segera saat dikenali henti jantung-paru dan bantuan hidup lanjut diberikan kurang dari 5 menit
  • 11.
    PAP 2.4 d) Stafdiberi pelatihan pelayanan bantuan hidup dasar/lanjut sesuai dengan ketentuan rumah sakit.
  • 12.
    KPS 8.1 a)Rumah sakit telah menetapkan pelatihan teknik resusitasi jantung paru tingkat dasar (BHD) pada seluruh staf dan bantuan hidup tingkat lanjut bagi staf yang ditentukan oleh rumah sakit. b) Terdapat bukti yang menunjukkan bahwa staf yang mengikuti pelatihan BHD atau bantuan hidup tingkat lanjut telah lulus pelatihan tersebut. c) Tingkat pelatihan yang ditentukan untuk tiap staf harus diulang berdasarkan persyaratan dan/atau jangka waktu yang ditetapkan oleh program pelatihan yang diakui, atau setiap 2 tahun jika tidak menggunakan pelatihan yang diakui. Staf Dilatih & Mampu Mendemostrasi Kan Resusitasi Jantung Paru Dgn Benar
  • 13.
    KPS 8.1 a) Rumahsakit telah menetapkan pelatihan teknik resusitasi jantung paru tingkat dasar (BHD) pada seluruh staf dan bantuan hidup tingkat lanjut bagi staf yang ditentukan oleh rumah sakit
  • 14.
    KPS 8.1 b)Terdapat bukti yang menunjukkan bahwastaf yang mengikuti pelatihan BHD atau bantuan hidup tingkat lanjut telah lulus pelatihan tersebut. Bukti Pelatihan : 1. TOR dilampiri jadwal acara 2. Undangan 3. Materi 4. Absensi 5. Sertifikat Lulus 6. Laporan Pelatihan
  • 15.
    KPS 8.1 c) Tingkatpelatihan yang ditentukan untuk tiap staf harus diulang berdasarkan persyaratan dan/atau jangka waktu yang ditetapkan oleh program pelatihan yang diakui, atau setiap 2 tahun jika tidak menggunakan pelatihan yang diakui.
  • 16.
    PKPO 3.2 a)Obat dan BMHP untuk kondisi emergensi yang tersimpan di luar Instalasi Farmasi termasuk di ambulans dikelola secara seragam dalam hal penyimpanan, pemantauan, penggantian karena digunakan, rusak atau kedaluwarsa, dan dilindungi dari kehilangan dan pencurian. b) Rumah sakit menerapkan tata laksana obat emergensi untuk meningkatkan ketepatan dan kecepatan pemberian obat Rumah sakit menetapkan dan menerapkan regulasi pengelolaan obat, dan BMHP untuk kondisi emergensi yang disimpan di luar Instalasi Farmasi untuk memastikan selalu tersedia, dimonitor dan aman
  • 17.
    PKPO 3.2 a) Obatdan BMHP untuk kondisi emergensi yang tersimpan di luar Instalasi Farmasi termasuk di ambulans dikelola secara seragam dalam hal penyimpanan, pemantauan, penggantian karena digunakan, rusak atau kedaluwarsa, dan dilindungi dari kehilangan dan pencurian.
  • 18.
    PKPO 3.2 b)Rumah sakit menerapkantata laksana obat emergensi untuk meningkatkan ketepatan dan kecepatan pemberian obat
  • 19.
    KESIMPULAN BANTUAN HIDUP DASARDAN AKTIVASI CODE BLUE ADALAH SALAH SATU UPAYA RUMAH SAKIT UTK MENINGKATKAN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN
  • 21.
    SOCIAL MEDIA TERIMA KASIH CONTACTINFO Phone: 08125274879 Email: drdedy83@gmail.com F IG Facebook : Dedy Irawan Instagram : dedy_DEN_Ombozz