B Y A E F S U G I H A R T O N I
D O S E N : B E J O S U T R I S N O , M P D
BAHASA INDONESIA
Kalimat Dan Kalimat Efektif Dalam Penulisan
 Dalam proses penulisan karya ilmiah ada dua jenis
kalimat yaitu ;
1. Masalah kalimat
2. Masalah kalimat efektif
Adapun pengertian-pengertian kalimat antara
lain;
 Kalimat dalam tataran sintaksis adalah satuan
bahasa yang menyampaikan sebuah gagasan bersifat
predikatif dan berakhir dengan tanda titik sebagai
pembatas.
 Kalimat Efektif adalah satuan bahasa(kalimat) yang
secara tepat harus mewakili gagasan/perasaan
penulis dan harus pula dimengerti oleh pembaca
sebagaimana yang dimaksudkan penulis.
Fungsi Gramatikal Dalam Kalimat Efektif atau
Kesatuan Fungsi Gramatikal
 Fungsi gramatikal kalimat dikenal dengan istilah
subjek,predikat,objek,pelengkap,dan keterangan.
 S-P-O(pel)-K
Fungsi Gramatikal dari S-P-O-K
 SUBJEK: fungsi kalimat yang menandai apa yang
dinyatakan oleh penulis.
 PREDIKAT: fungsi kalimat yang menandai apa yang
dinyatakan tentang subjek.
 OBJEK: fungsi kalimat yang melengkapi kata kerja aktif
dan kata kerja pasif sebagai hasil perbuatan,dikenai
perbutan, yang menerima.
 PELENGKAP: fungsi kalimat yang melengkapi fungsi
kata berlawanan ber-dalam predikat.
 KETERANGAN:fungsi kalimat yang melengkapi fungsi-
fungsi kalimat,yaitu melengkapi subjek,predikat,objek
atau semua unsure dalam kalimat.
Kalimat TIDAK
KOHERENSIF Kalimat KOHERENSIF
 Setiap hari dia pulang
pergi Bogor-Jakarta
dengan kereta api.
 Oleh panitia seminar
makalah itu dimasukan
ke dalam antologi.
 Setiap hari dia pergi
pulang Bogor-Jakarta
dengan kereta api.
 Makalah seminar itu
dimasukkan ke dalam
antologi.
Kepaduan (Koherensi) dalam kalimat efektif adalah hubungan timbal balik/hubungan
kedua arah di antara kata atau frasa dengan jelas,benar,dan logis.
Kehematan Kalimat atau Ekonomi Bahasa
 Kehematan atau ekonomi bahasa adalah penulisan
kalimat yang langsung menyampaikan gagasan atau
pesan kalimat secara jelaas,lugas, dan logis.
 PENEKANAN DALAM KALIMAT EFEKTIF
Dalam kalimat efektif PENEKANAN ATAU
PENONJOLAN adalah upaya penulis untuk
memfokuskan kata atau frasa dalam kalimat.
Penekanan dalam kalimat tulis dapat dilakukan
dengan cara-cara berikut; Mutasi, Repetisi, Kursif,
Pertentangan,Partikel,Penekanan.
Kesejajaran Dalam Kalimat(Paralelisme)
 Kesejajaran (Paralelisme) adalah upaya penulis
merinci unsure yang sama penting dan sama fungsi
secara kronologis dan logis dalam kalimat.
 KEVARIASIAN DALAM KALIMAT EFEKTIF
KEVARIASIAN dalam kalimat efektif adalah upaya
penulis menggunakan berbagai pola kalimat
danjenis kalimat untuk menghindari kejenuhan
atau kemalasan pembaca terhadap teks karangan
ilmiah.
Penalaran dalam kalimat efektif
PENALARAN(reasoning) adalah proses
mental dalam menggembangkan pikiran
logis(nalar) dari beberapa fakta atau
prinsip (KKBI,2005:772).
ADAPUN 3 JENIS HUBUNGAN LOGIS DALAM KALIMAT
EFEKTIF
 HUBUNGAN LOGIS KOORDINATIF adalah
hubungan setara diantara bagian-bagian kalimat
dalam kalimat majemuk setara.
 HUBUNGAN LOGIS KORELATIF adalah hubungan
saling kait di antara bagian kalimat.
 HUBUNGAN LOGIS SUBORDINATIF adalah
hubungan kebergantugan diantara induk kalimat
dan anak kalimat.

Bahasa indonesia

  • 1.
    B Y AE F S U G I H A R T O N I D O S E N : B E J O S U T R I S N O , M P D BAHASA INDONESIA
  • 2.
    Kalimat Dan KalimatEfektif Dalam Penulisan  Dalam proses penulisan karya ilmiah ada dua jenis kalimat yaitu ; 1. Masalah kalimat 2. Masalah kalimat efektif
  • 3.
    Adapun pengertian-pengertian kalimatantara lain;  Kalimat dalam tataran sintaksis adalah satuan bahasa yang menyampaikan sebuah gagasan bersifat predikatif dan berakhir dengan tanda titik sebagai pembatas.  Kalimat Efektif adalah satuan bahasa(kalimat) yang secara tepat harus mewakili gagasan/perasaan penulis dan harus pula dimengerti oleh pembaca sebagaimana yang dimaksudkan penulis.
  • 4.
    Fungsi Gramatikal DalamKalimat Efektif atau Kesatuan Fungsi Gramatikal  Fungsi gramatikal kalimat dikenal dengan istilah subjek,predikat,objek,pelengkap,dan keterangan.  S-P-O(pel)-K
  • 5.
    Fungsi Gramatikal dariS-P-O-K  SUBJEK: fungsi kalimat yang menandai apa yang dinyatakan oleh penulis.  PREDIKAT: fungsi kalimat yang menandai apa yang dinyatakan tentang subjek.  OBJEK: fungsi kalimat yang melengkapi kata kerja aktif dan kata kerja pasif sebagai hasil perbuatan,dikenai perbutan, yang menerima.  PELENGKAP: fungsi kalimat yang melengkapi fungsi kata berlawanan ber-dalam predikat.  KETERANGAN:fungsi kalimat yang melengkapi fungsi- fungsi kalimat,yaitu melengkapi subjek,predikat,objek atau semua unsure dalam kalimat.
  • 6.
    Kalimat TIDAK KOHERENSIF KalimatKOHERENSIF  Setiap hari dia pulang pergi Bogor-Jakarta dengan kereta api.  Oleh panitia seminar makalah itu dimasukan ke dalam antologi.  Setiap hari dia pergi pulang Bogor-Jakarta dengan kereta api.  Makalah seminar itu dimasukkan ke dalam antologi. Kepaduan (Koherensi) dalam kalimat efektif adalah hubungan timbal balik/hubungan kedua arah di antara kata atau frasa dengan jelas,benar,dan logis.
  • 7.
    Kehematan Kalimat atauEkonomi Bahasa  Kehematan atau ekonomi bahasa adalah penulisan kalimat yang langsung menyampaikan gagasan atau pesan kalimat secara jelaas,lugas, dan logis.  PENEKANAN DALAM KALIMAT EFEKTIF Dalam kalimat efektif PENEKANAN ATAU PENONJOLAN adalah upaya penulis untuk memfokuskan kata atau frasa dalam kalimat. Penekanan dalam kalimat tulis dapat dilakukan dengan cara-cara berikut; Mutasi, Repetisi, Kursif, Pertentangan,Partikel,Penekanan.
  • 8.
    Kesejajaran Dalam Kalimat(Paralelisme) Kesejajaran (Paralelisme) adalah upaya penulis merinci unsure yang sama penting dan sama fungsi secara kronologis dan logis dalam kalimat.  KEVARIASIAN DALAM KALIMAT EFEKTIF KEVARIASIAN dalam kalimat efektif adalah upaya penulis menggunakan berbagai pola kalimat danjenis kalimat untuk menghindari kejenuhan atau kemalasan pembaca terhadap teks karangan ilmiah.
  • 9.
    Penalaran dalam kalimatefektif PENALARAN(reasoning) adalah proses mental dalam menggembangkan pikiran logis(nalar) dari beberapa fakta atau prinsip (KKBI,2005:772).
  • 10.
    ADAPUN 3 JENISHUBUNGAN LOGIS DALAM KALIMAT EFEKTIF  HUBUNGAN LOGIS KOORDINATIF adalah hubungan setara diantara bagian-bagian kalimat dalam kalimat majemuk setara.  HUBUNGAN LOGIS KORELATIF adalah hubungan saling kait di antara bagian kalimat.  HUBUNGAN LOGIS SUBORDINATIF adalah hubungan kebergantugan diantara induk kalimat dan anak kalimat.