Sistem Pengendalian Manajemen Lingkungan Pengendalian Manajemen Proses Pengendalian Manajemen
Mengapa Sistem Pengendalian Manajemen Penting ?
Konsep Pengendalian Manajemen Pengendalian:  adalah proses untuk menjamin agar kegiatan mengarah ke tujuan yang diinginkan Unsur  Pengendalian: 1.  Detektor atau sensor 2.  Assesor atau penilai 3.  Efektor atau pengubah 4.  Jaringan Komunikasi
Contoh Pengendalian Thermostat AC Termometer Assessor Effector Suhu Badan Syaraf sensoris Hypothalamus Organ dan otot Sopir Mobil
Sopir Mobil Mata (sensor) Otak (assessor) Kaki (effector) Jaringan komunikasi dari indera    otak    anggota badan
Manajemen Organisasi terdiri atas sekelompok orang yang bekerjasama untuk mencapai tujuan tertentu Tujuan organisasi bisnis adalah memperoleh laba yang memuaskan Pimpinan organisasi adalah manajemen Manajemen punya atasan dan bawahan Manajemen Senior menetapkan strategi untuk mencapai tujuan organisasi …
… Proses pengendalian manajemen adalah kegiatan yang digunakan  oleh seluruh manajemen untuk menjamin bahwa anggota organisasi bawahan yang disupervisi  akan mengimplementasikan strategi yang ditetapkan
Beda Pengendalian mgt dg pengendalian tubuh atau sopir Standar tidak tertentu (tetap) tetapi merupakan proses perencanaan Pengendalian management tidak otomatis PM memerlukan koordinasi antar individu Hubungan antara tindakan yg diamati dg perilaku yg diperlukan mungkin tidak jelas PM banyak yg merupakan swakontrol
Sistem Sistem adalah suatu cara yg ditetapkan sebelumnya utk menjalankan suatu aktivitas atau seperangkat  aktivitas yg biasanya dilakukan secara berulangkali Karakteristik Sistem: Ritmik Terkoordinasi Untuk mencapai tujuan tertentu Banyak tindakan mgt yang tidak sistematik (pertimbangan terbaik) Jika seluruh sistem menjamin tindakan yang benar    tidak diperlukan  manajer manusia
Batas Pengendalian Manajemen Tiga aktivitas yang memerlukan perencanaan dan pengendalian: Strategy Formulation Management Control Task Control
Pengendalian Manajemen Adalah suatu proses yang digunakan untuk mempengaruhi para anggota organisasi agar menerapkan strategi organisasi. Pengendalian manajemen merupakan: Aktivitas Pengendalian Manajemen Keselarasan Tujuan Salah satu alat implementasi Strategi, selain struktur organisasi, manajemen SDM, Budaya Menekankan aspek Keuangan dan Nonkeuangan Membantu Mengembangkan Strategi Baru
Perumusan Strategi Pengendalian Manajemen Pengendalian Tugas Goal, strategies & policies Implementasi strategi Efesien dan efektif
Aktivitas Pengendalian Manajemen 1.  Perencanaan 2.  Koordinasi 3.  Komunikasi 4.  Evaluasi  5.  Pengambilan Keputusan 6.  Mempengaruhi orang untuk mengubah  perilakunya
Masalah utama dalam PM adalah mendorong agar saat para anggota organisasi mencapai tujuannya sendiri,  dan pada saat yang sama mereka  secara otomatis membantu pencapaian tujuan organisasi (goal congruence)
Alat untuk Mengimplementasikan Strategi PM mefokuskan pada pelaksanaan strategi PM sebagai salah satu alat manajer yg dipakai untuk mengimplementasikan strategi Struktur organisasi  HRM: Pemilihan, Pelatihan, Pengembangan, Evaluasi, Promosi, Demosi dan Pemecatan Kultur: Keyakinan, Sikap, dan Norma yang menjadi pedoman
Penekanan Aspek Keuangan dan Nonkeuangan Dimensi Keuangan: laba bersih, imbalan ekuitas, imbalan investasi dsb. Dimensi Nonkeuangan: kualitas produk, pangsa pasar, kepuasan pelanggan, pengantaran tepat waktu, moral karyawan dsb.  Balanced scorecard: menyatukan dimensi keuangan dengan dimensi nonkeuangan
Membantu dlm Mengembangkan Strategi Baru Pengendalian Interaktif: Today’s Control Tomorrow’s Startegy
Pengendalian Interaktif Pengembangan Atensi Manajemen karena adanya: Permasalahan: kehilangan pangsa pasar, adanya keluhan pelanggan Peluang: terbukanya pasar baru Yang dijadikan dasar  manajer untuk menyesuaikan  dengan perubahan lingkungan yang cepat
Perumusan Strategi Adalah proses menetapkan tujuan organisasi dan strategi  utk mencapai tujuan tsb Goals (tujuan) Tidak dibatasi waktu Banyak cara untuk mencapainya
Strategi Rencana Besar ditentukan oleh manajemen senior Organisasi bekerja berdasar strategi yg ditetapkan sebelumnya Perlu mempertimbangkan kembali strategi karena adanya ancaman dan peluang Ide ancaman dan peluang dapat berasal darimana saja dan kapan saja
Beda Perumusan Strategi dan Pengendalian Manajemen Perumusan Strategi Menetapkan strategi Kurang sistematis Menyangkut sedikit personel  Pengendalian Manajemen Mengimplementasikan strategi Lebih sistematis Seluruh personel  organisasi
Pengendalian Tugas Proses menjamin bahwa tugas tertentu dilaksanakan secara efektif dan efesien Berorientasi pada transaksi Dilakukan berulangkali (amat sistematis) Ada hubungan sebab akibat (lebih ilmiah)
Contoh Keputusan dalam Fungsi Perencanaan dan Pengendalian Skedul produksi Perluasan pabrik Masuk bisnis baru Koordinasi Pesanan yang masuk Mengenalkan produk baru atau merek baru Akuisisi bisnis tidak terkait Pengendalian Tugas Pengendalian Manajemen Perumusan Strategi
… Laksanakan riset sendiri  Pesan kembali barang Kelola arus kas Pesan iklan TV Penetapan anggaran advertensi Penambahan penjualan langsung lewat pos Tambah utang baru Ubah rasio utang/ekuitass Penetapan jumlah persediaan Pikirkan Kebijakan Spekulasi Persediaan Kontrol organisasi riset Pemutusan jumlah dan arah riset
Beda Pengendalian Tugas dan Pengendalian manajemen Sistem Pengendalian Tugas  Lebih Ilmiah Menekankan pada tugas khusus yang dilakukan unit organisasi  Berkaitan dg tugas tertentu Pengendalian Manajemen Perilaku Manajer Unit Organisasi Aktivitas luas
Pengaruh Internet atas Pengendalian Manajemen Akses segera Komunikasi Multi target Komunikasi Tanpa Biaya Kemampuan memperlihatkan gambar Menggeser power dan control ke individu
Internet tidak dapat mengganti  proses dasar  yang terkait dengan pengendalian manajemen Implementasi strategi intinya merupakan proses sosial  dan tidak dapat diotomatisasi Disain dan operasionalisasi sistem pengendalian yang optimal memerlukan pertimbangan manusia
Map Pengendalian Manajemen Lingkungan Pengendalian (struktur) Strategi organisasi Pusat Pertanggungjawabn Pusat Biaya Pusat Pendapatan Pusat Laba Pusat Investasi Proses Pengendalian Manajemen
Proses Pengendalian Manajemen Strategic Planning Penyusunan Anggaran Pengukuran Kinerja Evaluasi Kinerja Kompoensasi Manajemen
Variasi dalam Pengendalian Manajemen Aneka Pengendalian untuk aneka strategi Organisasi Jasa Organisasi Multinasional Pengendalian Manajemen Proyek
Akhir Bab 1 Case  Discussion: Wal-Mart, Inc.
Pemahaman Strategik Tujuan (Goals) Konsep Strategi Strategi Level Korporasi Strategi Unit Bisnis
Goals (Tujuan) Profitabilitas Return On Investment Profit untuk jangka panjang Maksimalisasi Nilai Pemegang Saham Tersirat ada cara untuk mencapai laba maksimal Manajer harus etis dan memiliki kewajiban kepada stakeholder yang lain Risiko Dalam mencapai laba manajer harus mempertimbangkan risiko yang ada Pendekatan Multiple  Stakeholder
Pendekatan Multiple  Stakeholder Pasar Modal Pasar Product Pasar Faktor Produksi Perusahaan bertanggungjawab terhadap  multiple stakehoder.  Idealnya SPM harus mengidentifikasi  tujuan setiap stakeholder dan mengembangkan scorecard  untuk melacak kinerja
Tujuan Lain (survei Posner & Schmidt 1984) Efektivitas organisasi Produktivitas yang tinggi Kepemimpinan organisasi yang baik Moral tinggi Reputasi organisasi yang tinggi Efesiensi Organisasi yang tinggi Maksimalisasi laba Pertumbuhan organisasi Stabilitas organisasi Nilai bagi masyarakat lokal Pelayanan kepada masyarakat
Konsep Strategi Strategi menjelaskan arah umum rencana organisasi yang akan dicapai Pengembangan strategi dengan menandingkan kemampuan inti  organisasi dengan peluang industri Analisis Lingkungan dan Internal Eksplorasi Peluang dan Ancaman Idenfikasi Kekuatan dan Kelemahan Internal Mencocokan Peluang dan Ancaman dengan Kekuatan dan Kelemahan Internal
Strategi Korporasi Srategi korporasi berkaitan dengan masalah bauran bisnis yang tepat (di mana perusahaan harus bersaing) Ada tiga macam strategi korporasi: Single Industry Diversifikasi Tidak Terkait (akuisisi) Diversifikasi Terkait (pertumbuhan internal)
Kompetensi Inti dan Diversifikasi Korporasi Hasil penelitian ranking terbaik kinerja jangka panjang: 1.  Diversifikasi Terkait 2.  Single Industry 3.  Diversifikasi Tidak Terkait
Implikasi Strategi Korporasi Atas Disain Sistem Pengendalian Bagaimana struktur dan bentuk pengendalian untuk single industri sampai dengan diversifikasi industri tidak terkait
Strategi Unit Bisnis Tergantung pada: (1)  Missi (Tujuan Keseluruhan) (2)  Keunggulan Bersaing (bagaimana unit    bisnis harus bersaing untuk        mencapai misinya)
Strategi Unit Bisnis Misi Unit Bisnis -  Hold  -  Build Harvest   -  Divestasi Keunggulan Bersaing Analisis Industri (lima kekuatan) Keunggulan Bersaing Generik Low Cost Differentiation
Build (Tumbuh) Tingkatkan pangsa pasar, kalau perlu dengan mengorbankan arus kas laba jangka pendek  Pangsa Pasar Rendah dan Tingkat Pertumbuhan pasar Tinggi Contoh: Black and Deckers Cornings Glass Optical Perusahaan yang baru tumbuh
Hold (Tahan) Mempertahankan pangsa pasar dan posisi bersaing Pangsa pasar besar dan tingkat pertumbuhan industri tinggi Contoh: IBM untuk mainframe komputer
Harvest (Panen) Maksimalisasi laba jangka pendek dan arus kas, biarpun dengan mengorbankan pangsa pasar Pangsa pasar besar, tingkat pertumbuhan industri rendah Contoh: Gudang Garam General Electric
Divestasi (Keluar) Proses untuk menarik diri dari industri melalui proses likuidasi perlahan atau menjual kepemikan saham Pangsa Pasar kecil dan tingkat pertumbuhan industri rendah
Keterbatasan Kurva Pengalaman Untuk produk yang bersaing berdasarkan harga Perbaikan proses produksi dapat menurunkan harga Pengurangan biaya melalui skala produksi dapat mengurangi fleksibilitas pasar Mengandalkan kurva pengalaman dapat merugikan, bila ada tehnologi baru Pengalaman bukan satu-satunya cost driver, cost dirver yang lain adalah: skala, lingkup, tehnologi, dan kompleksitas
Keunggulan Bersaing Unit Bisnis Analisis industri: Intensitas persaingan industri  Posisi bersaing  pelanggan Posisi bersaing pemasok Ancaman barang substitusi Ancaman pesaing baru
Analisis Industri Semakin kuat  kelima unsur semakin kecil keuntungan industri Tergantung pada kekuatan relatif dari lima kekuatan, issue strategi kunci yang dihadapi unit bisnis akan berbeda antara industri yang satu dengan yang lain Pemahaman terhadap setiap kekuatan  akan membantu perusahaan di dalam  merumuskan strategi yang efektif.
Keunggulan Bersaing Generik: Low Cost Low Cost: Skala produksi yang ekonomis Efek kurva pengalaman Pengetatan pengendalian biaya Minimalisasi biaya riset dan pengembangan dll Contoh: Wall Mart (retail),  Dell (computer), BIC (ballpoint)  Hyundai (mobil), Motor (China)
Keunggulan Bersaing Generik:  Differentiation Menciptakan sesuatu yang dirasakan unik oleh pelanggan, melalui pendekatan Loyalitas merek (Coca Cola dan Pepsi Cola) Jasa pelanggan unggulan (Amex) Jaringan Dealer (Honda – motor) Disain dan bentuk produk (Hewlett-Packard –elektronik Tehnologi (Motorola – komunikasi) Lain-lain (Mercedes, Mont Blanc)
Keunggulan Bersaing Generik:  Value Chain Analysis Keunggulan Bersaing berasal dari: Nilai yang lebih baik kepada pelanggan pada cost yang setara Nilai pelanggan setara pada cos yang lebih rendah Analisis Rantai Nilai menentukan tempat kegiatan perusahaan mulai dari rancangan sampai ke distribusi – di mana customer value dapat ditambahkan atau cost dapat diturunkan
Dasar Keunggulan Bersaing Superior Inferior Stuck- in the-Middle Low Cost Advantage Inferior Posisi Relatif Diferensiasi Differentiati-on Advantage Cost-cum Differrentiati-on Advantage Superior
Utk setiap nilai tambah aktivitas dpt diajukan pertanyaan kunci  1  Dapatkah kita mengurangi biaya untuk aktivitas ini, dg nilai (pendapatan) konstan? 2.  Dapatkah kita meningkatkan nilai (pendapatan) dg biaya konstan? 3.  Dapatkah kita mengurangi asset yg dipakai dg nilai dan biaya konstan? 4.  Dapatkah kita melakukan ketiga hal tersebut secara bersamaan?
Rantai Nilai dari suatu Bisnis: Pengembangan Produk   Produksi   Pemasaran dan Penjualan   Pelayanan dan Logistik Aktivitas Pendukung: Keuangan, Sumber Daya Manusia dan Tehnologi Informasi
Akhir Bab 2 Case Discussion: Cisco System
BAB 3 PERILAKU DALAM ORGANISASI Keselarasan Tujuan Pengaruh Faktor Informal  Sistem Pengendalian Formal Tipe Organisasi Fungsi Kontroler
Perilaku dalam Organisasi: Sistem harus mempengaruhi perilaku yang mendorong terjadinya keselarasan tujuan (goal congruence) Keselarasan tujuan dipengaruhi proses informal dan sistem formal Alat formal dapat berupa “rules” dan “perencanaan dan pengendalian yang sistematis” Struktur organisasi yg berbeda dapat diterapkan utk mengimplemenasikan strategi Kontroler ikut melakukan proses perencanaan dan pengendalian
Goal Congruence Tindakan seseorang yg menurut persepsinya utk kepentingan dirinya, dan sekaligus juga utk kepentingan organisasinya. Tindakan apa yg mendorong orang utk melakukannya utk kepentingan dirinya? Apakah tindakan itu sesuai dg kepentingan organisasi?
Pengaruh dari Faktor-Faktor Informal: Faktor Eksternal: Etika Kerja: (lokal, industri, nasional)  Loyalitas organisasi Kerajinan Semangat Kebanggaan Kerja Faktor Internal
Faktor Internal: Budaya: Keyakinan bersama; Sikap; Norma hubungan yang umum diterima Gaya Manajemen:  sikap manajemen  terhadap bawahannya Organisasi Informal Persepsi dan Komunikasi Kerjasama dan Konflik
Sistem Pengendalian Formal Sistem Pengendalian Manajemen Rules Pengendalian Pisik Manual Sistem Perlindungan Sistem Pengendalian Tugas
Tipe Organisasi Organisasi Fungsional Organisasi Unit Bisnis Organisasi Matriks
Organisasi Fungsional Kebaikan:  Efesiensi Keterbatasan: Tidak ada cara utk mengukur  efektivitas setiap fungsi Tidak ada cara yang baik utk membuat rencana kerja utk setiap fungsi secara terpisah Dapat terjadi perselisihan antar manajer fungsi
Unit Bisnis Unit bisnis (divisi)  bertanggungjawab terhadap seluruh fungsi yang terkait dg produksi dan pemasaran (profit center dan investment center) Keunggulan: Sebagai tempat latihan utk jadi general  manajemen, keputusan yg dihasilkan lebih baik Keterbatasan: Duplikasi staf fungsional Perselisihan antar manajer divisi
Implikasi terhadap Disain Sistem Kontrol mudah:  Unit Bisnis Efficient:  Organisasi Fungsional
Fungsi Kontroller: Merancang dan melaksankan sistem pengendalian dan sistem informasi Menyusun laporan keuangan dan pelaporan keuangan Menyusun dan menganalisis laporan kinerja dan membantu manajer Menyupervisi  auditor internal dan prosedur pengendalian akuntansi Mengembangkan personel organisasi controller dan berpartisipasi dalam pendidikan manajemen
Akhir Bab 3

Bab Lima Sistempengedalianmanajemen

  • 1.
    Sistem Pengendalian ManajemenLingkungan Pengendalian Manajemen Proses Pengendalian Manajemen
  • 2.
    Mengapa Sistem PengendalianManajemen Penting ?
  • 3.
    Konsep Pengendalian ManajemenPengendalian: adalah proses untuk menjamin agar kegiatan mengarah ke tujuan yang diinginkan Unsur Pengendalian: 1. Detektor atau sensor 2. Assesor atau penilai 3. Efektor atau pengubah 4. Jaringan Komunikasi
  • 4.
    Contoh Pengendalian ThermostatAC Termometer Assessor Effector Suhu Badan Syaraf sensoris Hypothalamus Organ dan otot Sopir Mobil
  • 5.
    Sopir Mobil Mata(sensor) Otak (assessor) Kaki (effector) Jaringan komunikasi dari indera  otak  anggota badan
  • 6.
    Manajemen Organisasi terdiriatas sekelompok orang yang bekerjasama untuk mencapai tujuan tertentu Tujuan organisasi bisnis adalah memperoleh laba yang memuaskan Pimpinan organisasi adalah manajemen Manajemen punya atasan dan bawahan Manajemen Senior menetapkan strategi untuk mencapai tujuan organisasi …
  • 7.
    … Proses pengendalianmanajemen adalah kegiatan yang digunakan oleh seluruh manajemen untuk menjamin bahwa anggota organisasi bawahan yang disupervisi akan mengimplementasikan strategi yang ditetapkan
  • 8.
    Beda Pengendalian mgtdg pengendalian tubuh atau sopir Standar tidak tertentu (tetap) tetapi merupakan proses perencanaan Pengendalian management tidak otomatis PM memerlukan koordinasi antar individu Hubungan antara tindakan yg diamati dg perilaku yg diperlukan mungkin tidak jelas PM banyak yg merupakan swakontrol
  • 9.
    Sistem Sistem adalahsuatu cara yg ditetapkan sebelumnya utk menjalankan suatu aktivitas atau seperangkat aktivitas yg biasanya dilakukan secara berulangkali Karakteristik Sistem: Ritmik Terkoordinasi Untuk mencapai tujuan tertentu Banyak tindakan mgt yang tidak sistematik (pertimbangan terbaik) Jika seluruh sistem menjamin tindakan yang benar  tidak diperlukan manajer manusia
  • 10.
    Batas Pengendalian ManajemenTiga aktivitas yang memerlukan perencanaan dan pengendalian: Strategy Formulation Management Control Task Control
  • 11.
    Pengendalian Manajemen Adalahsuatu proses yang digunakan untuk mempengaruhi para anggota organisasi agar menerapkan strategi organisasi. Pengendalian manajemen merupakan: Aktivitas Pengendalian Manajemen Keselarasan Tujuan Salah satu alat implementasi Strategi, selain struktur organisasi, manajemen SDM, Budaya Menekankan aspek Keuangan dan Nonkeuangan Membantu Mengembangkan Strategi Baru
  • 12.
    Perumusan Strategi PengendalianManajemen Pengendalian Tugas Goal, strategies & policies Implementasi strategi Efesien dan efektif
  • 13.
    Aktivitas Pengendalian Manajemen1. Perencanaan 2. Koordinasi 3. Komunikasi 4. Evaluasi 5. Pengambilan Keputusan 6. Mempengaruhi orang untuk mengubah perilakunya
  • 14.
    Masalah utama dalamPM adalah mendorong agar saat para anggota organisasi mencapai tujuannya sendiri, dan pada saat yang sama mereka secara otomatis membantu pencapaian tujuan organisasi (goal congruence)
  • 15.
    Alat untuk MengimplementasikanStrategi PM mefokuskan pada pelaksanaan strategi PM sebagai salah satu alat manajer yg dipakai untuk mengimplementasikan strategi Struktur organisasi HRM: Pemilihan, Pelatihan, Pengembangan, Evaluasi, Promosi, Demosi dan Pemecatan Kultur: Keyakinan, Sikap, dan Norma yang menjadi pedoman
  • 16.
    Penekanan Aspek Keuangandan Nonkeuangan Dimensi Keuangan: laba bersih, imbalan ekuitas, imbalan investasi dsb. Dimensi Nonkeuangan: kualitas produk, pangsa pasar, kepuasan pelanggan, pengantaran tepat waktu, moral karyawan dsb. Balanced scorecard: menyatukan dimensi keuangan dengan dimensi nonkeuangan
  • 17.
    Membantu dlm MengembangkanStrategi Baru Pengendalian Interaktif: Today’s Control Tomorrow’s Startegy
  • 18.
    Pengendalian Interaktif PengembanganAtensi Manajemen karena adanya: Permasalahan: kehilangan pangsa pasar, adanya keluhan pelanggan Peluang: terbukanya pasar baru Yang dijadikan dasar manajer untuk menyesuaikan dengan perubahan lingkungan yang cepat
  • 19.
    Perumusan Strategi Adalahproses menetapkan tujuan organisasi dan strategi utk mencapai tujuan tsb Goals (tujuan) Tidak dibatasi waktu Banyak cara untuk mencapainya
  • 20.
    Strategi Rencana Besarditentukan oleh manajemen senior Organisasi bekerja berdasar strategi yg ditetapkan sebelumnya Perlu mempertimbangkan kembali strategi karena adanya ancaman dan peluang Ide ancaman dan peluang dapat berasal darimana saja dan kapan saja
  • 21.
    Beda Perumusan Strategidan Pengendalian Manajemen Perumusan Strategi Menetapkan strategi Kurang sistematis Menyangkut sedikit personel Pengendalian Manajemen Mengimplementasikan strategi Lebih sistematis Seluruh personel organisasi
  • 22.
    Pengendalian Tugas Prosesmenjamin bahwa tugas tertentu dilaksanakan secara efektif dan efesien Berorientasi pada transaksi Dilakukan berulangkali (amat sistematis) Ada hubungan sebab akibat (lebih ilmiah)
  • 23.
    Contoh Keputusan dalamFungsi Perencanaan dan Pengendalian Skedul produksi Perluasan pabrik Masuk bisnis baru Koordinasi Pesanan yang masuk Mengenalkan produk baru atau merek baru Akuisisi bisnis tidak terkait Pengendalian Tugas Pengendalian Manajemen Perumusan Strategi
  • 24.
    … Laksanakan risetsendiri Pesan kembali barang Kelola arus kas Pesan iklan TV Penetapan anggaran advertensi Penambahan penjualan langsung lewat pos Tambah utang baru Ubah rasio utang/ekuitass Penetapan jumlah persediaan Pikirkan Kebijakan Spekulasi Persediaan Kontrol organisasi riset Pemutusan jumlah dan arah riset
  • 25.
    Beda Pengendalian Tugasdan Pengendalian manajemen Sistem Pengendalian Tugas Lebih Ilmiah Menekankan pada tugas khusus yang dilakukan unit organisasi Berkaitan dg tugas tertentu Pengendalian Manajemen Perilaku Manajer Unit Organisasi Aktivitas luas
  • 26.
    Pengaruh Internet atasPengendalian Manajemen Akses segera Komunikasi Multi target Komunikasi Tanpa Biaya Kemampuan memperlihatkan gambar Menggeser power dan control ke individu
  • 27.
    Internet tidak dapatmengganti proses dasar yang terkait dengan pengendalian manajemen Implementasi strategi intinya merupakan proses sosial dan tidak dapat diotomatisasi Disain dan operasionalisasi sistem pengendalian yang optimal memerlukan pertimbangan manusia
  • 28.
    Map Pengendalian ManajemenLingkungan Pengendalian (struktur) Strategi organisasi Pusat Pertanggungjawabn Pusat Biaya Pusat Pendapatan Pusat Laba Pusat Investasi Proses Pengendalian Manajemen
  • 29.
    Proses Pengendalian ManajemenStrategic Planning Penyusunan Anggaran Pengukuran Kinerja Evaluasi Kinerja Kompoensasi Manajemen
  • 30.
    Variasi dalam PengendalianManajemen Aneka Pengendalian untuk aneka strategi Organisasi Jasa Organisasi Multinasional Pengendalian Manajemen Proyek
  • 31.
    Akhir Bab 1Case Discussion: Wal-Mart, Inc.
  • 32.
    Pemahaman Strategik Tujuan(Goals) Konsep Strategi Strategi Level Korporasi Strategi Unit Bisnis
  • 33.
    Goals (Tujuan) ProfitabilitasReturn On Investment Profit untuk jangka panjang Maksimalisasi Nilai Pemegang Saham Tersirat ada cara untuk mencapai laba maksimal Manajer harus etis dan memiliki kewajiban kepada stakeholder yang lain Risiko Dalam mencapai laba manajer harus mempertimbangkan risiko yang ada Pendekatan Multiple Stakeholder
  • 34.
    Pendekatan Multiple Stakeholder Pasar Modal Pasar Product Pasar Faktor Produksi Perusahaan bertanggungjawab terhadap multiple stakehoder. Idealnya SPM harus mengidentifikasi tujuan setiap stakeholder dan mengembangkan scorecard untuk melacak kinerja
  • 35.
    Tujuan Lain (surveiPosner & Schmidt 1984) Efektivitas organisasi Produktivitas yang tinggi Kepemimpinan organisasi yang baik Moral tinggi Reputasi organisasi yang tinggi Efesiensi Organisasi yang tinggi Maksimalisasi laba Pertumbuhan organisasi Stabilitas organisasi Nilai bagi masyarakat lokal Pelayanan kepada masyarakat
  • 36.
    Konsep Strategi Strategimenjelaskan arah umum rencana organisasi yang akan dicapai Pengembangan strategi dengan menandingkan kemampuan inti organisasi dengan peluang industri Analisis Lingkungan dan Internal Eksplorasi Peluang dan Ancaman Idenfikasi Kekuatan dan Kelemahan Internal Mencocokan Peluang dan Ancaman dengan Kekuatan dan Kelemahan Internal
  • 37.
    Strategi Korporasi Srategikorporasi berkaitan dengan masalah bauran bisnis yang tepat (di mana perusahaan harus bersaing) Ada tiga macam strategi korporasi: Single Industry Diversifikasi Tidak Terkait (akuisisi) Diversifikasi Terkait (pertumbuhan internal)
  • 38.
    Kompetensi Inti danDiversifikasi Korporasi Hasil penelitian ranking terbaik kinerja jangka panjang: 1. Diversifikasi Terkait 2. Single Industry 3. Diversifikasi Tidak Terkait
  • 39.
    Implikasi Strategi KorporasiAtas Disain Sistem Pengendalian Bagaimana struktur dan bentuk pengendalian untuk single industri sampai dengan diversifikasi industri tidak terkait
  • 40.
    Strategi Unit BisnisTergantung pada: (1) Missi (Tujuan Keseluruhan) (2) Keunggulan Bersaing (bagaimana unit bisnis harus bersaing untuk mencapai misinya)
  • 41.
    Strategi Unit BisnisMisi Unit Bisnis - Hold - Build Harvest - Divestasi Keunggulan Bersaing Analisis Industri (lima kekuatan) Keunggulan Bersaing Generik Low Cost Differentiation
  • 42.
    Build (Tumbuh) Tingkatkanpangsa pasar, kalau perlu dengan mengorbankan arus kas laba jangka pendek Pangsa Pasar Rendah dan Tingkat Pertumbuhan pasar Tinggi Contoh: Black and Deckers Cornings Glass Optical Perusahaan yang baru tumbuh
  • 43.
    Hold (Tahan) Mempertahankanpangsa pasar dan posisi bersaing Pangsa pasar besar dan tingkat pertumbuhan industri tinggi Contoh: IBM untuk mainframe komputer
  • 44.
    Harvest (Panen) Maksimalisasilaba jangka pendek dan arus kas, biarpun dengan mengorbankan pangsa pasar Pangsa pasar besar, tingkat pertumbuhan industri rendah Contoh: Gudang Garam General Electric
  • 45.
    Divestasi (Keluar) Prosesuntuk menarik diri dari industri melalui proses likuidasi perlahan atau menjual kepemikan saham Pangsa Pasar kecil dan tingkat pertumbuhan industri rendah
  • 46.
    Keterbatasan Kurva PengalamanUntuk produk yang bersaing berdasarkan harga Perbaikan proses produksi dapat menurunkan harga Pengurangan biaya melalui skala produksi dapat mengurangi fleksibilitas pasar Mengandalkan kurva pengalaman dapat merugikan, bila ada tehnologi baru Pengalaman bukan satu-satunya cost driver, cost dirver yang lain adalah: skala, lingkup, tehnologi, dan kompleksitas
  • 47.
    Keunggulan Bersaing UnitBisnis Analisis industri: Intensitas persaingan industri Posisi bersaing pelanggan Posisi bersaing pemasok Ancaman barang substitusi Ancaman pesaing baru
  • 48.
    Analisis Industri Semakinkuat kelima unsur semakin kecil keuntungan industri Tergantung pada kekuatan relatif dari lima kekuatan, issue strategi kunci yang dihadapi unit bisnis akan berbeda antara industri yang satu dengan yang lain Pemahaman terhadap setiap kekuatan akan membantu perusahaan di dalam merumuskan strategi yang efektif.
  • 49.
    Keunggulan Bersaing Generik:Low Cost Low Cost: Skala produksi yang ekonomis Efek kurva pengalaman Pengetatan pengendalian biaya Minimalisasi biaya riset dan pengembangan dll Contoh: Wall Mart (retail), Dell (computer), BIC (ballpoint) Hyundai (mobil), Motor (China)
  • 50.
    Keunggulan Bersaing Generik: Differentiation Menciptakan sesuatu yang dirasakan unik oleh pelanggan, melalui pendekatan Loyalitas merek (Coca Cola dan Pepsi Cola) Jasa pelanggan unggulan (Amex) Jaringan Dealer (Honda – motor) Disain dan bentuk produk (Hewlett-Packard –elektronik Tehnologi (Motorola – komunikasi) Lain-lain (Mercedes, Mont Blanc)
  • 51.
    Keunggulan Bersaing Generik: Value Chain Analysis Keunggulan Bersaing berasal dari: Nilai yang lebih baik kepada pelanggan pada cost yang setara Nilai pelanggan setara pada cos yang lebih rendah Analisis Rantai Nilai menentukan tempat kegiatan perusahaan mulai dari rancangan sampai ke distribusi – di mana customer value dapat ditambahkan atau cost dapat diturunkan
  • 52.
    Dasar Keunggulan BersaingSuperior Inferior Stuck- in the-Middle Low Cost Advantage Inferior Posisi Relatif Diferensiasi Differentiati-on Advantage Cost-cum Differrentiati-on Advantage Superior
  • 53.
    Utk setiap nilaitambah aktivitas dpt diajukan pertanyaan kunci 1 Dapatkah kita mengurangi biaya untuk aktivitas ini, dg nilai (pendapatan) konstan? 2. Dapatkah kita meningkatkan nilai (pendapatan) dg biaya konstan? 3. Dapatkah kita mengurangi asset yg dipakai dg nilai dan biaya konstan? 4. Dapatkah kita melakukan ketiga hal tersebut secara bersamaan?
  • 54.
    Rantai Nilai darisuatu Bisnis: Pengembangan Produk  Produksi  Pemasaran dan Penjualan  Pelayanan dan Logistik Aktivitas Pendukung: Keuangan, Sumber Daya Manusia dan Tehnologi Informasi
  • 55.
    Akhir Bab 2Case Discussion: Cisco System
  • 56.
    BAB 3 PERILAKUDALAM ORGANISASI Keselarasan Tujuan Pengaruh Faktor Informal Sistem Pengendalian Formal Tipe Organisasi Fungsi Kontroler
  • 57.
    Perilaku dalam Organisasi:Sistem harus mempengaruhi perilaku yang mendorong terjadinya keselarasan tujuan (goal congruence) Keselarasan tujuan dipengaruhi proses informal dan sistem formal Alat formal dapat berupa “rules” dan “perencanaan dan pengendalian yang sistematis” Struktur organisasi yg berbeda dapat diterapkan utk mengimplemenasikan strategi Kontroler ikut melakukan proses perencanaan dan pengendalian
  • 58.
    Goal Congruence Tindakanseseorang yg menurut persepsinya utk kepentingan dirinya, dan sekaligus juga utk kepentingan organisasinya. Tindakan apa yg mendorong orang utk melakukannya utk kepentingan dirinya? Apakah tindakan itu sesuai dg kepentingan organisasi?
  • 59.
    Pengaruh dari Faktor-FaktorInformal: Faktor Eksternal: Etika Kerja: (lokal, industri, nasional) Loyalitas organisasi Kerajinan Semangat Kebanggaan Kerja Faktor Internal
  • 60.
    Faktor Internal: Budaya:Keyakinan bersama; Sikap; Norma hubungan yang umum diterima Gaya Manajemen: sikap manajemen terhadap bawahannya Organisasi Informal Persepsi dan Komunikasi Kerjasama dan Konflik
  • 61.
    Sistem Pengendalian FormalSistem Pengendalian Manajemen Rules Pengendalian Pisik Manual Sistem Perlindungan Sistem Pengendalian Tugas
  • 62.
    Tipe Organisasi OrganisasiFungsional Organisasi Unit Bisnis Organisasi Matriks
  • 63.
    Organisasi Fungsional Kebaikan: Efesiensi Keterbatasan: Tidak ada cara utk mengukur efektivitas setiap fungsi Tidak ada cara yang baik utk membuat rencana kerja utk setiap fungsi secara terpisah Dapat terjadi perselisihan antar manajer fungsi
  • 64.
    Unit Bisnis Unitbisnis (divisi) bertanggungjawab terhadap seluruh fungsi yang terkait dg produksi dan pemasaran (profit center dan investment center) Keunggulan: Sebagai tempat latihan utk jadi general manajemen, keputusan yg dihasilkan lebih baik Keterbatasan: Duplikasi staf fungsional Perselisihan antar manajer divisi
  • 65.
    Implikasi terhadap DisainSistem Kontrol mudah: Unit Bisnis Efficient: Organisasi Fungsional
  • 66.
    Fungsi Kontroller: Merancangdan melaksankan sistem pengendalian dan sistem informasi Menyusun laporan keuangan dan pelaporan keuangan Menyusun dan menganalisis laporan kinerja dan membantu manajer Menyupervisi auditor internal dan prosedur pengendalian akuntansi Mengembangkan personel organisasi controller dan berpartisipasi dalam pendidikan manajemen
  • 67.