Dokumen tersebut membahas perlawanan rakyat Indonesia terhadap penjajahan Portugis dan Belanda sebelum munculnya kesadaran nasional. Perlawanan bersifat lokal dan dipimpin tokoh-tokoh kharismatik seperti Sultan Agung dari Mataram, Sultan Iskandar Muda dari Aceh, dan Pattimura dari Maluku. Kolonialisme Portugis dan Belanda berpengaruh besar terhadap kehidupan politik, ekonomi, sosial, budaya, dan hukum Indonesia.