Kedatangan Inggris Di
Indonesia
ADELIA ALSYAKINA
CAHYO NUGRHANING
FAUZAN RIZKY
MUHAMMAD WIKA
NURSARAH
SITI NURHALIZA
YESIKA CHRISTIN
Inggris secara resmi menjajah Indonesia
lewat perjanjian Tuntang (1811) dimana
perjanjian Tuntang memuat tentang
kekuasaan Belanda atas Indonesia
diserahkan oleh Janssens (gubernur
Jenderal Hindia Belanda) kepada Inggris.
setelah menerima
penyerahan kekuasaan
atas Indonesia dari
tangan Belanda, Inggris
memebentuk
pemerintahan dengan
menunjuk Stanford
Raffles sebagai gubernur
jenderal.
di samping dengan berbagai kebijakan
yang meresahkan warga masyarakat
Indonesia, Raffles juga memberikan
sumbangan ilmu pengetahuan,
diantaranya :
membentuk susunan baru dalam
pengadilan yang didasarkan pengadilan
Inggris
menulis buku yang berjudul History
of Java,
menemukan bunga Rafflesia-arnoldii, dan
merintis adanya Kebun Raya Bogor
Mundurnya Inggris
Raffles berkuasa dalam waktu yang cukup
singkat. Sebab sejak tahun 1816 kerajaan
Belanda kembali berkuasa di Indonesia.
Pada tahun 1813, terjadi perang Lipzig antar
Inggris melawan Prancis. Perang itu
dimenangkan oleh Inggris dan kekaisaran
Napoleon di Prancis jatuh pada tahun 1814.
Kekalahan Prancis itu membawa dampak
pada pemerintahan di negeri Belanda yaitu
dengan berakhirnya pemerintahan Louis
Napoleon di negeri Belanda.
Pada tahun itu juga terjadi perundingan perdamaian
antara Inggris dan Belanda. Perundingan itu
menghasilkan Konvensi London atau Perjanjian
London (1814), yang isinya antara lain menyepakati
bahwa semua daerah di Indonesia yang pernah
dikuasai Belanda harus dikembalikan lagi oleh Inggris
kepada Belanda, kecuali daerah Bangka, Belitung dan
Bengkulu yang diterima Inggris dari Sultan
Najamuddin. Penyerahan daerah kekuasaan di antara
kedua negeri itu dilaksanakan pada tahun 1816.
Dengan demikian mulai tahun 1816, Pemerintah
Hindia-Belanda dapat kembali berkuasa di Indonesia.
THANK YOU 

Kedatangan inggris di indonesia

  • 1.
    Kedatangan Inggris Di Indonesia ADELIAALSYAKINA CAHYO NUGRHANING FAUZAN RIZKY MUHAMMAD WIKA NURSARAH SITI NURHALIZA YESIKA CHRISTIN
  • 2.
    Inggris secara resmimenjajah Indonesia lewat perjanjian Tuntang (1811) dimana perjanjian Tuntang memuat tentang kekuasaan Belanda atas Indonesia diserahkan oleh Janssens (gubernur Jenderal Hindia Belanda) kepada Inggris.
  • 3.
    setelah menerima penyerahan kekuasaan atasIndonesia dari tangan Belanda, Inggris memebentuk pemerintahan dengan menunjuk Stanford Raffles sebagai gubernur jenderal.
  • 7.
    di samping denganberbagai kebijakan yang meresahkan warga masyarakat Indonesia, Raffles juga memberikan sumbangan ilmu pengetahuan, diantaranya : membentuk susunan baru dalam pengadilan yang didasarkan pengadilan Inggris menulis buku yang berjudul History of Java, menemukan bunga Rafflesia-arnoldii, dan merintis adanya Kebun Raya Bogor
  • 8.
    Mundurnya Inggris Raffles berkuasadalam waktu yang cukup singkat. Sebab sejak tahun 1816 kerajaan Belanda kembali berkuasa di Indonesia. Pada tahun 1813, terjadi perang Lipzig antar Inggris melawan Prancis. Perang itu dimenangkan oleh Inggris dan kekaisaran Napoleon di Prancis jatuh pada tahun 1814. Kekalahan Prancis itu membawa dampak pada pemerintahan di negeri Belanda yaitu dengan berakhirnya pemerintahan Louis Napoleon di negeri Belanda.
  • 9.
    Pada tahun itujuga terjadi perundingan perdamaian antara Inggris dan Belanda. Perundingan itu menghasilkan Konvensi London atau Perjanjian London (1814), yang isinya antara lain menyepakati bahwa semua daerah di Indonesia yang pernah dikuasai Belanda harus dikembalikan lagi oleh Inggris kepada Belanda, kecuali daerah Bangka, Belitung dan Bengkulu yang diterima Inggris dari Sultan Najamuddin. Penyerahan daerah kekuasaan di antara kedua negeri itu dilaksanakan pada tahun 1816. Dengan demikian mulai tahun 1816, Pemerintah Hindia-Belanda dapat kembali berkuasa di Indonesia.
  • 10.