ATEROSKLEROSIS DI BENUA AMERIKA



            KELOMPOK 3



NUR ISRADI KUSNADI       K111 11 101
SRI SUMARNI              K111 11 262
NURUL AZHARINA           K111 11 302
OUTLINE

            DEFINISI

            ETIOLOGI

          PATOFISIOLOGI

          EPIDEMIOLOGI

          FAKTOR RISIKO

      UPAYA PENCEGAHAN
Aterosklerosis adalah penyakit yang ditandai dengan
terbentuknya plak atau bercak di dalam pembuluh darah
arteri. Pembuluh darah arteri sendiri adalah pembuluh
darah yang membawa darah yang kaya oksigen ke
jantung dan bagian tubuh lainnya.




                      Plak terbuat dari lemak, kolesterol, kalsium, dan
                      berbagai jenis bahan lain. Seiring dengan berjalannya
                      waktu, plak akan mengeras dan mempersempit lubang
                      pembuluh darah arteri. Akibatnya, aliran darah kaya
                      oksigen ke organ tubuh akan terganggu.
Awalnya, kolesterol yang dibawa oleh darah menumpuk.
Semakin lama, tumpukan kolesterol itu akan mengeras dan
mempersempit saluran pembuluh darah. Akibatnya, terjadi
gangguan peredaran darah dan oksigen dalam tubuh.
Celakanya lagi, plak kolesterol yang terbentuk di dalam
pembuluh darah bersifat rapuh dan mudah pecah. Bila terjadi
pecahan, dapat menimbulkan luka pada dinding pembuluh
darah.
Aterosklerosis dimulai ketika kolesterol berlemak tertimbun di intima arteri
besar. Timbunan ini, dinamakan ateroma atau plak akan mengganggu absorbsi
nutrient oleh sel-sel endotel yang menyusun lapisan dinding dalam pembuluh
darah dan menyumbat aliran darah karena timbunan ini menonjol ke lumen
pembuluh darah. Endotel pembuluh darah yang terkena akan mengalami
nekrotik dan menjadi jaringan parut, selanjutnya lumen menjadi semakin
sempit dan aliran darah terhambat. Pada lumen yang menyempit dan
berdinding kasar ,akan cenderung terjadi pembentukan bekuan darah
.pembentukan thrombus pada permukaan plak; dan penimbunan lipid terus
menerus.Bila fibrosa pembungkus plak pecah, maka febris lipid akan
terhanyut dalam aliran darah dan menyumbat arteri dan kapiler di sebelah
distal plak yang pecah.
EPIDEMIOLOGI
           atheroclerosis
UMUR, JENIS KELAMIN &
         RAS
US



KUBA



BRAZIL
Dibagi Menjadi 2 FR :

1.   Tidak Dapat        2. Dapat Diintervensi
     Diintervensi
                           Peningkatan Kolestrol
    Genetik               Hipertensi
    Umur                  Merokok
    Jenis Kelamin         Diabetes Melitus
    Ras                   Kurang Olahraga
                           Stress
                           Alkohol
UPAYA PENCEGAHAN


Untuk membantu mencegah ateroskelerosis yang harus
dihilangkan adalah faktor – faktor resikonya. Jadi tergantung
kepada faktor risiko yang dimilikinya, seseorang hendaknya :

Menurunkan kadar kolestrol darah
Menurunkan tekanan darah
Berhenti merokok
Menurunkan berat badan
Berolahraga teratur
Aterosklerosis di Benua Amerika

Aterosklerosis di Benua Amerika

  • 1.
    ATEROSKLEROSIS DI BENUAAMERIKA KELOMPOK 3 NUR ISRADI KUSNADI K111 11 101 SRI SUMARNI K111 11 262 NURUL AZHARINA K111 11 302
  • 2.
    OUTLINE DEFINISI ETIOLOGI PATOFISIOLOGI EPIDEMIOLOGI FAKTOR RISIKO UPAYA PENCEGAHAN
  • 3.
    Aterosklerosis adalah penyakityang ditandai dengan terbentuknya plak atau bercak di dalam pembuluh darah arteri. Pembuluh darah arteri sendiri adalah pembuluh darah yang membawa darah yang kaya oksigen ke jantung dan bagian tubuh lainnya. Plak terbuat dari lemak, kolesterol, kalsium, dan berbagai jenis bahan lain. Seiring dengan berjalannya waktu, plak akan mengeras dan mempersempit lubang pembuluh darah arteri. Akibatnya, aliran darah kaya oksigen ke organ tubuh akan terganggu.
  • 4.
    Awalnya, kolesterol yangdibawa oleh darah menumpuk. Semakin lama, tumpukan kolesterol itu akan mengeras dan mempersempit saluran pembuluh darah. Akibatnya, terjadi gangguan peredaran darah dan oksigen dalam tubuh. Celakanya lagi, plak kolesterol yang terbentuk di dalam pembuluh darah bersifat rapuh dan mudah pecah. Bila terjadi pecahan, dapat menimbulkan luka pada dinding pembuluh darah.
  • 5.
    Aterosklerosis dimulai ketikakolesterol berlemak tertimbun di intima arteri besar. Timbunan ini, dinamakan ateroma atau plak akan mengganggu absorbsi nutrient oleh sel-sel endotel yang menyusun lapisan dinding dalam pembuluh darah dan menyumbat aliran darah karena timbunan ini menonjol ke lumen pembuluh darah. Endotel pembuluh darah yang terkena akan mengalami nekrotik dan menjadi jaringan parut, selanjutnya lumen menjadi semakin sempit dan aliran darah terhambat. Pada lumen yang menyempit dan berdinding kasar ,akan cenderung terjadi pembentukan bekuan darah .pembentukan thrombus pada permukaan plak; dan penimbunan lipid terus menerus.Bila fibrosa pembungkus plak pecah, maka febris lipid akan terhanyut dalam aliran darah dan menyumbat arteri dan kapiler di sebelah distal plak yang pecah.
  • 6.
    EPIDEMIOLOGI atheroclerosis
  • 7.
  • 8.
  • 9.
    Dibagi Menjadi 2FR : 1. Tidak Dapat 2. Dapat Diintervensi Diintervensi  Peningkatan Kolestrol  Genetik  Hipertensi  Umur  Merokok  Jenis Kelamin  Diabetes Melitus  Ras  Kurang Olahraga  Stress  Alkohol
  • 10.
    UPAYA PENCEGAHAN Untuk membantumencegah ateroskelerosis yang harus dihilangkan adalah faktor – faktor resikonya. Jadi tergantung kepada faktor risiko yang dimilikinya, seseorang hendaknya : Menurunkan kadar kolestrol darah Menurunkan tekanan darah Berhenti merokok Menurunkan berat badan Berolahraga teratur