KELOMPOK 1
1. Ade Panji Nugroho
2. Tri Puji Rahayu
3. Syarah Eka Prasetya
4. Rizki Sefrianto
5. Esti Apriani
6. Ginta Septiana
7. Mey Ferdita Santika P.
8. Sumintri
9. Siti Marfuah
10. Sutrimo
PNEUMOTORAK
Pneumotoraks merupakan penumpukan udara
dalam rongga pleura sehingga timbul kolaps
parsial atau total paru-paru.
A. Pengertian Pneuomotoraks
 Nyeri pada dada sisi, nyeri dada tajam yang timbul secara tiba-tiba,
dan semakin nyeri jika penderita menarik napas dalam atau terbatuk.
 Sesak dapat sampai berat kadang bisa hilang dalam 24 jam apabila
sebagian paru kolaps sudah mengembang kembali.
 Kegagalan pernapasan dan mungkin pula disertai sianosis.
 kombinasi keluhan dan gejala klinis pneumotoraks sangat tergantung
pada besarnya lesi pneumotoraks
 Menurut Mills dan Luce pasien pneumotoraks spontan dapat
asistomatik atau menimbulkan kombinasi nyeri dada batuk dispnea.
 Dada terasa sempit.
 Mudah lelah.
 Detak jantung yang cepat.
 Warna kulit menjadi kebiruan akibat kekurangan oksigen.
 Hidung tampak kemerahan.
 Cemas, stress, tegang.
 Tekanan darah rendah (hipotensi)
Komplikasi yang mungkin terjadi pada
pneumotoraks meliputi :
 Penurunan curah jantung
 Hipoksemia
 Henti jantung
C. Keluhan Tambahan Pneumutorak
 Keluhan sesak seringkali datang mendadak
dan semakin lama semakin berat
 nyeri dada dirasakan pada sisi yang sakit
 rasa berat dan tertekan,
 terasa lebih nyeri pada gerakan pernapasan.
D. Riwayat Penyakit Sekarang
Perlu ditanyakan apakah klien pernah
menderita penyakit TB paru, PPOM, Kangker
dan Tumor Metastase ke pleura
E. Riwayat Penyakit Dahulu
1. Pola persepsi dan menejemen kesehatan
2. Pola nutrisi metabolic
3. Pola Eliminasi
4. Pola aktivitas latihan
5. Pola istirahat tidur
6. Pola persepsi kognitif
7. Poal persepsi konsep diri
8. Pola peran hubungan
9. Pola koping toleransi stress
10. Pola reproduksi seksualitas
11. Pola nilai keyakinan
F. Pengkajian Pola Fungsional
1. Pneumotoraks Tertutup
2. Pneumotoraks dengan mekanisme ventil
atau tension pneumotoraksb
3. Pemeriksaan Faal Paru
G. Pemeriksaan Penunjang
Asuhan Keperawatan pneumuthorax

Asuhan Keperawatan pneumuthorax

  • 1.
    KELOMPOK 1 1. AdePanji Nugroho 2. Tri Puji Rahayu 3. Syarah Eka Prasetya 4. Rizki Sefrianto 5. Esti Apriani 6. Ginta Septiana 7. Mey Ferdita Santika P. 8. Sumintri 9. Siti Marfuah 10. Sutrimo PNEUMOTORAK
  • 2.
    Pneumotoraks merupakan penumpukanudara dalam rongga pleura sehingga timbul kolaps parsial atau total paru-paru. A. Pengertian Pneuomotoraks
  • 3.
     Nyeri padadada sisi, nyeri dada tajam yang timbul secara tiba-tiba, dan semakin nyeri jika penderita menarik napas dalam atau terbatuk.  Sesak dapat sampai berat kadang bisa hilang dalam 24 jam apabila sebagian paru kolaps sudah mengembang kembali.  Kegagalan pernapasan dan mungkin pula disertai sianosis.  kombinasi keluhan dan gejala klinis pneumotoraks sangat tergantung pada besarnya lesi pneumotoraks  Menurut Mills dan Luce pasien pneumotoraks spontan dapat asistomatik atau menimbulkan kombinasi nyeri dada batuk dispnea.  Dada terasa sempit.  Mudah lelah.  Detak jantung yang cepat.  Warna kulit menjadi kebiruan akibat kekurangan oksigen.  Hidung tampak kemerahan.  Cemas, stress, tegang.  Tekanan darah rendah (hipotensi)
  • 4.
    Komplikasi yang mungkinterjadi pada pneumotoraks meliputi :  Penurunan curah jantung  Hipoksemia  Henti jantung C. Keluhan Tambahan Pneumutorak
  • 5.
     Keluhan sesakseringkali datang mendadak dan semakin lama semakin berat  nyeri dada dirasakan pada sisi yang sakit  rasa berat dan tertekan,  terasa lebih nyeri pada gerakan pernapasan. D. Riwayat Penyakit Sekarang
  • 6.
    Perlu ditanyakan apakahklien pernah menderita penyakit TB paru, PPOM, Kangker dan Tumor Metastase ke pleura E. Riwayat Penyakit Dahulu
  • 7.
    1. Pola persepsidan menejemen kesehatan 2. Pola nutrisi metabolic 3. Pola Eliminasi 4. Pola aktivitas latihan 5. Pola istirahat tidur 6. Pola persepsi kognitif 7. Poal persepsi konsep diri 8. Pola peran hubungan 9. Pola koping toleransi stress 10. Pola reproduksi seksualitas 11. Pola nilai keyakinan F. Pengkajian Pola Fungsional
  • 8.
    1. Pneumotoraks Tertutup 2.Pneumotoraks dengan mekanisme ventil atau tension pneumotoraksb 3. Pemeriksaan Faal Paru G. Pemeriksaan Penunjang