ARI SUT
KIMIA ANALITIK KUANTITATIF
B2C015004
ASIDIMETRI
• Asidimetri adalah titrasi untuk menentukan
kadar suatu basa atau garam menggunakan
larutan standar asam.
Pembuatan Larutan Standar HCl
• Larutan standar HCl bukan larutan standar
primer, oleh karena itu perlu distandarisasi
dengan larutan standar primer yaitu boraks.
Pembuatan larutan HCl 0,1 N:
• Larutan HCl encer dibuat dengan cara
mengencerkan larutan HCl pekat, oleh karena
itu perlu dihitng molaritas atau normalitas
larutan pekatnya terlebih dahulu.
Standarisasi:
a) Buatlah 150 ml larutan standar Natrium boraks atau
Na2B4O7.10H2O dengan cara menimbang dengan teliti
kristal boraks sebanyak 2,9 gram kemudian dilarutkan
menjadi 150 ml
b) Pipet 25 ml natrium boraks dan masukkan dalam labu
erlemeyer.
c) Tetesi dengan 3-4 tetes indikator metil merah
d) Titrasi dengan HCl yang akan distandarisasi
e) Ulangi langkah 2-4 sebanyak 2 kali
f) Hitung konsentrasi HCl dalam normalitas.
Volume HCl ... M Volume Na. Boraks ... N
Penentuan kadar campuran Na2CO3 dalam Soda Abu
a) Ttimbang dengan teliti 0,28 gr kristal soda abu, kemudian
dilarutkan dalam 50 ml di encerkan sampai tanda garis
b) Pipet 10 ml larutan diatas dan masukkan dalam
erlenmeyer
c) Tambahkan 3 tetes indikator PP, titrasi dengan larutan
standar HCl sampai warna merah hilang, baca volume
larutan standar HCl yang dibutuhkan (v1, ml)
d) Tambahkan 3 tetes indikator MO pada larutan yang sudah
tidak berwarna tersebut, kemudian titrasi lagi dengan
larutan standar HCl sampai warna merah muda, baca
volume larutan standar HCl yang dibutuhkan (v2,ml)
Volume sampel Volume HCl ... M
ALKALIMETRI
alkalimetri untuk mennetukan kadar
suatu asam / garam menggunakan
larutan standar basa.
Standarisasi NaOH 0,1 N
a) Buatlah 100 ml larutan standar asam oksalat
(H2C2O4.2H2O) dengan cara menimbang dengan
teliti kristal asam oksalat sebanyak 0.63 gram
kemudian dilarutkan menjadi 100 ml.
b) Pipet 10 ml larutan asam oksalat dan masukkan
dalam labu erlemeyer.
c) Tetesi dengan 3-4 tetes indikator
phenolptalinTitrasi dengan NaOH yang akan
distandarisasi
d) Ulangi langkah 2-4 sebanyak 2x
e) Hitung konsentrasi NaOH dalam normalitas
Volume H2C2O4 ... M Volume NaOH
Cara kerja Penetapan Kadar Asam Cuka:
a) Sediakan sampel asam cuka ang beredar di
pasaran
b) Pipet 10 ml larutan sampel asam cuka
dengan pipet seukuran dan masukkan ke
dalam labu erlemyer.
c) Titrasi drngan larutan NaOH yang telah
distandarisasi
Volume H2C2O4 ... M Volume NaOH
• V1.N1 = V2.N2
• V1.M1 = V2.M2
• Exm:
• Oksalat dngn NaOH
• V1.N1 = V2.N2
• 0,01.10 = 10,25.N2
• N2 = 0,1/10,25 = 0,0097
Rata2 Volume
yang dari buret

Ari sut

  • 1.
    ARI SUT KIMIA ANALITIKKUANTITATIF B2C015004
  • 2.
    ASIDIMETRI • Asidimetri adalahtitrasi untuk menentukan kadar suatu basa atau garam menggunakan larutan standar asam.
  • 3.
    Pembuatan Larutan StandarHCl • Larutan standar HCl bukan larutan standar primer, oleh karena itu perlu distandarisasi dengan larutan standar primer yaitu boraks. Pembuatan larutan HCl 0,1 N: • Larutan HCl encer dibuat dengan cara mengencerkan larutan HCl pekat, oleh karena itu perlu dihitng molaritas atau normalitas larutan pekatnya terlebih dahulu.
  • 4.
    Standarisasi: a) Buatlah 150ml larutan standar Natrium boraks atau Na2B4O7.10H2O dengan cara menimbang dengan teliti kristal boraks sebanyak 2,9 gram kemudian dilarutkan menjadi 150 ml b) Pipet 25 ml natrium boraks dan masukkan dalam labu erlemeyer. c) Tetesi dengan 3-4 tetes indikator metil merah d) Titrasi dengan HCl yang akan distandarisasi e) Ulangi langkah 2-4 sebanyak 2 kali f) Hitung konsentrasi HCl dalam normalitas.
  • 5.
    Volume HCl ...M Volume Na. Boraks ... N
  • 6.
    Penentuan kadar campuranNa2CO3 dalam Soda Abu a) Ttimbang dengan teliti 0,28 gr kristal soda abu, kemudian dilarutkan dalam 50 ml di encerkan sampai tanda garis b) Pipet 10 ml larutan diatas dan masukkan dalam erlenmeyer c) Tambahkan 3 tetes indikator PP, titrasi dengan larutan standar HCl sampai warna merah hilang, baca volume larutan standar HCl yang dibutuhkan (v1, ml) d) Tambahkan 3 tetes indikator MO pada larutan yang sudah tidak berwarna tersebut, kemudian titrasi lagi dengan larutan standar HCl sampai warna merah muda, baca volume larutan standar HCl yang dibutuhkan (v2,ml)
  • 7.
  • 8.
    ALKALIMETRI alkalimetri untuk mennetukankadar suatu asam / garam menggunakan larutan standar basa.
  • 9.
    Standarisasi NaOH 0,1N a) Buatlah 100 ml larutan standar asam oksalat (H2C2O4.2H2O) dengan cara menimbang dengan teliti kristal asam oksalat sebanyak 0.63 gram kemudian dilarutkan menjadi 100 ml. b) Pipet 10 ml larutan asam oksalat dan masukkan dalam labu erlemeyer. c) Tetesi dengan 3-4 tetes indikator phenolptalinTitrasi dengan NaOH yang akan distandarisasi d) Ulangi langkah 2-4 sebanyak 2x e) Hitung konsentrasi NaOH dalam normalitas
  • 10.
    Volume H2C2O4 ...M Volume NaOH
  • 11.
    Cara kerja PenetapanKadar Asam Cuka: a) Sediakan sampel asam cuka ang beredar di pasaran b) Pipet 10 ml larutan sampel asam cuka dengan pipet seukuran dan masukkan ke dalam labu erlemyer. c) Titrasi drngan larutan NaOH yang telah distandarisasi
  • 12.
    Volume H2C2O4 ...M Volume NaOH
  • 13.
    • V1.N1 =V2.N2 • V1.M1 = V2.M2 • Exm: • Oksalat dngn NaOH • V1.N1 = V2.N2 • 0,01.10 = 10,25.N2 • N2 = 0,1/10,25 = 0,0097 Rata2 Volume yang dari buret