By :
  Rizda Kalsum
NIM 111510753
   Sistem pencernaan berurusan dengan
    penerimaan makanan dan
    mempersiapkannya untuk diasimilasi oleh
    tubuh.
    sistem pencernaan berfungsi untuk :
    ◦ menerima makanan
    ◦ memecah makanan menjadi zat-zat gizi (suatu
      proses yang disebut pencernaan)
    ◦ menyerap zat-zat gizi ke dalam aliran darah
    ◦ membuang bagian makanan yang tidak dapat
      dicerna dari tubuh
Pada beberapa penyakit saluran cerna
terutama lambung dan usus halus,
manifestasi yang umum terjadi adalah
keadaan spasme (spasmus) atau kejang. Hal
ini terjadi pada saluran pencernaan yang
merupakan organ-organ yang terdiri dari
serabut-serabut berotot yang dikendalikan
oleh sistem persarafan parasimpatis, yang
bekerja diluar kesadaran manusia.
Saat terjadi gangguan keseimbangan saluran
  cerna yang bisa disebabkan oleh:
 meningkatnya produksi asam lambung
 adanya gas yang berlebihan dalam sistem
  pencernaan
 penggunaan zat/obat yang menekan kerja
  saraf motorik
 keadaan infeksi di saluran cerna
 maka dinding saluran cerna yang berongga
  akan berkontraksi dengan rangsangan tersebut.
Keadaan inilah yang dikenal dengan spasme atau
  spasmus.
   adanya rasa nyeri perut yang kuat
   jenis rasa sakit adalah akut dan berulang-
    ulang
   peristaltik usus terdengar lambat atau tidak
    terdengar
   gelisah
   Kondisi-kondisi ini mungkin disebabkan oleh
    diare, gastritis, tukak peptik (ulkus peptikum)
    dan sebagainya
Antispasmodik :
obat yang digunakan untuk mengatasi kejang
 pada saluran cerna atau menghambat
 gerak perisaltik saluran cerna
   Hyoscine
    ◦ beraksi pada sistem saraf otonom dan mencegah
      kejang otot. Obat ini biasa digunakan untuk pra
      pengobatan untuk mengosongkan secresi paru-
      paru. Obat ini juga digunakan untuk pengobatan
      tukak lambung.
    ◦ Di pasaran biasa dikenal dalam bentuk paten
      Buscopan, Hyscopan, Alludonna dll
   Clidinium
    ◦ Kombinasi chlordiazepoxide dan clidinium bromide
      digunakan untuk mengobati lambung yang luka
      dan teriritasi. Obat ini membantu mengobati kram
      perut dan abdominal.
    ◦ Contoh : braxidin, librax
   Mebeverine
    ◦ Mebeverine digunakan untuk mengobati kram dan kejang pada
      perut dan usus.
    ◦ khususnya digunakan dalam pengobatan irritable bowel
      syndrome (IBS) dan konsisi sejenis.
    ◦ Contoh : duspatalin
   Papaverine
    ◦ Papaverine digunakan untuk meningkatkan peredaran darah
      pada pasien dengan masalah sirkulasi darah. Papaverine bekerja
      dengan merelaksasi saluran darah sehingga darah dapat
      mengalir lebih mudah ke jantung dan seluruh tubuh.
    ◦ Papaverine adalah golongan alkaloid opium yang diindikasikan
      untuk kolik kandungan empedu dan ginjal dimana dibutuhkan
      relaksasi pada otot polos, emboli perifer dan mesenterik.
    ◦ Sediaannya selain tunggal juga ada yang dikombinasi dengan
      obat Metamizole.
    ◦ Contoh obat yang berisikan papaverin yang biasa dikenal
      masyarakat adalah Spasmal, Spasminal , Neogastrolet dll
   Timepidium
    ◦ Timepidium diindikasikan untuk sakit akibat spasme/kejang otot halus yang
      disebabkan oleh gastritis (radang lambung), ulkus peptikum, pankreatitis,
      penyakit kandung empedu dan saluran empedu, lithangiuria.
    ◦ Contoh: Sesden
   Pramiverine
    ◦ Pramiverine diindikasikan untuk spasme/kejang dan kolik yang terasa
      sangat sakit pada saluran pencernaan, saluran empedu, dan saluran
      kemih, dismenore (nyeri perut pada saat haid), nyeri setelah operasi.
    ◦ Contoh : Systabon
   Tiemonium
    ◦ Tiemonium Methylsulfate adalah obat antispasmodic antikolinergik sintetis.
    ◦ Tiemonium mengurangi kejang otot pada usus, bilari, kandung kemih, dan
      uterus.
    ◦ Tiemonium diindikasikan untuk nyeri pada penyakit gastrointestinal dan
      biliari dan seperti gastroenteritis, diare, disentri, biliary colic, enterocolitis,
      cholecystitis, colonopathies.
    ◦ Contoh : Visceralgine

Antispasmodik

  • 1.
    By : Rizda Kalsum NIM 111510753
  • 2.
    Sistem pencernaan berurusan dengan penerimaan makanan dan mempersiapkannya untuk diasimilasi oleh tubuh.  sistem pencernaan berfungsi untuk : ◦ menerima makanan ◦ memecah makanan menjadi zat-zat gizi (suatu proses yang disebut pencernaan) ◦ menyerap zat-zat gizi ke dalam aliran darah ◦ membuang bagian makanan yang tidak dapat dicerna dari tubuh
  • 3.
    Pada beberapa penyakitsaluran cerna terutama lambung dan usus halus, manifestasi yang umum terjadi adalah keadaan spasme (spasmus) atau kejang. Hal ini terjadi pada saluran pencernaan yang merupakan organ-organ yang terdiri dari serabut-serabut berotot yang dikendalikan oleh sistem persarafan parasimpatis, yang bekerja diluar kesadaran manusia.
  • 4.
    Saat terjadi gangguankeseimbangan saluran cerna yang bisa disebabkan oleh:  meningkatnya produksi asam lambung  adanya gas yang berlebihan dalam sistem pencernaan  penggunaan zat/obat yang menekan kerja saraf motorik  keadaan infeksi di saluran cerna  maka dinding saluran cerna yang berongga akan berkontraksi dengan rangsangan tersebut. Keadaan inilah yang dikenal dengan spasme atau spasmus.
  • 5.
    adanya rasa nyeri perut yang kuat  jenis rasa sakit adalah akut dan berulang- ulang  peristaltik usus terdengar lambat atau tidak terdengar  gelisah  Kondisi-kondisi ini mungkin disebabkan oleh diare, gastritis, tukak peptik (ulkus peptikum) dan sebagainya
  • 6.
    Antispasmodik : obat yangdigunakan untuk mengatasi kejang pada saluran cerna atau menghambat gerak perisaltik saluran cerna
  • 7.
    Hyoscine ◦ beraksi pada sistem saraf otonom dan mencegah kejang otot. Obat ini biasa digunakan untuk pra pengobatan untuk mengosongkan secresi paru- paru. Obat ini juga digunakan untuk pengobatan tukak lambung. ◦ Di pasaran biasa dikenal dalam bentuk paten Buscopan, Hyscopan, Alludonna dll  Clidinium ◦ Kombinasi chlordiazepoxide dan clidinium bromide digunakan untuk mengobati lambung yang luka dan teriritasi. Obat ini membantu mengobati kram perut dan abdominal. ◦ Contoh : braxidin, librax
  • 8.
    Mebeverine ◦ Mebeverine digunakan untuk mengobati kram dan kejang pada perut dan usus. ◦ khususnya digunakan dalam pengobatan irritable bowel syndrome (IBS) dan konsisi sejenis. ◦ Contoh : duspatalin  Papaverine ◦ Papaverine digunakan untuk meningkatkan peredaran darah pada pasien dengan masalah sirkulasi darah. Papaverine bekerja dengan merelaksasi saluran darah sehingga darah dapat mengalir lebih mudah ke jantung dan seluruh tubuh. ◦ Papaverine adalah golongan alkaloid opium yang diindikasikan untuk kolik kandungan empedu dan ginjal dimana dibutuhkan relaksasi pada otot polos, emboli perifer dan mesenterik. ◦ Sediaannya selain tunggal juga ada yang dikombinasi dengan obat Metamizole. ◦ Contoh obat yang berisikan papaverin yang biasa dikenal masyarakat adalah Spasmal, Spasminal , Neogastrolet dll
  • 9.
    Timepidium ◦ Timepidium diindikasikan untuk sakit akibat spasme/kejang otot halus yang disebabkan oleh gastritis (radang lambung), ulkus peptikum, pankreatitis, penyakit kandung empedu dan saluran empedu, lithangiuria. ◦ Contoh: Sesden  Pramiverine ◦ Pramiverine diindikasikan untuk spasme/kejang dan kolik yang terasa sangat sakit pada saluran pencernaan, saluran empedu, dan saluran kemih, dismenore (nyeri perut pada saat haid), nyeri setelah operasi. ◦ Contoh : Systabon  Tiemonium ◦ Tiemonium Methylsulfate adalah obat antispasmodic antikolinergik sintetis. ◦ Tiemonium mengurangi kejang otot pada usus, bilari, kandung kemih, dan uterus. ◦ Tiemonium diindikasikan untuk nyeri pada penyakit gastrointestinal dan biliari dan seperti gastroenteritis, diare, disentri, biliary colic, enterocolitis, cholecystitis, colonopathies. ◦ Contoh : Visceralgine