Dokumen ini membahas mengenai pendidikan bahasa Melayu yang melibatkan interaksi dalam proses pengajaran dan pembelajaran. Ia menyentuh tentang pelaksanaan sukatan pelajaran yang mempertikaikan penilaian kemahiran mendengar dan bertutur dalam ujian UPSR, yang lebih menekankan pada membaca dan menulis. Analisis soalan UPSR tahun 2006 menunjukkan bahwa kebanyakan soalan mencerminkan objektif sukatan pelajaran, tetapi ada kekurangan dalam menilai semua kemahiran yang seharusnya dikuasai oleh pelajar.