PENENTUAN KADAR AMONIAK,
NITRAT, DAN NITRIT
OLEH
KELOMPOK V
HELEN SALUDUNG H31114018
NI PUTU KASTURAISIH H31114024
RIRIN ARDIANTO H31114026
NURFITRI RAMDANI H31114516
RUMUSAN
MASALAH
Apa itu amoniak, nitrat dan nitrit?
Bagaimana cara menentukan kadarnya?
Bagaimana pengaruhnya terhadap
lingkungan laut?
Amoniak (NH3)
Senyawa amoniak dalam air laut berasal dari hasil reduksi senyawa nitrat
hasil reduksi senyawa nitrat (NO3
-
) atau senyawa nitrit (NO2
-
) oleh
mikroorganisme.
Amoniak (NH3) adalah gas atau cairan tak berwarna yang memiliki bau yang
berbeda.
Amoniak (NH3)
 Amonia pada suatu perairan berasal dari urin dan feses yang dihasilkan oleh
ikan.
 kandungan amonia dalam perairan bertambah seiring dengan bertambahnya
kedalaman. Pada dasar perairan kemungkinan terdapat amonia dalam
jumlah yang lebih banyak karena oksigen terlarut pada bagian dasar relatif
kecil (Sihaloho, 2009).
Penentuan Kadar Amonia
Pereaksi Nessler (K2HgI4) bila bereaksi
dengan amonia dalam larutan basa akan
membentuk dispersi koloid yang berwarna
kuning coklat. Intensitasnya dari warna
yang terjadi dari perbandingan lurus
dengan konsentrasi amonia yang ada dalam
contoh.
Metode
Nessler
Metode
Nessler
GangguanGangguan
Zat-zat yang dapat mengganggu
penetapan amonia adalah sisa klorin,
kekeruhan, warn, alkaliniti, glisin,
asam glutamat, sianat, dan beberapa
senyawa organik seperti keton,
aldehida, dan zat yang dapat
mengendap oleh hidroksida .
Zat-zat yang dapat mengganggu
penetapan amonia adalah sisa klorin,
kekeruhan, warn, alkaliniti, glisin,
asam glutamat, sianat, dan beberapa
senyawa organik seperti keton,
aldehida, dan zat yang dapat
mengendap oleh hidroksida .
Penyimpanan
dan pengawetan
contoh
Penyimpanan
dan pengawetan
contoh
Sebaiknya contoh yang akan
ditentukan kadar amonianya
adalah contoh yang masih segar.
Bila diperlukan penyimpanan ke
dalam 1 liter air ditambahkan 0,8
ml H2SO4 pekat dan simpan pada
temperatur 4 °C.
Sebaiknya contoh yang akan
ditentukan kadar amonianya
adalah contoh yang masih segar.
Bila diperlukan penyimpanan ke
dalam 1 liter air ditambahkan 0,8
ml H2SO4 pekat dan simpan pada
temperatur 4 °C.
Pengaruh Amoniak
Biota
Laut
Biota
Laut
Ammonia dalam bentuk terionisasi memiliki
toksisitas yang lebih rendah dibandingkan
bentuk yang tak terionisasi. Kelimpahan
kedua bentuk senyawa ini di perairan
bergantung pada pH, makin tinggi pH
(makin basa), maka makinbanyak senyawa
Ammonia berada dalam bentuk tak terionisasi
relatif terhadap bentuk terionisasi. Meskipun
pH yang rendah dapat mengurangi toksisitas
Ammonia terhadap biota laut, namun juga
dapat meningkatkan toksisitas nitrit terhadap
ikan dan udang
Ammonia dalam bentuk terionisasi memiliki
toksisitas yang lebih rendah dibandingkan
bentuk yang tak terionisasi. Kelimpahan
kedua bentuk senyawa ini di perairan
bergantung pada pH, makin tinggi pH
(makin basa), maka makinbanyak senyawa
Ammonia berada dalam bentuk tak terionisasi
relatif terhadap bentuk terionisasi. Meskipun
pH yang rendah dapat mengurangi toksisitas
Ammonia terhadap biota laut, namun juga
dapat meningkatkan toksisitas nitrit terhadap
ikan dan udang
PerairanPerairan
parameter yang melebihi baku mutu adalah
amonia (0,3 mg/L), Pengaruh kualitas perairan
terhadap budidaya udang karang adalah laju
pertumbuhan harian adalah 0,74% (lebih
rendah dari pertumbuhan normal 0,86%) dan
sintasan 66% (lebih rendah dari sintasan
normal 86,7%). Amonia diketahui sebagai
parameter yang sangat dominan
mempengaruhi laju pertumbuhan dan sintasan
udang karang.
parameter yang melebihi baku mutu adalah
amonia (0,3 mg/L), Pengaruh kualitas perairan
terhadap budidaya udang karang adalah laju
pertumbuhan harian adalah 0,74% (lebih
rendah dari pertumbuhan normal 0,86%) dan
sintasan 66% (lebih rendah dari sintasan
normal 86,7%). Amonia diketahui sebagai
parameter yang sangat dominan
mempengaruhi laju pertumbuhan dan sintasan
udang karang.
NITRAT (NO3)
Nitrat (NO3) adalah bentuk utama nitrogen di perairan alami dan merupakan nutrien
utama bagi pertumbuhan tanaman dan algae. Nitrat nitrogen sangat mudah larut
dalam air dan bersifat stabil. Senyawa ini dihasilkan dari proses oksidasi sempurna
senyawa nitrogen di perairan. Nitrifikasi yang merupakan proses oksidasi amonia
menjadi nitrit dan nitrat merupakan proses yang penting dalam siklus nitrogen dan
berlangsung pada kondisi aerob.
LANJUTAN...
Oksidasi amoniak menjadi nitrit ditunjukkan dalam persamaan reaksi:
2 NH3 + 3 O2 → 2 NO2
 –
 + 2 H + 2 H2O
Sedangkan oksidasi nitrit menjadi nitrat ditunjukkan dalam persamaan reaksi:
2 NO2 –
+ O2
 
→ 2 NO3
–‑
Pengambilan Sampel
Memasukannya ke dalam botol plastik atau botol kaca
gelap untuk mencegah masukknya sinar matahari kedalam
botol karena dapat mengurangi kadar nitrat.
Penyimpanan Sampel
Sampel yang di dalam botol letakan pada suhu
4ºC atau lebih rendah dan di analisa dalam jangka
waktu 24-28 jam,
PENENTUAN KADAR
NITRAT
Metode Brucine
Pereaksi brucine + H2SO4
LANJUTAN...
Penentuan kadar nitrat dilakukan dengan metode spektrofotometer
(SNI 06- 2480-1991) pada kisaran kadar 0,1 mg/L - 2,0 mg/L
dengan menggunakan metode brusin dengan alat spektrofotometer
pada panjang gelombang 410 nm.
PENENTUAN NITRAT DARI
NITRIT
Pengaruh terhadap Biota Laut
Konsentrasi Nitrat yang tinggi dapat mendukung pertumbuhan alga atau
fitoplankton sebagai komponen dasar rantai makanan di perairan. Secara tidak
langsung hal ini juga akan mempengaruhi kelimpahan ikan. Namun demikian,
apabila kondisi lingkungan yang lain mendukung, konsentrasi nitrat yang tinggi
juga dapat menimbulkan potensi blooming alga. Blooming ini dapat
menyebabkan penurunan konsentrasi oksigen di perairan secara drastis dan
dapat menyebabkan kematian masal ikan. Terlebih lagi apabila blooming
tersebut didominasi oleh spesies yang menghasilkan toksin maka dampaknya
akan lebih besar lagi
Pengaruh terhadap perairan
Nitrat merupakan salah satu sumber utama nitrogen di perairan. Kadar nitrat
pada perairan alami tidak pernah lebih dari 0,1 mg/liter. Kadar nitrat lebih dari
5 mg/liter menggambarkan terjadinya pencemaran antropogenik yang berasal
dari aktivitas manusia dan tinja hewan. Kadar nitrat lebih dari 0,2 mg/liter
dapat mengakibatkan terjadinya eutrofikasi (pengayaan) perairan, yang
selanjutnya menstimulir pertumbuhan algae dan tumbuhan air secara pesat
(blooming). Kadar nitrat secara alamiah biasanya agak rendah, namum kadar
nitrat dapat menjadi tinggi sekali pada air tanah di daerah-daerah yang diberi
pupuk yang mengandung nitrat. Kadar nitrat tidak boleh lebih dari 10 mg
NO3/l atau 50 (MEE) mg NO3/l.
NITRIT
• Nitrit merupakan produk intermediate dan penting dalam bakteri nitrifikasi
dan denitrifikasi proses dalam siklus nitrogen.
• Konsentrasi nitrit dalam air alami biasanya rendah dalam kisaran pM.
peningkatan konsentrasi nitrit dapat ditemukan di air penerima limbah
nitrogen, di berbagai lingkungan hipoksia atau limbah dari industri yang
memproduksi logam, pewarna dan seluloid (Pitter, 1999).
• Diperairan, nitrit (NO2) biasanya ditemukan dalam jumlah yang sangat sedikit,
lebih sedikit daripada nitrat, karena tidak stabil dengan keberadaan oksigen.
Penurunan kadar nitrit ini disebabkan karena adanya proses nitrifikasi. Proses
nitrifikasi dapat ditulis dengan reaksi berikut ini:
• NH3 + CO2 + 1.5 O2 NO2
-
+ H2O + H+
• NO2
-
+ CO2 + 0.5 O2 NO3
-
Nitrosomonas
Nitrobacter
Penentuan Kadar Nitrit
•Metode Nessler kualitatif
•Metode Nessler kuantitatif
asam sulfonil dan napthyl
amine
asam sulfonil dan napthyl
amine
warna sampel : warna larutan standart
(larutan stock nitrit)
warna sampel : warna larutan standart
(larutan stock nitrit)
Warna sampel mendekati
warna larutan stock nitrit
----> paling tinggi kadar
nitritnya.
Warna sampel mendekati
warna larutan stock nitrit
----> paling tinggi kadar
nitritnya.
Spektrofotometri Sinar
Tampak (UV-Vis)
Spektrofotometri Sinar
Tampak (UV-Vis)
Pengaruh terhadap Perairan
Air tanah yang
tercemar Nitrit
KeracunanKeracunan
vasodilatasi pada
pembuluh darah
vasodilatasi pada
pembuluh darah
THANKS


Amoniak nitrat nitrit

  • 1.
    PENENTUAN KADAR AMONIAK, NITRAT,DAN NITRIT OLEH KELOMPOK V HELEN SALUDUNG H31114018 NI PUTU KASTURAISIH H31114024 RIRIN ARDIANTO H31114026 NURFITRI RAMDANI H31114516
  • 2.
    RUMUSAN MASALAH Apa itu amoniak,nitrat dan nitrit? Bagaimana cara menentukan kadarnya? Bagaimana pengaruhnya terhadap lingkungan laut?
  • 3.
    Amoniak (NH3) Senyawa amoniakdalam air laut berasal dari hasil reduksi senyawa nitrat hasil reduksi senyawa nitrat (NO3 - ) atau senyawa nitrit (NO2 - ) oleh mikroorganisme. Amoniak (NH3) adalah gas atau cairan tak berwarna yang memiliki bau yang berbeda.
  • 4.
    Amoniak (NH3)  Amoniapada suatu perairan berasal dari urin dan feses yang dihasilkan oleh ikan.  kandungan amonia dalam perairan bertambah seiring dengan bertambahnya kedalaman. Pada dasar perairan kemungkinan terdapat amonia dalam jumlah yang lebih banyak karena oksigen terlarut pada bagian dasar relatif kecil (Sihaloho, 2009).
  • 5.
    Penentuan Kadar Amonia PereaksiNessler (K2HgI4) bila bereaksi dengan amonia dalam larutan basa akan membentuk dispersi koloid yang berwarna kuning coklat. Intensitasnya dari warna yang terjadi dari perbandingan lurus dengan konsentrasi amonia yang ada dalam contoh. Metode Nessler Metode Nessler
  • 6.
    GangguanGangguan Zat-zat yang dapatmengganggu penetapan amonia adalah sisa klorin, kekeruhan, warn, alkaliniti, glisin, asam glutamat, sianat, dan beberapa senyawa organik seperti keton, aldehida, dan zat yang dapat mengendap oleh hidroksida . Zat-zat yang dapat mengganggu penetapan amonia adalah sisa klorin, kekeruhan, warn, alkaliniti, glisin, asam glutamat, sianat, dan beberapa senyawa organik seperti keton, aldehida, dan zat yang dapat mengendap oleh hidroksida . Penyimpanan dan pengawetan contoh Penyimpanan dan pengawetan contoh Sebaiknya contoh yang akan ditentukan kadar amonianya adalah contoh yang masih segar. Bila diperlukan penyimpanan ke dalam 1 liter air ditambahkan 0,8 ml H2SO4 pekat dan simpan pada temperatur 4 °C. Sebaiknya contoh yang akan ditentukan kadar amonianya adalah contoh yang masih segar. Bila diperlukan penyimpanan ke dalam 1 liter air ditambahkan 0,8 ml H2SO4 pekat dan simpan pada temperatur 4 °C.
  • 7.
    Pengaruh Amoniak Biota Laut Biota Laut Ammonia dalambentuk terionisasi memiliki toksisitas yang lebih rendah dibandingkan bentuk yang tak terionisasi. Kelimpahan kedua bentuk senyawa ini di perairan bergantung pada pH, makin tinggi pH (makin basa), maka makinbanyak senyawa Ammonia berada dalam bentuk tak terionisasi relatif terhadap bentuk terionisasi. Meskipun pH yang rendah dapat mengurangi toksisitas Ammonia terhadap biota laut, namun juga dapat meningkatkan toksisitas nitrit terhadap ikan dan udang Ammonia dalam bentuk terionisasi memiliki toksisitas yang lebih rendah dibandingkan bentuk yang tak terionisasi. Kelimpahan kedua bentuk senyawa ini di perairan bergantung pada pH, makin tinggi pH (makin basa), maka makinbanyak senyawa Ammonia berada dalam bentuk tak terionisasi relatif terhadap bentuk terionisasi. Meskipun pH yang rendah dapat mengurangi toksisitas Ammonia terhadap biota laut, namun juga dapat meningkatkan toksisitas nitrit terhadap ikan dan udang PerairanPerairan parameter yang melebihi baku mutu adalah amonia (0,3 mg/L), Pengaruh kualitas perairan terhadap budidaya udang karang adalah laju pertumbuhan harian adalah 0,74% (lebih rendah dari pertumbuhan normal 0,86%) dan sintasan 66% (lebih rendah dari sintasan normal 86,7%). Amonia diketahui sebagai parameter yang sangat dominan mempengaruhi laju pertumbuhan dan sintasan udang karang. parameter yang melebihi baku mutu adalah amonia (0,3 mg/L), Pengaruh kualitas perairan terhadap budidaya udang karang adalah laju pertumbuhan harian adalah 0,74% (lebih rendah dari pertumbuhan normal 0,86%) dan sintasan 66% (lebih rendah dari sintasan normal 86,7%). Amonia diketahui sebagai parameter yang sangat dominan mempengaruhi laju pertumbuhan dan sintasan udang karang.
  • 8.
    NITRAT (NO3) Nitrat (NO3)adalah bentuk utama nitrogen di perairan alami dan merupakan nutrien utama bagi pertumbuhan tanaman dan algae. Nitrat nitrogen sangat mudah larut dalam air dan bersifat stabil. Senyawa ini dihasilkan dari proses oksidasi sempurna senyawa nitrogen di perairan. Nitrifikasi yang merupakan proses oksidasi amonia menjadi nitrit dan nitrat merupakan proses yang penting dalam siklus nitrogen dan berlangsung pada kondisi aerob.
  • 9.
    LANJUTAN... Oksidasi amoniak menjadinitrit ditunjukkan dalam persamaan reaksi: 2 NH3 + 3 O2 → 2 NO2  –  + 2 H + 2 H2O Sedangkan oksidasi nitrit menjadi nitrat ditunjukkan dalam persamaan reaksi: 2 NO2 – + O2   → 2 NO3 –‑
  • 11.
    Pengambilan Sampel Memasukannya kedalam botol plastik atau botol kaca gelap untuk mencegah masukknya sinar matahari kedalam botol karena dapat mengurangi kadar nitrat. Penyimpanan Sampel Sampel yang di dalam botol letakan pada suhu 4ºC atau lebih rendah dan di analisa dalam jangka waktu 24-28 jam,
  • 12.
  • 13.
    LANJUTAN... Penentuan kadar nitratdilakukan dengan metode spektrofotometer (SNI 06- 2480-1991) pada kisaran kadar 0,1 mg/L - 2,0 mg/L dengan menggunakan metode brusin dengan alat spektrofotometer pada panjang gelombang 410 nm.
  • 14.
  • 15.
    Pengaruh terhadap BiotaLaut Konsentrasi Nitrat yang tinggi dapat mendukung pertumbuhan alga atau fitoplankton sebagai komponen dasar rantai makanan di perairan. Secara tidak langsung hal ini juga akan mempengaruhi kelimpahan ikan. Namun demikian, apabila kondisi lingkungan yang lain mendukung, konsentrasi nitrat yang tinggi juga dapat menimbulkan potensi blooming alga. Blooming ini dapat menyebabkan penurunan konsentrasi oksigen di perairan secara drastis dan dapat menyebabkan kematian masal ikan. Terlebih lagi apabila blooming tersebut didominasi oleh spesies yang menghasilkan toksin maka dampaknya akan lebih besar lagi
  • 16.
    Pengaruh terhadap perairan Nitratmerupakan salah satu sumber utama nitrogen di perairan. Kadar nitrat pada perairan alami tidak pernah lebih dari 0,1 mg/liter. Kadar nitrat lebih dari 5 mg/liter menggambarkan terjadinya pencemaran antropogenik yang berasal dari aktivitas manusia dan tinja hewan. Kadar nitrat lebih dari 0,2 mg/liter dapat mengakibatkan terjadinya eutrofikasi (pengayaan) perairan, yang selanjutnya menstimulir pertumbuhan algae dan tumbuhan air secara pesat (blooming). Kadar nitrat secara alamiah biasanya agak rendah, namum kadar nitrat dapat menjadi tinggi sekali pada air tanah di daerah-daerah yang diberi pupuk yang mengandung nitrat. Kadar nitrat tidak boleh lebih dari 10 mg NO3/l atau 50 (MEE) mg NO3/l.
  • 17.
    NITRIT • Nitrit merupakanproduk intermediate dan penting dalam bakteri nitrifikasi dan denitrifikasi proses dalam siklus nitrogen. • Konsentrasi nitrit dalam air alami biasanya rendah dalam kisaran pM. peningkatan konsentrasi nitrit dapat ditemukan di air penerima limbah nitrogen, di berbagai lingkungan hipoksia atau limbah dari industri yang memproduksi logam, pewarna dan seluloid (Pitter, 1999).
  • 18.
    • Diperairan, nitrit(NO2) biasanya ditemukan dalam jumlah yang sangat sedikit, lebih sedikit daripada nitrat, karena tidak stabil dengan keberadaan oksigen. Penurunan kadar nitrit ini disebabkan karena adanya proses nitrifikasi. Proses nitrifikasi dapat ditulis dengan reaksi berikut ini: • NH3 + CO2 + 1.5 O2 NO2 - + H2O + H+ • NO2 - + CO2 + 0.5 O2 NO3 - Nitrosomonas Nitrobacter
  • 19.
    Penentuan Kadar Nitrit •MetodeNessler kualitatif •Metode Nessler kuantitatif asam sulfonil dan napthyl amine asam sulfonil dan napthyl amine warna sampel : warna larutan standart (larutan stock nitrit) warna sampel : warna larutan standart (larutan stock nitrit) Warna sampel mendekati warna larutan stock nitrit ----> paling tinggi kadar nitritnya. Warna sampel mendekati warna larutan stock nitrit ----> paling tinggi kadar nitritnya. Spektrofotometri Sinar Tampak (UV-Vis) Spektrofotometri Sinar Tampak (UV-Vis)
  • 20.
    Pengaruh terhadap Perairan Airtanah yang tercemar Nitrit KeracunanKeracunan vasodilatasi pada pembuluh darah vasodilatasi pada pembuluh darah
  • 21.