SlideShare a Scribd company logo
1
BAB 3BAB 3BAB 3BAB 3
ORGANISASI BERKAS SEQUENTIALORGANISASI BERKAS SEQUENTIALORGANISASI BERKAS SEQUENTIALORGANISASI BERKAS SEQUENTIAL
Pengertian Berkas SequentialPengertian Berkas SequentialPengertian Berkas SequentialPengertian Berkas Sequential
Organisasi berkas sequential adalah merupakan cara yang paling dasar untuk
mengorganisasikan kumpulan record-record dalam sebuah berkas. Dalam organisasi berkas
sequential, pada waktu record ini dibuat, record-record direkam secara berurutan.
Record pertama ditempatkan pada posisi pertama dalam berkas, record kedua
ditempatkan pada posisi kedua dalam berkas dan seterusnya. Begitu pula pada waktu
pengaksesan dan pada waktu berkas ini digunakan sebagai input, record-record harus
diakses secara berurutan.
Jadi dalam organisasi berkas sequential, bukan berarti bahwa record-record
tersebut disimpan dalam urutan numerik. Jika kita ingin menambahkan suatu record pada
berkas sequential, maka record tersebut akan terletak pada akhir berkas.
Organisasi berkas sequential dapat terdiri dari record-record yang berbeda jenis.
Contoh:
Pada gambar, dalam sistem penggajian terpadu (Intergrated personnel-payroll system)
mempunyai sebuah berkas pegawai (Employee file) yang terdiri dari dua jenis record,
yaitu:
Personnel Record
rec
type
empno name address marital
status
sex home
log
mil
code
educ so
Payroll Record
rec
type
empno fund
type
account base
salrate
%
time
resp
dept
date
start
date
change
2
Record-record pada berkas tersebut tidak memerlukan format dan ukuran yang sama. Pada
contoh tersebut, berkas disortir berdasarkan : EMP-NO, REC-TYPE
ProsesProsesProsesProses
Karena record-record dalam organisasi berkas sequential harus diakses secara
berurutan, maka berkas sekuensial lebih serng menggunakan batch processing dari pada
interactive processing.
Keuntungan dan KeterbatasanKeuntungan dan KeterbatasanKeuntungan dan KeterbatasanKeuntungan dan Keterbatasan
Adapun keuntungan utama dari teknik organisasi berkas sequential adalah
kemampuan untuk mengakses record berikutnya secara tepat.
Sedangkan keterbatasan dari organisasi berkas sequential adalah kita tidak dapat
mengakses langsung pada record yang diinginkan.
Pola AksesPola AksesPola AksesPola Akses
Pola Akses adalah penentuan akses berdasarkan field tertentu. Selama pola akses,
berkas sequential dapat dipasangkan dengan record-record yang sudah diurut pada berkas,
maka waktu aksesnya sangat baik.
Jadi kita harus menentukan pola akses terlebih dahulu, kemudian baru menentukan
organisasi berkas sequential berdasarkan urutan yang sesuai dengan pola aksesnya, jangan
sebaliknya.
Contoh:
Berkas gaji yang disusun secara sequential berdasarkan NIP, hendak diakses
berdasarkan NAMA, maka program tidak baik. Juga tidak baik mengakses record dengan
urutan sebagai berikut:
NIP = 15024508, NIP = 15024607
NIP = 15024115, NIP = 1502800
Dimana NIP tersebut belum tersortir.
3
Media Penyimpanan Berkas SequentialMedia Penyimpanan Berkas SequentialMedia Penyimpanan Berkas SequentialMedia Penyimpanan Berkas Sequential
Berkas sequential dapat disimpan dalam SASD, seperti magnetic tape atau pada
DASD, seperti magnetic disk.
Beberapa alasan untuk menyimpan berkas sequential pada DASD :
♦ Pada umumnya komputer dihubungkan dengan sedikit tape drive, sehingga tidak cukup
untuk menunjang program aplikasi yang banyak membutuhkan berkas sekuensial.
Contoh :
Jika 3 berkas sequential, seperti master file, transaction file dan update master file yang
digunakan oleh sebuah program. Karena hanya ada 2 tape drive, maka salah satu dari
ketiga berkas tersebut disimpan dalam disk.
♦ Sistem yang dikonfigurasikan untuk fungsi berkas tertentu, selalu disimpan dalam disk.
Contoh :
Printer hanya dapat menerima semua berkas yang akan dicetak, bila terlebih dahulu
berkas tersebut disimpan dalam disk. Jadi bila kita ingin membuat sebuah berkas
laporan, maka harus ditentukan dari disk ke printer.
♦ Karakteristik lalu lintas saluran dan kapasitas saluran pada sistem dapat dibuat
menguntungkan dengan cara memisahkan berkas-berkas dalam media penyimpanan.
Contoh :
Sebuah sistem akan dikonfigurasikan dengan 2 tape drive pada satu saluran dan 2 disk
drive pada saluran lain. Jika volume data besar, yang dihasilkan oleh sebuah program
dari 2 berkas sekuensial, maka akan menguntungkan bila berkas-berkas tersebut
diletakkan pada saluran terpisah, daripada diletakan pada perlatan yang salurannya
digunakan bersama-sama.
4
Pembuatan Berkas SequentialPembuatan Berkas SequentialPembuatan Berkas SequentialPembuatan Berkas Sequential
Pembuatan berkas sequential meliputi penulisan record-record dalam serangkaian
yang diinginkan pada media penyimpanan.
Pembuatan berkas transaksi sequential meliputi tugas-tugas:
Pengumpulan data
Perubahan data dalam bentuk bahasa yang dapat dibaca oleh mesin
Pengeditan data
Pemeriksaan transaksi yang ditolak
Penyortiran edit data
EDIT
SORT
Transaction
Corrected
Forms
Edit-Reject
Report
Data
Entry
Device
Batch of
Transaction
Forms
Unedited
Batch of
Transaction
Edited
Batch of
Transaction
Sorted Batch
of Edited
Transaction
5
Pembuatan Berkas LaporanPembuatan Berkas LaporanPembuatan Berkas LaporanPembuatan Berkas Laporan
Dalam pembuatan berkas laporan sequential dikenal 3 jenis record :
1) Header Record;
Mencakup report header, page header dan group header. Dikenal sebagai informasi
pengenal (Identifying Information).
2) Detail Record;
Mencakup isi laporan yang umumnya disusun dalam kolom.
3) Footer Record;
Mencakup report footer, page footer dan group footer. Dikenal sebagai informasi
ringkasan (Summary Information).
Update
Report
Writer
Printer
Report
Master
Report Data
Report
Sorted
Edited
Transaction
6
Retrieval Terhadap Berkas SequentialRetrieval Terhadap Berkas SequentialRetrieval Terhadap Berkas SequentialRetrieval Terhadap Berkas Sequential
Record pada berkas sequential di retrieve secara berurutan. Urutan dimana record
tersebut ditulis pada berkas menentukan urutan dimana record tersebut di dapat kembali.
Retrieve dari sebuah berkas dapat dibagi 2, yaitu : Report Generation dan Inquiry,
yang bergantung pada jumlah data yang dihasilkan.
Pada umumnya berkas sequential diakses dalam model report generation. Karena
record-record harus diakses secara berurutan, tentunya lebih efisien mengakses setiap
record dari berkas tersebut.
Inquiry dari berkas sequential mengalami hambatan, karena organisasi berkas ini
memerlukan pengaksesan record secara satu persatu. Namun ada inquiry yang memerlukan
pengaksesan semua record dari berkas.
Contoh :
Berapa jumlah mahasiswa yang berumur di atas 20 tahun ?
Berapa jumlah pegawai yang mempunyai gaji di bawah Rp. 1.000.000; ?
Hit RatioHit RatioHit RatioHit Ratio
Banyaknya record yang harus diakses untuk mendapatkan informasi yang diinginkan dibagi
dengan banyaknya record dalam berkas tersebut .
Contoh :
Inquiry NPM = 0029207 memerlukan pengaksesan record sebanyak 10 dari 100 record
yang ada dalam berkas mahasiswa.
Hit Ratio = 10/100 = 0.1
Semakin rendah hit ratio, semakin tidak baik bila menggunakan organisasi sequential.
Semakin tinggi hit ratio, semakin baik bila menggunakan organisasi sequential.
7
Update Terhadap Berkas SequentialUpdate Terhadap Berkas SequentialUpdate Terhadap Berkas SequentialUpdate Terhadap Berkas Sequential
Telah kita ketahui bahwa master file berisi data yang relatif tetap. Tetapi kadang-
kadang kita perlu mengadakan perubahan pada berkas tersebut. Hal ini kita sebut sebagai
proses Update.
Frekuensi dimana sebuah master file harus di-update bergantung pada faktor-faktor :
Tingkat perubahan data
Ukuran dari master file
Kebutuhan yang mendesak dari data yang sedang berjalan pada master file
File activity ratio
File ActFile ActFile ActFile Activity Ratioivity Ratioivity Ratioivity Ratio
Banyaknya record pada master file yang di-update dibagi dengan banyaknya record pada
master file.
Contoh :
Transaction
101 Bimo 75
102 Amalia 70
103 Seno 60
Master File
101 Bimo Jl. A 50
102 Seno Jl. C 30
103 Henni Jl. Z 50
104 Pandu Jl. D 70
File Activity Ratio = (1 + 1) / 4 = 0.5
Semakin tinggi file activity ratio, semakin lama proses peng-update-an master file.
Semakin tinggi kebutuhan akan data yang baru pada master file, maka semakin sering
file tersebut diakses.
Semakin sering master file di-update, semakin tinggi biaya pemrosesannya.
8
Kebanyakan berkas sequential tidak dapat di-update langsung di tempat, karena
untuk meng-update biasanya diperlukan berkas baru sebagai pengganti berkas lama.
Di bawah ini akan ditunjukkan gambar system flow diagram untuk meng-update
sebuah berkas sequential.
Generation FileGeneration FileGeneration FileGeneration File
Selama next cycle pada proses update, new master file yang sekarang akan
menjadi old master file. Menjadi banyaknya master file inilah yang disebut sebagai
Generation File. File yang mempunyai nama yang sama, tetapi berbeda nomor
generasinya. Jika old master sekarang merupakan generasi 1, maka new master berikutnya
merupakan generasi 2, new master pada next cycle menjadi generasi 3, dan seterusnya.
JENIS UPDATE
Ada 3 jenis update yang akan dapat dilaksanakan pada master file :
UPDATE
REPORT
Sorted
Transaction
Rejected
Transaction
Old
Master
New
Master
(next cycle)
9
1) Insert a new record
2) Delete an existing record
3) Modify an existing record
MENANGANI KESALAHAN
Dalam pelaksanaan update, dapat ditemukan beberapa kesalahan seperti :
(a) Insert a record that already exists
(b) Delete a record that does not exist
(c) Modify a record that does not exist
Contoh :
Master Trans – Type
101 101 1
102 103 2 1 : Delete
103 105 1 2 : Insert
104 107 3 3 : Modify
101 2
File Activity Ratio = 1/4
Contoh :
Sebuah master file berisi 10 record. Transaksi yang akan diproses adalah sebagai berikut :
Master Trans – Type
111 2
111 1 1 : Delete
96 3 2 : Insert
400 1 3 : Modify
96 1
111 2
400 3
342 3
96 2
File Activity Ratio = 4/10 = 0,4

More Related Content

What's hot

Pengertian Sistem berkas
Pengertian Sistem berkas Pengertian Sistem berkas
Pengertian Sistem berkas
TPLPH
 
Sistem Berkas 1
Sistem Berkas 1Sistem Berkas 1
Sistem Berkas 1
Mrirfan
 
Sistem berkas baru
Sistem berkas baruSistem berkas baru
Sistem berkas baru
Ikbal Chahyadi
 
4.basis data
4.basis data4.basis data
4.basis data
vicky alhuda
 
Dbase (interaktif-command)
Dbase (interaktif-command)Dbase (interaktif-command)
Dbase (interaktif-command)Resti Audyanti
 
Organisasi Berkas Sb 4
Organisasi Berkas Sb 4Organisasi Berkas Sb 4
Organisasi Berkas Sb 4
Mrirfan
 
Part iv herdi,indra,rina
Part iv herdi,indra,rinaPart iv herdi,indra,rina
Part iv herdi,indra,rina
goldenskyer
 
File sistem04
File sistem04File sistem04
File sistem04
Wahyu Hasibuan
 
Sistem berkas (file)
Sistem berkas (file)Sistem berkas (file)
Sistem berkas (file)
Yendri Ikhlas Fernando
 
Forum 6
Forum 6Forum 6
Forum 6
mukhamadricki
 
Sim saeful malik hapzi ali_ sistem manajemen database_universitas mercubuana....
Sim saeful malik hapzi ali_ sistem manajemen database_universitas mercubuana....Sim saeful malik hapzi ali_ sistem manajemen database_universitas mercubuana....
Sim saeful malik hapzi ali_ sistem manajemen database_universitas mercubuana....
saefulmalik123
 
Pengolahan database dengan d base
Pengolahan database dengan d basePengolahan database dengan d base
Pengolahan database dengan d baseHendichenko
 
Sistem berkas lr
Sistem berkas lrSistem berkas lr
Sistem berkas lr
Leonardo024
 
Forum 6
Forum 6Forum 6
Forum 6
FachrulAdam4
 
Tugas4 (individu)-andrian lesmana-1311510448
Tugas4 (individu)-andrian lesmana-1311510448Tugas4 (individu)-andrian lesmana-1311510448
Tugas4 (individu)-andrian lesmana-1311510448
Andrian Lesmana
 
Kuliah i sbd
Kuliah i sbdKuliah i sbd
Kuliah i sbd
helmikurniawan77
 
Modul01 menggenal database r1
Modul01 menggenal database r1Modul01 menggenal database r1
Modul01 menggenal database r1
ikhfadni khamiyantika
 

What's hot (20)

Pengertian Sistem berkas
Pengertian Sistem berkas Pengertian Sistem berkas
Pengertian Sistem berkas
 
Sistem Berkas 1
Sistem Berkas 1Sistem Berkas 1
Sistem Berkas 1
 
Pertemuan 4
Pertemuan 4Pertemuan 4
Pertemuan 4
 
Sistem berkas baru
Sistem berkas baruSistem berkas baru
Sistem berkas baru
 
Sisber1
Sisber1Sisber1
Sisber1
 
4.basis data
4.basis data4.basis data
4.basis data
 
Pertemuan 10
Pertemuan 10Pertemuan 10
Pertemuan 10
 
Dbase (interaktif-command)
Dbase (interaktif-command)Dbase (interaktif-command)
Dbase (interaktif-command)
 
Organisasi Berkas Sb 4
Organisasi Berkas Sb 4Organisasi Berkas Sb 4
Organisasi Berkas Sb 4
 
Part iv herdi,indra,rina
Part iv herdi,indra,rinaPart iv herdi,indra,rina
Part iv herdi,indra,rina
 
File sistem04
File sistem04File sistem04
File sistem04
 
Sistem berkas (file)
Sistem berkas (file)Sistem berkas (file)
Sistem berkas (file)
 
Forum 6
Forum 6Forum 6
Forum 6
 
Sim saeful malik hapzi ali_ sistem manajemen database_universitas mercubuana....
Sim saeful malik hapzi ali_ sistem manajemen database_universitas mercubuana....Sim saeful malik hapzi ali_ sistem manajemen database_universitas mercubuana....
Sim saeful malik hapzi ali_ sistem manajemen database_universitas mercubuana....
 
Pengolahan database dengan d base
Pengolahan database dengan d basePengolahan database dengan d base
Pengolahan database dengan d base
 
Sistem berkas lr
Sistem berkas lrSistem berkas lr
Sistem berkas lr
 
Forum 6
Forum 6Forum 6
Forum 6
 
Tugas4 (individu)-andrian lesmana-1311510448
Tugas4 (individu)-andrian lesmana-1311510448Tugas4 (individu)-andrian lesmana-1311510448
Tugas4 (individu)-andrian lesmana-1311510448
 
Kuliah i sbd
Kuliah i sbdKuliah i sbd
Kuliah i sbd
 
Modul01 menggenal database r1
Modul01 menggenal database r1Modul01 menggenal database r1
Modul01 menggenal database r1
 

Viewers also liked

Tugas sbkd ~organisasi berkas sekuensial~
Tugas sbkd ~organisasi berkas sekuensial~Tugas sbkd ~organisasi berkas sekuensial~
Tugas sbkd ~organisasi berkas sekuensial~
Alvin Dwi Putra
 
Kelompok 5
Kelompok 5Kelompok 5
Kelompok 5
M Youfin Amalda
 
media penyimpanan
media penyimpananmedia penyimpanan
media penyimpanan
wahyuputtra09
 
Tujuan pencitaan manusia
Tujuan pencitaan manusiaTujuan pencitaan manusia
Tujuan pencitaan manusia
Murni Dinianti
 
Makalah Sistem Berkas - Organisasi berkas relatif
Makalah Sistem Berkas - Organisasi berkas relatifMakalah Sistem Berkas - Organisasi berkas relatif
Makalah Sistem Berkas - Organisasi berkas relatif
Fajar Jabrik
 
2015 Upload Campaigns Calendar - SlideShare
2015 Upload Campaigns Calendar - SlideShare2015 Upload Campaigns Calendar - SlideShare
2015 Upload Campaigns Calendar - SlideShare
SlideShare
 
What to Upload to SlideShare
What to Upload to SlideShareWhat to Upload to SlideShare
What to Upload to SlideShare
SlideShare
 
Getting Started With SlideShare
Getting Started With SlideShareGetting Started With SlideShare
Getting Started With SlideShare
SlideShare
 

Viewers also liked (8)

Tugas sbkd ~organisasi berkas sekuensial~
Tugas sbkd ~organisasi berkas sekuensial~Tugas sbkd ~organisasi berkas sekuensial~
Tugas sbkd ~organisasi berkas sekuensial~
 
Kelompok 5
Kelompok 5Kelompok 5
Kelompok 5
 
media penyimpanan
media penyimpananmedia penyimpanan
media penyimpanan
 
Tujuan pencitaan manusia
Tujuan pencitaan manusiaTujuan pencitaan manusia
Tujuan pencitaan manusia
 
Makalah Sistem Berkas - Organisasi berkas relatif
Makalah Sistem Berkas - Organisasi berkas relatifMakalah Sistem Berkas - Organisasi berkas relatif
Makalah Sistem Berkas - Organisasi berkas relatif
 
2015 Upload Campaigns Calendar - SlideShare
2015 Upload Campaigns Calendar - SlideShare2015 Upload Campaigns Calendar - SlideShare
2015 Upload Campaigns Calendar - SlideShare
 
What to Upload to SlideShare
What to Upload to SlideShareWhat to Upload to SlideShare
What to Upload to SlideShare
 
Getting Started With SlideShare
Getting Started With SlideShareGetting Started With SlideShare
Getting Started With SlideShare
 

Similar to 3.organisasi sequential

File sistem01
File sistem01File sistem01
File sistem01
Wahyu Hasibuan
 
Pertemuan 2
Pertemuan 2Pertemuan 2
Pertemuan 2
eli priyatna laidan
 
Slide-INF106-Pertemuan-1-Pengantar-Sistem-Basis-Data.ppt
Slide-INF106-Pertemuan-1-Pengantar-Sistem-Basis-Data.pptSlide-INF106-Pertemuan-1-Pengantar-Sistem-Basis-Data.ppt
Slide-INF106-Pertemuan-1-Pengantar-Sistem-Basis-Data.ppt
NikoEstradiyanto1
 
Slide-INF106-INF106-Slide-01.ppt
Slide-INF106-INF106-Slide-01.pptSlide-INF106-INF106-Slide-01.ppt
Slide-INF106-INF106-Slide-01.ppt
afidatulmasbakhah1
 
Slide-INF106-Pertemuan-1-Pengantar-Sistem-Basis-Data.ppt
Slide-INF106-Pertemuan-1-Pengantar-Sistem-Basis-Data.pptSlide-INF106-Pertemuan-1-Pengantar-Sistem-Basis-Data.ppt
Slide-INF106-Pertemuan-1-Pengantar-Sistem-Basis-Data.ppt
NikoEstradiyanto1
 
Slide-INF106-Pertemuan-1-Pengantar-Sistem-Basis-Data.ppt
Slide-INF106-Pertemuan-1-Pengantar-Sistem-Basis-Data.pptSlide-INF106-Pertemuan-1-Pengantar-Sistem-Basis-Data.ppt
Slide-INF106-Pertemuan-1-Pengantar-Sistem-Basis-Data.ppt
PutriDewintari1
 
Pertemuan-3-Pengantar-Sistem-Basis-Data.ppt
Pertemuan-3-Pengantar-Sistem-Basis-Data.pptPertemuan-3-Pengantar-Sistem-Basis-Data.ppt
Pertemuan-3-Pengantar-Sistem-Basis-Data.ppt
wildanmoch
 
1._Pengantar_BasisData_.ppt
1._Pengantar_BasisData_.ppt1._Pengantar_BasisData_.ppt
1._Pengantar_BasisData_.ppt
WeliyandaWeliyanda
 
Power point tuton 7
Power point tuton 7Power point tuton 7
Power point tuton 7
RADITYAEGA1
 
Pengertian basis data & ...
Pengertian basis data & ...Pengertian basis data & ...
Pengertian basis data & ...
gdengurah
 
Pertemuan Ke-11 - Sistem Operasi -Sistem Berkas.pptx
Pertemuan Ke-11 - Sistem Operasi -Sistem Berkas.pptxPertemuan Ke-11 - Sistem Operasi -Sistem Berkas.pptx
Pertemuan Ke-11 - Sistem Operasi -Sistem Berkas.pptx
Yaya610291
 
Caatt untuk ekstraksi dan analisis data
Caatt untuk ekstraksi dan analisis dataCaatt untuk ekstraksi dan analisis data
Caatt untuk ekstraksi dan analisis dataFristy Shopie
 
Makalah File , Database
Makalah File , DatabaseMakalah File , Database
Makalah File , Database
Febri Alif Pratama
 
PENGANTAR BASIS DATA
PENGANTAR BASIS DATAPENGANTAR BASIS DATA
PENGANTAR BASIS DATA
EDIS BLOG
 
TUGAS SIM
TUGAS SIMTUGAS SIM
SO TGS1 IFMLM1_2301020002_Heri Dameanto Marbun.pdf
SO TGS1 IFMLM1_2301020002_Heri Dameanto Marbun.pdfSO TGS1 IFMLM1_2301020002_Heri Dameanto Marbun.pdf
SO TGS1 IFMLM1_2301020002_Heri Dameanto Marbun.pdf
Farrel77
 
Si & pi, wawan pryono, hapzi ali, dasar dasar intelegensi bisnis, basis data ...
Si & pi, wawan pryono, hapzi ali, dasar dasar intelegensi bisnis, basis data ...Si & pi, wawan pryono, hapzi ali, dasar dasar intelegensi bisnis, basis data ...
Si & pi, wawan pryono, hapzi ali, dasar dasar intelegensi bisnis, basis data ...
Wawan P
 
Sim 14, novi irnawati, hapzi ali, database basis data, universitas mercu bu...
Sim 14, novi irnawati, hapzi ali, database   basis data, universitas mercu bu...Sim 14, novi irnawati, hapzi ali, database   basis data, universitas mercu bu...
Sim 14, novi irnawati, hapzi ali, database basis data, universitas mercu bu...
Novi Irnawati
 
Tugas 11, septi hendarwati,yananto mihadi putra, se, m.si, aplikasi konsep ba...
Tugas 11, septi hendarwati,yananto mihadi putra, se, m.si, aplikasi konsep ba...Tugas 11, septi hendarwati,yananto mihadi putra, se, m.si, aplikasi konsep ba...
Tugas 11, septi hendarwati,yananto mihadi putra, se, m.si, aplikasi konsep ba...
SeptiHendarwati
 

Similar to 3.organisasi sequential (20)

File sistem01
File sistem01File sistem01
File sistem01
 
Pertemuan 2
Pertemuan 2Pertemuan 2
Pertemuan 2
 
Slide-INF106-Pertemuan-1-Pengantar-Sistem-Basis-Data.ppt
Slide-INF106-Pertemuan-1-Pengantar-Sistem-Basis-Data.pptSlide-INF106-Pertemuan-1-Pengantar-Sistem-Basis-Data.ppt
Slide-INF106-Pertemuan-1-Pengantar-Sistem-Basis-Data.ppt
 
Slide-INF106-INF106-Slide-01.ppt
Slide-INF106-INF106-Slide-01.pptSlide-INF106-INF106-Slide-01.ppt
Slide-INF106-INF106-Slide-01.ppt
 
Slide-INF106-Pertemuan-1-Pengantar-Sistem-Basis-Data.ppt
Slide-INF106-Pertemuan-1-Pengantar-Sistem-Basis-Data.pptSlide-INF106-Pertemuan-1-Pengantar-Sistem-Basis-Data.ppt
Slide-INF106-Pertemuan-1-Pengantar-Sistem-Basis-Data.ppt
 
Slide-INF106-Pertemuan-1-Pengantar-Sistem-Basis-Data.ppt
Slide-INF106-Pertemuan-1-Pengantar-Sistem-Basis-Data.pptSlide-INF106-Pertemuan-1-Pengantar-Sistem-Basis-Data.ppt
Slide-INF106-Pertemuan-1-Pengantar-Sistem-Basis-Data.ppt
 
Pertemuan-3-Pengantar-Sistem-Basis-Data.ppt
Pertemuan-3-Pengantar-Sistem-Basis-Data.pptPertemuan-3-Pengantar-Sistem-Basis-Data.ppt
Pertemuan-3-Pengantar-Sistem-Basis-Data.ppt
 
1._Pengantar_BasisData_.ppt
1._Pengantar_BasisData_.ppt1._Pengantar_BasisData_.ppt
1._Pengantar_BasisData_.ppt
 
Power point tuton 7
Power point tuton 7Power point tuton 7
Power point tuton 7
 
Pengertian basis data & ...
Pengertian basis data & ...Pengertian basis data & ...
Pengertian basis data & ...
 
Pertemuan Ke-11 - Sistem Operasi -Sistem Berkas.pptx
Pertemuan Ke-11 - Sistem Operasi -Sistem Berkas.pptxPertemuan Ke-11 - Sistem Operasi -Sistem Berkas.pptx
Pertemuan Ke-11 - Sistem Operasi -Sistem Berkas.pptx
 
Caatt untuk ekstraksi dan analisis data
Caatt untuk ekstraksi dan analisis dataCaatt untuk ekstraksi dan analisis data
Caatt untuk ekstraksi dan analisis data
 
Makalah File , Database
Makalah File , DatabaseMakalah File , Database
Makalah File , Database
 
PENGANTAR BASIS DATA
PENGANTAR BASIS DATAPENGANTAR BASIS DATA
PENGANTAR BASIS DATA
 
TUGAS SIM
TUGAS SIMTUGAS SIM
TUGAS SIM
 
SO TGS1 IFMLM1_2301020002_Heri Dameanto Marbun.pdf
SO TGS1 IFMLM1_2301020002_Heri Dameanto Marbun.pdfSO TGS1 IFMLM1_2301020002_Heri Dameanto Marbun.pdf
SO TGS1 IFMLM1_2301020002_Heri Dameanto Marbun.pdf
 
20182-31-C31040204-A-K-2.pdf
20182-31-C31040204-A-K-2.pdf20182-31-C31040204-A-K-2.pdf
20182-31-C31040204-A-K-2.pdf
 
Si & pi, wawan pryono, hapzi ali, dasar dasar intelegensi bisnis, basis data ...
Si & pi, wawan pryono, hapzi ali, dasar dasar intelegensi bisnis, basis data ...Si & pi, wawan pryono, hapzi ali, dasar dasar intelegensi bisnis, basis data ...
Si & pi, wawan pryono, hapzi ali, dasar dasar intelegensi bisnis, basis data ...
 
Sim 14, novi irnawati, hapzi ali, database basis data, universitas mercu bu...
Sim 14, novi irnawati, hapzi ali, database   basis data, universitas mercu bu...Sim 14, novi irnawati, hapzi ali, database   basis data, universitas mercu bu...
Sim 14, novi irnawati, hapzi ali, database basis data, universitas mercu bu...
 
Tugas 11, septi hendarwati,yananto mihadi putra, se, m.si, aplikasi konsep ba...
Tugas 11, septi hendarwati,yananto mihadi putra, se, m.si, aplikasi konsep ba...Tugas 11, septi hendarwati,yananto mihadi putra, se, m.si, aplikasi konsep ba...
Tugas 11, septi hendarwati,yananto mihadi putra, se, m.si, aplikasi konsep ba...
 

More from Renol Doang

Gaussjordan
GaussjordanGaussjordan
Gaussjordan
Renol Doang
 
Eliminasi gauss-jordan
Eliminasi gauss-jordanEliminasi gauss-jordan
Eliminasi gauss-jordan
Renol Doang
 
Snort
SnortSnort
Teori bahas automata
Teori bahas automataTeori bahas automata
Teori bahas automata
Renol Doang
 
Praktikum4 9
Praktikum4 9Praktikum4 9
Praktikum4 9
Renol Doang
 
3.organisasi sequential
3.organisasi sequential3.organisasi sequential
3.organisasi sequential
Renol Doang
 
6. organisasi multi key
6. organisasi multi key6. organisasi multi key
6. organisasi multi key
Renol Doang
 
Mana jemen proyek bab 9
Mana jemen proyek bab 9Mana jemen proyek bab 9
Mana jemen proyek bab 9
Renol Doang
 
5. organisasi indeks sequential
5. organisasi indeks sequential5. organisasi indeks sequential
5. organisasi indeks sequential
Renol Doang
 
Komunikasi data
Komunikasi dataKomunikasi data
Komunikasi data
Renol Doang
 
7 sort dan merge
7 sort dan merge7 sort dan merge
7 sort dan merge
Renol Doang
 
I pv6(internet protokol)
I pv6(internet protokol)I pv6(internet protokol)
I pv6(internet protokol)
Renol Doang
 
Permen 45 2010
Permen 45 2010Permen 45 2010
Permen 45 2010
Renol Doang
 
8 pengenalan input output
8 pengenalan input output8 pengenalan input output
8 pengenalan input output
Renol Doang
 
9.sistem file
9.sistem file9.sistem file
9.sistem file
Renol Doang
 
Makalah sistem informasi bisnis bank syariah
Makalah sistem informasi bisnis bank syariahMakalah sistem informasi bisnis bank syariah
Makalah sistem informasi bisnis bank syariah
Renol Doang
 
Model penil rev 18102013 lck sma
Model penil rev 18102013 lck smaModel penil rev 18102013 lck sma
Model penil rev 18102013 lck sma
Renol Doang
 
Manajemen umum
Manajemen umumManajemen umum
Manajemen umum
Renol Doang
 
Cara instalasi-linux-ubuntu
Cara instalasi-linux-ubuntuCara instalasi-linux-ubuntu
Cara instalasi-linux-ubuntu
Renol Doang
 
Petunjuk pelaksanaan pemesanan dan pembayaran buku k 13
Petunjuk pelaksanaan pemesanan dan pembayaran buku k 13Petunjuk pelaksanaan pemesanan dan pembayaran buku k 13
Petunjuk pelaksanaan pemesanan dan pembayaran buku k 13
Renol Doang
 

More from Renol Doang (20)

Gaussjordan
GaussjordanGaussjordan
Gaussjordan
 
Eliminasi gauss-jordan
Eliminasi gauss-jordanEliminasi gauss-jordan
Eliminasi gauss-jordan
 
Snort
SnortSnort
Snort
 
Teori bahas automata
Teori bahas automataTeori bahas automata
Teori bahas automata
 
Praktikum4 9
Praktikum4 9Praktikum4 9
Praktikum4 9
 
3.organisasi sequential
3.organisasi sequential3.organisasi sequential
3.organisasi sequential
 
6. organisasi multi key
6. organisasi multi key6. organisasi multi key
6. organisasi multi key
 
Mana jemen proyek bab 9
Mana jemen proyek bab 9Mana jemen proyek bab 9
Mana jemen proyek bab 9
 
5. organisasi indeks sequential
5. organisasi indeks sequential5. organisasi indeks sequential
5. organisasi indeks sequential
 
Komunikasi data
Komunikasi dataKomunikasi data
Komunikasi data
 
7 sort dan merge
7 sort dan merge7 sort dan merge
7 sort dan merge
 
I pv6(internet protokol)
I pv6(internet protokol)I pv6(internet protokol)
I pv6(internet protokol)
 
Permen 45 2010
Permen 45 2010Permen 45 2010
Permen 45 2010
 
8 pengenalan input output
8 pengenalan input output8 pengenalan input output
8 pengenalan input output
 
9.sistem file
9.sistem file9.sistem file
9.sistem file
 
Makalah sistem informasi bisnis bank syariah
Makalah sistem informasi bisnis bank syariahMakalah sistem informasi bisnis bank syariah
Makalah sistem informasi bisnis bank syariah
 
Model penil rev 18102013 lck sma
Model penil rev 18102013 lck smaModel penil rev 18102013 lck sma
Model penil rev 18102013 lck sma
 
Manajemen umum
Manajemen umumManajemen umum
Manajemen umum
 
Cara instalasi-linux-ubuntu
Cara instalasi-linux-ubuntuCara instalasi-linux-ubuntu
Cara instalasi-linux-ubuntu
 
Petunjuk pelaksanaan pemesanan dan pembayaran buku k 13
Petunjuk pelaksanaan pemesanan dan pembayaran buku k 13Petunjuk pelaksanaan pemesanan dan pembayaran buku k 13
Petunjuk pelaksanaan pemesanan dan pembayaran buku k 13
 

Recently uploaded

(Fase B ) - Gaya Hidup Berkelanjutan (P5).docx
(Fase B ) - Gaya Hidup Berkelanjutan (P5).docx(Fase B ) - Gaya Hidup Berkelanjutan (P5).docx
(Fase B ) - Gaya Hidup Berkelanjutan (P5).docx
BAHTIARMUHAMAD
 
Aksi Nyata Topik Membangun Komunitas Belajar dalam Sekolah_Dhenis.pptx
Aksi Nyata Topik Membangun Komunitas Belajar dalam Sekolah_Dhenis.pptxAksi Nyata Topik Membangun Komunitas Belajar dalam Sekolah_Dhenis.pptx
Aksi Nyata Topik Membangun Komunitas Belajar dalam Sekolah_Dhenis.pptx
dhenisarlini86
 
Modul Ajar PAI dan Budi Pekerti Kelas 4 Fase B Kurikulum merdeka
Modul Ajar PAI dan Budi Pekerti Kelas 4 Fase B Kurikulum merdekaModul Ajar PAI dan Budi Pekerti Kelas 4 Fase B Kurikulum merdeka
Modul Ajar PAI dan Budi Pekerti Kelas 4 Fase B Kurikulum merdeka
Fathan Emran
 
KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 2.1 SRI WAHYUNI.pdf
KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 2.1 SRI WAHYUNI.pdfKONEKSI ANTAR MATERI MODUL 2.1 SRI WAHYUNI.pdf
KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 2.1 SRI WAHYUNI.pdf
SriWahyuni58535
 
Modul Projek Gaya Hidup Berkelanjutan - Peduli Sampah Selamatkan Generasi - F...
Modul Projek Gaya Hidup Berkelanjutan - Peduli Sampah Selamatkan Generasi - F...Modul Projek Gaya Hidup Berkelanjutan - Peduli Sampah Selamatkan Generasi - F...
Modul Projek Gaya Hidup Berkelanjutan - Peduli Sampah Selamatkan Generasi - F...
AdeSutisna19
 
Modul Ajar Informatika Kelas 8 Fase D Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Informatika Kelas 8 Fase D Kurikulum MerdekaModul Ajar Informatika Kelas 8 Fase D Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Informatika Kelas 8 Fase D Kurikulum Merdeka
Fathan Emran
 
Modul Ajar Fisika Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka [abdiera.com]
Modul Ajar Fisika Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka [abdiera.com]Modul Ajar Fisika Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka [abdiera.com]
Modul Ajar Fisika Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka [abdiera.com]
Fathan Emran
 
Modul Ajar PJOK Kelas 4 Fase B Kurikulum Merdeka
Modul Ajar PJOK Kelas 4 Fase B Kurikulum MerdekaModul Ajar PJOK Kelas 4 Fase B Kurikulum Merdeka
Modul Ajar PJOK Kelas 4 Fase B Kurikulum Merdeka
Fathan Emran
 
Koneksi Antar Materi modul 2.1.pptx Johan martha
Koneksi Antar Materi modul 2.1.pptx Johan marthaKoneksi Antar Materi modul 2.1.pptx Johan martha
Koneksi Antar Materi modul 2.1.pptx Johan martha
johan199969
 
pdf-powerpoint-kesehatan-reproduksi-remaja-ppt-kespro-remaja-_compress (1).pptx
pdf-powerpoint-kesehatan-reproduksi-remaja-ppt-kespro-remaja-_compress (1).pptxpdf-powerpoint-kesehatan-reproduksi-remaja-ppt-kespro-remaja-_compress (1).pptx
pdf-powerpoint-kesehatan-reproduksi-remaja-ppt-kespro-remaja-_compress (1).pptx
vivi211570
 
RENCANA + Link2 Materi BimTek _"Ketentuan TERBARU_PTK 007 Rev-5 Tahun 2023 & ...
RENCANA + Link2 Materi BimTek _"Ketentuan TERBARU_PTK 007 Rev-5 Tahun 2023 & ...RENCANA + Link2 Materi BimTek _"Ketentuan TERBARU_PTK 007 Rev-5 Tahun 2023 & ...
RENCANA + Link2 Materi BimTek _"Ketentuan TERBARU_PTK 007 Rev-5 Tahun 2023 & ...
Kanaidi ken
 
Modul AJar Rekayasa Perangkat Lunak 2024
Modul AJar Rekayasa Perangkat Lunak 2024Modul AJar Rekayasa Perangkat Lunak 2024
Modul AJar Rekayasa Perangkat Lunak 2024
Herry Prasetyo
 
PELAKSANAAN (13-14 Juni'24) + Link2 Materi BimTek _"PTK 007 Rev-5 Thn 2023 (P...
PELAKSANAAN (13-14 Juni'24) + Link2 Materi BimTek _"PTK 007 Rev-5 Thn 2023 (P...PELAKSANAAN (13-14 Juni'24) + Link2 Materi BimTek _"PTK 007 Rev-5 Thn 2023 (P...
PELAKSANAAN (13-14 Juni'24) + Link2 Materi BimTek _"PTK 007 Rev-5 Thn 2023 (P...
Kanaidi ken
 
1. Sosialisasi_Serdos_2024_PSD_PTU dan Peserta.pdf
1. Sosialisasi_Serdos_2024_PSD_PTU dan Peserta.pdf1. Sosialisasi_Serdos_2024_PSD_PTU dan Peserta.pdf
1. Sosialisasi_Serdos_2024_PSD_PTU dan Peserta.pdf
denny404455
 
Free Handout 200 Soal UKMPPAI Ed. Giveaway XV.pdf
Free Handout 200 Soal UKMPPAI Ed. Giveaway XV.pdfFree Handout 200 Soal UKMPPAI Ed. Giveaway XV.pdf
Free Handout 200 Soal UKMPPAI Ed. Giveaway XV.pdf
Roni Setiawan
 
Materi MATSAMA Pengenalan Kurikulum.pptx
Materi MATSAMA  Pengenalan Kurikulum.pptxMateri MATSAMA  Pengenalan Kurikulum.pptx
Materi MATSAMA Pengenalan Kurikulum.pptx
ssuseraf5f2e
 
juknis_2024_new pendaftaran ppdb kota kediri
juknis_2024_new pendaftaran ppdb kota kedirijuknis_2024_new pendaftaran ppdb kota kediri
juknis_2024_new pendaftaran ppdb kota kediri
DaraAOi
 
Integrasi Isu Prioritas dalam Capaian Pembelajaran
Integrasi Isu Prioritas dalam Capaian PembelajaranIntegrasi Isu Prioritas dalam Capaian Pembelajaran
Integrasi Isu Prioritas dalam Capaian Pembelajaran
walidumar
 
Materi Geografi Kelas 11 Mitigasi Bencana
Materi Geografi Kelas 11 Mitigasi BencanaMateri Geografi Kelas 11 Mitigasi Bencana
Materi Geografi Kelas 11 Mitigasi Bencana
AyuniDwiLestari
 
BAHAN MENGAJAR MATEMATIK KEPADA KANAK - KANAK
BAHAN MENGAJAR MATEMATIK KEPADA KANAK - KANAKBAHAN MENGAJAR MATEMATIK KEPADA KANAK - KANAK
BAHAN MENGAJAR MATEMATIK KEPADA KANAK - KANAK
HUMAH KUMARASAMY
 

Recently uploaded (20)

(Fase B ) - Gaya Hidup Berkelanjutan (P5).docx
(Fase B ) - Gaya Hidup Berkelanjutan (P5).docx(Fase B ) - Gaya Hidup Berkelanjutan (P5).docx
(Fase B ) - Gaya Hidup Berkelanjutan (P5).docx
 
Aksi Nyata Topik Membangun Komunitas Belajar dalam Sekolah_Dhenis.pptx
Aksi Nyata Topik Membangun Komunitas Belajar dalam Sekolah_Dhenis.pptxAksi Nyata Topik Membangun Komunitas Belajar dalam Sekolah_Dhenis.pptx
Aksi Nyata Topik Membangun Komunitas Belajar dalam Sekolah_Dhenis.pptx
 
Modul Ajar PAI dan Budi Pekerti Kelas 4 Fase B Kurikulum merdeka
Modul Ajar PAI dan Budi Pekerti Kelas 4 Fase B Kurikulum merdekaModul Ajar PAI dan Budi Pekerti Kelas 4 Fase B Kurikulum merdeka
Modul Ajar PAI dan Budi Pekerti Kelas 4 Fase B Kurikulum merdeka
 
KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 2.1 SRI WAHYUNI.pdf
KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 2.1 SRI WAHYUNI.pdfKONEKSI ANTAR MATERI MODUL 2.1 SRI WAHYUNI.pdf
KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 2.1 SRI WAHYUNI.pdf
 
Modul Projek Gaya Hidup Berkelanjutan - Peduli Sampah Selamatkan Generasi - F...
Modul Projek Gaya Hidup Berkelanjutan - Peduli Sampah Selamatkan Generasi - F...Modul Projek Gaya Hidup Berkelanjutan - Peduli Sampah Selamatkan Generasi - F...
Modul Projek Gaya Hidup Berkelanjutan - Peduli Sampah Selamatkan Generasi - F...
 
Modul Ajar Informatika Kelas 8 Fase D Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Informatika Kelas 8 Fase D Kurikulum MerdekaModul Ajar Informatika Kelas 8 Fase D Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Informatika Kelas 8 Fase D Kurikulum Merdeka
 
Modul Ajar Fisika Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka [abdiera.com]
Modul Ajar Fisika Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka [abdiera.com]Modul Ajar Fisika Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka [abdiera.com]
Modul Ajar Fisika Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka [abdiera.com]
 
Modul Ajar PJOK Kelas 4 Fase B Kurikulum Merdeka
Modul Ajar PJOK Kelas 4 Fase B Kurikulum MerdekaModul Ajar PJOK Kelas 4 Fase B Kurikulum Merdeka
Modul Ajar PJOK Kelas 4 Fase B Kurikulum Merdeka
 
Koneksi Antar Materi modul 2.1.pptx Johan martha
Koneksi Antar Materi modul 2.1.pptx Johan marthaKoneksi Antar Materi modul 2.1.pptx Johan martha
Koneksi Antar Materi modul 2.1.pptx Johan martha
 
pdf-powerpoint-kesehatan-reproduksi-remaja-ppt-kespro-remaja-_compress (1).pptx
pdf-powerpoint-kesehatan-reproduksi-remaja-ppt-kespro-remaja-_compress (1).pptxpdf-powerpoint-kesehatan-reproduksi-remaja-ppt-kespro-remaja-_compress (1).pptx
pdf-powerpoint-kesehatan-reproduksi-remaja-ppt-kespro-remaja-_compress (1).pptx
 
RENCANA + Link2 Materi BimTek _"Ketentuan TERBARU_PTK 007 Rev-5 Tahun 2023 & ...
RENCANA + Link2 Materi BimTek _"Ketentuan TERBARU_PTK 007 Rev-5 Tahun 2023 & ...RENCANA + Link2 Materi BimTek _"Ketentuan TERBARU_PTK 007 Rev-5 Tahun 2023 & ...
RENCANA + Link2 Materi BimTek _"Ketentuan TERBARU_PTK 007 Rev-5 Tahun 2023 & ...
 
Modul AJar Rekayasa Perangkat Lunak 2024
Modul AJar Rekayasa Perangkat Lunak 2024Modul AJar Rekayasa Perangkat Lunak 2024
Modul AJar Rekayasa Perangkat Lunak 2024
 
PELAKSANAAN (13-14 Juni'24) + Link2 Materi BimTek _"PTK 007 Rev-5 Thn 2023 (P...
PELAKSANAAN (13-14 Juni'24) + Link2 Materi BimTek _"PTK 007 Rev-5 Thn 2023 (P...PELAKSANAAN (13-14 Juni'24) + Link2 Materi BimTek _"PTK 007 Rev-5 Thn 2023 (P...
PELAKSANAAN (13-14 Juni'24) + Link2 Materi BimTek _"PTK 007 Rev-5 Thn 2023 (P...
 
1. Sosialisasi_Serdos_2024_PSD_PTU dan Peserta.pdf
1. Sosialisasi_Serdos_2024_PSD_PTU dan Peserta.pdf1. Sosialisasi_Serdos_2024_PSD_PTU dan Peserta.pdf
1. Sosialisasi_Serdos_2024_PSD_PTU dan Peserta.pdf
 
Free Handout 200 Soal UKMPPAI Ed. Giveaway XV.pdf
Free Handout 200 Soal UKMPPAI Ed. Giveaway XV.pdfFree Handout 200 Soal UKMPPAI Ed. Giveaway XV.pdf
Free Handout 200 Soal UKMPPAI Ed. Giveaway XV.pdf
 
Materi MATSAMA Pengenalan Kurikulum.pptx
Materi MATSAMA  Pengenalan Kurikulum.pptxMateri MATSAMA  Pengenalan Kurikulum.pptx
Materi MATSAMA Pengenalan Kurikulum.pptx
 
juknis_2024_new pendaftaran ppdb kota kediri
juknis_2024_new pendaftaran ppdb kota kedirijuknis_2024_new pendaftaran ppdb kota kediri
juknis_2024_new pendaftaran ppdb kota kediri
 
Integrasi Isu Prioritas dalam Capaian Pembelajaran
Integrasi Isu Prioritas dalam Capaian PembelajaranIntegrasi Isu Prioritas dalam Capaian Pembelajaran
Integrasi Isu Prioritas dalam Capaian Pembelajaran
 
Materi Geografi Kelas 11 Mitigasi Bencana
Materi Geografi Kelas 11 Mitigasi BencanaMateri Geografi Kelas 11 Mitigasi Bencana
Materi Geografi Kelas 11 Mitigasi Bencana
 
BAHAN MENGAJAR MATEMATIK KEPADA KANAK - KANAK
BAHAN MENGAJAR MATEMATIK KEPADA KANAK - KANAKBAHAN MENGAJAR MATEMATIK KEPADA KANAK - KANAK
BAHAN MENGAJAR MATEMATIK KEPADA KANAK - KANAK
 

3.organisasi sequential

  • 1. 1 BAB 3BAB 3BAB 3BAB 3 ORGANISASI BERKAS SEQUENTIALORGANISASI BERKAS SEQUENTIALORGANISASI BERKAS SEQUENTIALORGANISASI BERKAS SEQUENTIAL Pengertian Berkas SequentialPengertian Berkas SequentialPengertian Berkas SequentialPengertian Berkas Sequential Organisasi berkas sequential adalah merupakan cara yang paling dasar untuk mengorganisasikan kumpulan record-record dalam sebuah berkas. Dalam organisasi berkas sequential, pada waktu record ini dibuat, record-record direkam secara berurutan. Record pertama ditempatkan pada posisi pertama dalam berkas, record kedua ditempatkan pada posisi kedua dalam berkas dan seterusnya. Begitu pula pada waktu pengaksesan dan pada waktu berkas ini digunakan sebagai input, record-record harus diakses secara berurutan. Jadi dalam organisasi berkas sequential, bukan berarti bahwa record-record tersebut disimpan dalam urutan numerik. Jika kita ingin menambahkan suatu record pada berkas sequential, maka record tersebut akan terletak pada akhir berkas. Organisasi berkas sequential dapat terdiri dari record-record yang berbeda jenis. Contoh: Pada gambar, dalam sistem penggajian terpadu (Intergrated personnel-payroll system) mempunyai sebuah berkas pegawai (Employee file) yang terdiri dari dua jenis record, yaitu: Personnel Record rec type empno name address marital status sex home log mil code educ so Payroll Record rec type empno fund type account base salrate % time resp dept date start date change
  • 2. 2 Record-record pada berkas tersebut tidak memerlukan format dan ukuran yang sama. Pada contoh tersebut, berkas disortir berdasarkan : EMP-NO, REC-TYPE ProsesProsesProsesProses Karena record-record dalam organisasi berkas sequential harus diakses secara berurutan, maka berkas sekuensial lebih serng menggunakan batch processing dari pada interactive processing. Keuntungan dan KeterbatasanKeuntungan dan KeterbatasanKeuntungan dan KeterbatasanKeuntungan dan Keterbatasan Adapun keuntungan utama dari teknik organisasi berkas sequential adalah kemampuan untuk mengakses record berikutnya secara tepat. Sedangkan keterbatasan dari organisasi berkas sequential adalah kita tidak dapat mengakses langsung pada record yang diinginkan. Pola AksesPola AksesPola AksesPola Akses Pola Akses adalah penentuan akses berdasarkan field tertentu. Selama pola akses, berkas sequential dapat dipasangkan dengan record-record yang sudah diurut pada berkas, maka waktu aksesnya sangat baik. Jadi kita harus menentukan pola akses terlebih dahulu, kemudian baru menentukan organisasi berkas sequential berdasarkan urutan yang sesuai dengan pola aksesnya, jangan sebaliknya. Contoh: Berkas gaji yang disusun secara sequential berdasarkan NIP, hendak diakses berdasarkan NAMA, maka program tidak baik. Juga tidak baik mengakses record dengan urutan sebagai berikut: NIP = 15024508, NIP = 15024607 NIP = 15024115, NIP = 1502800 Dimana NIP tersebut belum tersortir.
  • 3. 3 Media Penyimpanan Berkas SequentialMedia Penyimpanan Berkas SequentialMedia Penyimpanan Berkas SequentialMedia Penyimpanan Berkas Sequential Berkas sequential dapat disimpan dalam SASD, seperti magnetic tape atau pada DASD, seperti magnetic disk. Beberapa alasan untuk menyimpan berkas sequential pada DASD : ♦ Pada umumnya komputer dihubungkan dengan sedikit tape drive, sehingga tidak cukup untuk menunjang program aplikasi yang banyak membutuhkan berkas sekuensial. Contoh : Jika 3 berkas sequential, seperti master file, transaction file dan update master file yang digunakan oleh sebuah program. Karena hanya ada 2 tape drive, maka salah satu dari ketiga berkas tersebut disimpan dalam disk. ♦ Sistem yang dikonfigurasikan untuk fungsi berkas tertentu, selalu disimpan dalam disk. Contoh : Printer hanya dapat menerima semua berkas yang akan dicetak, bila terlebih dahulu berkas tersebut disimpan dalam disk. Jadi bila kita ingin membuat sebuah berkas laporan, maka harus ditentukan dari disk ke printer. ♦ Karakteristik lalu lintas saluran dan kapasitas saluran pada sistem dapat dibuat menguntungkan dengan cara memisahkan berkas-berkas dalam media penyimpanan. Contoh : Sebuah sistem akan dikonfigurasikan dengan 2 tape drive pada satu saluran dan 2 disk drive pada saluran lain. Jika volume data besar, yang dihasilkan oleh sebuah program dari 2 berkas sekuensial, maka akan menguntungkan bila berkas-berkas tersebut diletakkan pada saluran terpisah, daripada diletakan pada perlatan yang salurannya digunakan bersama-sama.
  • 4. 4 Pembuatan Berkas SequentialPembuatan Berkas SequentialPembuatan Berkas SequentialPembuatan Berkas Sequential Pembuatan berkas sequential meliputi penulisan record-record dalam serangkaian yang diinginkan pada media penyimpanan. Pembuatan berkas transaksi sequential meliputi tugas-tugas: Pengumpulan data Perubahan data dalam bentuk bahasa yang dapat dibaca oleh mesin Pengeditan data Pemeriksaan transaksi yang ditolak Penyortiran edit data EDIT SORT Transaction Corrected Forms Edit-Reject Report Data Entry Device Batch of Transaction Forms Unedited Batch of Transaction Edited Batch of Transaction Sorted Batch of Edited Transaction
  • 5. 5 Pembuatan Berkas LaporanPembuatan Berkas LaporanPembuatan Berkas LaporanPembuatan Berkas Laporan Dalam pembuatan berkas laporan sequential dikenal 3 jenis record : 1) Header Record; Mencakup report header, page header dan group header. Dikenal sebagai informasi pengenal (Identifying Information). 2) Detail Record; Mencakup isi laporan yang umumnya disusun dalam kolom. 3) Footer Record; Mencakup report footer, page footer dan group footer. Dikenal sebagai informasi ringkasan (Summary Information). Update Report Writer Printer Report Master Report Data Report Sorted Edited Transaction
  • 6. 6 Retrieval Terhadap Berkas SequentialRetrieval Terhadap Berkas SequentialRetrieval Terhadap Berkas SequentialRetrieval Terhadap Berkas Sequential Record pada berkas sequential di retrieve secara berurutan. Urutan dimana record tersebut ditulis pada berkas menentukan urutan dimana record tersebut di dapat kembali. Retrieve dari sebuah berkas dapat dibagi 2, yaitu : Report Generation dan Inquiry, yang bergantung pada jumlah data yang dihasilkan. Pada umumnya berkas sequential diakses dalam model report generation. Karena record-record harus diakses secara berurutan, tentunya lebih efisien mengakses setiap record dari berkas tersebut. Inquiry dari berkas sequential mengalami hambatan, karena organisasi berkas ini memerlukan pengaksesan record secara satu persatu. Namun ada inquiry yang memerlukan pengaksesan semua record dari berkas. Contoh : Berapa jumlah mahasiswa yang berumur di atas 20 tahun ? Berapa jumlah pegawai yang mempunyai gaji di bawah Rp. 1.000.000; ? Hit RatioHit RatioHit RatioHit Ratio Banyaknya record yang harus diakses untuk mendapatkan informasi yang diinginkan dibagi dengan banyaknya record dalam berkas tersebut . Contoh : Inquiry NPM = 0029207 memerlukan pengaksesan record sebanyak 10 dari 100 record yang ada dalam berkas mahasiswa. Hit Ratio = 10/100 = 0.1 Semakin rendah hit ratio, semakin tidak baik bila menggunakan organisasi sequential. Semakin tinggi hit ratio, semakin baik bila menggunakan organisasi sequential.
  • 7. 7 Update Terhadap Berkas SequentialUpdate Terhadap Berkas SequentialUpdate Terhadap Berkas SequentialUpdate Terhadap Berkas Sequential Telah kita ketahui bahwa master file berisi data yang relatif tetap. Tetapi kadang- kadang kita perlu mengadakan perubahan pada berkas tersebut. Hal ini kita sebut sebagai proses Update. Frekuensi dimana sebuah master file harus di-update bergantung pada faktor-faktor : Tingkat perubahan data Ukuran dari master file Kebutuhan yang mendesak dari data yang sedang berjalan pada master file File activity ratio File ActFile ActFile ActFile Activity Ratioivity Ratioivity Ratioivity Ratio Banyaknya record pada master file yang di-update dibagi dengan banyaknya record pada master file. Contoh : Transaction 101 Bimo 75 102 Amalia 70 103 Seno 60 Master File 101 Bimo Jl. A 50 102 Seno Jl. C 30 103 Henni Jl. Z 50 104 Pandu Jl. D 70 File Activity Ratio = (1 + 1) / 4 = 0.5 Semakin tinggi file activity ratio, semakin lama proses peng-update-an master file. Semakin tinggi kebutuhan akan data yang baru pada master file, maka semakin sering file tersebut diakses. Semakin sering master file di-update, semakin tinggi biaya pemrosesannya.
  • 8. 8 Kebanyakan berkas sequential tidak dapat di-update langsung di tempat, karena untuk meng-update biasanya diperlukan berkas baru sebagai pengganti berkas lama. Di bawah ini akan ditunjukkan gambar system flow diagram untuk meng-update sebuah berkas sequential. Generation FileGeneration FileGeneration FileGeneration File Selama next cycle pada proses update, new master file yang sekarang akan menjadi old master file. Menjadi banyaknya master file inilah yang disebut sebagai Generation File. File yang mempunyai nama yang sama, tetapi berbeda nomor generasinya. Jika old master sekarang merupakan generasi 1, maka new master berikutnya merupakan generasi 2, new master pada next cycle menjadi generasi 3, dan seterusnya. JENIS UPDATE Ada 3 jenis update yang akan dapat dilaksanakan pada master file : UPDATE REPORT Sorted Transaction Rejected Transaction Old Master New Master (next cycle)
  • 9. 9 1) Insert a new record 2) Delete an existing record 3) Modify an existing record MENANGANI KESALAHAN Dalam pelaksanaan update, dapat ditemukan beberapa kesalahan seperti : (a) Insert a record that already exists (b) Delete a record that does not exist (c) Modify a record that does not exist Contoh : Master Trans – Type 101 101 1 102 103 2 1 : Delete 103 105 1 2 : Insert 104 107 3 3 : Modify 101 2 File Activity Ratio = 1/4 Contoh : Sebuah master file berisi 10 record. Transaksi yang akan diproses adalah sebagai berikut : Master Trans – Type 111 2 111 1 1 : Delete 96 3 2 : Insert 400 1 3 : Modify 96 1 111 2 400 3 342 3 96 2 File Activity Ratio = 4/10 = 0,4