Heru Pramono, S.Pi., M.Biotech.
 Sel daging ikan merupakan
bagian kehidupan terkecil dalam
tubuh ikan
 Bagian yang terkecil Eukariotik
 Gabungan beberapa sel akan
membentuk jaringan
 Bentuk, ukuran, struktur
bervariasi
 Terdiri atas inti sel, cairan sel
(sarkoplasma) dan dinding sel
 satu sel daging adalah
 Endomiosin sebagai dinding sel
 Benang-benang jala (retikuler)
 Sarkolemmma (pembungkus
miofibril)
 Sarkoplasma (cairan sel
daging)
 Miofibril, miofilamen
 Inti
sel, mitokhondria, golgikomple
k, lisosoma
 Sel-sel assimilasi
 Sel-sel respirasi
 Sel-sel ekskresi
 Sel-sel pertumbuhan
 Sel-sel kontraksi
 Sel-sel pengikat
 Sel-sel penghubung
 Beberapa miofibril
bergabung dibungkus
oleh endomiosin
 Beberapa endomiosin
bergabung dibungkus
oleh lapisan perimisium
 Beberapa perimisium
bergabung, dibungkus
oleh lapisan epimisium
 Ditunjukkan gambar
 Macam :
 Otot Skeletal (tulang)
 Otot Halus (otot bebas)
 Otot Kardia (otot terikat)
 Mempunyai sel-sel yang
mudah dipersatukan satu
sama lain
 Dapat membentuk beberapa
sel antara lain : sel darah,
jaringan pembentuk darah,
tulang, tulang rawan.
 Sifat karakteristik : jaringan
pengikat penopang
menopang jaringan lain, misal
tulang dan kartilago
 Jar pengikat berbentuk
benang-benang (Fibrous
connective tissue)
 Terdiri atas :
 substansi berpasir
 benang-benang ekstraselluler
 benang-benang jala
 benang-benang kolagen
 benang-benang elastin
 Mempunyai bentuk dan jumlah
bermacam-macam tergantung fungsi
1. Sel jar pengikat : terdiri atas sel-sel
adipose, fibroblast, sel-sel
mesenchyme
2. Sel-sel bebas terdiri atas : sel-sel
plasma; sel getah bening; sel mast;
eosinofil dan makrofag bebas
 Pembungkus miofibril dari ujung
satu sampai yang lain
 Sarkos  daging
 Lemma  kulit
 Arti pembungkus daging
 Cairan sel mengandung 75-80%
air yang mengandung lemak,
granula glikogen, ribosoma,
sejumlah protein, komponen
nitrogen bukan protein, sejumlah
konstituen
 Bentuk panjang pipih, tipis
diameter 1mm, dalam
sarkoplasma
 Sumber kekuatan sel, ada
beberapa ensim yang
mengkatalisa oksidasi
nutrien, hasilnya CO2 dan
H2O.
 Selama oksidasi dibebaskan
energi untuk pembentukan
ATP .
 ATP ini berdifusi keseluruh
sel sebagai poenyimpan
energi (mengandung
DNA/RNA)
 Golgi komplek
 Bentuk kantung
pipih, memilikim
vakuola
 Berperan dalam proses
pengeluaran zat-zat
yang tidak berguna
 Lisosoma
 Merupakan gelembung
kecil yang mengandung
ensim
 Komponen serat otot
 Bentuk silindris panjang, diameter
1-2 um
 Terdiri atas miofilamen tebal dan
tipis
 Terbagai atas beberapa Sarkomer
yang dibatasi oleh pita Z,I,A
H, seperti zigzag
 Mengandung 75-80% protein aktin
dan miosin
 disamping itu juga troponin,
tropomiosin, alpha aktinin, beta
aktinin  semua berperan dalam
kontraksi otot
 Miofibril merupakan benang-
benang kecil yang tersusun oleh
benang-benang miofilamen tipis)
dan benang miofilamen tebal)
 Miofibril terbagi dalam beberapa
sekat yang disebut sarkomer.
 Batas antara sarkomer satu
dengan yang lain nampak sebagai
segmen berbentuk zigzag
 Dalam satu sarkomer terletak
daerah gelap dan terang terdiri
atas pita z, pita I, pita A dan zone
H (daerah semu)
 Gambar mikroskopis jaringan
otot/daging
 Dalam satu miofibril, posisi miofilamen tebal
dan miofilamen tipis saling over lap
 Miofilamen tipis sebagai aktin dan
miofilamen tebal sebagai miosin
 Fase pre-rigor aktin dan miosin terpisah
, daging lunak
 Fase rigormortis, aktin dan miosin bergabung
menjadi aktomiosin, daging kaku
 Fase post-rigor, aktin an miosin terpecah-
pecah, daging lunak kembali
 Miosin memiliki sturktur tersusun
bagian kepala dan ekor. Bagian ini
dapat terpotong karena aktivitas
ensim pemecah protein yaitu catepsin
 Potongan bagian kepala lebih berat
disebut HMM (Heavy MeroMiosin)
memiliki sifat sepeerti miosin yaitu
sifat ATP-ase
 Potongan bagian ekor, lebih ringan
disebut LMM (Low Mero Miosin) , tdk
memiliki sifat seperti miosin
 Aktin memiliki struktur dalam
untaian kalung merjan bersama
troponin, tropomiosin, yang
semuanya merupakan bagian dari
protein miofibril
Motor end plate [Wheater et al. 1979]
 http://www.youtube.com/watch?v=gJ309LfH
Q3M
 http://www.youtube.com/watch?v=WVuW56
0nRII
 Jaringan daging ikan yang terletak
dibagian punggung dan perut terbagi
menjadi beberapa bagian disbt
miosepta
 Bagian jar pengikat tsb nampak
sebagai segmen berbentuk zigzag
disbt miomer/miotoma
 Miotoma dan miosepta dibungkus oleh
suatu ikatan /bendel dari benang-
benang daging disbt  endomiosin
(merupakan sel daging)
 Miofibril , tersusun oleh benang-
benang lebih kecil yaitu
miofilamen tebal ( miosin) dan
miofilamen tipis (aktin)
 Miofilamen terdiri oleh beberapa
sarkomer
 Sarkomer ini dibatasi oleh suatu
pita zigzag
 Terima kasih

3. struktur jaringan daging Ikan

  • 1.
  • 2.
     Sel dagingikan merupakan bagian kehidupan terkecil dalam tubuh ikan  Bagian yang terkecil Eukariotik  Gabungan beberapa sel akan membentuk jaringan
  • 3.
     Bentuk, ukuran,struktur bervariasi  Terdiri atas inti sel, cairan sel (sarkoplasma) dan dinding sel  satu sel daging adalah  Endomiosin sebagai dinding sel  Benang-benang jala (retikuler)  Sarkolemmma (pembungkus miofibril)  Sarkoplasma (cairan sel daging)  Miofibril, miofilamen  Inti sel, mitokhondria, golgikomple k, lisosoma
  • 4.
     Sel-sel assimilasi Sel-sel respirasi  Sel-sel ekskresi  Sel-sel pertumbuhan  Sel-sel kontraksi  Sel-sel pengikat  Sel-sel penghubung
  • 5.
     Beberapa miofibril bergabungdibungkus oleh endomiosin  Beberapa endomiosin bergabung dibungkus oleh lapisan perimisium  Beberapa perimisium bergabung, dibungkus oleh lapisan epimisium  Ditunjukkan gambar
  • 6.
     Macam : Otot Skeletal (tulang)  Otot Halus (otot bebas)  Otot Kardia (otot terikat)
  • 7.
     Mempunyai sel-selyang mudah dipersatukan satu sama lain  Dapat membentuk beberapa sel antara lain : sel darah, jaringan pembentuk darah, tulang, tulang rawan.  Sifat karakteristik : jaringan pengikat penopang menopang jaringan lain, misal tulang dan kartilago  Jar pengikat berbentuk benang-benang (Fibrous connective tissue)
  • 8.
     Terdiri atas:  substansi berpasir  benang-benang ekstraselluler  benang-benang jala  benang-benang kolagen  benang-benang elastin
  • 9.
     Mempunyai bentukdan jumlah bermacam-macam tergantung fungsi 1. Sel jar pengikat : terdiri atas sel-sel adipose, fibroblast, sel-sel mesenchyme 2. Sel-sel bebas terdiri atas : sel-sel plasma; sel getah bening; sel mast; eosinofil dan makrofag bebas
  • 10.
     Pembungkus miofibrildari ujung satu sampai yang lain  Sarkos  daging  Lemma  kulit  Arti pembungkus daging
  • 11.
     Cairan selmengandung 75-80% air yang mengandung lemak, granula glikogen, ribosoma, sejumlah protein, komponen nitrogen bukan protein, sejumlah konstituen
  • 12.
     Bentuk panjangpipih, tipis diameter 1mm, dalam sarkoplasma  Sumber kekuatan sel, ada beberapa ensim yang mengkatalisa oksidasi nutrien, hasilnya CO2 dan H2O.  Selama oksidasi dibebaskan energi untuk pembentukan ATP .  ATP ini berdifusi keseluruh sel sebagai poenyimpan energi (mengandung DNA/RNA)
  • 13.
     Golgi komplek Bentuk kantung pipih, memilikim vakuola  Berperan dalam proses pengeluaran zat-zat yang tidak berguna  Lisosoma  Merupakan gelembung kecil yang mengandung ensim
  • 14.
     Komponen seratotot  Bentuk silindris panjang, diameter 1-2 um  Terdiri atas miofilamen tebal dan tipis  Terbagai atas beberapa Sarkomer yang dibatasi oleh pita Z,I,A H, seperti zigzag
  • 15.
     Mengandung 75-80%protein aktin dan miosin  disamping itu juga troponin, tropomiosin, alpha aktinin, beta aktinin  semua berperan dalam kontraksi otot
  • 16.
     Miofibril merupakanbenang- benang kecil yang tersusun oleh benang-benang miofilamen tipis) dan benang miofilamen tebal)  Miofibril terbagi dalam beberapa sekat yang disebut sarkomer.
  • 17.
     Batas antarasarkomer satu dengan yang lain nampak sebagai segmen berbentuk zigzag  Dalam satu sarkomer terletak daerah gelap dan terang terdiri atas pita z, pita I, pita A dan zone H (daerah semu)
  • 18.
     Gambar mikroskopisjaringan otot/daging
  • 21.
     Dalam satumiofibril, posisi miofilamen tebal dan miofilamen tipis saling over lap  Miofilamen tipis sebagai aktin dan miofilamen tebal sebagai miosin  Fase pre-rigor aktin dan miosin terpisah , daging lunak  Fase rigormortis, aktin dan miosin bergabung menjadi aktomiosin, daging kaku  Fase post-rigor, aktin an miosin terpecah- pecah, daging lunak kembali
  • 24.
     Miosin memilikisturktur tersusun bagian kepala dan ekor. Bagian ini dapat terpotong karena aktivitas ensim pemecah protein yaitu catepsin  Potongan bagian kepala lebih berat disebut HMM (Heavy MeroMiosin) memiliki sifat sepeerti miosin yaitu sifat ATP-ase  Potongan bagian ekor, lebih ringan disebut LMM (Low Mero Miosin) , tdk memiliki sifat seperti miosin
  • 25.
     Aktin memilikistruktur dalam untaian kalung merjan bersama troponin, tropomiosin, yang semuanya merupakan bagian dari protein miofibril
  • 28.
    Motor end plate[Wheater et al. 1979]
  • 31.
  • 32.
     Jaringan dagingikan yang terletak dibagian punggung dan perut terbagi menjadi beberapa bagian disbt miosepta  Bagian jar pengikat tsb nampak sebagai segmen berbentuk zigzag disbt miomer/miotoma  Miotoma dan miosepta dibungkus oleh suatu ikatan /bendel dari benang- benang daging disbt  endomiosin (merupakan sel daging)
  • 33.
     Miofibril ,tersusun oleh benang- benang lebih kecil yaitu miofilamen tebal ( miosin) dan miofilamen tipis (aktin)  Miofilamen terdiri oleh beberapa sarkomer  Sarkomer ini dibatasi oleh suatu pita zigzag
  • 34.

Editor's Notes

  • #2 Edited by HeruPramono. S.Pi., M.Biotech.