HIDROGEOLOGI
Siklus Hidrogeologi, Akuifer dan Mataair
(18 September 2015)
Roishe Miyafto Prabowo
21100113120004
PENGERTIAN HIDROGEOLOGI
Istilah “Hidrogeology” pertama-tama digunakan oleh Lamarck
(Prancis) pada tahun 1802, istilah tersebut identik dengan
hidrogeology yang di definisikan sebagai studi fenomena dari
degradasi (erosi) dan pengendapan oleh air.
Pada saat ini persoalan airtanah semakin kompleks dengan adanya
kerjasama dari berbagai disiplin ilmu antara lain. Geologi, Hidrologi,
Hidrolika, Agronomi, kimia, fisika. Sehingga pengertian tentang
airtanah sangat luas dan kompleks.
SIKLUS HIDROGEOLOGI
Source : Barissington, Rick.2007.
Field Hidrogeology. Page 2.
PROPERTI AIRTANAH
o Akuifer
Batuan yang bisa menyimpan dan menyalurkan air dibawah permukaan. Biasanya berupa batupasir
yang memiliki porositas dan permeabilitas yang tinggi.Contoh pasir, kericil , batupasir dsb
o Akuiklud
Batuan yang hanya dapat menyimpan air namun tidak dapat menyalurkan air, disebabkan porositas
yang tinggi sedangkan permeabilitas rendah. Contohnya Lempung, shale, tuff
o Akuifug
Batuan tidak dapat menyimpan dan menyalurkan air. Dikarenakan porosits dan permeabilitas yang
rendah. Contohnya Granit, Batuan yang kompak
o Akuitar
batuan yang dapat menyimpan air dan dapat menyimpan air namun dalam jumlah yang terbatas,
disebakan oleh adanya permeabiltas yang tidak selalu perhubungan.
POROSITAS DAN PERMEABITAS
Dintinjau dari Kejadianya ;
1. Porositas Primer
Terbentuk saat terbentuknya batuan. contohnya ;
Kompaksi, Sementasi, sortasi
1. Porositas Sekunder
Terbentuk setelah batuan itu terbentuk. Contohnya ;
Kekar, Sesar, Pelarutan
Ditinjau dari Ukuran Lubang
1. Ukuran kapiler
Air dapat tersimpan pada lubang-lubang pori karena
tegangan permukaan
2. Ukuran Sub-kapiler, ukuran lebih kecil dari kapiler
3. Ukuran Super-kapiler, ukuran lebih besar dari ukuran
kapiler
Source ; barssington, Rick. 2007. Field Hidrogrology.
Page 28
PENYEBARAN
VERTIKAL AIRTANAH
TIPE AKUIFER
Source : Suharyadi.1984. Geohidrologi. UGM. Modified ; Prabowo,
Roishe.2015.
MATAAIRYANG
DISEBABKAN OLEH GRAVITASI
Melalui Lubang
Sekunder
MATAAIRYANG
DISEBABKAN SELAIN DENGAN GAYA GRAVITASI
Mataair yang muncul bukan karena
pengaruh gaya gravitasi contohnya
mataair vulkanik dan mataair celah.
Munculnya mataair disebabkan karena
adanya tenaga dari dalam bumi misalnya
panas, geiser dan sebagainya.

1 pendahuluan hidrogeologi

  • 1.
    HIDROGEOLOGI Siklus Hidrogeologi, Akuiferdan Mataair (18 September 2015) Roishe Miyafto Prabowo 21100113120004
  • 2.
    PENGERTIAN HIDROGEOLOGI Istilah “Hidrogeology”pertama-tama digunakan oleh Lamarck (Prancis) pada tahun 1802, istilah tersebut identik dengan hidrogeology yang di definisikan sebagai studi fenomena dari degradasi (erosi) dan pengendapan oleh air. Pada saat ini persoalan airtanah semakin kompleks dengan adanya kerjasama dari berbagai disiplin ilmu antara lain. Geologi, Hidrologi, Hidrolika, Agronomi, kimia, fisika. Sehingga pengertian tentang airtanah sangat luas dan kompleks.
  • 3.
    SIKLUS HIDROGEOLOGI Source :Barissington, Rick.2007. Field Hidrogeology. Page 2.
  • 4.
    PROPERTI AIRTANAH o Akuifer Batuanyang bisa menyimpan dan menyalurkan air dibawah permukaan. Biasanya berupa batupasir yang memiliki porositas dan permeabilitas yang tinggi.Contoh pasir, kericil , batupasir dsb o Akuiklud Batuan yang hanya dapat menyimpan air namun tidak dapat menyalurkan air, disebabkan porositas yang tinggi sedangkan permeabilitas rendah. Contohnya Lempung, shale, tuff o Akuifug Batuan tidak dapat menyimpan dan menyalurkan air. Dikarenakan porosits dan permeabilitas yang rendah. Contohnya Granit, Batuan yang kompak o Akuitar batuan yang dapat menyimpan air dan dapat menyimpan air namun dalam jumlah yang terbatas, disebakan oleh adanya permeabiltas yang tidak selalu perhubungan.
  • 5.
    POROSITAS DAN PERMEABITAS Dintinjaudari Kejadianya ; 1. Porositas Primer Terbentuk saat terbentuknya batuan. contohnya ; Kompaksi, Sementasi, sortasi 1. Porositas Sekunder Terbentuk setelah batuan itu terbentuk. Contohnya ; Kekar, Sesar, Pelarutan Ditinjau dari Ukuran Lubang 1. Ukuran kapiler Air dapat tersimpan pada lubang-lubang pori karena tegangan permukaan 2. Ukuran Sub-kapiler, ukuran lebih kecil dari kapiler 3. Ukuran Super-kapiler, ukuran lebih besar dari ukuran kapiler Source ; barssington, Rick. 2007. Field Hidrogrology. Page 28
  • 6.
  • 7.
    TIPE AKUIFER Source :Suharyadi.1984. Geohidrologi. UGM. Modified ; Prabowo, Roishe.2015.
  • 8.
  • 9.
    MATAAIRYANG DISEBABKAN SELAIN DENGANGAYA GRAVITASI Mataair yang muncul bukan karena pengaruh gaya gravitasi contohnya mataair vulkanik dan mataair celah. Munculnya mataair disebabkan karena adanya tenaga dari dalam bumi misalnya panas, geiser dan sebagainya.